
Para tetua beserta murid nya telah bersiap dan hendak menuju ke istana kaisar , namun diantara rombongan itu tak terlihat keberadaan lan wu . Yiyi dan murid lan wu yang lain begitu menunggu kedatangan nya tersebut .
Padahal ia sendiri yang menyuruh semuanya untuk berangkat begitu pagi .
Dari kejauhan nampak lan wu yang melaju dengan keringat di wajahnya . Tatapan mata lan wu seperti menahan kesakitan yang teramat baginya . Urat-urat bermunculan di kening dan tangan nya begitu jelas .
Sontak yang menyaksikan kondisi lan wu menjadi begitu khawatir sekaligus penasaran .
"Guru apa anda sedang tidak sehat?" Tanya yiyi dengan wajah cemas
"Aghh.... Sepertinya kalian harus pergi tanpa ku " ujar lan wu sembari menyuruh xioca untuk berubah ke bentuk aslinya .
"Ketua , aku akan menemani anda di sini " kini Ming yu mendekati lan wu dengan tatapan khawatir
"Apa yang terjadi adik lan ?!" Kini Ling tak bisa menahan dirinya usai melihat lan wu mengerang kesakitan
"Hah...hah..hah... Aku sepertinya akan mencapai tahap dewa permulaan abadi " jelas lan wu usai berhasil meredakan sedikit kesakitannya
"Apa ?!!" Seluruh yang mendengarnya begitu terkejut dan hampir tak bisa menyelesaikan kata-kata mereka .
Dalam sejarah pedang dewa mereka sama sekali tidak pernah menemukan seorang dengan tahap setinggi itu , terlebih lagi lan wu yang baru berusia sekitar 20 an , dan bahkan mereka sebelumnya tidak mengetahui bahwa lan wu telah berada di tahap dewa .
"Tubuhku serasa tertusuk ribuan jarum panas , aku tak menyangka akan mencapai permulaan abadi begitu cepat , bahkan fisik ku belumlah cukup kuat untuk menahan kekuatan yang begitu besar " ujar lan wu sembari mengepalkan tangannya dengan kuat .
"Untuk itu ..aku akan melakukan pelatihan tertutup selama 5 sampai 7 Minggu . Aku akan mempercayakan pedang dewa kepada tetua Feng dan para tetua lainnya . Rahasiakan pelatihan ku dari siapapun dan katakan pada kaisar permasalahan ini " jelas lan wu sembari menatap serius semua tetua .
Ia begitu tak ingin melakukan pelatihan tertutup , namun disisi lain ia sangatlah harus meningkatkan tubuhnya mencapai tubuh dewa agar bisa menyerap energi yang begitu besar dan tidak membebani tubuhnya .
Ia berencana akan melakukan penempaan tubuh dengan menggunakan darah naga dewa dan api suci untuk mempersingkat waktu pelatihan nya . Sekarang yang begitu di disahkan lan wu adalah bencana dewa yang akan di lewatinya ketika hendak mencapai tahap dewa permulaan abadi . Ia membutuhkan sebuah tempat yang jauh dari pemukiman serta area pedang dewa
"Kau selalu saja mengejutkan ku " ujar Ling tersenyum senang mengetahui lan wu akan segera mencapai tingkatan tertinggi
"Hahahahah.. sepertinya aku Takan lagi mengidolakan pendekar langit , karena di pedang dewa akan ada yang bisa mengimbanginya " ujar tetua Feng begitu semangat
Para murid serta tetua yang lain turut merasakan kebahagian yang besar . Tidak lama lagi kekayaan pedang dewa akan segera datang
"Guru aku turut senang untuk mu , kau akan segera menjadi pendekar yang dapat mengubah susunan aturan di dunia pender kekaisaran ini " yiyi tersenyum lebar di ikuti dengan ke 5 muridnya memeluk lan wu sembari bersorak
Lan wu hanya tersenyum sembari melihat sikap para muridnya
"Aku Ming yu akan menjaga ketua sewaktu naik tingkat .ketua mohon jangan menolak " Ming yu memberi hormat kepada lan wu dan menawarkan dirinya untuk menjadi penjaga lan wu saat lan wu melakukan latihan tertutup
"Tetua Ming .. aku akan berlatih selama 5 bukan atau mungkin lebih , sebaiknya kau gunakan waktu mu untuk meningkatkan kemampuan mu di pagoda suci " jelas lan wu .
Memang di antara para tetua baru. tingkat ming yu lah yang paling rendah, sebab ia tidak pernah memasuki pagoda suci dan hanya melakukan pelatihan sewajarnya . Ming yu berkata bahwa ia hendak mengikuti jejak lan wu yang menjadi begitu hebat tanpa banrua apapun , meskipun lan wu telah mengatakan bahwa memasuki pagoda akan sangat baik bagi Ming yu mengingat semua fondasi nya telah begitu kuat . Tidak akan mustahil jika tiba-tiba Ming yu dapat menembuh tahap suci akhir dengan singkat .
Melihat Ming yu yang berisi keras hendak mengikutinya ,akhirnya lan wu pun mengiyakan .
Para tetua dan murid lan wu telah meninggalkan gerbang pedang dewa dengan bantuan xioca
Lan wu tidak akan terlalu khawatir soal pagoda suci saat kepergiannya di karenakan bantuan naga dewa yang memberikan segel perlindungan kuat dan Takan bisa di tembus oleh pendekar manapun selain orang yang berasal dari garis keturunan naga dewa.
**
Pertemuan di istana kaisar dihadiri hampir seluruh anggota sakte aliran putih terkecuali beberapa sakte kecil yang masih menggurung diri dari dunia luar .
Kedatangan rombongan pedang dewa langsung di sambut dengan baik oleh kaisar , terlebih lagi di rombongan pedang dewa tersebut terdapat ke 2 putrinya serta ke 3 anak kaisar di negara nig.
Banyak terlihat para tetua sakte lain yang mencoba mendekati anggota pedang dewa entah dengan maksud apa , namun Ling dan tetua Feng tidak begitu peduli . Mereka hanya menggunakan waktu mereka untuk bercakap dengan kaisar perihal lan wu serta pelatihan yang di harao agar di rahasiakan dari siapapun .
"Tentu saja tetua Ling .. anda dan seluruh anggota pedang dewa begitu banyak membantu ku terlebih lagi ketua lan , mengapa aku tak melihat kemampuan nya yang begitu hebat . Jika dia telah keluar dari pelatihan nya maka segera kabari aku " ujar kaisar an dengan ceria sembari mengangkat gelas arak di tangan nya .
Yiyi dan lili menceritakan tentang kemampuan hebat lan wu serta bagaimana mereka dapat mencapai kekuatan yang begitu hebat hingga kini .
Kaisar hanya mengangguk kagum sembari terus menanyakan seberapa kuat lan wu yang menjadi bahan perbincangan di seluruh kekaisaran Qin
"Ayah .. aku bahkan tak dapat melihat sekuat apa guru sekarang , namun kemampuannya di kekaisaran Qin sudah tidak ada yang menyamainya " jelas yiyi dengan wajah ceria .
**
Lan wu kini tengah berada dalam gua sementara Ming yu berada di depan mulut gua tersebut .
Lan wu memberikan 3 jurus pedang dari tusukan petir dan menyuruh Ming yu untuk mempelajarinya hingg akhir sementara lan wu bersemedi untuk menempa tubuh dewa serta menerobos dewa permulaan abadi
__ADS_1
**
Yiyi dan yang lain bergantian mengunjungi tempat lan wu selama beberapa hari usai lan wu melakukan pelatihan
Mereka sekedar menyapa Ming yu , serta memberikan makanan dan pil pemulih energi .
Yiyi pun memberikan sebuah lencana yang terbuat dari emas dengan tulisan pahlawan Qin
"Em yiyi bukankah ini terlalu berlebihan ? Yang pantas di hadiahi adalah ketua lan. Aku hanya membunuh beberapa puluh prajurit ." Ujar Ming yu merasa tidak pantas menerima lencana tersebut .
"Tetua Ming .. kau mampu mengalahkan seorang jendral emas biru yang telah merenggut banyak nyawa dari prajurit dan rakyat nega Qin . Penghargaan ini pantas kau dapatkan , soal guru tentu saja ayah ku memberikan hadiah juga " yiyi tersenyum sembari meletakan paksa lencana tersebut di tangan Ming yu .
"Emm baiklah , namun bisakah kau tidak memanggilku dengan sebutan tetua ? Aku sedikit tidak enak " Ming yu tersenyum canggung .
"Hehehehe... Kau terlalu sungkan pada ku tetua Ming , namun maaf aku hanya mengikuti peraturan " yiyi tersenyum mengejek Ming yu .
Ming yu menceritakan kondisi lan wu beberapa hari usai ia melakukan pelatihanya
"Ketua lan mengalami banyak perubahan .malam pertama aura nya begitu kuat hingga mampu membuat burung yang melintas di atas terjatuh akibat tekanan nya tersebut ., Pada malam kedua aura nya berubah menjadi hawa dingin dan membuat seluruh gua terselimuti lapisan es tipis ,namun paginya es tersebut telah hilang . Tadi malam aku melihat cahaya merah memancar ke langit dari tempat bertapanya ketua lan . Peningkatan aura nya begitu hebat hingga aku harus menempatkan diri cukup jauh agar tidak terkena tekanan auranya " Ming yu menjelaskan seluruh kejadian kepada yiyi .
Yiyi terlihat begitu senang , yang terpenting baginya adalah lan wu tidak mengalami kekurangan apapun .
Mereka bercakap cukup lama hingga akhirnya yiyi pamit pulang .
Usai kepulangan yiyi . Ming yu pun melanjutkan latihanya mempelajari 3 gerakan dari jurus tusukan kilat .
Meskipun itu hanya 3 gerakan , namun kemampuannya bahkan melebihi jurus yang memiliki ribuan tahap gerakan , selain itu melatih jurus tersebut membutuhkan pemahaman serta pengontrolan energi , terlebih lagi stamina pengguna nya haruslah besar .
Itulah alasan mengapa lan wu memilih Ming yu untuk mempelajari jurus pedang dewa kilat .
**
Beberapa Minggu telah berlalu ,kini di pedang dewa nampak banyak murid serta tetua dari perguruan yang berbeda
Kedatangan mereka adalah dengan maksud mengikuti kompetisi pertarungan antar murid berbakat tahun generasi muda .
Pemenang dari kompetisi ini akan mendapatkan hadiah berupa beberapa kitab jurus yang di ambil lan wu dari lembah neraka , serta senjata kelas Dewa awal .
Beberapa hari lalu para tetua datang melihat pelatihanlan wu yang kini tengah memasuki akhir penempaan tubuh dewa . Para tetua hendak menanyakan Ming yu apakah dia bisa berbicara kepada lan wu dan menanyakan pendapatnya soal pemberian izin bagi muid yang memenangkan kompetisi antar murid berbakat yang di ikuti seluruh perguruan di negara Qin .
Ming yu menggeleng . Ia mengatakan bahwa itu mustahil untuk berbicara dengan lan wu , sebab ketika memasuki gua tersebut maka mereka akan langsung kehilangan kesadaran akibat tekanan tingkat dewa yang sejak beberapa Minggu telah terasa hingga 6 langkah dari mulut gua .
Pedang tersebut hanya menuliskan di tanah berupa kata " aku mendengar kalian para tetua .. aku mengijinkan itu ,namun hanya pemenang pertama yang boleh masuk " para tetua sontak mengangkat alis nya mengetahui bahwa lan wu dapat mengendalikan pedangnya di situasi seperti sekarang .
"Hmm.. tingkat ketua lan akan melebihi seluruh pendahulu pedang dewa " gumam Feng dalam hati seraya mengangguk .
Kelima murid lan wu turut serta dalam kompetisi tersebut . Mereka menunjukan hasil latihanya selama ini
Yiyi , lili serta Zhen dan lue . Menjadi pusat perhatian di pertandingan tersebut .
Tanpa di duga mereka berempat hampir tak menggunakan seluruh kemampuan mereka untuk memenangkan setiap pertandingan .
Para murid tetua yang lain harus pasrah menerima kekalahan , tentu saja mereka mengetahui bahwa selain lingzi yang tidak begitu tertarik dengan pertarungan mereka ber 5 merupakan murid dari seorang yang begitu hebat di seluruh kekaisaran Qin , dan mendapat julukan dewa kematian usai membantai habis seluruh orang emas biru di kekaisaran Qin.
Terdapat banyak petarung muda berbakat yang saling mengadu kekuatan mereka dalam arena . Selain ke 5 murid lan wu terdapat juga sun er yang kini berhasil menguasai dengan sempurna jurus tapak matahari berkat penjelasan lan wu beberapa waktu lalu ..
Namun pada dasarnya ke 4 murid lan wu hanya ingin memperlihatkan bahwa mereka pantas menjadi murid lan wu dan tidak begitu berniat memenangkan pertandingan tersebut dan serentak mengundurkan diri dari pertandingan
Seluruh yang menyaksikan pertandingan tersebut begitu terkejut , padahal tidak mudah bagi mereka untuk menyandang juara utama , namun para tetua pedang dewa yang telah mengetahui karakter murid lan wu yang bahkan hampir sama dengan lan wu , hanya bisa tersenyum menggeleng .
"Saudar Heeng jangan sampai kalah ya .. kami sudah membuka jalan loh untukmu " teriak lingzi di sertai dengan tawa canggung heeng .
Pertarungan antar heeng yang melawan salah satu murid dari gunung buah berlangsung begitu seru .
Saling jual beli pukulan ,serta bertukar jurus dan kemampuan terbaik tidaklah lagi terelakan .
Beberapa kali heeng terjatuh dan hampir tak sanggup bertahan , namun berkat kegigihannya ia berhasil menumbangkan murid berbakat dari gunung buah.
Ling tersenyum senang melihat perkembangan heeng yang luar biasa , bahkan heeng tidak mengetahui bahwa lawanya berada di tahap suci awal ,sedangkan Heeng masih berada di tahap langit akhir.
Ke 5 murid lan wu mendekati Heeng yang kini baru sampai di kursi nya .
Mereka melontarkan pujian serta beberapa kritikan yang membuat hengg tersenyum canggung
"Apa?!!" Para tetua terkejut usai melihat seorang murid dari elang surgawi yang mengalahkan sun er dengan begitu mudah .
"Kemampuan nya sangat tinggi , mungkin ia berada di tahap suci menengah " ucapan tetua Feng yang mengejutkan para pendengar nya
__ADS_1
Di sisi lain nampak ketua Shu yang begitu geram melihat cucunya hampir kehilangan nyawa .
"Bocah .. ini hanya pertarungan persahabatan apakah kau perlu melakukan sejauh ini ?" Ujar Shu yang kini tengah berada di samping sun er sembari mengaliri tenaga dalam .
"Maaf kan aku ketua , aku hanya ingin menang dari cucu anda " ujar murid yang menjadi lawan sun er
Mendengar perkataan tersebut sontak Shu mengeluarkan auranya yang begitu kuat hingga membuat murid tersebut mundur beberapa langkah dengan wajah tegang .
Dari arah kursi penonton mendadak ketua elang surgawi melompat tepat di hadapan murid sakte nya yang sedang tertekan aura kuat milik Shu
"Ketua Shu .. aku minta maaf atas nama murid ku . Aku berharap ketua Shu bisa memaafkannya , sebagai gantinya aku berikan pil ini kepada anda untuk membantu menyembuhkan luka sun er " ujar Jan sembari memnyerahkan sebutir pil berwarna putih ke Shu
Pil tersebut merupakan pul berharga di sakte elang surgawi , karena terbuat dari esensi yang di ambil dari sebagaian roh elang surgawi yang terdapat di suatu tempat tersembunyi di sakte elang surgawi .
Melihat ketulusan Jan , akhirnya Shu menetralkan energinya .
"Ketua Jan begitu tulus dan merendah . Akan sangat tidak sopan bagi ku untuk memperpanjang permasalahan ini " ujar Shu dengan wajah tenang
Usai kedua ketua bersalaman akhirnya pertandingan di mulai kembali .
Beberapa kandidat peserta yang di jagokan perlahan di tumbangkan oleh murid elang surgawi
Di sisi lain Heng juga terus melaju ke putaran selanjutnya , dan akhirnya tibalah pertarungan puncak antar heeng melawan murid elang surgawi .
Sementara di tempat arena lain telah berlangsung pertarungan antar murid murid pedang terbang melawan murid sakte angin surga
Pertarungan di kedua tempat tersebut begitu seru hingga membuat menerpa tetua pedang dewa turun langsung ke pinggir arena untuk membentuk segel ruang agar tidak terjadi hal buruk di luar arena tersebut
Tak di sangka heeng yang masih berada di tahap langit akhir mampu mengimbangi murid elang surgawi dan mendesak nya dengan gerakan pedang sunyi .
Benturan kedua jurus di sertai sorakan penonton semakin menambah gugupnya para petarung
Meski begitu mereka tetap tidak mengakhiri dengan cepat
Nampak keheranan timbul di wajah murid elang surgawi menyaksikan Heng yang hanya terlempar dan tidak mengalami cidera berat usai menerima jurus yang sama dengan sun er
Peetarungan berlanjut hingga terjadi ledakan besar di arena pertarungan antara heeng melawan murid elang surgawi
"Sudah ku duga dia Takan bisa mengalahkan nya " Ling tersenyum menatap Heng yang masih berusaha berdiri kembali walau telah mengalami luka yang berat di bagian dadanya usai terkena jurus kuat dari lawan nya
"Saudara bolehkah ku tau nama mu ?" Tanya murid elang surgawi yang terdapat darah di cela bibirnya usai benturan jurus nya dengan heeng
"Kau boleh memanggil ku heeng, aku begitu senang bisa melawan orang yang begitu kuat seperti mu " ujar heeng yang kini telah berhasil berdiri walau harus menopang badanya dengan bantuan pedang .
" Aku adalah jen huxi murid yang paling berbakat di elang surgawi . Aku begitu kagum dengan saudara heeng yang mampu membuatku mengeluarkan jurus terakhirku dan masih bisa berdiri lagi " jelas Jen dengan wajah kagum
"Hahahaha kau meledek ya ? Aku bahkan hampir tak bisa menggerakkan kaki ku " heeng tertawa lepas di ikuti dengan Jen yang tertawa kecil .
Jen mendekati heeng bantu memapah heeng hingga ke kursi nya
"Apakah tetua guru saudara heeng ?" Tanya Jen sembari memberi hormat
"Benar , dan kau pasti adalah murid dari ketua Jan " Ling tersenyum tenang menatap Jen yang memiliki didikan yang begitu baik
"Anda benar tetua ketua Jan merupakan ayah ku " ucap Jen yang sontak membuat seluruh orang begitu keherann
Mereka bahkan tidak mengetahui bahwa Jan menikah apalagi memiliki seorang anak yang begitu berbakat.
"Aku hanya ingin meminta ijin pada anda untuk mengajak saudara heeng melakukan pelatihan bersama-sama dengan ku . Aku begitu mengagumi kemampuan saudara Heeng terlebih lagi semangatnya , aku ingin mempelajari beberapa hal dari saudara heeng dan akan memberi tahukan hal yang ku ketahui pada saudara heeng " ujar Jen dengan tulus sembari berharap Ling akan mengijinkan nya
"Aku sangat senang jika heeng memiliki teman berlatih seperti mu , terlebih lagi kata lan dan ayahmu merupakan teman seperjuangan , namun hal tersebut tergantung dari heeng sendiri. Aku hanya akan mengikuti nya " jelas Ling sembari menatap heeng
Heeng memutuskan untuk menerima tawaran Jen . Jen begitu senang hingga terus berada di sebelah heeng dan terus menanyakan berbagai hal , tak di sangka para murid lan wu mendadak akrab dengan Jen dan bertukar beberapa pengalaman
"Kau merupakan gadis yang imut " ujar lili sembari mencubit gemas pipi Jen
"MMM..kakak lili pipi ku sakit " rintih Jen di iringi tawa dari yang lainya
Sementara ketua Jan yang melihat tingkah anak gadisnya hanya bisa menghela nafas
Ia selama ini melatih Jen dan tidak pernah membawanya keluar dari elang surgawi di karenakan Jen memiliki tubuh spesial serta kemampuan yang begitu hebat sejak ia lahir .
Tubuh yang Jen miliki adalah tubuh senjata ilahi yang begitu hebat dan tak tertandingi di dunia manapun
Itulah sebabnya Jan begitu melindungi Jen dari tetua hin yang begitu memiliki nafsu untuk menguasai dunia
Namun berkat terbunuh nya hin oelh lan wu , ia bisa sedikit leluasa untuk melatih anaknya di sakte elang surgawi
__ADS_1
Dan memutuskan untuk mengikut sertakan Jen di kompetisi murid berbakat di pedang dewa dan bermaksud memberitaukan lan wu perihal ini .
Namun ia sedikit kecewa mendengar lan wu yang tengah melakukan pelatihan yang cukup lama ,akhirnya ia mengurungkan niatnya untuk memberi tau lan wu .