Pendekar Kelana Ll

Pendekar Kelana Ll
Hari terakhir di pedang dewa


__ADS_3

Lan wu mengecek kembali kondisi pagoda suci ,khususnya pedang api . Usai memeriksanya ,kini lan wu mengarah ke gerbang keluar pedang dewa yang terlihat telah ramai di penuhi para tetua dan murid pedang dewa . Terlihat juga yueyin,yinqi ,quon ,dan sebuah wajah yang begitu lama tidak di lihat oleh lan wu .


" Kakak Jun , lama tidak bertemu "lan wu tersenyum ke arah Jun Li yang terlihat begitu berbeda .


"Hahahaha. Aku begitu terkejut usai mengetahui bahwa kau masih hidup ,sayang sekali padahal aku ingin menceritakan beberapa hal ,namun kau akan segera meninggalkan pedang dewa " Jun Li mendekat sembari mengulurkan tangan nya


"Pertemuan terakhir kita begitu buruk , aku meminta maaf pada mu " ujar Jun Li membuat lan wu terlihat sedih .


"Kakak .. kau sama sekali tidak bersalah , justru aku yang hampir membahayakan mu ,bagaimana jika kita melupakan hal itu dan menjadi saudara dari sekarang " lan wu menjabat tangan Jun Li


Lan wu menatap Jian yang kini tengah berbicara dengan salah satu tetua kuil matahari .


Entah mengapa lan wu seketika merasa benci usai mengetahui bahwa mereka hendak mengambil keuntungan saat ia menghadapi petir pengadil .


"Kakek aku akan segera pergi , mohon jangan percaya apapun dan siapapun. Semakin pedang dewa mengudara ,maka semakin kencang angin yang menginginkan nya jatuh ." Ujar lan wu seketika membuat wajah tetua kuil api berubah .


"Sampah seperti dia tidak pantas di ajak bicara !!" Dengan tiba-tiba lan wu mengeluarkan aura neraka yang membuat tetua kuil matahari melompat dengan ketakutan


Melihat hal tersebut seketika 5 tetua kuil api yang ada di situ ,hendak menghentikan aura lan wu .


Namun dengan cepat api hitam menghalangi langkah ke 5 nya .


"Haiss.. hentikan itu bocah , para tetua di utus oleh ketua Shu untuk meminta maaf perihal di bidang dewa . Aku tidak ingin ini berlanjut " Jian menepuk pundak lan wu bersamaan dengan netral nya api dan aura neraka nya .


Lan wu mendengus kesal sebelum akhirnya mengangguk setuju .


"Aku akan segera pergi , aku pamit " ucap lan wu mengucap salam perpisahan


Seluruh mata memandang punggung lan wu yang dengan tenang berjalan seperti tak pernah merasakan beban berat , mereka begitu iri melihat kemampuan lan wu yang begitu hebat , namun di satu sisi mereka juga begitu senang mendapatkan teman seperti lan wu yang tak pernah pelit dalam  ilmunya .


**


"Aku tidak menyangka akan melakukan perjalanan seperti beberapa tahun lalu . Ku rasa ini akan menjadi perjalanan yang melelahkan " ujar lan wu yang kini tengah memacu kecepatan nya .


Lan wu hendak segera mencapai sebuah kota yang merupakan wilayah perbatasan antara kekaisaran QIN dan kekaisaran emas biru .


Rute yang di lewati lan wu terbagi menjadi dua yaitu rute darat dan laut dengan menggunakan kapal untuk sampai di daratan kekaisaran emas biru ,sedangkan waktu perjalanan tersebut membutuhkan hampir seminggu pelayaran , dengan demikian barulah ia akan sampai di kota utama emas biru .


..


Hari semakin sore, lan wu dengan tingkatnya yang tinggi kini telah memasuki wilayah kota Ten yang merupakan kota yang memisahkan kekaisaran QIN dan emas biru . Tepat saat langit telah gelap lan wu pu telah memasuki kota tersebut .


"Ini bisa di katakan merupakan kota yang besar " ujar lan wu yang menatap berbagai tempat mewah yang terlihat di matanya .


Lan wu mencari penginapan dan akhirnya menemukan sebuah penginapan yang begitu mewah , terlihat dari cara mereka menyambut tamu , serta di penginapan tersebut juga terdapat restoran mewah di tingkat duanya .


Lan wu memasuki kamarnya dan membersihkan diri serta mengganti pakaiannya lalu mengunjungi restoran tersebut untuk mengisi perutnya yang begitu keroncongan .


Lan wu memesan beberapa hidangan yang terbuat dari daging serta semangkok nasi dan di tambah dengan arak terbaik di tempat tersebut . Pelayan yang melayani lan wu  begitu menjaga tingkah lakunya , ia mengira bahwa lan wu merupakan seorang bangsawan yang tidak boleh di kecewakan .


"Ah...tuan ini terlalu banyak " ujar pelayan wanita yang terkejut melihat 10 koin emas yang di berikan lan wu sebagai ungkapan puasnya atas pelayanan tersebut


"Nona melayani ku dengan begitu baik , sudah sepantasnya aku membalas jasa anda " lan wu menjawab dengan senyuman sementara pelayan tersebut menunduk dan mengucapkan terima kasih .


Tak lama kemudian terlihat 2 orang pemuda dan seorang wanita memasuki restoran tersebut . Melihat dari penampilan mereka , lan wu meyakini bahwa mereka berasal dari keluarga kaya dan mungkin mempunyai kedudukan tinggi di kota Ten.

__ADS_1


Pelayan yang melayani lan wu tadi , kini menghampiri ke 3 orang tersebut dan memberikan pelayanan terbaik .


"Nona .. anda memiliki bentuk tubuh yang bagus , mengapa tidak duduk di sini dan menemani ku minum . Aku jamin pasti kau akan mendapatkan bayaran yang begitu besar " ujar seorang pria sembari melingkarkan tangan nya di pinggang pelayan tersebut .


"Tu..tuan , aku masih harus melayani tamu yang lain " jawab pelayan tersebut sembari berusaha menolak


Namun pria tersebut justru menariknya paksa hingga membuat pelayan tersebut duduk di pangkuan pria yang sedari tadi menggoda nya .


Beberpa orang yang tidak suka dengan tingkah pria tersebut sontak berdiri dan mencela perbuatan pria tersebut .


"Kalian berani menentang putara walikota hah?!" Seru pria satunya sembari mengeluarkan aura petarung .


"Tingkat langit menengah ? Hmmm.. tidak buruk " ujar lan wu tersenyum sembari menatap pria yang mengeluarkan aura tersebut


Orang- orang yang hendak menyerang putra walikota mendadak mengurungkan niatnya . Mereka begitu mengenal baik walikota ,terlebih lagi terdapat seorang pengawal pribadi yang berada di tingkat suci awal . Tentu saja mereka tak hendak menghabisi hidup cuma di karenakan perkara sepele


Pelayan tersebut terus berteriak memohon di lepaskan akibat kelakuan putra walikota yang terus menjamah tubuh pelayan tersebut . Melihat hal itu ,lan wu memutuskan untuk sedikit bertingkah


Ia bermaksud hendak menemui walikota tersebut ,dan melihat kelakuannya apakah sama seperti ke 3 anak nya


" Saudara bisakah kau melepaskan gadis tersebut untuk ku " ujar lan wu yang kini telah berada di samping putra walikota


"Hmmm.. keberanian mu pantas di puji , namun kau harus mengetahui bahwa di kita ini tidak ada yang berani menyinggung ku . Apakah kau ingin berurusan dengan pengawal keluarga kami ?" Ujar pria tersebut usai melihat pedang yang berada di pinggang lan wu


Belum usai lan wu hendak menjawab , kini dari arah belakang nampak saudara dari pria di depannya tengah mengayunkan pedang . Dengan cepat lan wu menangkap mata pedang tersebut dengan dua jarinya .


Melihat hal tersebut wanita yang sedari tadi diam ,kini menyerang lan wu dengan cepat


" Kalian membuatku kehilangan nafsu makan " ujar lan wu sembari dengan munculnya aura kuat yang membuat ke tiga anak wali kota tersebut berlutut .


" Kau akan mati karena berani menyerang ku !!" Geram pria yang berada di bawah kaki lan wu .


Dari kejauhan lan wu merasakan 2 orang dengan aura cukup kuat mendekat kearah restoran tersebut ,dan tak lama muncullah pengawal keluarga dan walikota tepat di belakang lan wu .


"Apa kalian juga hendak menyerang ku ?" Lan wu meningkatkan aura nya sedikit dan berhasil membuat lantai di restoran tersebut retak .


Ke 3 anak walikota sontak merinding ketakutan usai merasakan aura yang lebih mengerikan dari milik pengawal keluarganya .


" Tuan jendral besar ..anak ku sama sekali tidak mengenali anda , mohon untuk anda berbaik hati dan melepaskan nya . Aku sendiri yang akan menanggung perbuatan ke 3 anak ku " ujar walikota semati membungkuk di belakang lan wu .


" Tuan  ho meeng , untuk kali ini aku akan berbaik hati pada ke 3 anak mu , namun mulai detik ini aku tidak ingin melihat ataupun mendengar hal seperti ini " ujar lan wu sembari duduk di kursi yang di pesan oleh anak ho.


"Tentu saja jendral besar aku akan memberi hukuman kepada ke 3 anak ku " ujar ho sembari menatap ke 3 anak nya dengan tatapan geram.


Lan wu menatap ke arah pengawal ho yang tetap berdiri tegak seakan tak memandang lan wu . Lan wu sebenarnya tidak mempermasalahkan nya , hanya saja tatapan tajam yang di lontarkan pengawal tersebut seakan mendidihkan darah lan wu


Lan wu mengeluarkan api iblis yang menciptakan tekanan besar di sertai aura yang begitu mengerikan .


Api iblis berkobar di tangan kanan lan wu dan kian membesar hingga menutupi seluruh tangan nya .


Melihat hal mengerikan seperti itu , mendadak ho segera menyerukan pengawalnya agar meminta maaf


"Tidak perlu , seperti pengawal mu sangat kuat . Aku jadi hendak sedikit bermain dengan nya " ujar lan wu menyeringai


"Jendral besar , menurut ku kau tidak pantas dengan kemampuan lemah mu " jawab pengawal ho sembari mengayunkan tinju energi berwarna putih pekat tersebut .

__ADS_1


Lan wu kini menatap menatap tajam usai mendengar ucapan dari pengawal tersebut


Dengan mudah lan wu menahan pukulan pengawal tersebut tanpa mengubah posisi duduknya . Seketika mata pengawal tersebut terbuka lebar ,dan mengetahui identitas sebenarnya dari jendral besar yang di umumkan oleh kaisar tersebut .


"Anj*Ng emas biru mengapa masih berani di sini ? Bukankah aku sudah berbaik hati membiarkan mu hidup ?!" Lan wu melepaskan seluruh aura nya dan membuat restoran tersebut berguncang hebat .


Menyadari hal tersebut lan wu segera menetralkan auranya .


"Ke..Keke..ketua lan ...." Ucap pengawal ho denga terbata


Seluruh yang berada di restorang tersebut sontak memberi hormat dan tidak berani bergerak sebelum di bolehkan oleh lan wu .


"Yang tidak bersangkutan kalian boleh menikmati hidangan sembari menonton pertunjukan pedang dari kami berdua " ujar lan wu semakin membuat pria di depannya menggigil ketakutan


 


Ia mengetahui betul ,bagai mana dengan mudahnya salah satu Kasim emas biru di bunuh dan di permalukan dengan hina oleh lan wu . Bahkan kaisar sendiri tidak berani mengusik lan wu .


"Meeng hi bukankah sudah kubilang agar tidak menyembunyikan Bangs*t-bangs*t emas biru ?! Apakah kau hendak menentang perkataan ku !!" Lan wu membuat ho bersujud memohon ampun hanya dengan perkataan nya .


"Sekarang katakan ,kau Ingan mati dengan cara apa ?" Lan wu menatap tajam ke arah pria di depan nya yang kini menahan kesakita usai kepalan tangannya di aliri api iblis oleh lan wu .


Mendadak ekspresi wajah lan wu  berubah usai ia melihat sebuah foto yang terselip di dalam baju pria tersebut .


Lan wu segera melepaskan tangannya dan menetralkan api iblis . Perbuatan lan wu membuat walikota dan pria di depannya begitu heran .


Lan berfikir beberapa saat sebelum akhirnya menanyakan sebuah pertanyaan kepada pria emas biru tersebut .


" Apakah kau mengenali miyui ?" Ujar lan wu mengalihkan pandangan nya


"Be..benar ketua , dia merupakan adik perempuan ku ..apakah ia mempunya salah kepada anda ?" Ucap pria tersebut dengan wajah kaget bercampur keresahan .


" Dimana dia sekarang ? Apakah penyakit nya sudah sembuh ?" Ujar lan wu yang seketika membuat pria tersebut tercengang .


" I..iya ketua .kalau boleh tau bagaimana anda mengetahuinya ?"


" Tanyakan sendiri padanya . Katakan pada dia kau bertemu dengan sein " ujar lan wu sontak membuat pria di depannya kini bersujud dan berterimakasih .


Ia tak menyangka bahwa lan wu merupakan orang yang selama ini di carinya untuk berterimakasih .


Lan wu mempersilahkan semuanya berdiri dan memutuskan untuk tidak memperpanjang masalah malam hari tersebut . Kini kemarahannya telah di tenangkan oleh kabar baik dari orang yang begitu ia khawatirkan .


Beberapa tahun yang lalu , lan wu terkena racun ular terbang usai bertarung dengan pendekar hebat aliran hitam tersebut . Lan wu mampu menahannya dengan bantuan api hitam , namun hal tersebut membuat kondisi lan wu begitu buruk di akibatkan penggunaan api hitam secara terus menerus . Hingga akhirnya lan wu tiba di sebuah kota kecil di emas biru tak di sangka lan wu semakin memburuk dan kehilangan kesadaran nya ,hingga ia membuka mata dan merasakan bahwa seluruh tubuh nya sudah bersih dari racun ular terbang , ia pun mengetahui bahwa miyui yang menolongnya , miyui merupakan peracik obat yang begitu handal namun tidak ada yang mengetahui bahwa di tubuhnya terdapat racun api iblis . Entah mengapa api hitam bergejolak ketika merasakan racun api di tubuh miyui. Singkat cerita akhirnya lan wu berhasil menyerap habis racun api iblis tersebut dan menggabungkan nya dengan api hitam yang kemudian berevolusi menjadi api iblis .


**


Lan wu kini telah berada di pelabuhan dan telah mendapatkan kapal yang hendak menuju kekaisaran emas biru . Ia hanya perlu menunggu hingga kapal siap berangkat .


Setelah beberapa saat menunggu ,akhirnya seluruh penumpang di persilahkan naik . Lan mengenal baik pemilik kapal tersebut di karenakan lan wu pernah menyelamatkan kapal mereka dari perampok laut yang hendak menjarah kapal mereka . Mengetahui bahwa lan wu hadir dalam pelayaran mereka , akhirnya pemilik kapal tidak keberatan memuat para pedagang dengan barang bawaan berharap di pelayaran mereka . Pemimpin kapal tersebut juga tidak memungut biaya apapun dari lan wu ,dan hanya memohon agar lan wu bersedia melindungi perjalanan kali ini .


Lan wu akhirnya setuju .


Lan wu menetap di sebuah kamar dan menikmati waktu senggangnya . Ia tidak sabar hendak segera sampai di kekaisaran emas biru dan menemui ketua gunung biru sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan nya ke negara Ning . Lan wu berencana hendak menyelesaikan seluruh masalahnya dengan berurut hingga ia dapat memfokuskan diri untuk menyegel petir pengadil yang kian lama terus menghancurkan penghalang dari tingkat Abidi . Hanya tersisa 5 penghalang hingga lan wu akan menembus tingkat abadi . Ia tak berfikir bahwa itu akan memakan waktu yang lama , sebab dengan kemurnian dari petir pengadil mampu meningkatkan kultivasi seseorang hingga tahap yang begitu sukar di bayangkan .


" Aku harus menyelesaikan semuanya dengan cepat , sehingga aku masih memiliki waktu untuk menyempurnakan api es dan menyegel petir pengadil " gumam lan wu dengan tatapan mata terpejam

__ADS_1


__ADS_2