PERTARUNGAN TANPA BATAS : DUNIA DI BALIK BATAS 2

PERTARUNGAN TANPA BATAS : DUNIA DI BALIK BATAS 2
pembawa kekuatan


__ADS_3

Ini adalah kali pertama dirinya harus mengendalikan bahtera angkasa, kurang lebih semua hampir sama dengan bahtera melayang, dan Askar cukup terbiasa mengendarainya.


Askar cuma khawatir jika akan menjadi masalah di tempat lain, karena Askar tidak memiliki surat izin mengemudikan bahtera angkasa, dan ini terbilang ilegal, walau pun semua bergerak secara otomatis saat pertama dia mengarahkan lokasi tujuan.


Tapi tetap saja dia adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengoperasikan bahtera angkasa ini.


"Aku berharap disini tidak ada polisi angkasa yang akan memberikan surat tilang kepadaku." Gumam Askar yang merasa sedikit risih.


"Semua orang yang menjaga perbatasan tentu tahu jika bahtera ini adalah milik kerajaan." Ucap kakek loe teu yiu yang berjalan mendekat kepada Askar.


"Aku harap juga begitu." Sedikit Askar tersenyum menanggapi perkataan Kakek Yiu.


Untuk orang-orang setingkat kakek loe teu yiu, tidak perlu mereka menggunakan bahtera angkasa jika ingin bepergian ke alam semesta lain.


Dengan tubuh separuh dewa, kekuatan dan kecepatan kakek loe teu yiu, yang mampu melewati lubang hitam tanpa takut tubuhnya akan mengalami efek kerusakan dari tekanan ruang.


"Jadi kakek Yiu, dimana Su sekarang ?." Bertanya Askar karena sejak pertama terdengar berisik tapi sekarang sangat sunyi senyap.


"Anak itu sedang mengobrol bersama kedua istrimu." Balas kakek Yiu dengan singkat.


"Aku harap tidak ada kesalahpahaman di antara mereka." Gumam Askar sendirian.


"Memang apa yang kau takutkan Askar ?, mereka hanya berbincang-bincang ria dan saling cerita satu sama lain, tidak sampai pukul-pukulan." Balas kakek Yiu biasa saja.


Tersenyum Askar dengan mendengar tanggapan kakek Loe Teu Yiu... "Kakek Yiu tidak pernah memahami tentang pembicaraan wanita, terkadang awalnya mereka tertawa-tawa bersama, tapi kadang pula berakhir dengan jambak-jambakan."


Entah dari mana isi pikiran Askar, biar pun Sina dan Rea tidak mungkin melakukannya, karena mereka berdua masih memiliki jurus-jurus andalan yang bisa digunakan dalam pertarungan.


"Jadi kakek Yiu, apa yang anda ketahui tentang dewa Davendra." Bertanya Askar.


"Oh, pada akhirnya kau tidak tahu apa pun dengan dewa Davendra."


"Selain dari tindakan Dewa Davendra membuat diriku berenkarnasi, aku jelas tidak memahami apa pun soal dewa Davendra." Balas Askar yang jelas tidak menutupi rahasia tentang ingatan dewa Asyura.


Askar seakan memiliki penilaian sendiri untuk mempercayakan sesuatu kepada seseorang, seperti saat ini, kakek loe teu yiu jelas mengetahui siapa sosok Askar sebagai dewa Asyura.

__ADS_1


Karena kakek loe teu yiu seperti bertindak sebagai perantara dewa Davendra yang jelas diarahkan untuk melindungi Askar.


"Sejak awal, dewa Davendra itu tidak ada." Ucap kakek Yiu dengan jelas.


"Apa maksud kakek ?." Askar bingung.


"Dewa penciptaan Davendra, menciptakan sejarahnya sendiri dan mengubah ingatan jagat raya dengan kekuatan dewa kematian Lutos." Balas kakek Yiu memperjelas.


"Untuk apa dewa Davendra mengubah sejarah ?, apa yang dia inginkan ?." Dan itu tetap menjadi pertanyaan.


"Buku tanpa terjemahan yang kau dapat itu adalah jalan kisah pengulangan waktu oleh dewa Davendra sebelum dan sebelumnya, dia meneruskan setiap tujuan dari dirinya sendiri, untuk menemukan jalan keluar dari pengulangan waktu yang sedang dirinya hadapi." Berkata kakek Yiu atas apa yang dia ketahui.


Segera Askar membuka kekuatan dunia imajinasi, dan mengambil sebuah buku usang yang dia dapatkan dari ruang penyimpanan harta di istana Zilogia.


Sejak awal Askar memang tertarik, tapi dia tidak bisa membacanya, bahkan ketika ingatan dewa Asyura sudah dia miliki, tapi tetap saja, tidak ada satu pengetahuan pun untuk menerjemahkan bahasa dari buku itu.


"Apa maksud kakek adalah buku ini." Askar menujukan buku yang dia simpan.


"Ya itu sama persis dengan buku dewa Davendra." Kakek Loe Teu Yiu pun mengambil dari tangan Askar.


"Jadi apa kakek bisa membacanya."


"Tidak, karena ini bahasa kuno yang hanya bisa diterjemahkan oleh makhluk dari keturunan dewa Yusita, di zaman awal penciptaan." Jawab kakek Yiu.


"Ao ing." Selintas nama itu Askar sebutkan.


"Ya hanya mereka yang tahu tentang semua arti kata dalam buku ini, tapi sayangnya mereka tidak lagi bisa temukan." Ucap kakek Yiu dengan menggeleng kepala.


Askar memang tidak menyadarinya, karena sejak awal ingatan dewa Asyura yang Askar miliki tidak tahu tentang tulisan dari kaum Ao ing itu.


Tapi Askar pun tidak menceritakan kepada kakek Yiu, jika kaum Ao ing kini hidup dalam dimensi falsus, salah satu rahasia besar yang Askar tidak ingin ada orang lain tahu.


Semua terkendali dengan baik, tidak ada masalah dari perjalanan awal meninggalkan kota kerajaan Loyi dan menuju ujung selatan perbatasan alam semesta kerajaan bawah.


Ditambah setiap ruangan yang menjadi tempat untuk Askar serta lainnya tinggal, cukup aman dan nyaman, terbuat dari lapisan batu adamantium hitam, tidak bisa ditembus oleh benda tajam, anti debu dan kedap udara.

__ADS_1


Laju bahtera angkasa memang sangat cepat, kurang dari tiga jam, mereka kini telah sampai di perbatasan wilayah alam semesta kerajaan bawah yang dipenuhi lubang hitam.


Tapi sebelum itu, Askar harus singgah dulu ke sebuah tempat yang terapung di angkasa untuk meminta perizinan kepada para penjaga perbatasan.


Dua orang penjaga yang memantau situasi, segera bergerak mendekat, dimana mereka pun tahu jika bahtera itu adalah milik kerajaan alam semesta bawah.


Dan Askar dibawa ke lokasi lubang hitam yang mengarah langsung ke alam semesta dunia beku dan api mulia.


Selagi Askar menunggu surat perizinan untuk bahtera angkasa meninggalkan alam semesta kerajaan bawah, Askar pun kembali berbincang-bincang dengan kakek yiu.


"Nah kakek, aku bertanya-tanya kenapa kau ingin memberikan Su yiu kepadaku." Pertanyaan lain pun Askar ajukan.


"Apa kau tidak tahu apa pun ?." Tapi tersirat sebuah makna dari senyuman yang kakek Yiu tunjukan.


"Jika aku tahu, aku tidak akan bertanya kakek." Balas Askar dengan wajah kesal.


"Itu ada benarnya, tapi jika nanti kau tahu, aku tidak ingin kau menjadikan Su yiu sebagai istrimu karena sekedar alasan." Ucap kakek Yiu dengan tatapan serius.


Sontak Askar merasa takut, karena ada niat kuat untuk bertarung dari kakek loe teu yiu jika itu berhubungan dengan cucunya, Su yiu.


"Hmmm aku mencoba mengerti." Jawab Askar.


"Dia sudah aku anggap sebagai cucuku sendiri, dia yang aku rawat sejak kecil, dan aku tidak ingin Su yiu hanya menjadi alat."


"Kenapa ?."


"Dewa Davendra lah yang membawa Su yiu kepadaku, dia mengatakan kalau Su yiu harus diberikan kepadamu, Askar, karena dia adalah pembawa kekuatan dewa kematian, Lutos." Ungkap Kakek Loe Teu Yiu sebuah rahasia.


(Note : nyatanya memang semua hal di kehidupan Askar, sudah berada dalam kendali dewa Davendra.


Cerita tentang perjalanan waktu, pemutar balik sejarah, dan alur berputar dari satu titik, kembali ke titik sebelumnya adalah cerita yang memang rumit.


Author sendiri sampai pusing, tapi di sini saya ingin membawa para pembaca untuk berpikir cerdas dalam alur yang tidak hanya berakhir dengan pertarungan melawan bos besar dan memang, kemudian tamat.


Tapi Askar harus membuat alur ceritanya sendiri didalam kehidupan yang akan diputar balik berulang kali, sampai pada akhirnya, dia akan menemukan jalan keluar dari semua masalah.....

__ADS_1


dan... terimakasih kepada @king Fonsi sebagai pembaca setia untuk koin tips nya, biar pun karya ini tidak sehebat yang lain-lain, tapi author benar-benar berusaha untuk membawa alur cerita yang tidak biasa-biasa aja.)


__ADS_2