Pendekar Kelana Ll

Pendekar Kelana Ll
rencana yang gagal 2.64


__ADS_3

Tidak berselang lama, nampak terjadi pertikaian diantara 2 keluarga di tempat tersebut. Mereka saling berbalas kata seraya mengeluarkan aura petarung satu sama lainnya.


Mereka merasa bahwasanya hadiah dari istana naga iblis yang mereka terima tertukar. Kelompok lainya merasa keberatan, sebab mustahil jika pemberian tersebut tertukar sebab mereka sendiri yang mengambilnya dari tangan utusan tersebut.


"Selama beberapa abad, keluarga hyu yang berdedikasi besar kepada istana naga iblis sementara sisanya hanya mengerjakan tugas kecil. Apa pantas jika kalian 4 keluarga lainya mendapatkan penghargaan yang lebih dari kami..?!" Ujar seorang pria yang merupakan pemimpin dari keluarga hyu.


" Hyu Lang..! Kau berniat mengambil keuntungan dari hari baik ini.? Jangan berfikir bahwa kami keluarga Dong dapat kau tindas..!" Balas Dong fan seraya berjalan mendekat ke arah Hyu Lang.


"Jika memang kalian hebat, mari kita adakan pertandingan memperebutkan kunci menuju istana naga iblis..hehehe" ujar seorang pemuda dari keluarga Hyu.


"Hyu Gu, jangan menambah masalah ini semakin besar. 5 keluarga telah berjanji untuk tidak berperang selamanya, jika kita melanggar perjanjian tersebut maka kita pasti akan di usir dari istana naga iblis area bawah" ujar seorang pemuda dari keluarga Dong.


Mendengar ucapan pemuda tersebut, sontak situasi mendadak hening. Terlihat keluarga Hyu saling berbisik seakan tengah mencari cara lain.


"Kau dan aku sama-sama penerus dari 2 keluarga, aku sedikit kecewa melihat dirimu yang tidak memiliki pemikiran baik" sambung pemuda tersebut memecah keheningan.


"Kepar*t.!!" Geram Hyu Gu seraya melesat cepat kearah pemuda dari keluarga Dong.


Beruntung salah satu tetua dari keluarga Hyu mampu menahan Hyu Gu yang hanya tersisa beberapa senti sebelum mendaratkan pedangnya di leher pemuda tersebut.


"Tenanglah tuan Gu, apa yang di katakan oleh tuan Xan ada benarnya.." ucapan tetua tersebut di potong oleh Hyu Gu.


"Beruntung nya dirimu Dong Xan... Jika tidak mungkin saja kau sudah mengejar ibu mu.." ujar Hyu Gu tersenyum mengejek.

__ADS_1


Dong Xan hanya tersenyum tenang sembari mengajak ayahnya untuk kembali mendekat ke anggota keluarga lainnya.


Di sisi lain nampak Lan wu tersenyum penuh maksud seraya menatap benda yang di pegang oleh Dong Fan.


"Ah... Nasib baik hanya berlaku untuk orang baik.." pikir Lan wu sembari tersenyum.


Usai kedua belah pihak tenang, nampak 4 keluarga lainya telah menjauh dari tempat tersebut dan hanya menyisakan keluarga Dong yang tengah mendiskusikan sesuatu.


melihat hal tersebut, Lan wu dengan cepat bergerak kearah Dong Fan yang masih memegang benda yang di berikan oleh utusan istana.


Akan tetapi Dong Xan dengan cepat menyadari pergerakan Lan wu. Ia segera menghadang Lan wu dari depan.


"Buk.. buk.!" Terjadi jual beli pukulan dengan cepat sesaat sebelum Dong Xan melompat kebelakang akibat kehilangan keseimbangan.


Pertaruangan kembali terjadi , kini Lan wu berhadapan dengan 3 tetua beserta Dong Xan. Mereka menyerang Lan wu dengan kekuatan penuh hingga sedikit menyudutkan dirinya.


Ia beberapa kali menghindari serangan energi dari 3 tetua sembari menahan pukulan Dong Xan yang terus menghujaninya.


" 3 penyerang jarak jauh, sementara si tuan muda ini menyerang ku secara langsung.. sungguh buah dari kecerdasan ku begitu pahit.." pikir Lan wu sembari melompat mundur.


"Diagram naga istana iblis..!" Ujar salah satu dari tiga tetua tersebut.


"Pengguncang bumi..!" Ujar Dong Xan seraya memukul tanah yang ia pijak.

__ADS_1


Sontak tercipta guncangan hebat di sekitar Lan wu. Lan wu yang baru menyadari situasi tersebut akhirnya melompat ke atas sesaat sebelum puluhan pilar tanah mengurung nya.


"Langkah ke dua, tarian naga angin" sambung Dong Xan bersamaan dengan munculnya energi berwujud naga dari arah atas.


Lan wu begitu terkejut melihat jurus hebat dari Dong Xan. Ia segera mengeluarkan pedangnya menyambut serangan dari naga tersebut yang begitu lincah.


Ledakan hebat tercipta bersamaan dengan mendaratnya Lan wu di tanah. Terlihat baju nya yang sedikit terkoyak akibat ledakan barusan, sementara Dong Xan dan para tetua terlihat heran menatap Lan wu.


"Anak muda.. kau memiliki kemampuan yang begitu hebat, aku sungguh kagum" ujar salah satu tetua sembari mengelus-elus janggut nya.


"Ah.. tetua terlalu memuji, buktinya jurus kalian mampu membuat ku jadi seperti ini" ujar Lan wu seraya tersenyum tipis.


"Sayangnya kau malah menggunakan kemampuan mu untuk mencuri..hais." sambung Dong Fan.


"Hahahaha.. jika bukan karena benda yang kau pegang sangat berarti bagi ku, mana mungkin aku Sudi melakukan hal memalukan seperti ini.." kini Lan wu menyarungkan pedangnya sembari bersiap untuk pergi.


Perkataan Lan wu nampak membuat rasa penasaran keluarga Dong terlihat. Mereka bertanya-tanya tujuan sebenarnya dari Lan wu yang begitu menginginkan kunci menuju istana naga iblis. Padahal Lan sendiri tidak menunjukkan tanda-tanda bahwa ia memiliki keturunan ras naga.


"Apa sebenarnya tujuan mu menginginkan kunci ini?" Tanya Dong Fan dengan wajah menyelidiki.


"Ah... Kalau begitu aku akan jujur, sebenarnya aku berasal dari alam utuh, aku merupakan murid dari naga iblis yang berada di alam utuh" jawab Lan dengan tenang.


"Apa. !? Bagaimana kami bisa percaya..?" Kaget mereka serentak.

__ADS_1


"Aku sudah mengatakan yang sejujurnya, terserah jika kalian tidak mempercayai ku" sambung Lan wu memancing.


__ADS_2