
Dimensi Noir, lembah naga, desa Dragonic.
Sebuah gerbang dimensi terbuka di tepian hutan dekat lembah naga, puluhan ribu kilometer persegi ini dengan barisan pegunungan melingkar dan satu bukit ditengah yang berdiri sebuah kuil besar.
Tempat ini menjadi lokasi hidup bagi para ras dragonic yang terasingkan dari dunia luar.
Sejak awal, mereka secara sengaja menjauhkan diri dari peradaban ras-ras lain, bukan karena para dragonic memiliki sifat introvert atau penyendiri, tapi mereka lebih memilih hidup dalam wilayah kekuasaan sendiri, tanpa ingin diganggu oleh makhluk lain.
Terlebih lagi ada banyak makhluk yang menginginkan segala hal milik ras terkuat di dunia ini, dari tulang, kulit, darah, roh, tendon, nafas hingga kotoran mereka sangatlah berharga.
Bayangkan jika setiap makhluk datang menyerang hanya untuk mendapatkan kotoran dari Dwargoun x'pander ke 3 yang terkenal memiliki banyak manfaat.
Tapi untuk beberapa kejadian yang dialami oleh ras dragonic, sedikit demi sedikit terjadi perubahan, biar pun penjagaan masih terbilang ketat, beberapa ras diperbolehkan masuk, seperti Iblis-Iblis dari tanah Utara dan desa elf hutan tertidur.
Karena hubungan yang dilakukan oleh Askar untuk saling menguntungkan, dimana hutan sekitar lembah naga memiliki banyak monster liar dan dijadikan pasokan makanan.
Dwargoun x'pander ke 3 tidak lagi menjunjung tinggi kesombongan atas harga diri sebagai makhluk terkuat, dan membuka hubungan ke dunia luar.
Askar yang datang dengan Sina, Rea, xixi dan Omen ke kuil dewa naga di sambut secara langsung oleh penguasa ras dragonic yang baru, Refadea x'pander ke 4 atau Askar kenal dengan panggilan Red.
Tapi Dwargoun ikut hadir karena yang datang adalah sosok spesial bagi dimensi Noir dan mortal yaitu Askar, jika bukan dia, Dwargoun tidak akan tertarik untuk menujukan hidungnya hanya demi pencitraan.
Terlebih sudah berulang kali dia menyelamatkan lembah naga dari bencana kehancuran, walau harga diri ras dragonic sangat tinggi, tapi mereka bukan makhluk yang tidak tahu balas budi.
"Tuan Askar selamat datang." Sapa Red yang jelas akan menunduk hormat dengan merendah diri kepada mantan tuannya itu.
Cepat Askar menahan tubuh Red, Askar secara langsung menolak penguasa baru bagi ras dragonic untuk menujukan kerendahan diri dihadapan orang lain.
"Jangan kau menunduk kepadaku Red, kau memiliki tanggung jawab sebagai penguasa, jika kau merendahkan diri dihadapan makhluk lain, maka para pengikutmu akan meragukan kewibawaan pemimpin mereka." Sedikit Askar memberikan nasihat kepada Red.
"Aku mengerti tuan Askar. "Balas Red yang mengangguk paham.
Dwargoun terlihat begitu terharu melihat cucunya, Red yang sudah bersikap layaknya pemimpin hingga meneteskan air mata.
Omen meringis sambil menujukan tatapan mengejek, jelas dia dan Dwargoun pernah berkecimpung dalam permasalahan yang sama, saling bertarung dan sekarang hasilnya masih seri.
__ADS_1
"Kenapa kau menangis begitu Tua Bangka." Berkata Omen dengan ejekan.
"Aku, aku merasa bahagia, karena Red, sudah terlihat pantas menggantikan aku sebagai pemimpin." Balas Dwargoun dengan suara terisak-isak.
"Hanya karena itu kau menangis." Tersenyum Omen yang jelas menghina Dwargoun.
"Apa lagi, bagiku, bagi diriku sebagai lelaki, air mata lelaki hanya untuk keluarganya, dan Red satu-satunya keluarga yang aku miliki."
"Ya tapi aku tidak merasa itu adalah hal yang menyedihkan." Sindir Omen yang memang memiliki masalahnya sendiri.
"Kau tidak akan mengerti, karena kau kucing pasar tidak tahu seperti apa cinta dari keluarga." Tapi Dwargoun pun tahu sepak terjang kucing Oren satu ini.
"Kau mengejekku huh tua Bangka ?."
"Nyatanya begitu, jangan tersinggung, kau yang hanya bisa kawin tanpa pernah bertanggung jawab, mana tahu apa itu artinya keluarga." Balas Dwargoun menujukan perlawanan.
Nyatanya ucapan Dwargoun memang benar, tapi Omen tersinggung karena itu adalah urusannya, dan tidak ada alasan untuk Dwargoun ikut berkomentar.
Sengit tatapan mereka berdua, dan sudah siap pula kekuatan energi yang mengalir deras, hampir meledak, tapi cepat sebuah ekor melintas, menghalangi keduanya untuk bertarung.
"Tapi kalau tamunya seperti kucing pasar ini aku tidak sudi bersikap sopan." Tunjuk Dwargoun kepada Omen.
"Jika bukan karena urusan tuan Askar, aku pun tidak sudi bertemu denganmu." Omen tidak mau mengalah.
"Tuan Omen, kakek Dwargoun, kalau memang kalian tidak bisa diam, aku bertindak tegas." Ucap red yang menujukan wajah marah.
Setelah mendapatkan warisan dewa naga, tentu peningkatan kekuatan Red menjadi sangat pesat, dimana saat ini dia adalah lord di atas surga tahap menengah, jauh lebih kuat dari Dwargoun sendiri.
Kemungkinan itu karena separuh kekuatan manusia milik Red dapat membantu untuk menyerap seluruh warisan dewa naga secara maksimal.
"Lihat itu, lihat itu, bukankah cucuku sekarang sangat luar biasa." Berkata Dwargoun dengan mata berkaca-kaca.
"Heeeeehh kalau kau senang, aku pun tidak perduli." Balas Omen dengan lemas.
Kembali ke Askar untuk urusannya sendiri.
__ADS_1
"Aku ingin menggunakan ruangan tersembunyi dibawah kuil dewa naga ini." Berkata Askar dengan tujuanya.
"Ya tuan, kakek sudah mengatakan tentang kegunaan dari ruang rahasia untuk menghubungkan antara dunia ini ke alam semesta atas." Jawab Red.
Sebenarnya ada banyak cara untuk Askar pergi ke alam semesta atas, salah satunya adalah menggunakan ruang penghubung di bawah kuil dewa naga.
Dengan kekuatan lord alam kaisar bisa saja Askar terbang melewati angkasa dan lubang hitam, tapi tidak bersama Sina dan Rea, karena tekanan lubang hitam sangat berbahaya.
Ada pula menggunakan alat berupa kristal perpindahan antar alam semesta, seperti yang digunakan oleh Sam dan kawan-kawan dari kelompok matahari merah, tapi Askar tidak memilikinya.
Jika pun Askar meminta alat itu dari Zoan, hanya ada satu dan tidak bisa digunakan bersama-sama.
Satu-satunya cara yang paling efektif adalah menggunakan ruang perpindahan antar alam semesta, dimana Askar sendiri baru menyadarinya, setelah blackie atau naga hitam mengungkapkan rahasia dibalik penciptaan kuil dewa naga.
Ruangan itu secara tersembunyi digunakan untuk para makhluk alam semesta atas, secara khusus leluhur dari alam semesta penguasa naga datang ke dunia tempat tinggal Askar, akan tetapi, sudah ratusan ribu tahun tidak lagi digunakan.
Askar membuka kesadaran naga hitam di dalam tubuhnya, aliran energi leluhur naga muncul dan memenuhi ruangan secara besar-besaran.
Secara ajaib seluruh ruangan berubah menjadi pemandangan angkasa, dan beberapa titik cahaya menujukan lokasi kemana Askar akan pergi.
"Red, aku memiliki satu permintaan." Ucap Askar sebelum pergi.
"Apa itu tuan."
"Aku ingin kau bersama zilogia menjaga kedua dimensi selama aku pergi." Ucap Askar dengan tersenyum.
"Tentu saja tuan." Balas Red yang masih patuh.
Semua orang yang tidak berhubungan untuk pergi, segera mundur, termasuk juga xixi, karena Askar hanya akan membawa Sina, Rea dan Omen.
"Tuan berhati-hatilah, pulanglah dalam keadaan sehat."
"Aku tahu, red jangan khawatir." Balas Askar yang segera menekan satu titik cahaya dengan tujuan ke alam semesta kerajaan bawah.
Tiang cahaya melesat lurus menuju angkasa, dan seketika Askar serta semua orang lenyap dari dalam ruangan.
__ADS_1
(Untuk malam Minggu dan hari Minggu kita libur ya kakak, maaf karena belakangan ini dan kedepannya setiap Minggu tidak bisa up dulu.)