
"bagaimana bisa guru memikirkan pernikahan di saat situasi perang seperti ini ? apakah guru tidak memikirkan kami ?" nada yiyi meninggi usai mendengar penjelasan dari lan wu
lan wu hanya diam sembari menghela nafas gusarnya , tak di sangka jika satu-satunya hal yang membuat nya takut adalah amarah dari seorang wanita .
"bukankah guru sudah mengetahui perasaanku? apakah aku kurang pantas untuk menjadi pasangan guru aku..aku..." ucapan yiyi terputus bersamaan dengan terdengarnya suara tangis dari yiyi
lan wu memegang pundak yiyi seraya ,namun di tepis oleh yiyi dengan cepat . pandangan mata nya menunjukan kekecewaannya terhadap lan wu begitu besar .
"yiyi tenanglah ...bisakah kau tidak menangis? aku hanya terjebak situasi buruk .." ucapan lan wu terpotong bersaman dengan tamparan yang mengenai wajahnya
"kau selalu menyalahkan situasi , kau bahkan sedikitpun tidak melihat perasan ku. semoga kau hidup bahagia bersama putri kaisar." yiyi menghapus air matanya seraya melangkah pergi meninggalkan lan wu yang mematung
"bukan begitu..hanya saja....ah..." lan wu mencoba menjelaskan kembali, namun yiyi seakan tak merespon ucapan lan wu .
lan
wu menatap yiyi yang telah berjalan memasuki kediaman nya . perasan lan wu bercampur aduk , tak di sangka yiyi dapat bersikap demikian akibat kekecewaan nya kepada lan wu .
"guru .." terdengar suara Ming yu dari arah belakang datang menghampiri lan wu
"ah ..kau rupanya . bagaimana latihan mu beberapa hari ini ? apakah ada kendala ?" tanya lan wu sembari menampakan senyum tenangnya menutupi kegusaran
"tidak ada kendala yang berarti . aku berhasil menyempurnakan gerakan terakhir dari jurus tusukan kilat . apakah guru ingin melihatnya?" tanya Ming yu di sertai dengan anggukan pelan lan wu.
Ming yu mengambil jarak dari lan wu seraya menghunus pedang nya . Ming yu memulai jurus pertama sembari mengeluarkan aura kuat ,dan sanggup membuat lan wu mengaktifkan energi pelindung miliknya .
lan wu berdecak kagum usai melihat rangkain jurus tusukan kilat yang telah berada di tingkat kesempurnaan akhir . lan wu meyakini selain Ming yu tidak ada pendekar lain yang bisa mencapai tahap tersebut .
pandangan lan wu begitu tertuju pada setiap ayunan dan langkah milik Ming yu . pedang nya bahkan sanggup membelah sebuah gunung dengan sekali serang .
"tunjukan gerakan terakhir !" seru lan wu sembari melihat Ming yu yang masih terus memainkan pedangnya dengan cepat .
"tusukan kilat , penggetar bumi " ujar Ming yu bersamaan dengan munculnya tekanan kuat di sekitar mereka.
Lan wu membentuk energi pelindungnya dalam sakla besar menutupi area mereka berdua .
Ming yu mengarahkan pedangnya yang bercampur energi kuat ,dan mengarahkan nya ke pohon besar yang berada di halaman belakang kediaman tersebut . Ledakan kuat terjadi bersamaan dengan bergetar nya tanah di sekitar kediaman tersebut . Nampak Zhen dan lainya berlari keluar tepat di dekat lan wu yang masih berdiri tegak sembari mengarhkan telapak tangannya untuk menahan efek dari jurus Ming yu menyebar keluar .
"I...ini ?!" Kaget lan wu bersaman dengan tubuhnya terpukul mundur akibat tekanan jurus dari Ming yu
Lan wu menyadari kemampuan jurus tersebut telah melebihi yang di kuasai oleh lan wu , meskipun jelas Ming yu menahan setengah tenanga dari jurus tersebut . Lan wu segera mengeluarkan separuh energi miliknya dan kembali membentuk segel penghalang sesaat sebelum ledakan energi terjadi dan menciptakan kubangan besar hingga mencapai sisi pinggir dari penghalang yang di ciptakan oleh lan wu .
Ketika lan wu hendak menetralkan energinya , mendadak terjadi ledakan kedua yang jauh lebih kuat dari sebelumnya . Lan wu terpukul mundur bersamaan dengan pelindung nya yang berhasil di hancurkan oleh ledakan tersebut . Lan wu berdecak kesal sembari menghunus pedangnya menyambut rambatan ledakan kuat yang mengarah tepat ke kediaman di belakang lan wu
" Kombinasi alunan sunyi , tebasan dewa sunyi " ucap lan wu yang kini terlihat lingkaran cahaya putih yang berbenturan dengan ledakan tersebut .
Serpihan tanah yang hancur akibat benturan jurus tersebut terlihat berterbangan bersamaan dengan angin kencang yang bertiup kesegala penjuru . Nampak area tersebut tertutupi debu tebal yang menghalangi pandangan Zhen dan lainya . Mereka bertanya-tanya , siapakah orang yang membuat lan wu terpaksa menggunakan jurus terkuat dari pedang sunyi tersebut.
Mata mereka sontak melebar usai melihat Ming yu yang tengah dalam posisi menopang badanya di pesng usai berbenturan dengan jurus kuat milik lan wu .
Jubah lan wu nampak terkoyak di bagian lengan akabiat termakan oleh energi dari pedang sunyi miliknya .
Lan wu menghela nafasnya sebelum menyarungkan kembali pedang di tanganya tersebut . Ia mendekat kearah Ming yu sembari mengaliri api suci untuk mengembalikan energi Ming yu serta memulihkan beberapa cidera akibat efek balik dari jurus kuat tusukan kilat .
__ADS_1
"Gu..guru , maafkan aku . Aku masih belum bisa menahan kekuatan jurus ini dengan sempurna " ujar Ming yu usai mendapatkan tenaganya kembali
"Hahahaha.. kau merupakan orang pertama yang membuat kemajuan dalam jurus ini , jika kau tidak ragu-ragu tentu saja efeknya akan lebih besar dari yang tadi . Yang terpenting kau telah menyempurnakan seluruh kekuatan yang ada pada gerakan terakhir ini , selebihnya tinggal mencari waktu untuk mengendalikan kekuatanya sebaik mungkin" ujar lan wu tersenyum senang
Ming yu kini menampakan wajah bangga usai mendapat pengakuan dari lan wu . Ia merasa semua kerja kerasnya tidak sia-sia ,dan yang terpenting ia tidak mengecewakan lan wu yang mempercayakanya untuk menjadi satu-satunya penerus dari jurus tusukan kilat tersebut .
Nampak Zhen dan lue mendekat sembari menampakan wajah heran akan situasi tersebut .
"Guru .. jurus apa yang di ajarkan guru kepada kak Ming yu?" Tanya Zhen dengan nada penasaran
"Ia ,bahkan jurus tersebut mampu mengimbangi jurus tinggi dari pedang sunyi. Baru kali ini aku menyaksikan jurus guru dapat setara dengan milik kak Ming yu.." sahut lue ikut mengomentari
Lan wu tersenyum tenang sembari menjelaskan jurus yang di pelajari oleh Ming yu . Nampak Zhen dan lue mengangguk sembari menanyakan lebih detail mengenai tingkatan tertinggi dari jurus tusukan kilat .
"Sama seperti pedang sunyi, kemampuan jurus tersebut akan meningkat bersamaan dengan peningkatan dari penggunanya . Tidak masalah mana yang terkuat pada akhirnya , yang terpenting adalah kedua jurus tersebut akan sangat membantu kalian dalam pencarian jati diri masing-masing" jelas lan wu memasang senyum lebarnya .
Lan wu menatap ke arah teras kediaman nya dan melihat yiyi yang tengah berdiri di temani lili . Wajah yiyi masih memperlihatkan kemarahan nya kepada lan wu . Sontak yiyi mengalihkan pandangannya menghindari senyum yang di lontarkan oleh lan wu .
"Hais..sampai kapan dia akan membenciku ?" Tanya lan wu dalam hati bersaman dengan perubahan ekspresi wajahnya.
Yiyi segera beranjak masuk kedalam penginapan meninggalkan lili yang masih mencoba mencerna sikap dari kakaknya tersebut .
Tampak lan wu menggeleng pelan sesaat sebelum memutuskan untuk beristirahat di sebuah pondok yang di bangun di atas kolam tersebut . Lan wu menyuruh semua muridnya untuk melanjutkan latih dan kesibukan mereka yang tertunda akibat situasi tadi .
Matanya menatap sayup kearah langit yang terlihat begitu cerah , ia duduk bersandar di tiang penyangga atap dan membiarkan satu kakinya menyentuh air kolam . Entah mengapa lan wu begitu murung dan kehilangan semangatnya untuk berlatih . Ia kini mengepalkan tangannya seraya menatap fokus kepalan tersebut sebelum akhirnya ia menghela nafas gusar sekali lagi .
"Tetua api .. apakah kau mempunyai nasehat untuk ku ?" Tanya lan wu yang merasakan kehadiran tetua api di dalam kepalnya .
" Kau begitu berharap , sayangnya aku tidak memiliki pengalaman dengan wanit " balas tetua api sembari mengelus jangut nya .
Dari arah belakang nampak lili yang mendekati lan wu serta membawakan seguci arak yang didapatkan nya sewaktu ia berada di pusat kota .
Lili meletakan arak tersebut dan menuangkannya di cangkir kecil lalu menyodorkan ke lan wu .
Lan wu tersenyum sesaat sebelum mengambil secangkir arak tersebut ,dan meminumnya .
"Hemm...arak yang bagus " seru lan wu meminta lili mengisi cangkirnya kembali
Melihat senyum tipis lan wu ,lili sedikit senang dapat membantu gurunya menghilangkan sejenak beban yang di tanggung lan wu .
"Guru apakah kau ada masalah dengan kak yiyi?" Tanya lili yang kini duduk di samping lan wu
Lan wu menghentikan sejenak tangan nya yang hendak meneguk arak di gelas . Kini muncul kembali kebimbangan yang telah tertutupi oleh beberapa tegukan arak yang di minumnya
"Kau benar ... Yiyi begitu membenci ku usai mengetahui perjodohan ku dengan putri sui , dan apakah sekarang kau juga membenci ku ?" Ucap lan wu menatap lili dengan senyum yang di buat
Lili menghela nafas sejenak " tentu saja sebagai adik nya , jelas aku marah. Hanya saja sebagai murid mu ,aku mempercayai keputusan yang di buat guru " jelas lili
"Namun apakah harus ... Guru menerima permintaan kaisar tersebut ? Bahkan guru baru bertemu sekali dengan nona sui ... Aku bahkan tak bisa memahami pemikiran guru " ucap lili yang kini terlihat sedikit kesal
Lan wu meneguk kembali araknya seraya meletakan cangkir di meja kecil yang terdapat di samping nya
" Jika aku menolak permintaan tersebut ,menurutmu apa yang akan terjadi ?" Lan wu kini melontarkan pertanyaan yang membuat lili sedikit terkejut
__ADS_1
"I..itu ..aku juga tak tau .." lili melemahkan suaranya
" Rata-rata seluruh pendekar yang berada di kota ini merupakan orang hebat dengan latar belakang yang begitu kuat . Ada yang berasal dari keluarga bangsawan,pemimpin sakte besar,dan pendekar lainya yang pernah terlibat permasalahan dengan kekaisaran Yon . Menurut mu apakah tujuan mereka datang kemari ?" Lan wu kembali memberi lili pertanyaan.
"Tentu saja untuk menghabisi naga putih ... Memangnya ada hal lain?" Jawab lili dengan serius
"Kau benar .. dengan kata Lain mereka berada di sini dikarenakan memiliki tujuan dan kepentingan yang sama " lan wu menahan ucapannya sejenak " pada dasarnya mereka semua bukanlah tunduk pada perintah kaisar ,atau memandang kaisar sebagai penguasa negara Yon yang perlu di hormati . Dukungan mereka bersifat kemauan sendiri dan tidak memperdulikan ucapan kaisar ataupun keputusan yang akan di keluarkan kaisar kelak .."
"Lalu apa hubungannya dengan guru ?" Lili mulai tertarik untuk mendengarkan penjelasan lan wu
"Kaisar kini membutuhkan dukungan dari beberapa ketua sakte ,agar dapat mengendalikan seluruh pendekar yang berada di sini dalam kepemimpinan nya . Akan sangat repot jika mendadak terjadi perdebatan di Medan perang oleh beberapa orang yang memiliki pemikiran yang berlawanan . Secara tidak langsung itu akan menimbulkan konflik dan mengakibatkan terjadi pertarungan antar sesama pendekar wilayah barat ,sehingga mempermudah musuh kita untuk membinasakan wilayah barat ini .
Dengan adanya perjodohan yang melibatkan aku , secara tidak langsung akan banyak mengundang perhatian dari pendekar lainya, terlebih lagi dengan identitas ku sebagai tetua pedang dewa dan orang yang menemukan pagoda suci serta bidang petir. Dengan menjalin hubungan dengan kaisar , secara tidak langsung mereka akan menjadi dekat dengan pedang dewa .. selanjutnya kau dapat menebak sendiri .." jelas lan wu menatap lili yang masih sedikit kebingungan
" Jadi .. bisa dikatakan bahwa mereka hendak mencari keuntungan melalui kaisar? Bukankah mereka sudah jelas hanya mengincar harta di pedang dewa , mengapa guru membiarkan nya ?" Tanya lili yang kini telah mengerti maksud dari penjelasan lan wu
"Tentu saja aku mengetahuinya, namun jika perang telah usai ,semua dukungan tersebut sudah tidak akan ada artinya lagi , denga. Kata lain baik pernikahan ini berlangsung atau tidak , itu Takan berpengaruh lagi pada situasi setelah perang berlangsung " jelas lan wu yang kini telah beranjak dari duduknya seraya hendakeninggalakn lili yang masih mencerna perkataan lan wu .
"Ja....jadi...guru kau..kau...." Lili sontak berdiri sembari memasang wajah gembira usai mengetahui tujuan sebenarnya dari perjodohan yang di terima oleh lan wu
"Untuk saat ini aku belum terpikirkan sampai ke sana , yang pasti apa yang kau khawatirkan tidak akan terjadi sama sekali . Sekarang yang lebih penting adalah , bagaiman cara membuat yiyi mendengarkan penjelasan ku dengan tenang .." sambung lan wu yang kini melangkahkan kakinya meninggalkan lili dengan senyum lebar menghiasi wajah anggun nya .
Dari kejauhan nampak Zhen tersenyum tenang sembari menepuk bahu lue yang wajahnya seketika memerah .
Zhen dan lue telah mendengarkan pembicaraan lan wu dan lili sejak awal . Mereka juga begitu penasaran akan hubungan lan wu dan Yiyi ,yang seakan merenggang usai kepulangan lan wu dari istana kaisar . Namun akan tidak sopan jika mereka mencampuri urusan guru dan senior mereka ,sehingga mereka memutuskan untuk menyelidiki permasalahan tersebut ,dan usaha mereka tidak sia-sia usai mendengar sendiri dari lan wu mengenai perjodohan tersebut .
Hari beranjak sore bersamaan dengan lan wu yang kini menyarungkan pedang nya usai memperkuat kembali jurus pedang sunyi .
Perasaan lan wu entah mengapa tidak tenang , ia selalu merasakan kegelisahan luar biasa yang kian merasuknya .
Lan wu mengarahkan pandangannya ke langit yang perlahan berubah kemerahan sembari menghela nafas beratnya .
"Apakah sudah saatnya ?" Gumam lan wu dengan perasaan tak menentu
Tips"... Jangan menilai baik buruk suatu hal, dari sesuatu yang belum lengkap.
"Kita sama-sama memiliki keterbatasan dalam berbagai hal ..
Lalu mengapa ada mencerca tanpa memberi masukan ?..
__ADS_1
Jika anda lebih baik dari kami , silah buktikan lewat karya 🙂".
Buy...buy...buy....guys....