Pendekar Kelana Ll

Pendekar Kelana Ll
Perubahan situasi 2.15


__ADS_3

Mata lan wu perlahan terbuka. Ia menatap sekitarnya sebelum perlahan bangkit dari posisi tidurnya.


Lan wu begitu kehabisan kata-kata usai merasakan sendiri kemampuan hebat dari tombak milik Huo Tian.


Ia jadi semakin yakin bahwa darah yang telah terbangun memiliki kekuatan yang menakutkan.


Semakin lan wu memikirkannya, ia semakin terbakar semangatnya untuk meningkatkan kemampuan nya.


"Menjadi keren di hadapan mereka, memang sangat sulit" lan wu tersenyum geli.


Ia kini berdiri seraya berjalan pelan ke arah pintu. Prajurit yang berjaga di luar pintu kamar sedikit terkejut usai melihat lan wu yang berjalan melewati mereka. Menurut perkataan tabib istana, lan wu di perkirakan akan sadar dalam waktu tiga hari. Tak di sangka bahwa lan wu sadar dalam waktu kurang dari dua hari.


Lan wu kini telah berada di ruang tamu dan menemukan Huo Tian tengah duduk berbincang bersama saudaranya yang lain. Kabar mengenai kepulangan lan wu telah tersebar di telinga saudara-saudaranya yang lain. Mereka akhirnya kembali dari kesibukan mereka dan memutuskan untuk menemui lan wu. Sayang nya, lan wu tidak sadarkan diri setelah pertarungan dengan Huo Tian beberapa waktu lalu, jadi mereka harus sedikit lama menunggu.


"Wah..tokoh utamanya sudah datang" ucap Aile yang melihat kedatangan lan wu.


Huo Tian menoleh ke arah belakang dan sedikit tidak percaya melihat lan wu yang telah sadarkan diri lebih cepat dari seharusnya. Lan wu memberi hormat kepada seluruh kakaknya sebelum akhirnya ikut bergabung dengan mereka.


"Hahahaha aku sedikit tidak percaya mendengar kemampuan mu, tak di sangka orang pertama yang berhasil melukai kakak Huo adalah kamu" ujar Shen Tian dengan senyum kagum.


Lan wu tersenyum senang usai mendengar ucapan dari Shen Tian."setidaknya kekalahan ku, tidak lah buruk" gumam lan wu pelan.


"Sudah jelas bukan? Ayah pernah berkata pada kita sewaktu kecil, adik Chi merupakan anak langit yang di takdir kan untuk menjadi pengubah dunia. Ia tentu saja memiliki kemampuan di luar nalar kita" kini Miren ikut berkomentar mengenai lan wu.


"Hais kakak ini bagaimana, maksud ku adalah adik Chi bahkan tidak membangkitkan darah langit seperti kita, selain itu adik Chi berasal dari alam fana tentu saja kemampuan sebesar ini sangatlah mengejutkan. Bagaiamana seandainya jika darah langit di tubuh adik Chi terbangun, apakah kakak Huo masih dapat menang di pertarungan tersebut?" Ujar ziyou dengan pikiran tenang.


"Kau benar adik ziy, aku juga memikirkan hal tersebut selama beberapa hari ini. Menurutku sudah saatnya bagi Chi untuk membangkitkan darah langit seperti kita" ucap Huo seraya sedikit berfikir.


Pandangan semuanya tertuju kepada lan wu yang kini mengalihkan pandangannya ke tempat lain.


"Adik Chi, aku akan membicarakan hal ini dengan ayah. Aku harap kau mempersiapkan diri mu" sambung Huo sembari menatap lan wu.

__ADS_1


Lan wu menghela nafas sembari menatap ke arah Huo."kakak Huo, aku sudah membahas hal ini dengan ayah sebelumnya. Pada perbincangan itu aku menolak untuk menerima pembangkitan darah tersebut, aku lebih senang mengandalkan kemampuan ku sendiri, aku harap kakak Huo dan lainya mendukung keputusan ku" jelas lan wu dengan tenang.


Raut keheranan tak sanggup untuk di sembunyikan Huo dan lainnya, mereka tak menyangka bahwa lan wu dapat menolak kesempatan tersebut. Pembangkitan darah langit hanya bisa di lakukan dengan tetesan darah kuno sebagai kunci untuk membuka segel di tubuh keturunan langit murni, dan hal tersebut hanya bisa di lakukan sebelum orang tersebut melewati usia 22 tahun. Meskipun tidak di ketahui pasti batasan tersebut, namun tetap saja penolakan lan wu sangatlah mengejutkan.


"Mengapa kau bisa menolaknya? Dengan kemampuan mu yang sekarang, kau masih tidak cukup untuk melindungi diri mu di luar kerajaan langit. Kami juga tidak mungkin dapat selalu mengawasi mu" ujar Meili kakak ke tiga dari lan wu.


"Apakah dengan membangkitkan darah tersebut aku akan lolos dari bahaya? Kakak, apakah kau tidak sadar bahwa di dunia ini masih banyak orang kuat yang tengah menyembunyikan dirinya. Kemampuan dari darah langit memang sangat hebat, tetapi tetap saja bukan yang terkuat di seluruh dunia. Aku yakin masih banyak kemampuan yang setara bahkan melebihi kebangkitan darah langit" lan wu menahan ucapannya sesaat.


"Bukan bermaksud menyinggung kakak Huo dan lainya, tetapi aku sama sekali tidak memiliki niat untuk membangkitkan darah tersebut. Aku akan berkembang dengan kemampuan ku sendiri" sambung lan wu dengan nada tenang.


Huo dan lainya hanya menggeleng pasrah usai mendengar perkataan lan wu. Bagi lan wu yang merupakan pemilik takdir besar, tentu tidak akan sulit meningkatkan kemampuannya. Selain itu Huo telah merasakan sendiri kemampuan lan wu yang sangat merepotkan seorang jendral besar seperti dirinya. Pengalaman bertarung yang di miliki oleh lan wu tidak sebanyak Huo, namun Huo yakin bahwa lan wu telah melewati banyak pertarungan sulit yang menjadi pengalaman berharga bagi lan wu.


"Baikal adik Chi, kami tidak lagi memaksa mu. Kau harus mempelajari beberapa jurus milik keluarga kita, dan untuk hal ini kau tidak akan bisa menolaknya" ujar Huo bersamaan dengan tawa canggung lan wu.


"Kakak Huo kau telah melewati berbagai pertempuran hebat, dan telah bertemu dengan banyak pendekar yang ber kemampuan luar biasa, aku yakin kau juga mengetahui banyak hal. Bolehkah aku bertanya satu hal pada mu?" Ucap lan wu dengan raut wajah yang kini berubah serius.


Huo mengangguk dengan penasaran, ia menebak apa yang akan di tanyakan oleh lan wu tentulah bukan pertanyaan biasa.


"Apakah kakak Huo mengetahui tentang ras legenda?" Tanya lan wu yang kini merubah ekspresi wajah dari Huo.


"Adaik Chi, apakah kau bertemu salah satu dari mereka?" Tanya Huo dengan nada serius


"Bisa di katakan iya, apakah kakak memiliki dendam kepada mereka?" Tanya lan wu memastikan.


"Mereka adalah musuh utama dari keluarga langit, beberapa puluh tahun yang lalu mereka menyerang kerajaan langit dan membunuh banyak jendral serta prajurit kita. Saat itu aku beserta kakak-kakak mu sedang berada di perguruan dan hanya mendengar peperangan tersebut dari mulut ke mulut. Kemampuan ras legenda bisa di katakan setara dengan ras langit, dan tujuan dari penyerangan mereka ialah membawa mu yang saat itu masih sangat kecil, melihat situasi yang semakin buruk akhirnya ayah memutuskan untuk menyegel kekuatan besar di tubuhmu dan mengirim mu ke alam fana. Beruntung 9 tetua keluarga langit saat itu telah kembali dari pelatihan mereka, dengan bantuan 9 tetua akhirnya ras legenda berhasil di pukul mundur" jelas Huo membuat lan wu sedikit mengerti kekhawatiran di wajah semua saudaranya.


"Apakah ras legenda masih ada di dunia ini? Dan di mana mereka sekarang?" Lan wu kembali melontarkan pertanyaan.


"Chi'er.!! Apakah kau berniat pergi ke sana?!" Terdengar suara Huang dengan nada tinggi.


Huo dan lainya segera bangkit dan memberi hormat kepada Huang, sementara lan wu tak bereaksi sedikitoun melihat Huang yang menatap tajam ke arah nya.

__ADS_1


"Aku mengetahui semuanya dari dari Hui, kau berniat membantu seorang gadis yang memiliki darah ras legenda dan merupakan musuh besar dari kerajaan langit" ujar Huang dengan nada marah sembari duduk di kursi.


"Ayah, bagaimanapun dia hanyalah seorang gadis, selain itu aku hanya membantunya untuk menekan kebangkitan darah tersebut. Apa salahnya melakukan itu?" Jelas lan wu dengan nada tenang.


"Kau berani membantah perkataan ku?! Semua keturunan ras legenda merupakan musuh kerajaan langit, begitu juga dengan keturunan ras langit yang di mata ras legenda, meski niat mu baik tapi kedepanya tidak ada yang akan menjamin gadis tersebut berlaku baik pada mu.!" ujar kaisar bertambah geram


"Ayah, aku tidak mungkin dapat mengabaikan gadis tersebut. Aku telah berjanji untuk membantunya" lan wu kini beranjak bangkit dari duduknya.


Ia tidak ingin melanjutkan perdebatan tersebut, terlebih lagi ia telah mengetahui mengenai ras legenda dari Huo selanjutnya hanya tinggal mencari waktu untuk menemukan keberadaan ras tersebut.


"Kalau di pikir-pikir, untuk apa juga aku menemui ras legenda?" Heran lan wu seraya berjalan pelan meninggalkan ruangan tersebut.


"Chi'er, aku sarankan kau tidak kembali lagi ke alam dewa. Biarkan para jendral melakukan tugasnya dengan baik" ujar Huang sontak menghentikan langkah lan wu.


Pandangan lan wu di penuhi oleh kemarahan usai mengetahui maksud dari perkataan Huang kepadanya.


"Aura ini?" Heran Huo usai merasakan aura neraka dari arah lan wu.


"Aura milik adaik Chi sangatlah mengerikan" gumam ziyou seraya memandang wajah saudaranya yang lain.


"Ayah.. sebaiknya kau tarik kembali jenderal-jenderal tersebut.!! Jika terjadi sesuatu yang buruk kepada Fei, aku akan membawakan kepala seluruh jendar ke hadapan mu.!!" Aura neraka semakin pekat menyelubungi tubuh lan wu.


Mata Huo terbuka lebar usai melihat dengan jelas uara lan wu yang kini perlahan-lahan menjadi berwujud.


"Ayah, auranya.." kaget Shen seraya menatap ke arah Huang yang terlebih dahulu menyadari hal tersebut.


"Chi'er, sudah terlambat untuk menyelamatkannya, aku hanya ingin melindungi keluarga kita meskipun membunuh sebagai taruhannya" ujar Huang merasa sedih usai melihat lan wu yang begitu memikirkan Fei.


"Bukan masalah seberapa benci kau pada ras legenda, tapi ini menyangkut sebuah janji.!! Apakah kau ingin membuat ku mengingkari janji ku?! Bagaiaman aku memiliki muka menemui kakak Lou yu?!" Lan wu menarik pedangnya seraya berkata ke arah kerumunan prajurit yang menghalangi pintu keluar.


"Aku ingin pergi ke alam dewa, apakah ada yang ingin mencegah?! Jika iya aku katakan terlebih dahulu, kini aku tidak ragu lagi untuk memenggal setiap kepala yang menghalangi ku.!!" Ujar lan wu dengan marah marah.

__ADS_1


Sekali lagi lan wu hendak menunjukan sisi iblis dari dalam dirinya. Kemarahan lan wu memuncak hingga tak terbendung lagi. Nampak atap ruangan tersebut yang seketika hancur akibat munculnya sosok naga berwarna emas yang mengeluarkan auman besar menggetarkan ruangan tersebut.


Mata lan wu kini berubah menjadi berwarna merah, tubuhnya terselimuti tiga jenis api yang berada di dalam tubuhnya. Sebuah kekuatan yang sangat besar dari seorang yang memiliki takdir mengubah langit


__ADS_2