Pendekar Kelana Ll

Pendekar Kelana Ll
benteng perbatasan


__ADS_3

Didalam ruangan balai asosiasi pelelangan, terdapat banyak sekali orang-orang dari keluarga besar maupun anggota sakte.


Lan wu dan lainya mengambil tempat duduk di sebuah ruangan VIP yang dipesan oleh Wun yuba.


Pelelangan dibuka dengan penawaran sebuah segel formasi tingkat dua dengan harga awal 100 kristal kelas atas.


Segel formasi tersebut menarik banyak perhatian peserta lelang hingga mencapai akhir penawaran sebesar 300 kristal kelas atas yang diambil oleh anak walikota tersebut.


"Barang selanjutnya adalah pil langit, pil dapat digunakan untuk mengobati segala jenis racun dan akan sangat berguna bagi kultivator yang kesulitan menerobos.


Harga lelang akan dibuka dari angka 100.000 kristal kelas atas.!" Ujar seorang gadis yang memimpin pelelangan.


Penawaran besar-besaran terjadi di dalam ruangan 1 hingga 3 untuk memperebutkan pil langit tersebut.


Harga yang ditawarkan bahkan melebihi 800.000 kristal kelas atas.


Harga yang fantastis hingga membuat beberapa orang dari keluarga menengah dengan berat hati memendam keinginan mereka mendapatkan pil langit.


"Apakah kakak Kein menginginkan pil langit?" Tanya Wun yuba melirik kearah Lan wu yang berada di paling pinggir sofa.


"Pil ini bagus untuk menyempurnakan fondasi tubuh, jika aku yang dulu tentu menginginkan benda ini..


Namun, itu tidak lagi berguna" ujar Lan wu yang membuat Wun yuba dan lainya tersenyum canggung.


"1 juta pertama... 1 juta kedua... Selamat pil langit terjual kepada tuan muda Sol..!" Teriak gadis tersebut mengakhiri penawaran sesi itu.

__ADS_1


Lan wu menjadi begitu bosan menunggu bocah-bocah tersebut untuk pergi dari ruangan itu.


"Barang terakhir merupakan barang khusus yang didapatkan dari peperangan besar di kekaisaran Yon daratan barat.."


Ucapan gadis tersebut kini membuat Lan wu sontak membuat matanya. Ia penasaran dengan benda yang disebutkan oleh gadis yang memimpin acara lelang tersebut.


"Kitab yang dituliskan langsung oleh ketua lima pilar pedang dari gerakan dewa pedang sunyi di daratan barat, tebasan dewa pedang sunyi.!"


Ucapan gadis tersebut kini berhasil mengejutkan Lan wu. Ia tidak menyangka bahwa salah satu dari gerakan pedang sunyi bisa di pelajari dan di tiru oleh seseorang di wilayah timur.


"Ada kakak Kein? Apakah kau tertarik dengan kitab ini?" Tanya Wun yuba menyadari ekspresi Lan wu.


"Tidak, aku hanya ingin tau siapa orang yang menulis kitab ini.." tutur Lan wu dengan nada dingin.


"Ketua dari lima pilar pedang merupakan seorang ahli ditingkat separuh imortal 9 yang telah hidup selama ratusan tahun.


"Jika dibandingkan dengan sakte immortal?" Sambung Lan wu.


"Hahaha..kakak, jangan bercanda dengan itu. Jika dibandingkan tentu saja akan seperti langit dan bumi. 5 tetua pedang mereka bahkan tidak lebih lemah dari leluhur sakte immortal, dan yang lebih menakutkan lagi adalah hewan buas yang berada di tingkat kaisar iblis akhir yang sebentar lagi akan mencapai tingkat kaisar iblis lanjutan.." jelas Wun yuba seraya menahan tawanya.


Lan wu seketika tertarik untuk melihat langsung sakte kuat yang dikatakan Wun yuba. Namun ia yakin bahwa untuk masuk kesana tidaklah sederhana.


"Aku tidak tau apakah kekaisran Yon akan bertahan jika memiliki musuh setingkat kaisar dinasti dewa pedang ataupun sakte lima pilar pedang.." gumam Lan wu serya berpikir panjang.


"Selamat kepada ketua lembah pedang Bumi yang memenangkan kitab tebasan dewa pedang sunyi.!" Ujar gadis tersebut yang menyerahkan langsung kitab tersebut kepada ketua sakte lembah pedang bumi.

__ADS_1


Usai pelelangan, Lan wu dan lainya kembali ke penginapan untuk bersiap-siap berangkat menuju benteng perbatasan.


Wun yuba menyewa beberapa hewan buas untuk digunakan menuju ke benteng.


Malam harinya mereka meninggalkan tempat tersebut yang tidak disadari bahwa mereka beriringan dengan rombongan lembah pedang bumi.


Menjelang terang, Lan wu dan lainya sudah memasuki wilayah perbatasan dan hanya berjarak puluhan meter dari benteng perbatasan dinasti dewa pedang.


"Tunggu.!" Seru Lan wu menghentikan pergerakan mereka sesaat sebelum sebuah energi kuat menghancurkan tanah dihadapan mereka.


Wajah Qinde dan lainya nampak begitu cemas membayangkan jika Lan wu tidak menyadari hal tersebut dan menghentikan mereka tepat waktu.


"Suku bar-bar..?!" Heran Lan wu melihat 5 orang dari suku bar-bar yang menghadang mereka dengan senyum menyeringai.


"Bunuh mereka.! Jangan biarkan mereka bergabung dengan tentara di benteng dinasti dewa pedang.!" Perintah seorang diantara mereka yang berada di tingkat pelepasan 5.


Lan wu melompat kedepan seraya mengerahkan tinjunya dan berhasil menahan dua orang dari suku bar-bar.


Qinde dan lainya ikut bergerak menyerang 3 orang lainnya secara bersamaan.


Pertempuran antara lima orang suku bar-bar dan kelompok Lan wu begitu sengit dan membuat Qinde dan lainya sedikit kewalahan.


mereka mulai menyatukan kekuatan dan bergerak secara bergantian setelah mengamati kecacatan dari musuhnya.


namun tidak disangka bahwa tiga orang suku bar-bar itu begitu kuat meskipun telah tertekan oleh serangan gabungan dari Qinde dan lainya mereka masih mampu memberikan perlawanan dan bahkan membalikan keadaan.

__ADS_1


Disisi lain Lan wu memancing dua lawannya untuk menjauh beberapa meter dari tempat tersebut tepat kesisi dalam hutan.


"Pisau api"


__ADS_2