PERTARUNGAN TANPA BATAS : DUNIA DI BALIK BATAS 2

PERTARUNGAN TANPA BATAS : DUNIA DI BALIK BATAS 2
tuan guru


__ADS_3

Askar tidak tahu apa yang terjadi, semua bergerak sangat cepat, bahkan terlalu cepat untuk dia lihat dengan mata kepalanya sendiri.


Hingga Quan Qian yang hampir membunuh Askar, kini terjun bebas dengan kepala terputus oleh sesosok kakek tua berbaju putih keabu-abuan yang datang menampakan diri tepat di sebelah.


Entah sejak kapan kakek ini datang, Askar pun yakin jika dia bukan salah satu wali alam semesta kerajaan bawah,


Tapi yang jelas Askar tidak bisa merasakan tingkat kekuatan dari dalam tubuhnya, hanya saja, Askar pastikan dia jauh lebih kuat dari kakek Esa.


Terlebih lagi Quan Qian pun tewas dengan mudah padahal dia adalah seorang lord alam setengah saint tahap akhir, sama seperti Virnda dan Askar pun tidak mampu mengalahkannya.


Beranjak turun dan Askar pun segera membungkuk hormat kepada sosok kakek tua yang berjalan sedikit pincang.


"Kakek terimakasih atas bantuan anda." Ucap Askar yang menujukan sikap hormat kepada penyelamat hidupnya itu.


"Apa kau adalah Askar ?." Balas kakek tua abu-abu yang lebih mementingkan nama Askar sendiri.


"Itu benar, apa kakek kenal denganku...maaf sepertinya itu bukan pertanyaan yang tepat, karena memang semua orang di kerajaan sudah tahu tentangku." Ucap Askar dengan berpikir tentang apa yang menjadi pertanyaan soal nama.


Karena nama Askar dan wajahnya sudah cukup terkenal di alam semesta kerajaan bawah karena dia telah menjadi seorang lord menggantikan Sam.


"Tidak, aku bukan berasal dari alam semesta kerajaan bawah ini, aku hanya memastikan jika tindakan yang aku lakukan, memang seperti seharusnya." Berkata Kakek tua itu dengan pernyataan yang sulit Askar mengerti.


"Aku tidak tahu harus menjawab apa, tapi aku benar-benar berterimakasih karena bantuan anda kakek." Sekali lagi Askar membungkuk hormat kepadanya.


"Baiklah, itu bukan masalah penting, karena ini memang sudah menjadi tujuan untuk aku datang." Balas Kakek tua abu-abu yang terlihat santai.


Askar tentu merasa bingung, ada keperluan apa kakek tua sekuat beliau datang jauh-jauh antar alam semesta untuk bertemu dengannya yang baru kemarin mencoba untuk ke alam semesta atas.


"Memang apa hubungannya denganku tuan ... Siapa ?." Askar jelas belum mengetahui nama kakek satu ini.


"Aku loe teu yiu, panggil saja dengan kakek yiu, atau tuan Loe, akan lebih baik jika kau memanggilku dengan kakek yiu." Sautnya memperkenalkan diri.


"Kenapa ?."

__ADS_1


"Aku merasa tidak nyaman jika orang memanggilku dengan sebutan tuan, sedangkan aku bukan siapa-siapa." Berkata jelas kakek Yiu merendahkan diri.


Padahal Askar tahu kekuatan yang kakek tua berbaju abu-abu ini sangat tinggi, bahkan tidak ada bandingannya di alam semesta kerajaan bawah.


"Baiklah, jadi kakek Yiu ?."


"Ini jelas ada hubungannya denganmu, karena dewa Davendra yang mengutus aku untuk memberikan bantuan." Perjelas tujuan kakek Yiu.


Nama itu terdengar lagi, Askar tersenyum lemas, sosok dewa Davendra sangatlah misterius bagi dirinya, biar pun dalam ingatan Asyura, Davendra adalah dirinya sendiri, tapi segala sesuatu seakan sudah dia rencanakan.


Bahkan untuk kali ini, Askar di selamatkan oleh kakek Loe teu yiu karena perintah dewa Davendra, sedangkan sosoknya masih belum menampakkan diri.


Tapi setelah kejadian yang Askar alami, dan atas kematian Quan Qian, tentu menjadi perhatian bagi orang lain para wali, karena efek dari mata api telah lenyap, ledakan energi Askar bisa dirasakan oleh mereka.


Tanpa menunggu lama, sosok kakek tua lain yang biasa Askar kenal dengan sebutan kakek Esa dan beberapa wali lain, seperti Jaga, Samo dan Virnda pun datang mendekat kepada Askar.


"Askar apa yang terjadi, aku merasakan aura kuat darimu tadi." Bertanya Virnda dengan anggun tapi sedikit menujukan rasa khawatir.


"Ah begitu." Santai kakek Esa dan wali lain menanggapi perkataan Askar, bahkan dengan santai mengangguk mengerti.


"Kenapa aku merasa kalian tidak terkejut." Risih Askar melihat sikap mereka semua.


"Ya kau tahu, dengan dinobatkannya kau menjadi lord pengganti tentu ada banyak orang ingin membunuhmu." Jawab Virnda yang memang memahami situasinya.


"Untung saja, kakek yiu ini menyelamatkanku, jika tidak orang bernama Quan Qian sudah pasti membunuhku."


"Aku kira Quan Qian sudah pensiun setelah rivalnya meninggal."


"Lupakan itu, jadi siapa kakek Yiu yang kau maksudkan Askar."


Askar menujuk ke sesosok lelaki tua yang berdiri di sampingnya, namun secara aneh mereka seakan tidak memperhatikan beliau, padahal dari penampilan, kakek Yiu terbilang mencolok, terlebih janggut panjang putih sampai lutut.


"Esa, lama tidak bertemu, kau semakin tua saja." Saut kakek Yiu dengan akrab.

__ADS_1


Semua mata mengarahkan pandangan ke kakek Yiu, tiba-tiba para wali itu membungkuk 90° di hadapan kakek Yiu, bahkan kakek Esa sampai bersujud.


Askar tidak mengira jika sosok wali terkuat di alam semesta kerajaan bawah sampai merendahkan diri sedemikian rupa.


"Tuan guru, kenapa anda datang ke alam semesta kerajaan bawah ini." Ucap kakek Esa dengan sopan dalam sujudnya.


"Aku datang untuk bertemu dengan Askar, karena ada beberapa hal yang harus aku bicarakan."


Binggung, tentu saja, bagi para wali kehadiran Askar baru kemarin datang ke alam semesta kerajaan bawah, tapi kakek Yiu dengan relanya ingin bertemu.


Askar pun melirik ke Virnda, karena dia sendiri masih belum mengenal siapa sosok kakek tua bernama Loe teu yiu, dimana kehadirannya sampai membuat kakek Esa bersujud.


"Nona siapa kakek tua yiu ?."


"Kau tidak tahu apa pun ?." Terkejut Virda karena pertanyaan Askar.


Dilihat sikap terkejut virnda pun terlalu berlebihan, Askar yang bingung, hanya bisa memberi kesimpulan jika sosok kakek Yiu jelas bukan sembarangan.


"Jika aku tahu kenapa harus bertanya." Balas Askar .


"Baiklah... Dia adalah guru bagi kakek Esa dan juga penguasa alam semesta pedang tanpa tanding." Perjelas Virda dengan wajah syahdu saat berbicara.


Terkejut, jelas sekali di raut wajah Askar, jika kakek Yiu adalah seorang lord atau penguasa, terlebih dia berasal dari alam semesta pedang tanpa tanding, satu wilayah kekuasaan yang tidak bisa di usik oleh siapa pun.


Walau ingatan Asyura tidak memiliki gambaran dari alam semesta pedang tanpa tanding, karena mungkin wilayah itu terbentuk setelah Asyura di renkarnasi.


Tapi di jagat raya hanya ada tiga wilayah ( revisi kemarin ada dua wilayah, sekarang nambah satu.) Alam semesta penguasa naga, alam semesta pedang tanpa tanding dan alam semesta awal penciptaan.


Mereka tidak ikut dalam kasta jagat raya, tapi bukan berarti wilayah alam semesta mereka lemah, bahkan sebaliknya, karena tidak ada yang berani melawan para penguasa dari ketiga alam semesta itu.


"Aku ingin tahu apa yang kau miliki Askar sehingga orang-orang kuat tertarik kepadamu." Ucap Virnda dengan gelengan kepala perlahan.


"Entahlah, yang jelas, selama bukan masalah aku merasa lega." Balas Askar dengan tersenyum lemas.

__ADS_1


__ADS_2