
"tusukan kilat!!" Dengan cepat Ming yu mampu membunuh salah satu pendekar suci yang berada di depannya .
Sementara di sisi lain bidang petir ,terlihat tetua Feng yang masih bertarung dengan 3 pendekar suci menengah . Serangan demi serangan terus bergantian di lepaskan dari ketiga pendekar tersebut , namun tetua Feng mampu menghindari semuanya .
"Cakar elang !!" Kini aura besar menekan ke 3 pendekar yang berada di depan Jan , mereka mengeluarkan jurus terkuat mereka untuk menghadapi jurus kuat dari Jan ,namun serangan jan begitu kuat dan hampir tak bisa di tahan oleh ketiganya.
Di seluruh bagian bidang petir terjadi pertarungan antar para tetua pedang dan tetua elang surgawi melawan para pendekar misterius yang menyerang . Pada awalnya pihak pedang dewa dan elang surgawi terdesak, di karenakan jumblah mereka lebih sedikit di banding para penyerang . Namun situasi berubah usai kedatangan para tetua kuat dari pedang dewa beserta murid inti .
"Ketua lan , aku menyarankan agar anda jangan melangkah lebih jauh lagi " ujar seorang yang begitu di kenal oleh lan wu
"Tuan leang, aku tak menyangka bahwa balai obat dewa berniat buruk pada ku "lan wu menatap leang dan beberapa pendekar di depannya dengan tatapan membunuh .
"Jika kau memberikan bidang petir dan pagoda suci kepada ku , aku berjanji tidak akan membiarkan mu dan seluruh sekutu mu mati mengenaskan " leang menyeringai ke arah lan wu
Lan wu merasa seluruh badan nya terbakar akibat gejolak api iblis yang meronta hendak memusnahkan orang -orang di depan lan wu.
"Alunan pedang sunyi " lan wu membenturkan pedang nya di sarung bersamaan dengan keluarnya suara yang menghentikan seluruh Indra dari orang di depannya .
Wajah panik terlihat dari leang yang tidak mengerti apa yang sedang terjadi selama 10 detik ini .
"Pembantai naga !!" Seru lan wu dengan cepat mencabut pedang nya lalu menebasnya tepat di leher pendekar suci milik leang.
Begitu menyadari serangan tersebut, barulah leang dan 6 orang pengawalnya mengambil jarak .
"Ada apa tuan ? Apakah kau sekarang takut ?" Lan wu menantap dengan tatapan dingin
Leang mematung usai melihat pedang lan wu tepat berada di lehernya .
Ke 6 pendekar berusaha menyerang lan wu ,namun terhalang oleh api iblis yang membentuk seperti sebuah akar besar ,yang akan menghanguskan siapapun yang mendekati lan wu . Para pendekar tersebut hanya pasrah sembari melihat dari jarak 4 meter .
"Ke..ke.ketua lan ..ak...aku hanya be..be...bercanda .." leang berlutut sembari menahan gemetaran di tubuhnya .
"Ada baiknya mengakhiri ini dengan cepat " air api iblis mendadak berubah menjadi 6 dan masing-masing mengarah ke pendekar -pendekar yang terlihat tengah memanggil bantuan .
Mereka mencoba menghindar dari serangan tersebut ,namun semua usaha mereka menjadi semu usai merasakan tekanan hebat yang sanggup menahan gerak mereka .
Satu persatu dari mereka meregang nyawa akibat akar api iblis yang menembus tubuh mereka dan menghanguskan seluruh badan dan jiwa mereka .
"Ke..ketua ,jika kau melepaskan ku . Aku berjanji akan menyuruh semua orang ku mundur dari bidang petir ,serta mengobati ke 5 murid mu " lean kini berdiri dan mendekati lan wu ,yang tengah menyaksikan ke 6 pendekar tersebut meregang nyawa dengan teriakan pilu .
"Siapa yang menyuruh mu untuk berdiri " ujar lan wu memotong kaki kanan leang.
Leang menjerit sembari memukul-mukul tanah usai merasakan kesakitan yang teramat . Lan wu kembali memotong tangan kiri leang dan membuat orang tak kuasa lagi untuk menjerit , baginya ia bahkan hampir tak merasakan lagi seluruh badan nya usai kaki dan tangan nya di potong .
" Tu...tuan, Ka..kau tak bisa melakukan ini ... Aku merupakan salah satu anggota keluarga kaisar Ning ..dia pasti akan melenyapkan mu dengan cepat " leang berusaha membuat agar lan wu melepaskan nya , sementara lan wu hanya diam dan memandang leang dengan tatapan dingin .
"Kau menang kali ini , tapi kita akan lihat apakah kaisar senang bertemu dengan mu ?" Lan wu mengeluarkan api iblis dan membentuknya seperti sebuah gelang. Ia kemudian memasukannya ke tangan dan kaki leange yang tersisa .
Merasakan kulitnya seperti di bakar .leang kini kembali menjerit hingga mata serta mukanya memerah .
Berkali-kali ia terus memohon pada lan wu untuk segera membunuhnya ,namun lan wu tak menghiraukannya
Lan wu mengikat leang di pohon dengan menggunakan api iblis ,lalu segera menuju bidang petir .
__ADS_1
**
Kini situasi sedikit menguntungkan bagi pedang dewa dan elang surgawi ,usai Feng dan Ling membunuh 6 pendekar yang berada di tahap suci menengah .pertarungan masih berlangsung ,namun tidak sesengit sebelumnya ,kini jumblah para penyerang semakin berkurang . Tidak lama terdengar seruan dari salah satu penyerang agar mundur .
"Habisi semuanya !!" Teriak Jan di sertai dengan pergerakan seluruh tetua yang hadir di bidang petir .
Jarak mereka berbeda 7 langkah dari 12 pendekar yang melarikan diri .
"Apa itu?!" Kaget tetua elang surgawi melihat sebuah api hitam yang membentuk tapak besar tengah melaju dari tas ke bawah tepat di 12 pendekar yang sedang melarikan diri .
"Ketua lan .. itu ketua lan !" Seru para murid utama di ikuti oleh para tetua yang tak mengetahui jurus baru lan wu .
Tapak api tersebut membuat kubangan sebesar 20 meter dan berhasil membunuh para pendekar yang mencoba melarikan diri . Jasad mereka bahkan tidak terlihat dan hanya menyisakan kubangan besar berbentuk lima jari .
Lan wu melayang turun dengan tenang dan di sambut oleh keheranan seluruh orang yang menyaksikan nya .
"Saudara Jan apakah kau terluka ?" Tanya lan wu sembari menatap Jan
"Aku baik-baik saja , hany saja beberapa murid yang mencoba membantu ku ketika di kepung tadi ,jadi terluka ." Ujar Jan sembari menatap ke 7 murid elang surgawi dan pedang dewa yang tengah di obati oleh tetua elang surgawi
Lan wu tersenyum sedih sembari mendekati ke 7 murid tersebut .
"Murid memberi salam kepada ketua " ujar semuanya bersamaan
Lan wu tertawa lebar sembari menepuk bahu salah satu dari ke 7 murid yang kini telah jauh lebih baik .
" Kalian memiliki keberanian ,serta rasa hormat kepada ketua Jan . Aku sangat bangga kepada kalian , terutama kau yang masih berada di tahap energi awal " lan wu kini mengambil posisi jongkok sembari menatap anak lelaki berusia sekitar 11 tahun di depan nya .
"Kau bahkan yang paling muda di sini , mengap kau ingin bertarung ?" Tanya lan wu dengan wajah tersenyum
"A..aku..ingin menjadi kuat seperti ketua lan , tapi aku tidak mempunyai bakat .." ucapan anak tersebut tertahan ketika merasakan tangan lan wu mengusap kepalanya .
Dengan pandangan mata berkaca . Anak ywrsub menatap lan wu yang masih memasang muka cerianya .
"Aku juga tidak berbakat ,hanya saja aku tidak suka bermalas -malasan dan menatap nasib . Guru ku dulu pernah berkata , bakat hanya untuk mereka yang malas dan kau harus bersyukur jika kau tidak malas ." Ujar lan wu sembari mengingat perkataan gurunya .
Wajah anak tersebut seketika memancarkan aura semangat . Lan wu kemudian meminta ke 7 murid tersebut mendatangi aula dewa dan meminta imbalan dari aksi mereka .
Lan wu mengatakan bahwa penyerangan tersebut berasal dari balai obat dewa , dan lan wu telah menangkap salah satu pemimpin di balai dewa . Para tetua diperintahkan oleh lan wu untuk mendatangi balai obat dewa ,dan menanyakan maksud dari penyerangan tersebut kepada pimpinan tertinggi di balai obat dewa .
Sementara Ling di mintai oleh lan wu untuk membawa leang ke hadapan kaisar Ning , menurut lan wu hanya Ling yang mampu menanyakan begitu banyak informasi rahasia mengenai balai obat dewa di kaisar Ning , dengan status nya yang merupakan saudara dari kaisar negara Ning tersebut .
" Dasar brengs*k !!" Nampak amarah memuncak dari Ling yang mendengar dari lan wu soal keponakan nya yang di serang oleh balai obat dewa " mereka bahkan merupakan keluarga dari kaisar , mengapa begitu berani melakukan ini ?!!" Kemarahan ling membuat lan wu sedikit terkejut . Ia bahkan hampir tidak pernah melihat kekesalan ling apa lagi melihat Ling murka .
Lan wu tersenyum kecut usai merasakan tekanan aura Ling yang bahkan begitu kuat
"Apakah dia diam-diam telah mencapai tahap dewa menengah ?" Lan wu bertanya dalam hati sembari memegang ujung dagu.
Selama lan wu berada di pedang dewa , ia bahkan sama sekali tidak pernah merasakan tekanan kuat dari Ling , bahkan saat insiden di pedang dewa . Ia tidak menduga bahwa Ling memiliki kemampuan yang begitu hebat di pedang dewa . Jika saja tidak ada lan wu ,tentu saja Ling akan menjadi yang terkuat di pedang dewa .
Namun lan wu sedikit bertanya dalam hati ,seandainya jika Ling berhadapan dengan Jan , entah siapa yang akan kalah .
" Tenanglah kak Ling, sebaiknya kau mempersiapkan keberangkatan mu . Aku sudah mengobati ke 5 nya dengan api suci , kita hanya perlu menunggu mereka siuman beberapa saat lagi " lan wu menenangkan Ling yang tengah mengepal kuat tangan nya .
Tentu saja lan wu merasakan apa yang di rasa oleh Ling , hanya saja itu merupakan masalah keluarga kaisar dan lan wu tidak berhak mencampuri urusan mereka .
__ADS_1
**
Kini lan wu beserta Ling tengah berada di pagoda suci . Ling berencana akan segera berangkat menuju kekaisaran Ning ketika ke 5 murid lan wu bangun .
Tak lama kemudian keluarlah tetua xinxin beserta ke 5 murid lan wu yang terlihat lebih kuat dari sebelumnya .
Api suci lan wu secara langsung menguatkan tubuh serta meningkatkan tenaga dalam dari ke 5 muridnya .
Lan wu mengerutkan dahi melihat tingkat yiyi yang bahkan telah mencapai tahap suci menengah , sementara ke 4 lainya berada di tahap suci awal dengan fondasi serta tinggal kemurnian energi yang begitu besar .
Lan wu bahkan sewaktu berada di tahap suci awal ,tidak mampu mencapai kemurnian energi sempurna dan hanya memurnikan 95% energi suci miliknya dulu .
Namun bisa di bilang bahwa semua berkat api suci inti yang memberikan khasiat lebih dari pada pedang api suci yang tersegel di pagoda .
Ke 5 murid lan wu memberi hormat sembari terlihat senang melihat lan wu .
"Guru ,anda telah mencapai permulaan keabadian . Kami begitu senang mengetahui nya " ujar yiyi bersamaan dengan tawa senang para muridnya
"Kalian juga telah mengalami kemajuan pesat ,aku mendengar bahwa kalian mengundurkan diri dari kompetisi murid berbakat di seluruh kekaisaran Qin?" Lan wu menatap ke 5 muridnya dengan tatapan gemas.
"Ah..guru ,kami tidak terlalu tertarik . Alasan kami mengikutinya adalah untuk memperlihatkan kemampuan kami sebagai murid guru "uja Zhen membuat lan wu sedikit malu .
Lan wu kemudian menjelaskan soal serangan dari balai obat dewa dan meminta Zhen dan ke 2 saudaranya untuk memberitahukan hal tersebut pada kaisar .
"Baik guru , kami bertiga sebelumnya juga ingin kembali ke kekaisaran ning usai mendatangi balai obat dewa untuk menyelidiki beberapa uang dan barang berharga yang hilang entah kemana . Namun tak di sangka , seluruh orang di balai obat tersebut menentang perkataan ku dan malah mengusir kami dengan alasan bahwa aku bukanlah putra dari kaisar Ning . Meraka juga mengirim beberapa pendekar suci untuk menghabisi kami ,beruntung ada xioca yang membawa kami kembali .." Zhen menjelaskan permasalahan yang ia ketahui sembari menanyakan pendapat lan wu soal menghabisi seluruh orang balai obat dewa.
"untuk saat ini aku belum bisa memutuskan , terlebih lagi mereka merupakan bagian dari keluarga kalian . Akan butuh persetujuan dari kaisar ." Ujar lan wu sembari mendekati pintu keluar dari pagoda tersebut .
Mereka menuju gerbang keluar pedang dewa dan di sertai oleh Ming yu yang kebetulan hendak melaporkan sesuatu kepada lan wu .
" Ah .. apa yang hendak kau laporkan kepada ku ?" Tanya lan wu ketika sampai di gerbang
" Guru , tadi ada pesan dari kaisar . Ia menyuruh aku menemani adik yi-yi dan li-li menuju kekaisaran ning . Menurut pesan kaisar dia hendak memberikan beberaoa informasi penting mengenai balai obat dewa serata kemunculan puluhan pendekar suci . Selanjutnya kaisar menyimpannya dalam tabung perak ini . Aku merasa ini adalah pesan yang penting ." Ujar Ming yu memperlihatkan lan wu tabung kecil yang di gunakan untuk menyimpan surat .
Namun keterkejutan Ling bukanlah soal surat tersebut , melainkan Ming yu yang memanggil lan wu dengan sebutan guru .
Pada murid lan wu juga menyimpan banyak pertanyaan . Melihat hal tersebut lan wu akhirnya menceritakan secara singkat, agar para muridnya paham .
"Jual begitu aku titip mereka pada mu kakak Ling" ujar lan wu .
Mendadak xioca mendarat tepat di depan yiyi sembari mengusap wajah yiyi dengan kepala besarnya .
Lan wu tersenyum kecut mengetahui xioca yang bahkan lebih memperdulikan yi-yi daripadanya .
Xioca menatap lan wu dengan tatapan mengiba sembari mengedipkan mata birunya beberapa kali .
"Aissss.. baiklah kau boleh ikut , hanya saja aku tidak ingin kau terlalu menampakan diri selain di istana . Sampaikan juga pesan ku ini kepada guru Ning di laut awan " ujar lan wu memberi Ming yu sebuah surat .
Usai mengucap salam , Ling dan lainya berangkat menuju kekaisaran ning .
"Padahal aku ingin segera memenggal kepala keluarga wu yang sekarang ..." Lan wu menatap kesal sembari melihat xioca yang telah menghilang dari pandangan matanya .
Lan wu pada awal nya berencana untuk segera kembali ke kekaisaran Ning usai menyelamatkan yiyi , namun tanpa di duga ia terpaksa harus menghadapi bermacam situasi yang membuatnya harus tetap berada di pedang dewa .
__ADS_1
Ia hanya bisa berharap agar ketua Jian serta tetua Yuan segera selesai dari pertapaan nya.