
Siapa sangka kehidupan lain dari penguasa pedang, Loe Teu Yiu cukup tragis, walau pun kekuatan yang dia miliki mampu mengendalikan sebuah alam semesta dengan mudah, tapi tidak semudah dengan kisah romansa cinta kepada Salora.
Alasannya cukup klise yaitu tidak mendapatkan restu dari kedua orang tua Salora, karena saat itu Loe Teu Yiu masih di cap sebagai pembawa bencana, penjahat dan musuh bagi beberapa alam semesta.
Tentu kesengsaraan akan hadir jika Salora harus hidup bersama dengan Loe Teu Yiu dan ditolak dengan keras hubungan mereka tanpa sedikit pun memberi kesempatan.
Memang benar sesekali Loe Teu Yiu mengunjungi penginapan yang dijalankan sebagai bisnis oleh Salora, tapi bukan dengan identitasnya, dia menyamar hingga tidak dikenal oleh siapa pun.
Cinta kakek Loe Teu Yiu tetap ada, tapi hidupnya semakin jauh dari Salora, di alam semesta pedang tanpa tanding, dia menjalani kehidupan sendiri, dan hanya mengasuh seorang anak perempuan.
"Jadi ?." Ucap Askar.
"Jadi apa ?." Bertanya kakek Yiu.
"Jadi untuk apa kakek, menceritakan hal tidak penting seperti itu." Balas Askar yang memang tidak meminta kakek Loe teu yiu untuk berkisah dalam Flash back nya.
Tapi dalam beberapa waktu terakhir setelah kepergian Loe Teu Yiu, Salora tidak bisa menunggu lebih lama, hingga akhirnya dia memutuskan singgah kepada lelaki lain.
Dan kini saat kakek Loe Teu Yiu bertemu kembali, dia sudah memiliki lima orang anak dan seorang suami sebagai pedagang arak di kota Sourina.
Terasa hatinya disakiti, cintanya remuk, hangus kesetiaan yang dia jaga walau tanpa restu dari kedua orang tua Salora.
"Askar paling tidak dengarkan dulu bagaimana kisah cinta seorang legenda seperti aku ini." Ucap Kakek Loe Teu Yiu dengan suara serak seakan ingin menangis.
"Apa itu penting ?, Karena awalnya kita kemari untuk meminta bantuan agar mau menjaga Rea selama aku pergi ke klan Phoenix, tapi malah berganti menjadi reuni sepasang kekasih yang tidak direstui dan menikah dengan lelaki lain, apa kakek pikir ini kisah drama romantis." Sedikit tegas Askar berkata, karena dia pun merasa kesal saat kakek Loe Teu Yiu begitu meratapi nasib.
"Padahal ada banyak orang yang bertanya-tanya tentang kisahku di masa lalu, tapi kau menganggap ini bukan hal penting." Ucap Kakek loe teu yiu dengan nada sedih.
Keluar Salora dengan membawa minuman dari teko yang lain, disertai dengan kudapan untuk para tamu, dan dia pun mendengar semua cerita dari kakek loe teu yiu sebelumnya.
"Tapi bukan itu kisah sebenarnya, memang hubungan kami tidak di restui, hanya saja kepergian kakek tua ini meninggalkan ku, karena dia tertarik dengan seorang wanita lain." Berkata Salora yang meletakkan setiap cangkir dihadapan para tamu itu.
"Ehhhh..." Semua pandangan mata melirik ke arah kakek ke loe teu yiu seperti melihat seonggok sampah.
Kakek Loe Teu Yiu menunduk malu, dari masing-masing cerita mereka berdua jelas hal yang pasti, jika hubungan itu tidak direstui oleh orang tua Salora.
Dan bagi Askar itu tidak penting sama sekali.
"Kalau begitu, saudari Salora, aku datang ingin meminta bantuan menjaga gadis ini dan seekor kucing selama kepergianku menuju klan Phoenix." Ucap Askar atas tujuannya datang.
__ADS_1
"Aku tidak keberatan Askar, selama ada keuntungan dari masing-masing kita, aku akan menjaganya, bahkan menyediakan makan tiga kali sehari." Saut Salora yang jelas tersirat maksud tertentu.
"Kalau begitu..." Dari kantong baju Askar dia keluarkan satu koin kristal.
Dengan cepat tangan Salora mengambil koin yang Askar beri, matanya berbinar binar terang seakan itu menjadi benda paling berharga, Askar memang tahu jika satu koin kristal sama dengan uang makan sebuah keluarga untuk tiga Minggu lamanya.
Tapi siapa sangka jika Salora benar-benar membutuhkan koin kristal untuk biaya hidup lima anak yang dia miliki.
Setelah kedua orang tuanya meninggal, dan bisnis penginapan yang keluarga Salora kelola bangkrut, kehidupan mereka seakan terjun bebas ke dasar jurang.
Tinggal di rumah sederhana yang benar-benar minimalis, dan berjulaan seadanya demi menyambung hidup dari waktu ke waktu.
"Baiklah, kami akan mempersiapkan ruangan untuk nona muda ini tinggal, tapi hanya untuk tiga hari, jika lebih maka kami butuh biaya tambahan." Dan Salora pun menerima permintaan Askar.
"Tenang saja, aku akan membayar semua yang mungkin kau butuhkan." Balas Askar dengan menujukan senyum penuh makna.
"Baiklah kalau begitu."
Selagi Askar membahas setiap rincian dari keperluan Salora itu, tiba-tiba saja Sina tampak gelisah, seakan ada yang tidak nyaman.
"Sina ?, Bukan... Asy, ada apa ?." Ucap Askar yang jelas mengetahui perubahan dari cara tatapan mata Sina.
"Apa mereka mengetahui tentang kehadiranmu." Berkata Askar dengan nada serius.
"Kurang lebih seperti itu." Jawab Asy.
Askar tidak tahu harus merasa senang atas kehadiran para anggota klan Phoenix atau tidak, karena dia sendiri belum memastikan tujuan dari mereka yang datang secara langsung.
"Semoga mereka tidak membawa masalah." Gumam Askar yang berharap.
"Aku rasa tidak, karena klan Phoenix alam semesta api mulia tentu masih menaruh rasa hormat karena aku adalah leluhur mereka." Jawab Asy yang membuat Askar sedikit lebih tenang.
Dan semua berjalan dengan cepat, dimana suara jeritan dari burung besar berwarna merah terdengar, membawa sekelompok orang yang terlihat seperti suku pedalaman.
Mereka semua adalah orang-orang dari klan Phoenix di planet utama yang sengaja datang untuk serpihan jiwa Phoenix merah didalam tubuh Sina.
"Tuan leluhur Phoenix kami datang untuk membawa anda pulang ke klan." ucap seorang lelaki yang berjalan paling depan.
(Note : kita sedikit ungkap kekuatan para dewa awal penciptaan.
__ADS_1
dewa Asyura, sang pemangsa : pemilik kekuatan pemangsa yang mampu meningkatkan kekuatan hingga ratusan kali lipat, dan memiliki tiga makhluk sebagai pemangsa terkuat....ini masih bisa berkembang lagi dalam alur cerita.
dewa Sunawa, keajaiban hidup : kekuatan yang mampu memutar balik takdir kehidupan setiap makhluk, termasuk juga menciptakan kehidupan lain, dan kemampuan yang melenyapkan efek negatif.
dewa Lutos, Pembawa kematian : dia mampu menghancurkan realita, mengatur dan mengendalikan kenyataan yang ada di jagat raya.
dewa Yusita : penguasa waktu : kekuatan untuk mengendalikan aliran waktu, masa depan dan masa lalu, memutar balik dan mengehentikan, walau tidak bisa mengubah takdir suatu kejadian.
dewa Mahesa : sang bencana : kekuatan penghancur skala tinggi dan mampu mengendalikan segala makhluk berupa ras binatang.
dewa Davendra : penciptaan : mengendalikan elements, ruang, material, mengubah kenyataan dan ilusi.
__ADS_1
Semua masih bisa berkembang dalam alur cerita yang terus berlanjut di masa depan nanti. )