
"arghh..! Mengapa semakin panas..?" Erang lan wu seraya mengalirkan hawa dingin api es.
Lan wu melapisi kembali pilar es dan membentuk bidang salju yang begitu besar hingga menciptakan butiran kristal es yang perlahan turun dari puncak pilar es nya.
Sementara di sisi lain, naga hitam dan lainya tengah menghimpun energi murni sembari menciptakan segel khusus kebangkitan darah di atas pilar es lan wu.
Mereka semua terlihat tengah menantikan lan wu mencapai puncak dari kebangkitan darah serta menantikan saat dimana ledakan darah terjadi.
"Hiahh..!!!" Teriak lan wu seraya melepaskan seluruh aura neraka dan energi hitam miliknya.
Tubuhnya serasa mendidih hingga meleleh kan seluruh kulit di tubuhnya. Mata lan wu nampak terbelalak kaget usai melihat energi misterius yang menyelimuti tubuhnya nampak memadat dan menciptakan sebuah bola besar berwarna merah.
Lan wu kini menyadari apa yang tengah ia alami. Ia tau betul kondisi dan kemunculan bola tersebut sama persis dengan yang di alami Fei serta gadis ras naga dari istana naga putih.
"Bercan...da kah...?" Tanya lan wu seraya meyakini bahwa ia memang tengah dalam proses kebangkitan darah naga.
"Jangan-jangan.. ini gara-gara naga purba itu... Sial..!" Keluh lan wu seraya kembali mengalirkan enegi miliknya.
Bola merah yang tengah menyelimuti tubuhnya, nampak semakin membesar hingga menciptakan retakan besar di pilar es miliknya.
"Aku tidak pernah berfikir bahwa aku akan merasakan bagaimana rasanya terkurung di sangkar hitam" ujar lan wu sesat sebelum menciptakan sangkar hitam raksasa.
Usai sangkar terbentuk, nampak bola merah berhenti membesar, akn tetapi energi dari kebangkitan darah terus menerobos masuk kedalam tubuhnya.
"Kecepatan energi ini sangat berbeda dari milik Fei dan gadis dari istana naga putih. Aku butuh sesuatu untuk menyerap energi ini keluar dari tubuh ku.." ujar lan wu seraya berfikir.
Lan wu kemudian menciptakan 5 tombak api dan di tusukan tepat di kaki, tangan, dan perutnya. Ia kemudian mengalir energi hitam di 5 tombak tersebut seraya mengontrol aliran energi yang bertabrakan dalam tubuhnya.
"Argh..! Sakit juga.." rintih lan wu seraya meringis.
Kini energi kebangkitan darah naga nampak terbagi-bagi, dan hanya menyisakan 50% yang masuk kedalam tubuhnya.
Bola merah yang sedari tadinya besar, kini perlahan-lahan menyusut 2 x lipat dari pertama.
Lan wu dapat bernafas lega usai kulit nya nampak pulih sedikit demi sedikit.
"Aktifkan segelnya.!" Ujar naga dewa bersamaan dengan aktifnya segel dari 9 tetua dan lainya.
Tekanan kuat tercipta bersamaan dengan cahaya berwarna biru yang menyelimuti are pilar es milik lan wu. Naga dewa dan naga hitam terlihat mengarahkan 2 buah batu berwarna merah dan hitam.
Kedua batu tersebut mendadak berubah menjadi 2 sosok naga besar yang mengitari pilar es lan wu. Energi yang memadat kini perlahan-lahan tertarik keluar dan di cengkram oleh kedua naga tersebut.
__ADS_1
"Hey..hey... Apa yang naga tua itu lakukan di luar...?" Kaget lan wu yang merasakan getaran hebat.
Lan wu menyadari bahwa bola merah yang sedari tadi menutupi nya kini telah lenyap. Lan wu sontak melepaskan seluruh energi hitam miliknya untuk menghancurkan pilar es yang membekukan dirinya.
"Apa yang terjadi..?" Tanya naga dewa yang melihat lan wu dari bawah.
Lan wu kini telah berhasil keluar dari pilar es, akan tetapi ia terlihat tidak sadarkan diri.
Tatapannya fokus kearah depan, dan wajah lan wu nampak begitu ketakutan.
**
Sesaat sebelum lan wu berhasil menghancurkan pilar es untuk keluar.
**
"Cahaya apa ini?" Tanya lan wu yang pandangannya di tutupi oleh cahaya berwarna abu-abu.
Perlahan-lahan cahaya tersebut memudar, dan betapa kagetnya lan wu usai melihat apa yang berada di depannya.
"Di...di...mana ini...?" Kaget lan wu tak percaya dengan apa yang ia lihat.
"Hey bodoh..! Apa yang kalian lakukan..?" Teriak lan wu seraya menciptakan pusaran api untuk memisahkan orang-orang yang saling menyerang.
Akan tetapi jurus nya seakan tidak dapat menyentuh mereka. Lan wu kembali keheranan seraya mencerna apa yang tengah ia saksikan.
Belum habis ia terdiam, nampak dari atas langit muncul seekor naga yang serupa dengan naga kiamat melepaskan serangan energi dari mulutnya.
Serangan tersebut berhasil menewaskan sebagian ras naga, dan membelah area istana naga menjadi 2 bagian.
Sisi kanan di huni oleh naga-naga yang berperawakan menyeramkan, serta memiliki penampilan yang buruk.
Sementara sisi lainya di huni oleh naga-naga yang memiliki aura murni, serta karisma tinggi. Melihat hal tersebut, lan wu sedikit mengerti dengan apa yang ia saksikan saat ini.
Sisi yang di huni naga-naga yang berpenampilan bagus adalah pendahulu dari ras naga di saat ini, sementara sisi satunya kemungkinan adalah ras naga iblis yang tinggal di tempat tersembunyi.
Kini naga kimat mengibaskan sayapnya hingga menciptakan gemuruh petir di susul badai dasyat yang mengguncang area di sisi lainya.
Banyak dari ras naga yang memiliki aura murni tewas oleh serangan naga kiamat.
Petir menyambar-nyambar, tanah berguncang dan meluapkan larva panas, serta badai nampak memporak-porandakan ras naga pemilik aura murni.
__ADS_1
Lan wu yang menyaksikan kemampuan mengerikan dari naga kiamat, sontak tercengang tidak percaya dengan yang ia lihat.
Lan wu merasa mual akibat bau darah ras naga serta kulit yang terbakar oleh badai api milik naga kiamat, kini kengerian bertambah usai seluruh elemen dari naga kiamat membentuk sebuah bola energi raksasa yang mengeluarkan aura begitu mengerikan.
Langit menjadi gelap akibat cahaya matahari terhalangi oleh bola energi tersebut, lan wu semakin gemetaran. Ia begitu tidak ingin melihat apa yang selanjutnya akan terjadi.
Akan tetapi ia bahkan tidak sanggup untuk memejamkan matanya. Lan wu melihat jelas raut wajah dari seluruh ras naga dari 2 sisi usai melihat jurus hebat tersebut.
"Aku adalah bentuk keserakahan kalian, aku di terwujud ialah untuk melenyapkan seluruh ras naga.!" Ujar naga kiamat yang menahan bola energi tersebut dengan ujung tanduknya.
"Terima hukuman kalian..!" Lanjutnya seraya melepaskan bola energi tersebut.
Perlahan-lahan bola tersebut mendekat kearah para ras naga yang nampak pasrah dengan situasi tersebut.
Ledakan hebat tercipta bersamaan dengan cahaya putih yang menyilaukan mata lan wu. Ledakan serta gemuruh petir yang kembali saling menyambar-nyambar menutupi teriakan pilu dari seluruh ras naga yang terkena jurus mengerikan tersebut.
"Grorr..! Naga dewa, kau sungguh menghalangi tugas ku.!" Ujar naga kiamat yang melihat seluruh ras naga yang sedari tadi berada di bawah kini telah hilang.
Hanya tersisa bekas ledakan hebat yang kini terdapat kubangan larva serta api yang terus berkobar di lubang besar akibat serangan bola energi naga kiamat.
"Tugas mu sudah selesai.. kau telah menghancurkan istana naga, dan membunuh banyak dari mereka. Kiamat naga telah terjadi, dan ras naga tidak lagi berada di ruang sakral" ujar sosok naga yang tubuhnya di selimuti oleh cahaya berwarna emas dan putih.
"Gurou telah mengambil tidur panjang, konflik antara 2 naga ilahi telah berakhir, dan tugas mu telah selesai. Biarkan aku yang menjalankan tugas ku lagi untuk menciptakan tempat yang baru serta kehidupan yang baru bagi ras naga yang tersisa" ujar naga dewa dengan nada tenang.
"Baiklah..! Akan tetapi aku akan bangkit kembali jika keturunan dari raja gurou dan raja Tufu kembali berperang..! Kau sebaiknya berlaku adil kepada ras naga iblis dan ras naga murni..!" Ujar naga kiamat dengan nada datar.
"Gurou telah menyuruh semua keturunannya untuk mendiami dunia ras iblis, kalian akan menjadi pemimpin nantinya di dunia iblis.." balas naga dewa seraya memasang wajah ramah.
"Aku tidak berpihak pada siapapun, tugas ku hanya melenyapkan 2 ras naga tersebut jika tercipta peperangan lagi..! Aku berharap kepad mu, sebagai sesama perwujudan dari 2 naga ilahi" ujar naga kiamat yang mendadak berubah menjadi energi dan mendiami pedang yang berada di tengah-tengah kubangan larva.
Di sisi lain, lan wu yang mendengar percakapan keduanya kini menjadi begitu bingung. Terlebih lagi mengenai 2 naga ilahi.
"Perwujudan dari 2 naga ilahi? Apakah naga kiamat dan naga dewa...arghh.!!" Ujar lan wu yang bingung seraya menggaruk-garuk kepalanya.
"Bukankah naga dewa dan hitam sama dengan iblis singa yang merupakan bentuk dari keinginan alam?" Tanya lan wu yang begitu bingung.
"Sial..! Aku tidak menyangka bahwa ras naga memiliki sejarah yang begitu panjang.. tapi.." ucapan lan wu terputus usai dirinya mendadak terhempas ketanah.
"Arghh..!! Apa lagi...?" Rintih lan wu seraya berusaha bangkit.
Usai ia kembali berdiri, kini lan wu tersentak tak bergerak usai menyaksikan sosok yang berada di depannya.
__ADS_1