PERTARUNGAN TANPA BATAS : DUNIA DI BALIK BATAS 2

PERTARUNGAN TANPA BATAS : DUNIA DI BALIK BATAS 2
pendekar mata api


__ADS_3

Tujuan Askar telah di tetapkan, alam semesta api mulia.


Jarak antara alam semesta kerajaan bawah dengan alam semesta api mulia bagi manusia biasa, kurang lebih satu juta tahun cahaya. Tapi tidak mungkin perjalanan antar alam semesta dilakukan dengan naik becak atau pun odong-odong, karena sangatlah mustahil dilakukan.


Terlebih lagi untuk melewati perbatasan alam semesta, siapa pun itu harus masuk kedalam lubang hitam yang memisahkan antara dua wilayah alam.


Hanya bagi seorang lord alam guru ke atas perjalanan antar alam semesta memang tidak terlalu sulit, tapi sangatlah berbahaya jika secara utuh tubuh manusia melewati lubang hitam.


Karena didalam lubang hitam itu, manusia akan menghadapi pemisahan ruang, aliran arus energi alam super kuat dan jalur lintasan perpindahan yang begitu kecil yang hanya bisa dilintasi oleh cahaya.


Satu saja kesalahan maka hanya ada dua kemungkinan, mereka akan lenyap dan mati, atau dilemparkan ke tempat yang tidak tahu keberadaannya.


Oleh sebab itu, diciptakanlah bahtera angkasa yang mampu melaju dalam satu kecepatan tinggi melampaui cahaya, hanya saja energi untuk melakukan perjalan melintasi lubang hitam tidaklah murah.


Virnda pun membawa Askar ke ruang penyimpanan harta kerajaan, dimana ada banyak senjata-senjata kelas lord, item-item kelas bumi dan beberapa diantaranya item kelas surga, kumpulan buku beladiri yang terbilang kuat dan masih banyak lagi.


Tapi tujuan Askar adalah melihat bahtera angkasa yang akan mereka gunakan untuk perjalanan pergi melintasi alam semesta.


Ada tiga bahtera angkasa yang jelas berbeda dari bahtera perang pada umumnya, karena setiap bagian terbentuk oleh bahan berkualitas dan sangat kokoh.


Dibuat dari batu adamantium hitam yang ditipiskan, berlapis emas, terlihat mahal dan elegan, anti karat, anti maling, dan anti bocor walau tidak ada sayapnya.


"Jadi apa kelebihannya." Ucap Askar begitu saja.


"Jangan berharap lebih Askar, selama ini masih berfungsi dengan baik untuk melintasi antar alam semesta, itu cukup bukan." Balas Virnda yang tidak ingin mendengar perkataan itu.


"Ya seharusnya memang begitu." Askar mengangguk setuju.


Bahtera angkasa memang benda yang sangat mahal, bahkan harga untuk membuatnya hampir setara dengan membangun sebuah istana kerajaan full perabotan.

__ADS_1


Maka sangat wajar jika alam semesta kasta atas sekali pun hanya memiliki beberapa, itu saja digunakan untuk kepentingan perjalanan bisnis ke alam semesta lain yang penting.


Dan ini yang harus Askar terima, dimana bahtera dari kerajaan bawah bisa membawa perjalanan Askar sebanyak dua kali melintasi dua alam semesta.


Pilihan Askar adalah membawa Sina ke alam semesta api mulia, kemudian Rea ke alam awal penciptaan, secara bergantian, dan Askar harus mencari sumber energi lain untuk pergi ke alam semesta kerajaan beladiri.


"Baiklah kami akan pergi besok." Berkata Askar yang memang sudah di putuskan.


Terkejut Virnda mendengar perkataan Askar..."Kenapa begitu cepat."


"Ini sudah lebih dari jadwal, karena waktu kami di alam semesta atas terbatas." Askar jelas sangat memikirkan batas yang ditentukan oleh Elica.


"Kalau memang begitu, aku tidak bisa memaksamu, tapi setidaknya datanglah ke rumah, berpamitan dengan Nanda yang jelas-jelas ingin kau menemuinya." Balas Virnda untuk memberikan sedikit dukungan kepada anaknya.


Tapi sedikit Askar melirik ke arah Rea dan Sina, dimana mereka pun mengangguk, yang menujukan arti bahwa Askar harus menerima permintaan Virnda.


Mereka jelas bukan wanita keras kepala yang hanya mementingkan dirinya sendiri, untuk beberapa alasan, ketika Rea atau pun Sina mengenal sosok Nanda dia memahami bahwa gadis itu juga menyukai Askar.


"Baiklah aku mengerti nona Virnda, aku akan menyempatkan diri untuk berpamitan dengan Nanda." Balas Askar yang mengangguk sopan.


"Baguslah kalau begitu, aku tunggu kehadiranmu besok." Sedikit terdengar mengancam dari perkataan Virnda.


Dari cara Virnda menjawab itu, seakan ada konsekuensi bila mana Askar melupakan janji untuk bertemu dengan Nanda.


*******


Kota kerajaan Loyi, wilayah selatan, Kediaman keluarga Satya.


Siapa yang tidak kesal, ketika sebuah rencana indah kini hancur berantakan oleh orang tidak dikenal. Datang secara tiba-tiba, menujukan diri, dan mengambil semua itu tanpa sisa.

__ADS_1


Bahkan semua yang terjadi kepada Erdo tentu menjadi coretan hitam bagi keluarga besar Satya, dia dihajar hanya dengan satu tamparan, dan kalah telak tanpa perlawanan.


"Jika memang kita tidak bisa mendapatkan kursi lord, maka bocah itu juga tidak akan mendapatkannya." Tegas suara Satya yang berbicara dalam sebuah ruang pertemuan.


Mereka-mereka yang datang tentunya adalah kerabat dekat, dimana mendukung secara penuh ketika Erdo mengambil alih kekuasaan lord Sam.


Tapi jelas ada udang dibalik gorengan, alasan sederhana dimana ketika Erdo mendapatkan posisi lord, maka kedudukan keluarga mereka pun menjadi semakin tinggi.


Bahkan setiap wali kerajaan pun bisa saja terisi oleh anggota keluarga lain yang ingin memonopoli kekuasaan alam semesta kerajaan bawah.


"Itu benar kakak Satya, jika kursi lord didapat oleh kandidat lain seperti Kalpan, kita tidak masalah, tapi ini.... Dia bahkan baru kemarin datang dan kini menjadi lord, ini seperti lelucon." Balas Tatyo sebagai adik dari Satya.


Itu karena Kalpan masih satu saudara, dan untuk menjalin kerjasama yang saling menguntungkan adalah hal mudah bagi mereka.


"Tapi bagaimana cara kita melakukan tindakan untuk menyingkirkan Askar, bagaimana pun paman Jaga tidak akan tinggal diam, ketika tahu lord baru itu tewas oleh kita." Balas Anggota keluarga lain yang menjadi pihak tanpa perlu disebutkan namanya.


"Karena itu, kita kirimkan pembunuhan bayaran yang jelas kuat untuk menyingkirkan Askar, agar semua bersih tanpa diketahui oleh siapa pun, termasuk paman Jaga." Balas Satya dengan rencana yang sudah matang.


"Itu ide yang bagus kakak, jadi siapa yang akan kau sewa." Balik Tatyo bertanya.


"Pendekar mata api, dari planet sebelah."


Ada tiga planet yang berada dalam wilayah kekuasaan alam semesta kerajaan bawah, dan tentu ada beberapa orang-orang kuat yang bisa mereka kendalikan.


"Aku tahu dia, dia sama kuatnya dengan paman Jaga, tapi bukannya dia sudah lama pensiun." Balas Tatyo yang meragukan ucapan Satya.


"Jangan anggap perkataanku hanya omong kosong Tatyo, karena dulu aku pernah membantunya, dan dia pun mau membalas budi, terlebih, dia adalah musuh dari ayah Sam." Berkata Satya yang tersenyum penuh semangat.


"Itu terdengar menyenangkan kakak, aku tidak sabar menunggu kabar kematian Askar nanti." Tatyo pun terlihat bahagia dengan semua rencana.

__ADS_1


Termasuk semua kerabat yang hadir karena panggilan dari Satya, mereka tentu setuju dengan semua yang dia katakan, karena jika berhasil, maka posisi mereka di alam semesta kerajaan bawah tidak akan tergoyahkan.


__ADS_2