
Dalam heningnya malam di kota kerajan alam semesta suci.
Semua tampak indah dengan penerangan kilauan cahaya terang dari energi para roh, kuning keemasan melayang-layang lembut di seluruh penjuru kota.
Askar merasakan kedamaian, aroma bunga Jasmine dari taman-taman bunga yang mengitari perbatasan kota tercium wangi oleh semua orang.
Tempat ini memang sangat terkenal dengan keindahan pemandangannya, bahkan beberapa dari mereka yang datang hanya beralasan untuk mencari ketenangan.
Tapi memang benar adanya, dari ujung cakrawala tampak jelas lintasan bintang yang mengalir ibarat sungai membelah angkasa.
Cincin planet yang berputar mengelilingi tiada henti bergerak sebagai konsisten, ada pula tiga buah satelit yang menyerupai bulan bercokol diatas sebagai penerang langit dikala malam datang.
Semua tersusun rapi, sangat harmonis, indah bukan buatan, dan membuat damai hati, sangat di sayangkan jika alam semesta kerajaan beladiri merusak semua keindahan dari kerajaan suci.
"Aku rasa Varjo itu memang harus mendapat hukuman yang setimpal dengan perbuatannya." Gumam Askar atas kekesalan terhadap penguasa alam semesta kerajaan beladiri.
"Saat ini kau tidak mungkin mampu melawannya Askar." Jawaban itu datang dari Loe Teu Yiu.
Dia seharusnya cukup paham atas setiap hal yang di miliki oleh Varjo de hores, bagaimana pun asal usul Loe Teu Yiu berawal dari alam semesta kerajaan beladiri, dan satu perguruan pula dengan ayah dark Varjo.
"Aku pernah menyaksikan Varjo itu bertarung, dan nyatanya, status sebagai sosok penguasa alam semesta bukan sekedar sanjungan saja." Berkata Sang penguasa pedang dengan nada serius.
"Jadi apa yang kakek maksudkan." Askar bingung harus bersikap seperti apa untuk menanggapi perkataan Loe Teu Yiu.
"Jika usia aku dan Varjo de hores sama, dia jauh lebih kuat, terlebih lagi keahlian dalam pertarungan bermacam-macam beladiri senjata, termasuk pedang berat yang kau banggakan itu." Askar memang belum bertemu dengan Varjo secara langsung.
Tapi melihat bagiamana sang penguasa pedang menceritakan tentang Varjo de hores dia memberikan nilai lebih dari dugaan Askar.
Tidak pernah dirinya sangka, ada orang yang diakui oleh Loe Teu Yiu, walau jika harus di sandingkan dengan hydra dan penguasa naga Long Wang masih belum ada apa-apanya.
Itu semua hanya karena usia Varjo jauh lebih muda dari mereka, bahkan sekarang sang penguasa alam semesta kerajaan beladiri barulah menginjak usia empat puluh ribu tahun.
__ADS_1
Dibandingkan dengan Zilogia pun, Varjo barulah menginjak separuh dari perjalanan hidup sang pemegang kekuasaan ras manusia di dunia tersembunyi.
Dan sekarang Varjo de hores memiliki tingkat kekuatan sebagai lord alam saint suci tahap menengah, jelas Askar masih jauh untuk menang melawan penguasa alam semesta kerajaan beladiri.
"Baiklah, aku tidak terlalu berharap banyak untuk saat ini, tapi kakek, sejak awal aku ingin membawa Silviana pergi dari Varjo, apa anda bisa memberikan sedikit pencerahan." Ucap Askar yang meminta nasihat untuk dirinya berhasil membawa pergi Silviana.
"Itu sulit, sangat sulit."
"Aku tahu, tapi harusnya kakek bisa memberi tahu seluk beluk tentang alam semesta kerajaan beladiri."
"Aku tidak yakin apa ini bisa membantumu Askar, tapi satu-satunya cara adalah kau masuk kedalam kerajaan beladiri, hanya saja ini sangat beresiko aku tidak menganjurkannya."
"Memasuki kerajaan beladiri kah ?." Askar memikirkan cara yang Loe Teu Yiu katakan.
Memang ini sangat sulit, tapi jauh lebih baik daripada datang dengan membawa senjata dan mencari keributan secara langsung di depan kerjaan beladiri.
"Mungkin itu bisa aku lakukan." Mengangguk Askar dengan serius.
"Entahlah, tapi jika itu satu-satunya cara, maka tidak ada pilihan lain." Askar menjawab pertanyaan Loe Teu Yiu dengan sedikit keyakinan.
Loe Teu Yiu merasa pusing andaikan Askar benar-benar mengikuti saran yang dirinya katakan, karena resiko untuk Askar hadapi sama dengan masuk ke sarang Monster yang ganas dan bau busuk pula.
"Itu semua terserah kepadamu Askar, tapi ketika kau memasuki alam semesta kerajaan beladiri, aku tidak bisa menolong mu dalam hal apa pun." Loe Teu Yiu tahu batasan dirinya untuk bertindak melindungi Askar.
Dia sendiri masih memegang janji kepada sang guru yang notabenenya sebagai ayah dari Varjo de hores, untuk tidak ikut campur dalam urusan Alam semesta kerajaan beladiri.
Saat Askar harus pergi dan berniat membawa Silviana, maka Loe Teu Yiu akan lepas tangan dari janjinya kepada dewa Davendra.
Terlebih lagi janji kepada Davendra hanya bertindak sebagai penjaga Askar sampai dirinya memasuki alam semesta awal penciptaan dan bertemu dengan Dewa penciptaan.
"Saat kau benar-benar pergi ke alam semesta kerajaan beladiri, kau bisa pergi ke salah satu perguruan yang bernama 'gunung pedang jagat', dan atas nama ku, kau bisa menjadi bagian dari perguruan itu." Ucap Loe Teu Yiu untuk sedikit bantuan lain.
__ADS_1
"Baiklah aku akan coba mengikuti saran dari anda kakek Yiu." Balas Askar dengan membungkuk hormat.
Sepintas zona persepsi Askar menangkap sesuatu yang janggal, itu pun dirasakan pula oleh Loe Teu Yiu atas kekuatan cukup aneh datang memasuki ruangan lain.
"Kakek ?." Askar menoleh ke loe teu yiu.
"Aku tahu." Dan Loe Teu Yiu pun mengangguk paham.
Kehadiran itu berasal dari ruangan para wanita yang di sediakan oleh Azela berjarak beberapa ruangan dari tempat Askar.
Mereka segera pergi untuk memastikan jika para wanita di ruangan itu baik-baik saja, ada pun Ke'su dia harusnya bisa mengatasi sosok yang mencurigakan, karena disana pula ada Asy.
Tapi Loe Teu Yiu segera menghentikan langkah Askar, ketika satu langkah akan dia ambil melewati sebuah garis berisi simbol prasasti.
"Kakek apa ini." Bertanya Askar.
"Entahlah, tapi kau harusnya bisa merasakan adanya kekuatan segel jika kita melewati batas ini." Balas Loe Teu Yiu dengan memperhatikan.
"Aku tidak yakin, karena semua tampak biasa saja bagiku." Jawab Askar dengan bingung.
Nyatanya ada lapisan dinding tidak terlihat dari balik garis yang memisahkan ruang mereka, dan saat Askar menyentuhnya efek negatif dirasakan.
Aliran energi dalam tubuh seketika kacau, kepala pusing dan tubuh menjadi lemas, ini seperti segel anti energi, dimana siapa pun yang berada dibalik segel, tidak akan bisa menggunakan kekuatan.
Tapi Askar memiliki kekuatan keajaiban hidup yang bisa menetralisir segala efek negatif dari kekuatan eksternal, dan itu dilakukan ke seluruh tubuh, termasuk kepada Loe Teu Yiu.
Awalnya semua terlihat biasa saja, tapi saat Askar berjalan memasuki segel, sosok Ke'su tergeletak di lantai tanpa bisa bergerak.
"Apa yang sedang pangeran ku*nyuk ini lakukan dengan rebahan di lantai." Kesal Askar atas tindakan bodohnya memasuki segel tanpa pikir panjang.
"Askar .... Dewi Asy." Lirih suara Ke'su selagi dirinya tidak bisa bergerak.
__ADS_1