Pendekar Kelana Ll

Pendekar Kelana Ll
Mahkluk misterius 2.8


__ADS_3

Lan wu segera mencari portal yang di maksud oleh ketua sakte. Ia mengamati beberapa bercak hitam di tembok menara tersebut dan menyesuri ujung dari bercak tersebut. Senyum terhias di bibir lan wu usai menemukan sebuah lingkaran kecil berwarna hitam yang menjadi titik berkumpulnya bercak tersebut.


Lan wu mengeluarkan energi hitam sembari menempelkan telapak tangannya di luaran tersebut.


Tubuh lan wu mendadak tersedot kedalam menara tersebut dengan cepat bersamaan dengan tekanan dasyat yang menekana jiwa lan wu hingga merasa akan hancur di buatnya.


Lan wu segera duduk bersila seraya mengaliri energi hitam. Tekanan tersebut perlahan-lahan berubah menjadi suolement yang menerobos masuk kedalam tubuh lan wu.


"Huff..hampir saja roh ku di hancurkan. Benar-benar berbahaya, Bahakan aku yang telah memiliki energi hitam masih bisa di tekan begitu kuat oleh energi disini" pikir lan wu sembari berjalan kearah depan.


Menara tersebut sangatlah luas, dan tekanan energi di setiap sudut berbeda-beda setiap 16 langkah.Pada awal masuk lan wu menerima tekanan energi serta besar 10% dan setelah 16 langkah tekanan tersebut naik sebesar 5% hingga kini total tekanan yang berhasil di tahan oleh lan wu adalah 20%. Lan wu memilih untuk berhenti sejenak seraya memenfaatkn tekanan energi hitam tersebut untuk di serap olehnya.


Aliran energi yang masuk kedalam tubuh lan wu jiah lebih besar. Berbeda dengan penyerapan energi yang di lakukan lan wu di luar menara. Perbandingan tersebut mungkin dapat di bandingkan seperti 1/10. Itu pun lan wu masih berada di tingkat dasar dan belum menaiki tingkat 2 dan tiga.


Lan wu menyerap energi hitam sembari mengaliri api iblis di seluruh badannya. Api iblis sekaan mendapat nutrisi dari menara tersebut dan kian menambah tekanan aura dari api tersebut.


**


Nampak kini terlihat Fei dan Lou yu yang tengah berjalan mengarah ke villa. Lou yu menjelaskan bahwa lan wu mendapat tugas khusus dari ketua sakte dan tak sempat mengatakanya kepada fei. Fei menerima ucapan Lou yu namun entah mengapa ia kembali terlihat sedih. Lou yu tak banyak berbicara dan membiarkan Fei menenangkan dirinya sendiri. Lou yu hanya berharap agar lan wu bisa mencapai tingkat energi hitam tanah tepat pada waktunya.


Selain itu ketua sakte telah mempersiapkan rencana cadangan bila lan wu sedikit terlambat untuk keluar dari menara energi hitam. Tanpa sepengetahuan fei, ketua sakte membentuk tim khusus yang terdiri dari 3 tetua besar, 9 murid dalam peringkat besar, murid khusus dan 10 murid yang menguasai formasi pelindung. Tim tersebut di ketuaibokeh Lou yu dan di pimpin langsung oleh ketua sakte.


...


Ke esokan harinya nampak salah satu tetua yang menjaga menara energi hitam, merasakan tekanan menara tersebut yang semakin kuat dan tidak seperti biasanya.bia segera menyuruh bebeepaa murid yang juga bertugas menjaga menara tersebut untuk memeriksa setiap sudut dari menara tersebut. Tetua penjaga sedikit cemas bila terdapat lubang di salah satu sudut menara tersebut.


"Energi hitam disini, mengapa lebih pekat dari energi hitam yang ku serap sewaktu di luar menara?" Pikir lan wu yang masih duduk seraya memejamkan matanya.


"Hiah..!!" Lan wu melepaskan energi hitam miliknya bersamaan dengan api iblis yang menyelubungi tubuh lan wu layak sebuah baju zirah.


Tekanan yang di rasakan oleh lan wu kini sudah menghilang usai ia membiasakan dirinya sembari menyerap energi hitam tersebut. Lan wu berencana akan menetap di lantai kedua dan akan melakukan penyerapan energi pada bagian tengah dari tingkat dua.meskipun energi di tingkat satu sangatlah besar, namun akan membutuhkan banyak waktu bagi lan wu untuk mencapai tingkat energi hitam tanah.


Ia harus mengambil resiko yang besar agar mendapat hasil yang besar juga. Di sela pikirannya tersebut mendadak sebuah aura yang begitu kuat melesat dengan cepat kearah nya. Lan wu segera menghunus pedangnya dan meningkatkan kewaspadaannya. Ia melepaskan energi hitam seraya mengayun pedang miliknya dan sontak menciptakan tekana angin yang begitu hebat. Lan wu dapat melihat sebuah monster besar tengah berdiri di depannya seraya meneteskan liur dari mulutnya.


"Menurut kita energi hitam, mahkluk ini adalah monster yang terbentuk sebahai wujid dari ke inginkan alam utntuk membinasakan semua mahkluk yang hendak di binasakan oleh kebencian dari alam" ujar lan wu yang mengetahui monster mengerikan di depannya tersebut.

__ADS_1


"Ugh..dia sangat pemarah" ujar lan wu seraya melompat menghindari pukulan dari monster tersebut.


Lantai menara yang terkena pukulan monster tersebut sontak menjadi hancur. Lan wu terus menghindari setiap serangan dari monster yang tidak membiarkan dirinya untuk beristirahat sedikitpun.


"Hmm..kulitnya begitu keras" gumama lan wu usai melihat tebasan pedangnya yang hanya mampu menggores kecil kulit monster tersebut


Monster tersebut mengaum dengan begitu kerasa bersamaan dengan energi hitam yang berkumpul dengan cepat di mulut nya. Lan wu menjaga jaraknya dari monster tersebut. Tatapan mata lan wu penuh selidik seraya memikirkan bagaimana caranya agar serangan monstr tersebut tidak menimbulkan kecurigaan dari luar.


"Harus kuat, namun jangan sampai menghancurkan" ujar lan wu berulangkali seraya energi hitam yang terkumpul di telapak tangan lan wu.


Ia mengarahkan tinjunya bersamaan dengan monster tersebut yang melepaskan seluruh energi dari mulutnya.


Energi hitam dari tangan lan wu terbagi menjadi beberapa tali dengan ukuran sedang yang menyebar kemudian secara serentak membaluti bola energi dari monster tersebut.


"Sangkar hitam" ujar lan wu seraya mengangkat tangan kirinya sembari di kepalkan dengan kuat.


Lan wu terserwt mundur beberapa langkah akibat efek ledakan yang tidak sepenuhnya dapat di halau oleh sangkar hitam.


"Jangan berfikir untuk kabur" ujar lan wu seraya mengejar monster tersebut yang berusaha lari dari lan wu.


"Akar api iblis" ujar lan wu sembari membentuk api iblis menyerupai akar dengan ukuran besar.


"Fiuhhh...untung saja aku mempelajarisatubjuris dari energi hitam. Kalau tidak mungkin akan sangat berbahaya bila bertarung dengan mengandalkan kekuatan" ujar lan wu yang meyakini kemampuan hebat lainya dari monster tersebut.


Sangkar hitam merupakan sebuah jurus yang memecah energi menjadi beberapa bagian. Sangkar hitam dapat menutupi sebuah jurus dan mengurangi efek ledakan serta mampu menyerap energi yang terkurung di dalam sangkar tersebut. Semakin tinggi tingak energi hitam yang di miliki oleh lan wu, sangkar tersebut juga akan semakin kuat. Lan wu berencana hendak menggunakan jurus tersebut untuk mengurung kemampuan Fei saat proses terbangkitnya darah di tubuh Fei secara sempurna.


Baru saja lan wu hendak melangkah menuju ke area inti di tingkat dasar tersebut. Mendadak sangkar yang membelenggu monster tersebut hancur berkeping-keping.


Monster tersebut terlihat mengalami perubahan bentuk dan menyerupai seperti manusia dengan sayap hitam serta dua buah tanduk yang dibunuhnya mengeluarkan cahaya berwarna merah pekat.


Aura yang terpancar dari mahkluk tersebut sangatlah kuat, dan bahkan mempengaruhi tekanan energi hitam di tingkat dasar tersebut. Dengan bola mata yang nwrwarn kini terang, mahkluk tersebut mendekati lan wu dengan perlahan.


" Cih..sepertinya hanya bisa bertaruh pada takdir" ujar lan wu yang merasa tak dapat memenangkan pertarungan tersebut.


Lan wu mengeluarkan seluruh tekanan aura miliknya seraya membentuk ratusan pisau api iblis di sekitar nya.

__ADS_1


Ia mengeluarkan pedang sunyi yang setara dengan induk pedang sunyi yang ada pada yiyi.


Lan wu mengalirkan energi hitam di pedang sunyi dan merubah warna dari pedang tersebut menjadi hitam pekat dengan kobaran api iblis di seluruh setiap bagian dari pedang tersebut. Pertarungan berat akan segera di hadapi oleh lan wu. Ia bahkan tidak pernah mengetahui jenis ras dari mahkluk yang berdiri tenang di hadapannya.


**


Di luar menara nampak telah berkumpul para murid serta 4 tetua yang bertugas menjaga menara tersebut. Mereka tak dapat menyangkal tekanan energi yang semakin kuat memancar dari dalam menara tersebut. Mereka jelas mengetahui ada hal yang aneh dengan menara tersebut, namun tidak ada satupun dari mereka yang mampu untuk memeriksa kedalam. Terlihat raut wajah ketua sakte yang begitu cemas seraya menatap ke arah menara tersebut dari kejauhan.


"Aura membunuh yang begitu besar, selain itu terasa juga aura milik lan wu yang tidak sekuat dengan aura membunuh ini" gumam ketua sakte seraya memandang serius ke arah menara energi hitam.


Lou yu juga merasakan hal yang sama dengan ketua sakte, ia bahkan tidak dapat duduk usai merasakan kedua aura hebat yang salaing menekan satu sama lainnya, namun tetap saja aura milik lan wu masih berada di bawah dari aura membunuh yang begitu murni.


Lou yu memutuskan untuk menemui ketua sakte dan hendak membahas tindakan apa yang harus mereka ambil untuk menjamin keselamatan dari lan wu. Selain itu ini pertama kalinya selama puluhan tahun di teratai putih terasa aura yang begitu mengerikan. Jelas ini bukan aura dari energi hitam,tetapi aura dari seorang kultivator yang memiliki tingkat pelatihan tinggi melebihi ketua sakte.


"Aura ini berada di tingkat yang sama dengan milik naga dewa, dari ras naga. Apakah dia bermaksud menyerang kita?!" Ujar seorang tetua dengan nada sedikit geram.


"Tenangalah, saat ini kita fokus membentuk segel pelindung. Jangan biarkan aura serta energi hitam menerobos keluar dari menara tersebut" seru tetua lainya.


Terlihat juga di sebuah restoran, hanzeng nampak mengerutkan alisnya seraya menerka siapa lawan dari lan wu dan di manakah mereka bertarung. Hanzeng begitu bingung karena menurut yang di katakan oleh ketua sakte. Lan wu tengah menjalankan misi pertamanya sebagai murid tertai putih.


Tapi hanzeng tak mungkin salah mengenali aura yang di miliki oleh lan wu.


"Bocah ini, mengapa senang bermain petak umpet dengan ku?!' nada hanzeng sedikit geram.


"Hmm..apapun yang terjadi kau jangan sampai kalah, atau aku akan menginjak kuburan mu nanti" sambung hanzeng seraya meneguk arak di cangkir.


...


Di dalam menara terlihat lan wu dan mahkluk tersebut berlari seraya menyiapkan jurus Meraka masing- masing.


Dari tangan mahkluk tersebut mendadak terbentuk sebuah besi panjang berwarna hitam.


"Maju kau burung aneh" teriak lan wu sesaat sebelum senjata kuat mereka saling bertemu.


"Duar..!!" Pertemuan kedua senjata tersebut menciptakan ledakan energi yang menghancurkan lantai di sekitar arena mereka bertarung.

__ADS_1


Bunyi langkah kaki yang tengah berlari terdengar sesaat sebelum menghilang bersamaan dengan terjadinya ledakan susulan di sisi lain tempat pertarungan tersebut.


Siapa yang kalah?.


__ADS_2