
"Sosok yang begitu kuat, mengapa keluarga dewa menyembunyikan hal tersebut.. jika mereka mau mungkin menundukkan dinasti darah putih tidak akan sesulit ini.."
Timpal King zuwun dengan nada serius seraya melipat kedua tangannya didepan dada.
"Anda memang benar, namun sama halnya seperti pemimpin keluarga dewa.. dinasti darah putih dan beberapa kekuatan lainya tentu juga melakukan hal serupa"
Balas Yuali seraya tersenyum tipis.
"Kembali ke topik utama, informasi ini telah dikonfirmasi dan benar adanya. Akan tetapi informan kami juga menemukan jejak sosok dibalik bayangan yang memiliki hubungan kuat dengan pemimpin keluarga dewa.."
"Seberapa kuat dugaan kalian tentang kekuatan dari sosok ini?"
Potong Lan wu.
"100%. Hanya dengan satu jarinya dia bisa melenyapkan sebuah desa dalam sekejap.
Namun keberadaan sosok ini tidak sepenuhnya diketahui.. kami akan melakukan penyelidikan lanjutan untuk mencari kejelasan dari masalah ini.."
Lan wu meletakkan cangkir dimeja kemudian berdiri dari duduknya. King zuwun dan Yulai ikut berdiri dan saling berpandangan dengan wajah keheranan.
"Untuk sementara fokuskan saja mengendalikan anggota keluarga Wuo seutuhnya. Perihal sosok ini cepat atau lambat akan menunjukan dirinya setelah mendengar kejadian yang kita timbulkan hari ini..."
"Jika seperti itu, maka bawahan ini tidak akan menolaknya"
Yuali menundukkan kepalanya sesaat kemudian menatap punggung Lan wu.
"Zuwun, hari ini aku akan memberikan tugas baru kepada mu.."
"Bawahan ini mendengarkan.."
"Kuasai area pelabuhan dinasti dewa pedang dalam kurun waktu satu tahun.
Kumpulkan informasi mengenai kedatangan orang-orang dari luar daratan timur dan informasi tentang waktu datangnya anggota kekaisran Qin.."
King zuwun diam sejenak dan memikirkan perkataan Lan wu barusan.
"Tuan memiliki rencana yang menakutkan, dulu mengincar keluarga Kai kemudian membentuk organisasi yang kini telah mengendalikan banyak wilayah dan kekuatan sedang. Menyerang langsung ke tempat-tempat yang begitu menakutkan dan bahkan berhadapan langsung dengan kaisar..
Kini tuan menginginkan informasi mengenai wilayah barat..
Apakah tuan ingin menyerang wilayah luar?"
Pikir King zuwun yang tersadar usai mendengarkan batuk kecil dari Yuali.
"Tentu tuan, namun bagaimana dengan rencana kita untuk menguasai 4 istana bagian pusat ibukota?"
Tanya King zuwun dengan wajah serius.
"Lakukan saja..! Aku tidak peduli lagi dengan hal lain. Kumpulkan informasi mengenai orang-orang kekaisaran Qin dan persiapkan 4 kapal laut untuk membawa seluruh anggota menuju daratan barat, jika ada yang menentang atau menghalangi akan aku bunuh.!"
Lan wu kini tersulut emosi dan membuat King zuwun terdiam dibelakangnya.
Dari nada Lan wu ia dapat merasakan sebuah niat membunuh yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.
"Apa kau memiliki masalah dengan itu?!"
Tanya Lan wu seraya menatap tajam kearah King zuwun yang terdiam dengan wajah pucat.
__ADS_1
"Tidak tuan.. maafkan aku sebelumnya.."
Jawab King zuwun sembari membungkuk.
Lan wu mengisyaratkan King zuwun untuk bersikap santai serta meminta maaf atas ucapan kasarnya barusan.
"Zuwum, pergi dan beritahukan kepada pemilik paviliun ini untuk segera datang. Aku tidak memiliki banyak untuk menunggu"
Zuwun yang mendengar ucapan Lan wu kini berjalan keluar dari ruangan untuk menyampaikan perkataan Lan wu.
Sembari menunggu datangnya Zuwun, Lan wu ikut menyaksikan pelelangan dari tingkat yang merupakan ruang VIP.
"Pelelangan kali ini, kami mendapatkan barang bagus, pada situasi kali ini aturan lelang adalah menukar barang kami dengan barang berharga milik kalian.."
Seru pemimpin acara lelang seraya menarik tirai yang menutupi barang lelang didepannya.
"Aura ini.... akhirnya bisa menemukan mu lagi.."
Gumam Lan wu dengan tersenyum tipis kemudian bangkit dari duduknya.
Yuali dengan wajah heran menatap Lan wu yang terlihat begitu senang.
Ia tidak menyangka bahwa sosok dingin penuh ketegasan yang ia dengar dari orang-orang bisa terlihat senang itu.
"Tuan, ijinkan aku mendapatkan barang itu kepada anda"
Yuali berdiri dari duduknya dan mendekat kearah Lan wu.
"Apa kau ingin menukarkan barang milik mu dengan itu?"
Lan wu mengerutkan keningnya dengan senyum tipis.
"Apa balasan yang kau inginkan?"
Tanya Lan wu dengan wajah tenang, Yuali tersentak sesaat kemudian menjadi senang.
"Aku... Aku ingin mengikuti anda.. meskipun kekuatan ku tidak setinggi denagn 4 raja neraka ataupun 2 pelayan setia anda.. namun aku bersedia melakukan apa saja untuk membantu anda.."
Yuali mengemukakan keinginannya seraya tertunduk dengan wajah tegang usai Lan wu tidak bersuara apa-apa.
"Baiklah, namun untuk beberapa waktu kedepan aku tidak ingin berkeliling kemanapun. Aku akan lebih banyak diam di rumah, apa kau tidak akan bosan?"
Ujar Lan wu kini balik menatap wanita yang semula dibelakangnya.
"Tentu tidak tuan, mengikuti anda adalah keinginan terbesar ku"
Yuali menjawab pertanyaan Lan wu dan tidak keberatan dengannya.
"Bisa mengikuti tuan, maka kesempatan ku untuk menjadi lebih kuat akan terbuka lebar.."
Yuali bergumam pelan sembari melompat ke arah panggung lelang dengan senyum tenang.
Kemunculan Yuali ditengah panggung nampak mengejutkan beberapa orang yang juga berada diatas panggung.
"Jadi aku masih bisa bergabung kan?"
Ujar Yuali dengan wajah yang menggoda.
__ADS_1
Beberapa pria disampingnya terlihat tidak senang akan kehadirannya.
"Hey... Lacur seperti mu sepertinya salah tempat sebaiknya kau menjauh dari sini.."
Ejek seorang wanita bernama Jia la seraya tersenyum sinis.
"Hehehehe.. nona Jia yang merupakan anak pungut apa pantas berbicara dengan ku?"
Yuali membalas ejekan Jia la dengan wajah tenang dan membuat Jia la tersulut emosi.
"Jalang...! Akan ku robek mut mu!"
"Tenang..!"
Mendadak muncul seorang pria tua di atas panggung melerai perselisihan antara Yuali dan Jia la.
"Itu..! Master Tei sung..!"
Orang-orang yang menghadiri acara lelang tersebut sontak terkejut melihat secara langsung kemunculan pemilik paviliun tersebut.
Biasanya Tei sung tidak menampakan dirinya di muka umum dan hanya sedikit orang yang bisa bertemu langsung dengannya.
"Junior memberi hormat kepada master, maafkan aku atas keributan yang ku timbulkan ini.."
Jia la memberi hormat kepada Tei sung dan menjelaskan mengapa dirinya berselisih dengan Yuali.
"Hehehe.. master Tei sung sudah lama berhubungan baik dengan ayah ku, hari ini tamat riwayat mu jalang!"
Guamam Jia la tersenyum puas.
"Walaupun rumah indah anda merupakan tempat yang berpengaruh, namun membuat keributan di paviliun ku sama saja menghina ku!"
Tei sung memandang Yuali dengan tatapan tajam bersamaan dengan raut wajah Yuali yang nampak sedikit kesal.
"Aku hanya ingin mengikuti acara lelang ini, namun Jia la mengusir ku dan memulai keributan. Mohon anda memutuskan dengan bijak"
"Heh... Apa yang bisa kau tukarkan dengan barang istimewa ini? Apakah tehnik penggoda mu?"
Potong Jia la yang terus memprovokasi Yuali.
"Sial.. jika saja bukan untuk tuan, maka aku tidak ingin menahan diri lagi untuk menghajarnya.."
Geram Yuali menatap kesal kearah Jia la yang tersenyum sinis.
"Apa ada yang keberatan dengan keinginan dari tuan ku..?!"
Mendadak King zuwun muncul diikuti oleh King turang, King yewan, dan sekitar tiga puluhan pengikut Lan wu dari arah pintu masuk.
"Topeng ini... Diyuze..!"
Orang-orang ditempat tersebut kini gemetaran dan tidak berani membuat suara apapun.
Disisi lain nampak Jia la yang mundur pelan-pelan kearah Tei sung.
"Saudara King apa maksud dari ini?"
Tei sung maju kedepan menyambut tiga king bersaudara yang berdiri disamping Yuali dengan langkah yang terburu-buru.
__ADS_1
...
ohh guys..pray for koneksi internet..