
Lan wu terus mengawasi seluruh kegiatan yang berhubungan dengan , pedang dewa dan beberapa tamu yang berkunjung dengan belasan alasan. Namun pada akhirnya , mereka tidak mampu mendapatkan apapun yang berhubungan dengan pagoda suci .
Tidak terasa hampir sebulan usai lan wu menjadi ketua dan tak terhitung jumlah perestasi yang di torehkan pedang dewa dalam menjalankan misi , hingga pernah lan wu mengutus beberapa murid inti untuk menyelesaikan misi di kekaisaran wima .
Nama pedang dewa semakin di segani dan bertambah banyak murid baru yang memasuki lembah pedang dewa untuk berlatih dan menjadi bagian dari lembah pedang .
Jumlah murid inti semakin banyak dan hampir mengimbangi jumlah murid luar .
" Salam untuk guru " ujar yiyi beserta muridnya yang lain
Pakain mereka begitu tidak biasa dan terlihat beberapa tas kecil beserta pedang yang menempel di pinggang mereka .
Lan wu menggeleng pelan melihat ke 5 muridnya tersebut begitu semangat melakukan misi pertama mereka usai kembali ke pedang dewa
"Kalian hendak menjalankan misi?" Tanya lan wu dengan senyum ramah sembari menatap senyuman senang di wajah para muridnya
" Iya guru , kami akan pergi bersama tetua when dan tetua yueyin untuk melindungi rombongan keluarga Liu yang hendak mengantarkan dagangan mereka ke wilayah emas biru " ujar Zhen dengan sopan
" Maukah kalian tidak melakukan misi ini untuk ku?" Lan wu tersenyum penuh harap
"Guru , kami juga ingin berkembang . Ajaran Anda memang sangat hebat ,namun bukankah Anda sendiri yang mengatakan bahwa penting bagi seorang pendekar untuk terlibat dalam bahaya ?" Ujar lingzi yang membuat lan wu berasa di tampar
"Hahahaha kau benar. baiklah aku Takan menahan kalian lagi , jika kalian memang hendak mencari pengalaman
Jangan lupa hubungi aku jika kalian berada dalam masalah serius " ujar lan wu sembari mengantar ke 5 muridny ke gerbang pedang dewa .
Berbagai perhatian tertuju pada ke 5 nya , tentu saja di karenakan ketampanan serta kecantikan dari para murid lan wu yang semuanya merupakan keturunan bangsawan dan merupakan anak kaisar .
Di sisi lain mereka akhir-akhir ini jarang melihat lan wu di karenakan banyaknya dokumen yang harus di periksa serta di tandatangani lan wu membuatnya terkurung dalam ruangan begitu lama.
"AMM.. guru aura mu mengapa aura mu begitu lemah ?" Tanya lue sembari menatap jeli wajah lan wu .
"Kau menyadarinya ternyata ." Ucap lan wu sedikit kesal mengetahui muridnya mengetahui hal yang berusaha di tutupi oleh lan wu .
"Kalian tenang saja , ini hanya efek dari penggunaan jurus ku saat melawan ketua gunung buah " ujar lan wu tersenyum berusaha menutupi rahasianya
Mereka saling berbincang dengan asik hingga tidak sadar telah berada di gerbang dan nampak wenhua dan yueyin tengah menanti kedatangan mereka .
Melihat kedatangan lan wu. Wenhua sontak memberi hormat di ikuti oleh Yuyu
" Yiyi dimana xioca ?" Tanya lan wu seketika membuat yiyi terlihat gugup
"Gu..guru xioca memaksa masuk di dalam tubuhku . Ia mengatakan bahwa ia akan ikut dalam misi kali ini dan melindungi ku saat guru tidak ada " ujar yiyi sembari berharap agar lan wu tidak marah .
"Oh , burung kepara*t keluar kau aku akan membakar mu dengan api ibkisku lalu membiarkan seluruh murid mencicipi mu " teriak lan wu marah dengan ekspresi konyol
Sontak xioca keluar dari tubuh yiyi dengan wajah ketakutan . Sembari hinggap di pundak lan wu .
"Keluar juga kau ,sekarang dengar kan aku ." Ujar kan wu sembari mengelus kepala xioca
"Kau ikutlah dan bantu mereka , namun jangan sampai menimbulkan kecurigaan kau boleh berubah dan bertarung dengan seluruh kekuatan mu jika benar-benar tidak ada jalan lain ." Ujar lan wu membuat xioca dengan cepat terbang ke arah yiyi dan berubah menjadi besar sembari memperlihatkan yiyi dan lainya untuk naik .
" Kabari aku jika kalian dalam masalah serius" teriak lan wu menyaksikan xioca yang telah terbang jauh
Lan wu kembali ke kediaman nya sejenak usai mengantar para muridnya . Ia merasakan lelah di sekujur tubuhnya usai tidak beristirahat dengan baik selama hampir 1 Minggu lamanya .
__ADS_1
"Kemana kakak Ling dan heeng?" Lan wu melontarkan pertanyaan pada dirinya sendiri
Ia menelusuri setiap kamar namun tak menemukan keberadaan long dan heeng
Lan wu memutuskan untuk beristirahat di kamarnya dan dengan cepat terlelap di tidurnya .
Lan wu begitu pulas dalam tidurnya hingga tak sadar hari telah sore .
Lan wu membuka matanya sembari menguap sebelum akhirnya memutuskan untuk membersihkan diri dan beranjak ke aula pedang dewa untuk mendengarkan beberapa laporan dari para tetua yang baru kembali dari misi mereka .
" Ketua lan bagaimana istirahat Anda?" Tanya tetua Feng yang telah berada di kursinya melihat lan wu yang datang sembari menyapa para tetua di aula tersebut .
"Begitulah tetua Feng , beberapa hari aku kurang istirahat sehingga mempengaruhi kondisi fisik ku" ujar lan wu yang kin telah duduk di kursinya
Para tetua mulai bergantian menjalankan hasil misi serta penyelidikan mereka tentang kebocoran pagoda suci di luar . Namun tak ada satupun informasi yang begitu akurat yang membawa mereka ke arah orang yang membocorkan rahasia tersebut .
Namun tetua qin menyampaikan hal yang berhubungan serangan di kota Ting yang melibatkan beberapa pendekar dari negara emas biru
Mereka juga membeli informasi tentang pedang dewa dari para pedagang atau pendekar mandiri yang tak terikat sakte apapun .
Banyak juga para pengikut pendekar emas biru yang kebanyakan berasal dari pendekar mandiri serta pembunuh bayaran yang bergabung dengan tujuan untuk merebut pagoda suci.
"Apakah kita akan membiarkan ini semua ?" Ujar tetua xuro terlihat kesal
"Tentu saja tidak , namun kita tidak boleh asal menyerang takutnya mereka mempunyai pendukung hebat di kekaisaran Qin . Sekarang aku berharap para tetua fokus pada penyelidikan dan lebih sering berada di pedang dewa aku akan mengurusi permintaan misi yang begitu lama di luar pedang dewa untuk sementara di kesampingkan dulu " ujar lan wu di sertai anggukan paham dari para tetua .
"Oh aku ingin bertanya , apakah kalian di perjalanan bertemu dengan tetua Ling ?" Tanya lan wu menyadari bahwa Ling belum muncul di pertemuan tersebut
"sewaktu pagi aku bertemu dengan tetua Ling dan murid heeng di gerbang , namun tak menanyakan tujuan mereka . Sepertinya mereka juga tengah mengambil sebuah misi " jawab su
Lan wu kini memutuskan untuk melakukan tapa sembari mengumpulkan hawa murni di tubuhnya
Mendadak perasaan lan wu begitu gusar di sertai dengan aura membunuh yang begitu besar .
Tak lama kemudian terdengar sebuah keributan di sekitar aula bersamaan dengan bunyi suara pukulan serta teriakan yang terdengar .
Lan wu menyadari hal tersebut segera melompat keluar dan begitu terkejut usai menyaksikan ratusan orang berpakaian hitam telah menyebar di setiao sudut pedang dewa .
Lan wu segera melompat ketika melihat salah satu murid inti yang tersudut akibat menghadapi 3 orang berpakaian hitam . Lan wu melayangkan tinjunya dan berhasil menjatuhkan 3 orang tersebut dengan cepat .
"Ketua lan telah tiba , kita akan menang " teriak beberapa murid yang memancing seluruh penyerang mengarah ke lan wu .
"Lindungi ketua " ujar tetua Feng yang tengah di sibukkan dengan 2 orang yang telah berada di tahap suci awal .
Tetua Feng merupakan pendekar tahap suci akhir dan hanya perlu menunggu waktu untuk mencapai tahap dewa awal . Lan wu menyaksikan beberapa korban telah berjatuhan sembari terus berpindah tempat dan menstabilkan situasi peperangan di setiap tempat yang di singgahi lan wu .
"Tebasan sunyi " ujar lan wu berhasil membunuh 4 orang yang berlari kearahnya . "Alunan sunyi , tusukan sunyi ,putaran sunyi ..." Lan wu terus mengeluarkan jurusnya satu persatu hingga tak terhitung lagi berapa orang yang tewas di tanganya .
Jubah yang di kenakan lan wu di penuhi dengan noda darah
"Aku belum bisa menggunakan tekanan aura neraka dengan kondisi rohku yang belum stabil " ujar lan wu yang melihat beberapa musuh yang hampir berhasil menyerap pagoda suci pagoda suci dengan pusaka ruang mereka
Namun terlihat dari depan orang tersebut muncul yin-yin bersamaan denga quon dan ming yu yang berhasil menggagalkan proses penyegelan tersebut .
"Sudah cukup " ucap lan wu merasakan rohnya yang telah kembali pulih total usai penggabungan roh tersebut .
__ADS_1
Usai berhadapan dengan san beberapa Minggu lalau , lan wu berhasil menyerap seluruh energi tinju dewa di pedang darah malam miliknya . Ia kemudian menjadikan energi tersebut sebagai bahan baku yang di tempa dengan api suci untuk menguatkan rohnya hingga ke tingkat kaisar satu .
Hal tersebut mempengaruhi kekuatan tekanan aura serta memakan banyak energi murni untuk menempa roh nya dalam keadad sadar (tanpa semedi) . Itulah alasan mengapa auranya begitu lemah dan mampu memberi musuh kesempatan menyerang di saat tersebut .
**
Lan wu mengeluarkan tekanan auranya dan hanya di fokuskan bagi penyerang , merasakan tekanan begitu kuat barulah para penyerang menyadari bahwa lan wu tak melemah seperti yang di ketahui mereka .
Akur pertempuran berubah drastis ketika Ling telah sampai dan ikut terlibat dalam pertarungan tersebut . Meskipun Ling jarang terlibat pertarungan namun ia memiliki tingkat yang setara dengan ketua Jian dan bahkan sedikit di atas ketua Jian . Mengingat king merupakan orang no 2 sakte pedang dewa tente saja ia begitu kuat .
Dengan adanya bantuan tekanan aura lan wu . Gerak para penyerang menjadi begitu berat hingga mempermudah murid pedang dewa untuk membunuh penyerang tersebut .
"Kakak Ling kau dan tetua Feng segera tutupi jalan keluar dan jangan biarkan satupun dari mereka semua lolos . Aku telah merasakan beberapa pemimpin tikus -tikus ini akhirnya ikut bergerak " ujar lan wu yang segera di turuti Ling dan Feng
"Tetua yang telah menghabisi musuh berbahaya bagi murid segera berpindah tempat dan bantu sisi lainya " lan wu berlari sembari menyampaikan perintahnya
Benar saja kini beberapa tetua mendapat lawan imbang dan terjadi pertarungan dahsyat antara para tetua melawan beberapa pendekar kuat yang menyerang pedang dewa .
"Lancang sekali kalian ! Aku Takan membiarkan satupun hidup !" Lan wu membentuk beberapa pisau api dari api iblis dan menyerang 3 orang yang berada di tahap suci akhir .
Pisau api iblis sanggup membakar apapun benda yang di sentuhnya bahkan jika itu adalah air . Ke 3 lawanya membalas serangan lan wu dengan serius hingga terjadi beberapa kali pertukaran jurus sebelum akhirnya ke 3 lawan lan wu terkoyak oleh api iblis yang meledakan tubuh mereka usai pisau api lan wu menggores kulit mereka
Melihat beberapa pemimpin mereka yang mati. Para penyerang yang hanya bejumbalah puluhan kini kocar-kacir dan hendak melarikan diri . Para tetua berniat mengejar namun segera di hentikan oleh lan wu melihat kondisi para tetua dan murid banyak yang mengalami cidera dan perlu penanganan cepat . Lan wu juga menjelaskan bahwa tetua Ling dan tetua Feng telah menutup semua jalan keluar telah di perintah oleh lan wu untuk menghabisi siapapun yang berniat lari .
"Ketua lan , aku menangkapnya dan dia berniat memberitahukan siapa yang menyebarkan keberadaan pagoda suci " ujar quon melempar seorang pemuda yang berada di tingkat suci menengah
"Ke..ketua jika kau berjanji melepaskan aku aku pas..." Ucapan pemuda tersebut terhenti bersamaan dengan tergeletak nya kepala pria tersebut di tanah dengan tatapan kosong
Lan wu menyarungkan pedangnya kembali usai menebas kepala pria yang berlutut di depannya .
"Bukankah sudah kubilang bunuh semuanya!!" Lan wu meninggikan nadanya membuat quon dan beberapa tetua di dekatnya menelan ludah merasakan kemarahan lan wu .
Melihat ekspresi ketakutan di wajah para tetua . Lan wu sontak meminta maaf atas perkataan kasarnya
"Para tetua aku harap kalian tidak mengambil hati dari nada ku tadi , banyak murid yang terluka dan tidak sedikit yang menjadi korban pada insiden ini entah mengapa aku begitu kesal dengan kelalaian ku dalam mengurus sakte dan melibatkan mereka semua dalam pertarungan yang berbahaya ini ...hais...aku begitu kesal hingga melampiaskannya kepada kalian " ujar lan wu sembari menghela nafas panjang
"Kami mengerti ketua lan , kami juga sebagai tetua tidak ingin ini terjadi pada para murid-murid namun dengan kejadian ini mereka semua akan tersadar bahwa mereka tidak selamanya dapat mengandalkan orang lain dan termotivasi untuk melatih diri " ujar tetua xinxin sembari menatap beberapa murid yang menyadari keterbatasan mereka
Dari arah belakang nampak Ling dan Feng mendekat sembari membawa mayat seorang pemuda yang memakai pakaian layak bangsawan .
"Adik lan .. aku telah menyelidiki identitas pemuda ini saat menjalankan misi bersama heeng . Dia merupakan salah satu anak dari ketua sakte yang berada di negara emas biru dan merupakan orang yang menyewa para pendekar untuk menyerang pedang dewa serta mengambil pagoda suci di sini " ujar Ling membuat emosi lan wu menggebu hingga tak sadar tekanan auranya terlepas begitu besar
"Akan ku habisi seluruh isi saktemu kepar*t!!!" Teriak lan wu begitu besar sembari menyalurkan energi murni agar membuat suaranya bertahan lama di udara dan dapat terdengar hingga kerajaan emas biru
"I..tu pesan suara ?" Tanya Feng tak percaya usai menyaksikan sendiri lan wu menggunakan pesan suara yang hanya bisa di lakukan oleh orang yang memiliki jumblah energi yang begitu besar .
Selain itu orang tersebut juga harus memahami karakter elemen angin agar dapat menyelipkan gelombang suaranya di antar ruang di udara .
__ADS_1
Tehnik pesan suara hampir jarang di temui di seluruh dunia , hanya orang yang begitu mahir dalam elemen angin yang akan mampu menguasainya namun hal tersebut herus membutuhkan jumlah tenaga dalam yang berada di tingkat dewa akhir