Pendekar Kelana Ll

Pendekar Kelana Ll
ekspetasi yang salah 3.10


__ADS_3

Tekanan yang teramat dahsyat menghempaskan seluruh orang di area tersebut sejauh puluhan kilo seirama dengan munculnya lubang besar yang terkikis oleh tekanan energi milik kaisar dewa.


Dari balik portal, nampak sebuah roh besar berwarna emas menyelubungi tubuh kaisar dewa. Di sekelilingnya berjejer ribuan kain emas seperti yang di berikan kaisar roh sebelumnya kepad Lan wu.


Dengan tatapan mata serta senyum lebar, kaisar dewa mulai menggabungkan seluruh kain tersebut hingga membentuk sebuah pedang panjang berwarna emas dengan gagang yang terbuat dari inti alam utuh.


"Hehehehe.. jika kau berhasil memenangkan pertempuran ini, maka kaum ku tidak akan pernah berani untuk mengusik alam mu, namun kau harus mengeluarkan seluruh kemampuan mu, sebab jurus sederhana ini yang dahulunya dengan mudah menghabisi nyawa 2 murid dari pencipta alam utuh ini" ujar kaisar dewa seraya tertawa kecil.


Lan wu mengabaikan ucapan tersebut dan terus melesat maju mendekati kaisar dewa.


Ia kembali mengeluarkan wujud dewa sunyi yang bercampur dengan wujud aura neraka.


Kedua wujud tersebut menyelimuti seluruh tubuh Lan wu yang terlihat keberatan usai memaksakan dirinya menggunakan dua jurus tinggi secara bersamaan.


Dari arah belakang nampak 3 pilar langit melesat cepat kemudian di tangkap oleh tangan dari wujud aura neraka.


"Mari akhir ini..!" Teriak Lan wu seraya mengarahkan seluruh kemampuan yang ia miliki.


"Bledar..!!!" Benturan maha dahsyat terjadi secara beruntun dan menyebabkan terjadinya ledakan besar yang menyapu bersih seluruh benda-benda di tempat tersebut.


Singa iblis, serigala putih, dan naga iblis. Segera mengeluarkan energi pelindungnya untuk menahan tekanan dasyat di sertai badai api yang menerjang ke segala penjuru.


"Hey.. singa iblis, kau tidak bisa menahan badai api tersebut.." teriak Huanlin yang terbang mendekat seraya memegang satu tombaknya.

__ADS_1


"Pangeran iblis.. apa maksud dari perkataan mu?" Tanya singa iblis seraya terus mempertahankan pelindungnya.


"Jenis api yang dimiliki Lan wu dapat membakar habis seluruh energi Sampai ke lautan spirit, kita hanya dapat menjauh dari tempat ini dan kembali lagi usai badai api ini menghilang" ujar Huanlin mengejutkan singa iblis dan lainya.


"Aku takan pergi kemanapun.. adik ku sedang bertarung melawan pemimpin dari kaum atas.. kau pikir ak.." ucapan Huo Tian dengan cepat di potong oleh Huanlin.


"Kita biarkan Lan wu menyelesaikan takdirnya, sekarang ini hanya dia yang sanggup untuk menghadapi kaisar dewa. Sebaliknya kita hanya akan membuatnya susah jika ikut campur dalam pertarungannya" ujar Huanlin sembari menatap kearah dua buah energi yang saling berbenturan satu sama Lainnya.


"Benar. Kita akan menunggu waktu yang tepat untuk membantu Lan wu. Sekarang yang terpenting adalah menjauh dari tempat ini dan memulihkan kondisi kita" seru naga iblis seraya mempersilahkan orang-orang di tempat tersebut untuk naik ke punggungnya.


**


"Ting..! Ting..! Ting..!" Bunyi senjata berbenturan dengan cepat di udara.


Beberapa kali Lan wu terhempas ketanah usai terkena serangan dasyat milik kaisar dewa yang semakin menggila seiring bertambahnya luka-luka ditubuhnya.


"Jika hanya seperti ini kemampuan mu, bagaimana bisa kau disebut sebagi pemilik takdir?" Ujar kaisar dewa sembari terus menyerang Lan wu menggunakan pedang emas yang di genggam oleh roh besar milik kaisar dewa.


Wujud aura neraka serta wujud dewa sunyi yang menyelimuti tubuh Lan wu, nampak mulai terpotong-potong seiring dengan banyaknya serangan kuat dari kaisar dewa.


Lan wu melepaskan seluruh energi hitam yang sudah terkumpul bersamaan dengan membesarnya 3 tombak yang di pegang oleh wujud aura neraka.


Ia membelah wujud aura dewa sunyi dan wujud aura neraka, kini kedua wujud tersebut tidak lagi tergabung dan nampak berdiri bersebelahan.

__ADS_1


Lan wu berdiri tepat di atas kepala wujud aura dewa sunyi yang mulai memancarkan aura mengerikan dari sebelumnya. Terlihat mata dari dewa sunyi mengeluarkan cahaya merah, lalu di susul dengan munculnya kedua sayap dari punggung dewa sunyi.


Sayap tersebut terbuat dari api abadi yang menyelimuti tubuh Lan wu kemudian berpindah ke wujud dewa sunyi.


Pandangan tersebut sontak menghilangkan ketenangan yang sedari tadinya di tunjukan kaisar dewa.


Kaisar dewa juga melepaskan seluruh energinya hingga membuat rambutnya ikut berubah warna menjadi emas. Tubuhnya dan roh besar yang menyelimutinya nampak di lapisi oleh amor dari emas.


Sorot mata kaisar dewa kini begitu tajam seirama dengan munculnya seekor harimau putih besar yang berdiri berhadapan dengan wujud aura neraka milik Lan wu.


"Kau sungguh melebihi ekspektasi ku, aku begitu terkejut usai mengetahui bahwa tubuh ku bergetar di hadapan jurus mu ini" ucap kaisar dewa dengan nada serius.


"Aku mengorbankan bayak hal untuk bisa berhadapan langsung dengan mu" jawab Lan wu bersiap-siap menerjang kaisar dewa.


"Seandainya kau terlahir sebagai kaum ku, mungkin saja saat ini kita sudah berhasil menguasai alam ini.." ucap kaisar dewa nampak tersenyum tipis.


"Apakah itu semacam kata-kata terakhir?" Balas Lan wu tersenyum mengejek.


"Hahahaha.. mari selesaikan ini..!" Teriak kaisar dewa sesaat sebelum jurus terakhir keduanya bertemu.


"Uhug..!" Nampak darah segar keluar dari mulut Lan wu yang terus-menerus mempertahankan jurusnya.


Di sisi lain Kaisar dewa juga memuntahkan darah segar. Akan tetapi darah tersebut perlahan-lahan bertambah banyak hingga membentuk sebuah sungai kecil dari darah tersebut.

__ADS_1


__ADS_2