
Rombongan bukit dewa kini memasuki halaman istana kaisar zi . Terlihat ketua dan beberapa tetua bukit dewa yang di sambut oleh kaisar zi dan petinggi istana tersebut .
Kaisar segera menyuruh pelayan istana untuk menyuguhkan hidangan terbaik yang mereka punya kepada rombongan bukit dewa tersebut .
Mata lan wu terus menatap tajam ke arah murid ketua bukit dewa ,yang terus memasang wajah mesum sembari menatap yiyi yang duduk di samping lue dan kedua saudaranya
"Sein .. tahanlah amarah mu " seru tetua 13 sembari menepuk pundak lan wu
Lan wu menghela nafasnya seraya menenangkan dirinya
Seketika tatapan duoxi terarah kepada pemuda yang duduk di samping tetua 13.
"Bukankah kau merupakan murid dari ketua Ning?" Tanya duoxi kepada lan wu yang membuka matanya sontak usai mendengar ucapan duoxi
"Rupanya Anda masih mengingat ku " jawab lan wu tersenyum tipis kearah duoxi
"Heh.. tidak tau diri " cela couxi dengan nada merendahkan
" Apa kabar dengan lengan mu ? Kuharap ia dapat beristirahat dengan tenang " lan wu memasang senyum mengejek
Nampak couxi menahan geram sembari mengepalkan tangan nya dengan kuat
"Murid sein ... Kau begitu tidak sopan dengan calon menantu dari kaisar " ujar duoxi meneguk minumannya dengan pelan
Raut wajah lan wu berubah menjadi serius usai mendengar perkataan dari duoxi. Dengan cepat lan wu melompat dari kursinya dan berdiri tepat di depan meja duoxi
Duoxi sedikit terkejut melihat kemunculan lan wu sembari mengeluarkan tekana aura yang begitu kuat
"Kau pikir aku akan menyetujui perjodohan tersebut ?" Tanya lan wu menatap duoxi serius
"Kau sepertinya tidak mengetahui posisi mu nak" ujar duoxi yang mengambil posisi berdiri sembari mengeluarkan aura petarung milik nya .
Bentrokan aura keduanya membuat cangkir yang berada di sekitar mereka seketika pecah . Baik lan wu maupun duoxi sudah berada di titik siap tempur kapan saja .
"Tetua lan , aku harap kau bisa menahan diri mu " lerai kaisar zi membuat mata duoxi terbuka seketika
"Apa maksudmu kaisar zi? Mengapa kau menyebut nya dengan sebutan tetua ?" Tanya duoxi dengan nada heran
Kaisar menarik nafas panjang sebelum menceritakan dengan singkat identitas asli dari lan wu
"Ketua xi .. sein yang selama ini kita kenal sebagai murid ketua Ning , sebenarnya merupakan tetua di pedang dewa . Ia juga merupakan guru dari ke tiga anak ku dan kedua putri dari kaisar an . Ia juga adalah jendral besar di kekaisaran ,dan orang yang bertanggung jawab atas binasanya gunung biru di kekaisaran emas biru .." kaisar zi menjelaskan sementara duoxi mendadak diam
Tentu saja ia mengetahui peristiwa musnahnya gunung biru
__ADS_1
"Apa yang kau tawarkan untuk mengikat yiyi dengan murid lemah mu ?!" Suara lan wu sedikit meninggi bersamaan dengan munculnya 30 pisau api di sekeliling tubuhnya
"Tetua lan .. aku sungguh meminta maaf karena tidak mengenali mu , namun maksud ku untuk menjodohkan murid ku dengan murid mu . Ialah karena permintaan murid ku " jelas duoxi dengan hati-hati
Ia di Liputi oleh kecemasan akibat melihat pisau api lan wu yang begitu di kenali oleh nya
"Aku tidak meminta penjelasan mu ketua . Aku hanya ingin mengetahui apa yang kau tawarkan untuk mengikat murid ku dengan murid lemah mu ?!" Lan wu kembali melontarkan pertanyaan serupa
Suasana mendadak hening ,hanya terdengar beberapa tarikan nafas berat akibat pengaruh dari aura neraka beserta pisau api milik lan wu . Lan wu terlihat gemetaran menahan emosinya yang menderu-deru hendak menyerang duoxi yang masih memikirkan jawaban dari pertanyaan lan wu
"Aku akan mengajarkan jurus rahasia milik bukit dewa kepada seluruh murid di pedang dewa , dan akan ikut terlibat dalam pertempuran melawan naga putih . Aku menjamin dengan bantuan formasi segel dewa akhir bintang 6 dan segel pelindung yang dapat menahan serangan tingkat permulaan abadi sebanyak 9 kali .." jelas duoxi dengan penuh kebanggan . Ia merasa dengan tawaran yang di berikannya lan wu akan terpancing dan menyetujui perjodohan tersebut
"Hahahaha .. kau pintar melawak ketua xi, bagaimana dengan segel formasi milik gunung biru ? Bisakah pelindung mu menahan cahaya ilahi yang tak terbatas jumblah nya ?" Tawa lan wu sembari memperlihatkan gulungan dari jurus cahaya ilahi .
Mata duoxi dan lainya seketika melotot usai memastikan bahwa itu merupakan jurus yang berada di tingkat ilahi , bahkan hawanya saja begitu kuat . Mereka tak percaya jika lan wu mampu memiliki jurus rahasia milik gunung biru
Lan wu tersenyum sinis sembari menatap duoxi yang masih terlihat begitu terkejut .
"Apakah kau ingin mencobanya ?" Tanya lan wu sekali lagi
Duoxi menelan ludahnya usai mendengar pertanyaan serius dari lan wu " tentu saja cahaya ilahi dapat menghancurkan segel pelindung kami dengan mudah .." jawab duoxi tak berani menerima tantangan lan wu
"Jika begitu perjodohan ini aku tolak " ucap lan wu seraya berbalik ke kursinya dengan tenang
"Kaisar zi .. apakah seperti ini cara mu memperlakukan tamu ?!" Nada marah terdengar dari salah satu tetua bukit dewa
"Maafkan aku tetua , hanya saja aku tidak berhak memaksa yiyi untuk menerima perjodohan tersebut. Terlebih lagi tetua lan telah mengatakan dengan jelas bahwa ia menolak perjodohan dengan murid ketua xi " jawab kaisar dengan penuh wibawa
Kaisar menghela nafas lega usai mengetahui lan wu memiliki rencana sempurna untuk mengagalkan Rencana licik dari istana bukit dewa .
"Aku merasa tersinggung akan perlakuan anda kaisar zi , dengan ini aku menyatakan untuk tidak terlibat dalam peperangan melawan naga putih jangan menyesali jika ternyata pilihan mu mempercayai bocah itu adalah salah !!" Bentak duoxi sembari memukul meja dan mengisyaratkan orang-orangnya untuk pulang
Pisau api dengan cepat menusuk salah satu tetua bukit dewa yang mempertanyakan keputusan kaisar zi sedari tadi . Ledakan terjadi bersamaan dengan menyingkir ya seluruh orang dari meja mereka masing-masing .
Wajah duoxi pucat seketika usai melihat tetua 13 yang juga mengeluarkan aura petarungnya.
"Ketua xi , bagaiman jika kita bermain sebentar . "Aura lan wu semakin kuat hingga mampu membuat beberapa orang di ruangan tersebut kehilangan kesadarannya
"Lancang !!" Geram duoxi yang tak dapat mengendalikan dirinya usai di permalukan oleh lan wu
Serangan kuat duoxi seketika terhenti usai Ming yu berdiri tenang di depan lan wu sembari mengeluarkan jurus miliknya . Pandangan wajah duoxi terlihat begitu pucat usai merasakan kengerian sesaat dari jurus yang di persiapkan oleh Ming yu .
"Tuan , apakah anda Inging mencampuri urusan ku ? Aku bahkan tidak pernah menyinggung mu " seru duoxi ke arah Ming yu yang masih berdiri tenang memandang kearahnya .
__ADS_1
"Ming yu , kau menyingkirlah. Biarkan tuan xi menyelesaikan urusan nya dengan ku " suruh lan wu di sertai dengan majunya lan wu mendekati duoxi yang bersiaga
Melihat situasi yang tidak memungkinkan untuk nya . Duoxi pun memutuskan untuk menahan dirinya agar tidak terlibat lebih jauh lagi , selain itu duoxi tidak mengetahui batas kemampuan lan wu , namun ia sangat yakin jika lan wu bukanlah lawan yang mudah di kalahkan bahkan dengan batuan pra tetua bukit dewa yang ada di tempat tersebut .
Lan wu masih menatap duoxi dengan tenang sembari menunggu apa yang akan di perbuat oleh duoxi kepadanya
Duoxi menetralkan aura nya seraya melangkah lebih dekat ke arah lan wu . Pandangan mereka bertemu sesaat sebelum akhirnya duoxi mengalihkan pandangan nya dari mata iblis milik lan wu
"Tetua lan .. hari ini aku telah melakukan kesalahan , semoga saja anda tidak mengambil hati dari kejadian hari ini " ujar duoxi seketika membuat lan wu senyum sesaat
"Tentu saja ketua xi , aku bukanlah orang yang akan menusuk dari belakang, lagi pula tujuan ku sudah tercapai dan tidak ada lagi yang meresahkan pemikiran ku selain perjodohan yiyi " jawab lan wu tersenyum tenang
"Baiklah . Aku mohon undur diri , semoga keputusan kaisar zi tidak salah " ucap duoxi seraya melangkah mendekati pintu keluar ruangan tersebut
"Ketua xi , jika kami memenangkan peperangan ini . Aku harap kau tidak menyalahkan ku jika mengusir mu dari wilayah barat ini , dan ketahuilah aku sangat senang melakukannya kelak " lan wu tersenyum lebar sembari melambaikan tangannya
Duoxi hanya bisa memaki dalam hati mendengar perkataan yang terlontar dari mulut lan wu .
Sementara kaisar zi hanya menempuh jidatnya melihat tingkah tenang lan wu yang tidak sesuai dengan situasi yang ada.
**
Lan wu memberikan segel cahaya ilahi kepada tetua 13 dan menyuruh nya untuk mengajari formasi tersebut ke tetua yang lainya .
Sementara Ling dan para tetua istana langit mengawasi seluruh pelatihan yang di ikuti oleh murid masing-masing perguruan yang ada . Persiapan perang sudah mendekati titik akhir dengan selesainya benteng pertahanan di negara Yon ,serta bermunculannya pendekar suci akhir dan pendekara dewa awal dalam skala yang cukup banyak .
Lan wu terus melatih seluruh murid nya dengan giat sembari mengajari mereka menyatukan energi murni dalam skala besar ke pedang mereka masing-masing . Lan wu meminta ditingkatkannya semua Daras pelatihan baik dalam jurus tangan kosong maupun jurus berpedang yang pernah di ajari lan wu kepada mereka .
Lan wu rutin melakukan latih tanding dengan muridnya atau menyuruh mereka saling bertarung untuk memperkuat insting yang mereka punya .
Beberap Minggu telah berlalu ,dan pengumuman untuk berkumpulnya seluruh pendekar di wilayah barat telah di umumkan . Seluruh prajurit dari kekaisaran Ning beserta separuh sakte telah terlebih dahulu berangkat menuju negara Yon . Hanya tersisa istana laut awan dan istana langit yang masih berada di istana kaisar zi untuk melakukan persiapan akhir sebelum berangkat menuju tempat pertemuan tersebut .
Terlihat raut cemas dari seluruh murid inti kedua istana yang berkumpul di halaman depan istana kaisar zi
Usai menyampaikan beberapa kata dan motifasi dari kaisar , kini terlihat Ning dan ketua istana langit mengeluarkan aura kuat bersamaan dengan datangnya ratusan elang yang akan di gunakan sebagai kendaraan menuju kekaisaran Yon .
Namun perhatian mereka justru teralih kepada Phoenix api yang berdiri tenang di samping lan wu dan pada muridnya . Mereka begitu mengenali hewan langit yang mempunyai kehebatan yang tak bisa di perkirakan oleh mereka .
Kaisar zi memerintahkan semuanya untuk segera menuju kekaisaran Yon , usai mengucapakan salam perpisahan kepada kaisar . Seluruh anggota dari kedua istana akhirnya berangkat dan meninggalkan istana kaisar zi .
Pikiran semuanya hanya tertuju pada peperangan yang akan terjadi sebentar lagi , mereka hanya berharap dapat selamat dan kembali ke sakte Meraka dengan membawa kisah kemenangan dari peperangan terbesar di wilayah barat tersebut .
Lan wu menatap tajam ke arah depan sembari menyilangkan tanganya di punggungnya , ia seketika terfikir akan nasip dari murid pedang dewa yang juga terlibat dalam perang tersebut.
__ADS_1
Dengan pikiran tak menentu lan wu mengepal kuat tanganya seraya berkata pelan " aku datang Bangs*t!!"