PERTARUNGAN TANPA BATAS : DUNIA DI BALIK BATAS 2

PERTARUNGAN TANPA BATAS : DUNIA DI BALIK BATAS 2
hanya sedikit


__ADS_3

Alam semesta awal penciptaan...


Jarak antara alam semesta kerajaan suci, dan alam semesta awal penciptaan cukuplah dekat, hanya perlu tiga hari untuk melewati lubang hitam dan sampailah Askar ke tempat tujuannya.


Sebuah wilayah khusus yang hanya dihuni oleh satu orang yaitu Dewa penciptaan davendra, tidak tampak seperti planet-planet lain yang Askar temui.


Karena alam semesta awal penciptaan seperti sebuah pulau yang mengapung di angkasa hanya saja luas wilayahnya nya sama seperti lima planet yang digabungkan.


Untuk beberapa hari setelah obrolan terakhir bersama Sang Penguasa pedang, Askar kini merasa tidak nyaman, dimana kakek Loe Teu Yiu hanya diam, bahkan tidak mengatakan apa pun.


Entah apa yang akar lakukan hingga membuat kakek Loe Teu Yiu marah, padahal itu hanya sebuah obrolan kecil untuk memecah kebingungannya.


"Askar Apa kau merasa ada yang aneh dengan tuan Loe Teu Yiu." Ucap Ke'su secara langsung memperhatikan perubahan sikap dari sang penguasa pedang.


"Aku pun tidak tahu, karena terakhir kami berbicara, sikap kakek Loe Teu Yiu masih sama saja seperti biasa, dan kenapa kau bicara sok asik begitu denganku." Balas Askar, walau di akhir ucapannya terlihat wajah kesal dia tujukan untuk Ke'su.


" Apa salahnya kita sudah berkelana bersama lebih dari tiga bulan lamanya." Ke'su membalas dengan sengit.


"Apa kau pikir atas dasar itu kau bisa membuatku akrab ?, Jangan harap." Secara tegas membantah ucapan dari Ke'su.


Entah kontribusi apa yang sudah Ke'su lakukan, Askar tidak pernah sudi mengakrabkan diri dengan pangeran ku'nyuk ini.


Selain penampilannya yang por*no, kepribadian sombong atas segala hal membuat Askar tidak pernah nyaman untuk dekat dengan Ke'su, lebih seperti, Askar tidak ingin di lihat aneh, jika harus jalan bersama lelaki cuma bersem'pak.


Tapi di lihat dari mana pun oleh Askar, perubahan sikap dari kakek Loe teu yiu di dasari oleh sesuatu yang berhubungan dengan Askar.


Perlahan bahtera angkasa turun dari atmosfer, mencari sebuah tempat untuk mendarat, walau begitu alam semesta awal penciptaan bukan tempat yang bisa dikunjungi banyak orang.


Bukan karena lokasinya yang sulit dijangkau, atau keadaan wilayah dengan karakteristik unik seperti alam semesta api mulia, tapi itu karena para penghuni yang hidup didalamnya.

__ADS_1


Bahkan ketika awal Askar membawa turun bahtera angkasa menuju permukaan danau, sebuah burung besar datang dalam kecepatan tinggi.


Sosok burung dengan paruh besar dan bulu-bulu hitam yang sama dengan monster penghuni jurang kematian di hutan labirin di dimensi Noir.


Jelas Askar menyadari bahwa penghuni jurang hutan labirin adalah para binatang iblis zaman kuno, tapi di alam semesta awal penciptaan ukurannya hampir lima kali lipat lebih besar.


Tanpa perlu menunggu perintah, Ke'su yang menyadari jika bahtera angkasa dalam bahaya segera berlari keluar, dimana jika burung itu menghantam lambung bahtera, maka seketika itu juga akan rusak.


Ini akan sangat merepotkan, karena di alam semesta awal penciptaan yang isinya hanya hutan dan para monster, tidak mungkin mereka menemukan montir untuk memperbaiki bahtera.


Tombak dengan nyala api merah darah, dia lepaskan untuk menyerang burung itu, ledakan api terjadi dalam radius besar, hingga langit yang tadinya biru kini berganti merah panas.


"Sepertinya dia memang sedikit berguna, hanya sedikit." Ucap Askar dengan malas.


Biar pun Ke'su tidak mengambil tindakan, Askar sudah siap dengan skill penciptaan untuk melepaskan pedang besar di atas kepala burung.


Tapi siapa sangka pangeran ku*nyuk ini berinisiatif untuk melawan burung yang mungkin menghancurkan satu-satunya kendaran mereka agar bisa pulang.


Jika tidak maka sudah dipastikan serangan monster yang berada sekitar dengan lord alam monarch menjadi masalah besar untuk mereka hadapi.


Karena tepat setelah mereka menginjakkan kaki, sekumpulan binatang iblis bergerak datang, tapi bukan untuk menyapa.


"Aku rasa kita tidak disambut baik di tempat ini." Ucap Askar sendirian.


"Bukankah ini terlihat berbahaya." Balas Asy yang merasa takut akan semua binatang iblis disekeliling mereka.


"Tenang saja Dewi, selama aku ada disini tidak akan aku biarkan binatang iblis ini menyentuh anda." Berkata Ke'su dengan gagah berani.


Askar pun ikut bertindak, satu pedang besar yang muncul ditangan dan langkah kuat dalam melakukan serangan, siap Askar lakukan.

__ADS_1


Hanya saja, sebuah aura kuat dan niat membunuh datang dari belakang punggung Askar, dimana saat dia menoleh ke belakang, tangan kakek Loe Teu Yiu terangkat.


Pedang tidak berwujud yang ada ditangan sang penguasa pedang terayun mengarah kepada Askar hingga melemparkan tubuhnya jauh.


Semua orang binggung, dimana tanpa mereka sadari jika kakek Loe Teu Yiu melakukan sebuah serangan yang nyatanya di tunjukan kepada Askar.


Askar tidak tahu apa tujuan Kakek Loe Teu Yiu yang jelas dia benar-benar serius menunjukan niat membunuh, bahkan bisa di rasakan kekuatan sang penguasa pedang hampir menebas kepalanya.


Saat Askar dalam kondisi tidak siap, seketika itu juga kakek Loe Teu Yiu muncul, ayunan pedang kedua datang, ledakan besar dari kekuatan penuh seorang lord alam keabadian tertinggi mengguncang seluruh wilayah.


Dengan kekuatan berbesar itu, pulau melayang dari alam semesta awal penciptaan seakan ingin runtuh dan setiap makhluk yang ada di sekitarnya pun bepergian demi menyelamatkan diri.


"Kakek apa yang kau lakukan." Bertanya Askar dengan bingung.


Loe Teu Yiu tidak menjawab, tanpa menahan diri dia mulai melakukan serangan secara beruntun, diterima oleh Askar tanpa bisa mengikuti semua arah pedangnya datang.


Skill pemangsa gerbang kelima : murka penguasa.


Ini jelas masih belum cukup untuk menyaingi kekuatan Loe Teu Yiu tapi Askar tidak bisa bertahan tanpa menggunakan kekuatan dewa pemangsa.


Sebagai lord alam keabadian tertinggi, Askar tidak lebih seperti seekor kucing dimana jarak kekuatan antara mereka sangat besar, mustahil untuk Askar bertahan dalam kondisi biasa.


"Kakek tua pergi kau..." Seketika Omen datang dan melakukan serangan ke tubuh Loe Teu Yiu.


Tapi Omen pun masih belum cukup untuk mengalahkan sang penguasa pedang, dimana kekuatan Sphinx yang tidak sempurna berada di bawah kakek Loe Teu Yiu, dan tanpa ragu dilepaskan serangan lain kepada Omen.


Itu bukan serangan biasa, sebuah pedang tanpa wujud, menembus tubuh Omen, dan membuatnya pingsan seketika karena kakek loe teu yiu menggunakan sebuah pedang roh yang mampu merobek jiwa.


Melihat perbuatan Loe Teu Yiu, Askar tidak tinggal diam, emosinya memuncak hingga ke ubun-ubun, biar pun dia tahu jika kekuatannya masih jauh dari kata mampu, tapi apa yang terjadi kepada Omen, tentu membuat dirinya marah.

__ADS_1


Teknik naga hitam : lintasan naga.


Satu garis lurus terlepas dan secara langsung menghantamkan sebuah serangan berwujud naga ke tubuh Loe Teu Yiu.


__ADS_2