PERTARUNGAN TANPA BATAS : DUNIA DI BALIK BATAS 2

PERTARUNGAN TANPA BATAS : DUNIA DI BALIK BATAS 2
kelas kerupuk


__ADS_3

Kini orang-orang dari dalam istana kerajaan pun beranjak keluar untuk menyaksikan pertarungan Askar dan Feng Tianmu.


Beberapa orang jelas mendukung Feng Tianmu agar membunuh Askar, meski Varjo tidak akan membiarkan hal itu terjadi, tapi tetap saja mereka masih kesal karena dia menikah dengan Resya.


Wirso salah satunya, biarlah orang yang dia bayar untuk menghalangi pernikahan mereka di hajar habis-habisan oleh Varjo, karena kini ada orang lain yang menggantikannya.


Melihat bagiamana wujud roh kontrak yang dikeluarkan oleh sang kepala keluarga dari klan Tianmu sangat luar biasa, membuktikan tentang dirinya sebagai ahli pengendalian roh memang diakui.


"Lihat itu, seberapa menakjubkan roh yang Feng Tianmu."


"Aku dengar jika makhluk itu sama kuatnya dengan lord alam saint suci tahap akhir."


"Aku ingin tahu bagaimana Askar akan menghadapi roh khusus yang Feng Tianmu miliki."


Tidak mau kalah dengan sosok roh kontrak besar hijau yang tampak menyeramkan dan memang sangat kuat itu, Askar membentuk simbol gerbang prasasti.


"Aza El halmare keluarlah." Panggil Askar hingga memunculkan makhluk kecil bertanduk memiliki ujung api.


Menyaksikan roh kontrak yang Askar miliki, semua orang dari bawahan Feng Tianmu tentu tertawa terbahak-bahak, mereka jelas menganggap bahwa Askar sedang melawak dengan roh yang dia keluarkan.


Tapi berbeda sikap dari Feng Tianmu sendiri, dia sangat memperhatikan wujud langsung dari Aza El halmare, bahkan terlihat cukup serius, hingga Askar merasa risih.


"Tuan kenapa dia melihatku seperti itu, aku tidak nyaman dengannya." Berkata Aza kepada Askar sembari menunjuk ke arah Feng Tianmu.


"Entahlah, mungkin dia tertarik denganmu Aza." Asal saja Askar menjawab.


"Aku tidak sudi, jika dia yang tertarik kepadaku." Langsung saja Aza membantah perkataan Askar dengan perasaan jijik.


Dia adalah seorang ahli roh, Askar tentu menganggap bahwa Feng Tianmu menyadari siapa Aza El halmare dari pada orang-orang yang menganggap lemah roh kontraknya dalam wujud hemat energi.

__ADS_1


Hingga beberapa saat setelah Feng Tianmu diam-diam berpikir, lelaki yang jelas menaruh perhatian kepada Aza El halmare mulai angkat bicara.


"Askar kau sepertinya memiliki roh yang sangat unik." Ucap penuh arti.


"Hei... Pak tua kau bilang aku ini unik, lihat roh mu itu, aku hampir tertawa melihat penampilannya yang hijau besar, pakai kolor pula." Aza El halmare sang raja para roh pun tersinggung mendengar ungkapan dari Feng Tianmu.


Askar tahu jika Aza adalah tipe yang mudah sekali tersinggung saat ada orang mengomentari penampilannya, meski pun kata 'unik' yang di ucapkan oleh Feng Tianmu berunjuk kepada Aza perihal kekuatan didalam dirinya.


"Ribuan tahun silam, aku pernah masuk ke dalam alam dunia ghaib, dan menemukan sebuah relik gambar, meski sudah sangat tua dan hampir tidak bisa dibaca, aku merasa roh yang kau miliki ada dalam isi relik itu." Entah dari mana kesempatan untuk Feng Tianmu bercerita.


Askar tidak melarang dia melakukannya, dan dari itu pula Askar mendapat anggapan bahwa Aza El halmare yang selalu menyebut dirinya sebagai raja para roh, memang memiliki sejarah di alam dunia ghaib sana.


"Lantas apa tujuanmu bercerita tentang roh kontrak yang aku miliki."


"Tentu, aku menginginkan roh mu ini sebagai ganti dari Rudolfo." Jawabnya dengan tujuan untuk merebut Aza El halmare.


Sebagai seorang ahli dalam seni pengendalian roh, Feng Tianmu jelas mengetahui bahwa roh Aza El halmare bukan rok ecek-ecek kelas kerupuk.


"Jika kau merasa mampu silakan, tapi aku disini tidak akan diam saja." Ucap Askar tersenyum jelas.


"Aku pun tidak mau ikut dengan lelaki sepertimu pak tua." Ditambah Aza yang menolak secara langsung.


"Kau dengar itu, jadi bukan hal mudah membawa roh kontrak milikku tuan Feng Tianmu." Askar menambahkan dengan perlawanan keras.


Roh kontrak Feng Tianmu diberikan perintah, ayunan gada besar menghantam lantai, guncangan kuat seakan ingin meruntuhkan pelataran luar dalam satu serangan saja.


Varjo tahu jika lelaki yang sangat terkenal akan keahlian pengendalian roh jarang menunjukan diri di muka publik, tapi kekuatan roh kontrak miliknya memang menakjubkan.


Cukup khawatir jika Askar tidak mampu melawan balik roh besar itu, hanya dengan roh kecil yang dia keluarkan.

__ADS_1


Tapi hal mengejutkan pun terjadi, dimana roh kecil yang dianggapnya tidak berdaya, menampakkan wujud nyata dan jelas berbeda dari sebelumnya.


Tidak hanya besar tubuh Aza saja yang berubah, tanduk kecil di atas kepalanya pun tumbuh melengkung ke atas dengan kobaran nyala api di ujung.


Dimana ayunan gada besar ditangkap oleh Aza dengan mudah, meski ukuran yang tidak sebanding, hanya saja kekuatan penyerapan dari energi Askar pun tidak lah sedikit.


Untungnya saja, Askar sudah cukup mampu memberikan energinya dalam perubahan Aza secara nyata tanpa perlu membuka kekuatan skill pemangsa.


Selagi kedua roh itu bertarung, Feng Tianmu tidak berdiri diam untuk sekedar melihat, dia secara langsung menarik kembali tombak dan menyerang Askar.


Beranggapan bahwa Askar tidak siap menerima serangannya, Feng Tianmu benar-benar melupakan cara Askar bertarung, karena saat tombak siap menghujam ke dada Askar, tubuhnya bergeser satu langkah dan menghindar.


"Kau menganggap bahwa aku bisa kau sedang cara sembunyi-sembunyi, tentu saja tidak." Ucap Askar selagi menahan tombak Feng Tianmu ditangan.


Saling tarik menarik, Askar merasa dirinya mampu untuk membalas serangan itu, tapi sepintas senyum di wajah Feng Tianmu menunjukan maksud berbeda.


Dia secara sengaja memang berniat menyerang Askar dari dekat, tapi bukan untuk melukai Askar, karena beberapa saat kemudian, rantai - rantai panjang bergerak dan mengikat kedua tangan dan kaki.


Dari tubuh Feng Tianmu sendiri mengeluarkan sebuah tangan hitam yang bergerak perlahan untuk memasuki tubuh Askar.


"Itu... teknik penguncian roh legendaris." Gumam seseorang yang memang pernah melihat keturunan keluarga Tianmu menggunakannya.


"Si*al kenapa dia menurunkan kewaspadaan kepada Feng Tianmu." Gumam Varjo kesal, dia berniat membantu, tapi janji adalah janji, dan Askar harus menyelesaikan sendiri urusan ini.


Jika dalam beberapa waktu Askar tidak bisa melepaskan diri, maka tubuhnya akan di kendalikan oleh Feng Tianmu, segala hal yang Askar miliki bisa saja di serap.


Ini adalah yang di peringatan oleh Varjo, memang benar untuk melakukan teknik penguncian roh, Feng Tianmu harus mendekati lawan.


Sayangnya Askar tidak tahu mengenai kemampuan khusus dari keluarga Tianmu, sehingga cukup mudah baginya melakukan teknik itu.

__ADS_1


Sebuah kejadian tidak terduga datang ketika teknik penguncian roh sudah dilakukan, tubuh Feng Tianmu bergetar hebat dan terpental jauh hingga memuntahkan darah.


__ADS_2