Pendekar Kelana Ll

Pendekar Kelana Ll
SAKTE PEDANG TUNGAL


__ADS_3

Lan wu menarik pedang raja darah malam dengan cepat usai berada di depan Jia xu namun beruntung tetua 19 menghadang tebasan lan wu menggunakan pedang miliknya .


Lan wu beroindah menggunakan langkah iblis dan mengarah ke samping tetua 19 dan kini menebaskan pedanya lagi ke leher xu .


"Wah . Rupanya pangeran xu memiliki keberuntungan yang tinggi " ujar lan wu berdiri tenang sembari melihat goresan kecil yang terdapat di leher xu


" Aku merupakan anggota kerajaan membunuhku sama saja menentang kaisar " ucap xu dengan setengah berteriak


"Hahahaha . Apakah kaisar masih mengenali mu? Nasib ayah mu bahkan masih di pertanyakan usai tertangkap " lan wu memancing amarah xu yang kini membuat wajah xu memerah akibat emosi nya


Xu menerjang lan wu sembari mengeluarkan jurus nya namun berhasil di tahan lan wu tanpa kesulitan sedikit pun .


Lan wu menebas tangan kanan xu yang di gunakanya untuk memukul lan wu .


Xu mengerang kuat merasakan kesakitan akibat tebasan lan wu .


Di sisi lain tetua 19 kini mengumpulkan energi di pedangnya yang menciptakan beberapa rambatan kilat mengarah cepat ke arah lan wu


"Hanya itu peningkatan mu selama ini ?"  Ujar lan wu merendahkan


"Kau akan mati jika berani meremehkan petir pemusnah ku .hahaha bersiaplah untuk...." Ucapan tetua 19 terputus melihat petir yang menyambar lan wu bahkan tak mampu menggores tubuhnya .


Tetua 19 mundur perlahan usai di penuhi oleh ketakutan melihat mata lan wu yang begitu menyeramkan dengan bola matanya yang berwarna merah .


" Tarian pedang sunyi !!' lan wu mengeluarkan jurusnya ke arah tetua 19 yang tak bisa lagi menggerakkan tubuhnya usai menerima secara penuh tekanan neraka milik lan wu


"Ka.kau aku merupakan tetua pedang dewa ...k" lan wu mencela ucapan tetua 19


"Dalam mimpi mu" jurus lan wu di lepaskan nya dan menciptakan pusaran angin yang senyap nan tajam mengarah ke tetua 19 yang masih mencoba meloloskan dirinya dari tekanan aura lan wu .


"Lancang.!!" Terdengar suara seorang pria bersamaan dengan hancurnya jurus lan wu


Lan wu sedikit tercengang mengetahui bahwa jurusnya di patahkan dengan mudah meskipun ia tidak mengerahkan seluruh energinya setidaknya jurus tersebut mampu membunuh pendekar yang berada di tahap suci menengah .


Keheranan lan wu akhirnya terjawab usai merasakan tekanan aura yang kuat tengah menekannya .


"Menarik " ujar lan wu menatap seorang pria berusia sekitar 80 tahun dengan rambut putih panjang serta wajah yang begitu sangar tengah berdiri di depannya .


"Apakah senior hendak mencari masalah dengan ku?" Tanya lan wu di hiasi senyum menyeringai


"Bocah kau memang cukup kuat , namun mengalahkan ku yang berada di tahap suci akhir adalah kegagalan mu . Jangan menyesali kematian mu sebaliknya banggalah karena kau mati di tangan pendekar no 2 di kekaisaran ini " ujar pria tua di depan lan wu begitu yakin .


"Bhakss ..hahahhaha, tahap suci akhir ? Pendekar no 2? Anda memang patut di hormati sebagai penyair terkenal " ledek lan wu dengan tawa yang sedikit di paksa


Dengan cepat pria tersebut melancarkan pukulan dan membuat lan wu terpental , belum sempat lan wu menghentikan dorongan tersebut  nampak kini sepakan keras menghempas tubuh lan wu ke udar di ikuti dengan tinju berenergi kuat yang menghantam perut lan wu hingga terbenam di tanah yang lubang akibat kuatnya tubuh lan wu terdorong kebawah .


"Guru ..!!" Teriak yiyi begitu panik menyaksikan lan wu yang tak bergerak sedikitpun usai menerima 3 jurus dari lawan nya


"Bocah kau tak perlu berteriak , dia sudah mati " ujar xunling kepada yiyi di sertai dengan sorakan dari tetua 19 dan pangeran xu yang sedari tadi begitu di buat takut oleh lan wu


Di sisi lain yiyi begitu khawatir dan berusaha mendekati tempat tersebut namun xioca menekan tubuh yiyi dengan auranya seakan mengisyaratkan yiyi tak perlu mendekat


"Anda memang sangat luar biasa leluhur " puji tetua 19


"Pukulan yang tidak buruk untuk tingkat suci akhir seperti mu " ujar suara yang berasal dari belakang xunling


Xunling mengerutkan dahinya ia tak menyangka lan wu jurus 3 rangkaian kematian tidak menciptakan satupun luka fatal di tubuh lan wu ..


Dengan cepat lan wu berada di samping xunling dan menebas kepala tetua 19 tepat di depan mata nya .


"Bagaiman dengan kecepatanku apakah masih kala dari mu?" Ujar lan wu usai menyaring kan pedangnya kembali seraya menatap xunling dengan tatapan membunuh .


"Bocah ini !!" Nampak keringat bercucuran dari wajah xunling yang beradu tekanan aura dengan lan wu .

__ADS_1


Xunling sedikit menjaga jarak di karenakan tekanan aura lan wu yang kian meningkat seperdetik secara terus menerus


" Xioca bawa pergi yiyi jauh dari sini , aku sudah harus serius sekarang " ujar lan wu seraya xioca yang menjadi besar dan membawa yiyi terang tinggi .


Belum usai keheran di hati xunlin ia bertambah terkejut dengan berubahnya tekanan udara di sekeliling nya serta munculnya 1 buah pedang api besar berwarna hitam pekat yang memancarkan aura kematian yang dahsyat


"Ehem.. kau masih bisa hidup "  ujar lan wu sembari mengibaskan tangannya dan membuat xu terbang jauh ke atas yang kemudian segera di tangkap oleh xioca menggunakan kakinya .


Melihat jurus dasar yang siap menimpanya xunling hendak melarikan diri seraya menyuruh beberapa tetua lainya untuk menyelamatkan diri mereka .


"Mati!!" Ujar lan wu melepaskan jurus nya kemudian terciptalah ledakan besar yang meratakan sakte pedang tunggal dengan tanah .


Yiyi yang menyaksikan dari ketinggian kini paham mengapa sedari tadi lan wu terlihat santai . Ternyata lan wu sanggup menghancurkan mereka dengan sekali serang .


"Api iblis begitu kuat bahkan tak kalah dari api suci !" Gumam lan wu menatap daratan yang semula berbentuk gunung kini rata seperti tak pernah ada gunung di situ .


 


"Sayang sekali padahal kalian mempunyai potensi besar juga tetap berada di jalur yang benar " lan wu menatap puluhan mayat murid pedang tunggal termasuk para tetua yang tak sempat melarikan diri .


Dari sebelah kanan lan wu yang tidak jauh dari tempatnya terdengar sebuah rintihan orang meminta tolong


" Hmmm. Dia mencapai tingkat suci awal , sepertinya seluruh fondasi tubuhnya begitu kuat hingga membantu nya dalam ledakan tadi " lan wu menatap seorang berusi sama seperti nya .


Lan wu mengaliri api suci yang membalut seluruh tubuh pemuda tersebut


Usai melihat kondisi tubuh pemuda tersebut telah membaik , lan wu akhirnya segera memanggil xioca dan kemudian terbang menjauh dari lokasi tersebut ...


"Dia. Begitu kuat " ujar pria yang di tolong lan wu yang masih terbaring sembari menatap PHOENIX tersebut terbang menjauh hingga menghilang dari pandangan nya .


 


Di tengah perjalanan lan wu menceritakan seluruh kejadian nya kepada yiyi yang begitu menuntut penjelasan gurunya tersebut lan wu juga menceritakan tentang 3 anak kaisar yang merupakan saudar dari Ling yang kini menjadi murid nya . awal nya yiyi mengira jika gurunya telah melupakan nya dan lili namun setelah mendengar penjelasan lan wu akhirnya yiyi dapat mengerti  . Yiyi mengatakan bahwa lan wu terlalu kejam dalam mengambil sikap hingga tak sungkan membantai seluruh pedang tunggal sendirian .


"Guru jika anda seperti ini aku sangat khawatir banyak yang akan memfitnah mu sebagai orang aliran hitam " jelas yiyi


Yiyi menggembungkan kedua pipinya ia hendak bertanya lagi namun lan wu tak ingin membahasnya terus .


Di sisi lain yiyi merasa begitu bahagia bisa melihat kembali sosok yang paling di kagumi nya tersebut .


Lan wu tersenyum puas usai berhasil menyelesaikan salah satu beban terbesarnya . Kini ia bisa lebih fokus untuk meningkatkan pelatihan ke 5 muridnya .


Lan wu sudah merasa bahwa ia tak memiliki ambisi lain selain menikmati hidupnya dalam masa tenang dan jauh dari pertarungan serta pembunuhan yang tak dapat di hindari .


Xioca mendarat tepat di kediaman milik lan wu , melihat kedatangan lan wu yang membawa yiyi membuat para tetua yang bersiap berangkat untuk mengcancurkan pedang tunggal kini memiliki banyak pertanyaan


"Salam untuk guru dan kakak seperguruan " ucap Zhen bersamaan dengan lue dan Lingzi .


"Bagaiman latihan kalian?" Tanya lan wu seraya menyuruh ketiga muridnya untuk menyudahi posisi setengah membungkuk tersebut .


" Baik guru , kami sama sekali tidak mengalami kendala serius " ujar lingzi


"Wah adik lue begitu cantik seperti perkataan guru " ujar yiyi berusaha mencari topik untuk mengakrabkan diri


"Kakak yiyi begitu memuji kakak yiyi merupakan gadis yang memiliki paras yang bahkan begitu di kagumi di kekaisaran Ning " balas lue sembari mendekati yiyi


Mereka merupakan putri dari kedua kaisar yang akan menjadi sekutu . Yiyi pun senang usai melihat sifat ke 3 saudara barunya yang bahkan tak begitu memgandalkan latar belakang keluarganya .


Di sisi lain mereka juga begitu menghormati serta mendengarkan setiap perkataan lan wu


Yiyi merasa bahwa kedepanya suasana akan lebih nyaman serta seru jika lebih banyak orang lagi yang datang untuk menjadi murid inti lan wu .


Yiyi mengajak ke tiga junior nya pergi ke tempat latiahan rahasia yiyi dan yiyi juga berniat memberikan beberapa masukan dari tehnik pedang sunyi . Tentu saja ketiga nya begitu ke girangan mereka meyakini bahwa yiyi mempunyai beberapa masukan sesuai pengalaman nya . Meskipun lan wu terus mengatakan untuk mencari nya jika ada kesulitan namun Zhen dan lainya merasa bahwa mereka harus mengatasinya sendiri serta akan membuat kan wu terkejut mengetahui mereka mampu mengatasi kesulitan dari jurus pedang sunyi

__ADS_1


**


Sementara lan wu tengah berada di kediaman Jian sembari menjelaskan kejadian di pedang tunggal . Lan mengatakan bahwa pria bernama xunling telah mencapai tahap suci akhir dan merupakan salah satu dari 6 pendekar yang berada di tahap suci akhir di kekaisara. QIN termasuk ketua Jian dan ketua kuil matahari .


Memang tingkatan pendekar kekaisaran QIN begitu rendah di karenakan minimnya sumber bahan kultivasi , namun dengan pelatihan mandiri dan fisik pendekar kekaisaran QIN kemampuan mereka jika di samakan dengan pendekar di kekaisaran Ning yaitu .


Tingkatan suci akhir setara dengan kemampuan yang berada di tingkat dewa awal , mengingat jurus yang di lesatkan xunling hampir setara dengan jurus yang berada di tingkat Dewa Awal .


.


Jika di kekaisaran Ning tingkat seorang pendekar terdiri dari ,tahap awal pembentukan energi , tahap langit ,tahap suci yang terbagi menjadi tahap awal,menengah dan akhir .


Serta tahap dewa yang terdiri juga dari  awal menengah dan akhir .


Namun di kekaisaran QIN tahap suci terbagi menjadi tahap suci bintang 1 hingga 9 lalu tingkat dewa hanya terbagi menjadi tingkat dewa bumi ,dewa langit , serta dewa abadi .


Mungkin saja ada beberapa perbedaan dari tingkat antara pendekar di berbagai kekaisaran yang ada.


.


Lan wu juga menjelaskan soal terlibatnya Jia xu dalam kudeta pedang dewa . Lan wu menduga bahwa aliran hitam masih belum menyerah untuk menguasai kekaisran dengan memanfaatkan keluarga kaisar yang memiliki keinginan menduduki tahta .


" Ketua Jian ada bagusnya mengirim beberapa murid inti untuk melakukan misi pengawasan " ujar xinxin mengajukan pendapatnya .


" Soal hal itu tak perlu di fikirkan , kita tinggal menunggu kabar dari yio-yio dan lainya " ucap Jian tenang .


"Kali ini aku hendak membahas masalah yang lain , ini berhubungan dengan mu lan wu" ujar Jian sembari menatap lan wu yang merasakan adanya bau pemaksaan dari Jian .


"Ah..aku harus memberi makan xioca " lan wu hendak meninggalkan ruang pertemuan namun segera di tahan oleh salah satu tetua yang duduk di sebelah lan wu


"Saudara kecil jangan berharap kau bisa lari " tetua tersebut tersenyum tipis


Lan wu yang melihat senyum tersebut bertambah yakin jika Jian memang telah mengatur semua ini


" Wow...tunggu.. tunggu . Aku sama sekali tak berfikir sampai kesitu " kaget lan wu usai mendengar perkataan Jian yang telah di sepakati oleh seluruh tetua .


"Paman Yuan aku adalah keponakan mu bantulah aku dan gantikan aku , selain itu anda adalah wakil ketua kan ?" Pinta lam wu sedikit mengemis


"Usaha yang bagus tetua lan , namun aku kebetulan juga akan melakukan latihan tertutup cukup lama " tetua Yuan tersenyum puas berhasil membuat lan wu membenturkan kepalanya di meja terus menerus


 


Semua yang berada di ruangan pertemuan sontak tertawa menyaksikan tingkah tetua termuda di pendang dewa tersebut . Di hati kecil mereka , mereka begitu senang dapat melihat sifat konyol lan wu  dan cukup berbangga diri karenan mampu membuat pendekar sekuat lan wu mematuhi perkataan mereka .


.


Lan wu berjalan ke arah penginapannya dengan badan lesu seakan ia tak mempunyai tulang serta energi pada ru tubuhnya . Sesekali lan wu berteriak mengeluarkan rasa frustasinya akibat tugas yang di berikan Jian begitu di luar kemampuan lan wu


" Tetua lan , mengapa kau begitu terlihat kacau " ujar suara yang berasal dari belakangnya .


Lan wu membalikan badannya dan kini nampak yueyin yang tbaru tiba usai menjalankan misi di luar .


"Huah... Yueyin aku begitu dalam masalah besar aku haru bagaiman ?" Lan wu mengguncang tubuh yueyin tereus menerus hingga membuat yueyin merasakan pusing akibat ulah lan wu


"Tetua lan tolong berhentilah biarkan aku mendengar nya dulu " ujar yueyin yang kini berhasil lepas dari cengkraman lan wu


Lan wu pun menceritakan serta memperagakan gaya Jian yang memberi tahukannya saat di pertemuan para tetua .


"Haih...begitulah , sekarang aku harus berbuat apa ??" Lan wu meminta pendapat yueyin


"Emhh" yueyin  menyentuh dagunya serta berfikir


"Semangatlah tetua lan kau memang pantas mendapat tugas itu " ucap yueyin tersenyum sembari berlari mengarah ke tempat penerimaan misi untuk mengambil upahnya .

__ADS_1


Lan wu menjadi geram namun tak berdaya untuk mengejar yueyin


"Haih.. pulang dan tidur mungkin solusi yang baik saat ini " lan wu bergumam pelan lalu melanjutkan langkahnya yang di penuhi pikiran kacau .


__ADS_2