Pendekar Kelana Ll

Pendekar Kelana Ll
gunung langit 3.2


__ADS_3

Para tetua serta pria yang sedari tadi bersama gadis tersebut hanya diam dan tidak membalas perkataan gadis tersebut.


Sementara Lan wu sudah semakin jengkel menghadapi tingkah gadis dihadapannya.


"Nona.. aku tidak paham tujuan mu menghalangi perjalanan ku. Aku merasa sepertinya anda sengaja menjebak ku entah alasannya apa. Jika terus seperti ini, aku tentu tidak dapat berdiam diri lagi" jawab Lan wu seraya menarik pedang sunyi perlahan-lahan dari sarungnya.


Terlihat para tetua dan gadis tersebut bersiaga. Mereka menantikan apa yang hendak di lakukan Lan wu dengan pedangnya tersebut.


"Alunan pedang sunyi" ucap Lan wu mengeluarkan jurus pedangnya.


Ilusi beserta kehampaan terasa begitu kuat hingga membuat mereka semua berdiri mematung. Lan wu menyarungkan kembali pedangnya seraya berjalan melewati orang-orang tersebut dengan tenang.


"Kalian akan kembali normal usai aku berada jauh dari tempat ini" ucap Lan wu kemudian melompat keatas pohon.


Sementara gadis tersebut terus berusaha membebaskan dirinya dari ilusi milik Lan wu, namun hal tersebut begitu sulit baginya.


Tepat setelah beberapa saat barulah tubuh mereka dapat di gerakan.


"Aku akan membalas perbuatannya..!" Geram gadis tersebut dengan tatapan tajam.


Mereka kemudian bergegas kearah istana sembari membawa laporan mengenai hal tersebut, dan gadis itu hendak menjadikan cerita tersebut sebagai alat untuk menggerakkan ayahnya agar menangkap Lan wu.


Di sisi lain terlihat Lan wu yang telah sampai di kaki gunung langit. Di situ terdapat ribuan anak tangga yang mengarah kepuncak gunung tersebut.

__ADS_1


Lan wu mulai menapaki tangga tersebut satu-persatu hingga di anak tangga terakhir ia di sambut oleh beberapa pemuda yang mengenakan seragam yang sama.


"Apa tujuan mu datang kemari?" Tanya salah satu dari pemuda tersebut.


"Aku diminta oleh singa iblis untuk menemui dirinya di gunung ini" jawab Lan wu dengan tenang.


Nampak pemuda-pemuda tersebut saling berbisik lalu kemudian sepakat untuk mengantarkan Lan wu menuju tempat singa iblis dan beberapa orang penting berkumpul.


Salah satu pemuda tersebut menceritakan bahwa mereka telah di beritahukan perihal kedatangan Lan wu dari serigala putih. Pemuda tersebut juga mengatakan bahwa beberapa hari yang lalu mereka kedatangan kelompok misterius yang meminta agar serigala putih memberikan informasi mengenai keberadaan Lan wu.


Sempat terjadi perdebatan besar namun beruntung hal tersebut segera mereda dan kelompok misterius tersebut akhirnya meninggalkan gunung langit.


Beberapa waktu kemudian terjadi penyerangan kecil dan menghasilkan pertempuran antara murid gunung langit melawan kelompok penyerang.


"Menciptakan keseimbangan di seluruh alam semesta dengan cara melenyapkan seluruh keturunan Mouyan dan Mouyin, serta memutuskan rantai reinkarnasi dari pemilik takdir mengubah dunia" sambung pemuda tersebut seraya menatap Lan wu sesa'at.


"Anda pasti telah mengetahui perihal pergerakan 8 kekuatan besar dan pasukan kaisar. Kini di garis depan telah terjadi pertempuran sengit antar pihak atas melawan gabungan dari alam dewa, aku harap dengan kehadiran anda situasi buruk dapat segera di selesaikan" sambung pemuda tersebut.


Lan wu hanya menyimak sembari terus melangkah mengikuti pemuda-pemuda di sampingnya. Ia akan menanyakan hal tersebut kepada singa iblis yang tentu lebih paham soal situasi saat ini.


"Silahkan anda naik ke atas, kami hanya dapat mengantarkan anda sampai disini" ucap pemuda tersebut lalu berjalan kembali.


Singkat cerita akhirnya Lan wu sampai di sebuah kuil besar yang berada di puncak tertinggi gunung langit. Ia melihat puluhan murid serta beberapa tetua tengah melakukan pelatihan.

__ADS_1


Ia berjalan lurus dan sampai di sebuah pintu besar yang di dalamnya terdapat sebuah taman luas dan sisi lain dari gunung tersebut. Di dekat sungai terlihat singa iblis tengah berbicara berdua dengan Yan lang.


"Maaf sedikit terlambat, aku mendapat beberapa gangguan di perjalanan ku" ucap Lan wu yang mendadak menghentikan pembicaraan keduanya.


"Senang dapat melihat anda lagi, suadara Lan" sambut Yan lang seraya tersenyum ramah.


"Aku juga saudara Yan" jawab Lan wu.


"Karena kau sudah datang, maka ada beberapa hal yang ingin ku sampaikan" ucap singa iblis dengan nada serius.


"Jumblah pasukan musuh mencapai 300.000 pasukan. Jumlah tersebut kalah jauh dibandingkan dengan milik kita di tambah 8 kekuatan utama. Kita akan membiarkan 300.000 pasukan musuh berhadapan dengan 8 kekuatan utama serta pendekar lainya, kau, aku, serigala putih, Yan lang, naga iblis, dan beberapa orang lainnya akan menyerang pusat musuh. Di sana terdapat 3 pimpinan tinggi sang kesempurnaan, dan ratusan pengikut mereka yang memiliki kemampuan tinggi. Jika kita berhasil membunuh orang-orang penting di sana, maka kemenangan milik kita" jelas singa iblis yang di simak oleh Lan wu.


"Aku dan Yan lang akan berangkat terlebih dahulu besok pagi menyusul serigala putih dan naga iblis yang sudah berada di medan pertempuran 2 hari yang lalu" sambung singa iblis di bantah oleh Lan wu.


"Aku akan ikut besama kalian esok hari.." ujar Lan wu.


"Kau tunggulah arahan dari kami, bairkan kami yang membuka jalan dan memancing sang kesempurnaan menunjukkan dirinya, jika kau ikut terlalu cepat maka seluruh perhatian musuh akan tertuju kepada mu, kau akan semakin sulit untuk bergerak di tambah kita belum melihat hal yang spesial dalam perang ini" potong Yan lang dengan senyum tipis.


"Hey.. jadi maksud kalian aku harus menunggu dan melihat banyak korban berjatuhan?" Tanya Lan wu sedikit kesal.


"Percayalah kepada teman seperjuangan mu" sahut singa iblis seraya mendekati Lan wu.


"Perang ini bukan hanya milik mu sendiri, namun ini adalah perang seluruh orang di alam dewa, biarkan setiap orang menunjukan kontribusi nya untuk melindungi dunia ini.. dan kau akan muncul sebagai harpaan terakhir dari mereka" sambung singa iblis yang membuat Lan wu terdiam.

__ADS_1


__ADS_2