Pendekar Kelana Ll

Pendekar Kelana Ll
persiapan 2.47


__ADS_3

"paman Yuan, aku sungguh tidak berguna bagi pedang dewa. Aku terlalu sibuk mengurusi masalah ku, dan melupakan jati diriku sebagai tetua yang bertugas melindungi pedang dewa" ucap Ling mendekat nisan Yuan.


"Paman tidak perlu khawatir akan yin'er. Aku tidak akan membiarkan dirinya menyusul kalian berdua terlalu cepat. Aku akan mengemban tugas sebagai ketua baru pedang dewa, dan akan membalaskan kematian seluruh anggota pedang dewa beratus-ratus kali lipat dari ini..!" Sambung Ling seraya memberikan penghormatan kepada Yuan.


Ling kemudian menarik yin-yin yang masih terduduk diam di samping makam gurunya, sementara Ming yu dan lainya mengikuti Ling dari belakang.


"Mengenai keberadaan lan wu, apakah kalian sudah menemukan petunjuk?" Tanya tetua 13 sembari mengimbangi langkah Ling.


"Untuk saat ini, aku akan fokus terlebih dahulu untuk mengumpulkan para tetua dan murid-murid pedang dewa yang berhasil selamat dari peristiwa ini. Mengenai keberadaan adik lan, aku yakin ia akan kembali usai menyelesaikan urusannya" jawab Ling sembari menatap kearah atas.


"Anda tenang saja tetua Ling, aku dan Ming yu berniat untuk pergi ke alam dewa untuk meningkatkan pelatihan, dan mencari keberadaan kakak lan. Aku yakin ia pasti berada di sana" ujar xioca yang sedari tadi diam.


"Baiklah.. jika seperti itu, kau ajaklah yin'er dan houcung untuk ikut berlatih di alam atas, sisinya akan membantu ku dalam membangkitkan kembali pedang dewa" usul Ling yang di sepakati lainnya.


Ling dan tetua 13 berpisah dengan xioca, dan lainya di tengah jalan. Ling berniat untuk melakukan pencarian anggota pedang dewa yang selamat, sementara tetua 13 hendak membicarakan perihal tersebut kepada Ning, sebelum memutuskan untuk mendukung kekaisaran QIN dalam pertempuran untuk menggulingkan emas biru.


**


Beberapa Minggu berlalu, usai kepergian xioca dan lainya ke alam dewa. Situasi di kekaisaran Qin hampir kembali seperti semula, usai kedatangan 6 tetua dari istana naga putih, dan puluhan anggota dari laut awan.


Kini istana naga putih dan isatana laut awan secara terang-terangan mendukung kekaisaran QIN. Kaisar an mulai menaruh ratusan prajurit lama dan baru untuk berjaga serta mengawasi pasukan musuh di area perbatasan.


Istana yang semula hancur parah, kini hampir kembali seperti semula. Istana mulai aktif kembali, dan 10 jendral perang yang bertugas di kota-kota kekaisaran QIN kembali di tarik dan dikumpulkan oleh kaisar an.


Kini total prajurit yang berhasil dikumpulkan oleh pihak kaisar an berjumlah sekitar 100.000 prajurit baru yang terdiri dari rakyat biasa dan pendekar mandiri.


250.000 prajurit senior, 20 jendral menengah,11 jendral baru yang berasal dari mantan tetua pedang dewa, 15 jendral senior, dan 30 jendral elite, dan 10 jendral perang.


Total pasukan perang kekaisaran QIN kini berjumlah 406.000 orang, dan belum termasuk anggota sakte-sakte yang mendukung kekaisaran QIN.


Perang tersebut memiliki 2 tujuan, yang pertama ialah untuk menghancurkan kekaisaran emas biru, dan yang kedua untuk melenyapkan ras iblis yang di duga berada di kekaisaran emas biru.


Berbeda dengan perang besar yang melibatkan 4 kekaisaran. Pada perang kali ini 2 kekaisaran tidak ikut terlibat dengan alasan untuk mencegah adanya ikut campur dari pihak lain selain yang terlibat.

__ADS_1


Walaupun demikian, kaisar an sama sekali tidak memperdulikan hal tersebut. Ia hanya fokus untuk menyerang kekaisaran emas biru, dan menciptakan kembali kedamaian seperti sebelumnya.


Mengenai keterlibatan pihak lain, ia telah membicarakan hal tersebut dengan Kun yang telah bersedia untuk ikut ambil bagian di saat-saat kekaisaran QIN terdesak.


Banyak hal yang terjadi secara mendadak, ia awalnya tidak mempercayai ucapan Kun mengenai situasi yang akan dialami oleh pedang dewa dan kekaisaran QIN.


Itulah mengapa kaisar an menolak untuk membiarkan Kun membawa wu jia dan yiyi ke wilayah timur, selain itu nama ras iblis sangat asing ditelinga kaisar.


Tidak di sangka ucapan Kun menjadi kenyataan, dan ia bersyukur bahwa Kun masih menjalankan rencananya untuk membawa pergi wu Jia dan yiyi, meskipun dengan menggunakan cara yang sedikit kasar.


**


Di ruang tahta kaisar, kini tengah berkumpul seluruh jendral dan utusan dari istana naga putih, dan istana laut awan. mereka tengah mendiskusikan perihal waktu yang tepat untuk memulai pergerakan.


Sebagian sepakat untuk menyerang pada perayaan tahun baru, selain seluruh kekaisaran sibuk merayakan hal tersebut tentu saja penjagaan keamanan emas biru juga akan sedikit melonggar.


Akan tetapi sebagian dari pihak istana naga putih memiliki pendapat lain. Menurut mereka ada baiknya bila menunggu Ling dan sakte elang surgawi mendapat kembali kekuatan mereka.


"Untuk permasalahan strategi dalam menyerang, kami akan menggunakan strategi seperti pada perang besar dulu. Kita tidak langsung menduduki ibu kota, akan tetapi memangkas kekuatan yang terhimpun di kota-kota yang berjauhan dengan ibu kota" jelas salah satu utusan istana naga putih.


"Aku sepemahaman dengan mereka, aku yakin ada alasan tertentu yang membuat pihak musuh tidak melanjutkan penyerangan usai menghancurkan istana dan pedang dewa" sahut jendral perang yang bernama axe.


Seisi ruangan nampak saling berbisik sebelum akhirnya sepakat akan hal tersebut.


"Lalu apa rencana anda kedepan tetua Shilin?" Tanya kaisar an dengan wajah serius.


"Menarik seluruh pasukan yang berjaga diarea perbatasan" jawab Shilin dengan wajah tenang.


"Apa..?!" Kejut kaisar bersamaan dengan seluruh orang yang berada dalam ruangan tersebut.


"Apakah kau bercanda tetua Shilin? Bagaiamana bisa kita mengendorkan pertahanan di garis yang paling rapuh?" Sergah jendral Axe dengan nada heran.


"Bukankah hal tersebut justru akan memberikan kesempatan kedapa pihak lawan untuk bergerak masuk ke area kekaisaran?" Ujar salah satu tetua dari bambu emas.

__ADS_1


"Anda benar.." ujar Shilin


"Sebenarnya apa yang anda pikirkan tetua Shilin?" Tanya kaisar yang begitu penasaran akan tujuan dari shilin.


"Kita hanya meletakan pasukan kita di sisi lain yang tidak terlihat oleh pasukan musuh, dengan begitu merek akan berfikir bahwa terjadi sesuatu di istana yang menyebabkan pasukan penjaga perbatasan ditarik oleh kaisar. Setelah mereka bergerak masuk untuk memeriksa situasi, pasukan kita yang tadinya bersembunyi akan bergerak menuju ke area perbatasan dan menutupi jalan keluar dari pasukan musuh yang telah berada di dalam area kekaisaran Qin" jelas shilin yang langsung dimengerti oleh penasehat kaisar.


"Dengan kata lain, hal tersebut akan memperkecil kemungkinan lolosnya beberapa orang untuk memberikan informasi mengenai pergerakan kita kepada pihak emas biru" sambung penasehat seraya memegang ujung dagunya.


"Anda benar penasehat" sahut shilin seraya tersenyum.


"Lalu bagaimana jika pancingan kita tidak berhasil?" Tanya beberapa tetua di ruangan tersebut.


"Sederhana saja, kita kirimkan satu orang ahli bersembunyi untuk menculik satu orang prajurit musuh. Tempatkan musuh tersebut tepat di area kekaisaran QIN untuk memancing beberapa prajurit musuh mendekat, dan kerahkan pasukan kita untuk menghabisi para musuh yang telah terpancing" jawab Shilin dengan tenang.


"Bagaimana dengan pasukan musuh yang masih berjaga di area mereka?" Tanya jendral Axe.


"Bukankah masih ada ahli bersembunyi? Tugasnya bukan hanya menculik satu prajurit, akan tetapi melenyapkan sisa pasukan musuh yang berada di area mereka" jawab Shilin kembali.


"Lalu apakah kau telah menemukan ahli tersebut?" Tanya penasehat kaisar.


"Murid ku yang akan melaksanakannya" jawab Shilin bersamaan dengan munculnya seorang pemuda dari arah belakang.


Pemuda tersebut adalah pria yang beberapa waktu lalu bersama dengan siyouyu.


"Salam kepada kaisar, aku Xiazhen bersedia melakukan tugas ini sebagai ucapan terimakasih kepada tuan lan yang telah menyelamatkan ku dan nona siyouyu" ujar Xiazhen seraya memberi hormat.


"Kau terlalu sungkan, aku serahkan urusan ini kepada mu" jawab kaisar sesaat sebelum membubarkan pertemuan tersebut.


ujar kaisar sesaat sebelum mengakhiri pertemuan tersebut.


rencana dari shilin hendak di laksanakan usai menyelesaikan beberapa persiapan, seperti tempat berbunyi bagi para prajurit kekaisaran QIN, serta kondisi tempat pasukan musuh mendirikan tenda.


shilin tidak ingin terjadi kesalahan kecil yang nantinya akan berakibat fatal kepada pihak kaisar.

__ADS_1


__ADS_2