
Di ruang pelatihan dalam bahtera angkasa.
Suasana yang memang sepi membuat Askar tidak ragu untuk mencoba beberapa kekuatan baru.
Hampir 60 persen dalam tubuh Askar di perbarui oleh kekuatan kaisar akhir zaman, dia menyerap dan bersinkronasi dengan setiap kemampuan yang dimiliki olehnya.
Sejak awal kekuatan kaisar akhir zaman bukanlah energi jahat, tapi itu adalah energi dari alam yang dibentuk oleh tuhan sejati.
Berbeda dari energi jahat yang hadir di dalam tubuh manusia karena perasaan negatif muncul, tapi kaisar akhir zaman jelas-jelas bertindak sebagai pembawa tugas dari Tuhan sejati untuk memusnahkan jagat raya dari orang-orang itu.
Biar pun begitu, hanya dengan membuka kekuatan skill pemangsa gerbang kelima Askar barulah mampu menyerap energi kaisar akhir zaman.
Memperkuat tubuh dan sirkuit energi demi menerima kekuatan luar biasa yang dikira akan menghancurkan jiwanya sampai berkeping-keping.
Tapi siapa sangka hanya dengan 50% kekuatan itu, dia mendapat tiga peningkatan secara beruntun, dan beberapa skill berevolusi menjadi lebih kuat lagi.
Salah satunya adalah sistem informasi Re yang kini berevolusi menjadi Re 2.0, selain data base tentang macam-macam informasi milik kaisar akhir zaman dia dapatkan, satu kemampuan lain yang membuat Askar bahagia adalah, jarak penghubung komunikasi menjadi tidak terbatas.
Tentu dengan ini Askar bisa menggunakan telepati dalam jarak yang sangat jauh, hingga mampu mencapai dunia asalnya.
Su yiu berjalan mendekat, tanpa disangka-sangka, dengan inisiatif sendiri, tangan lembut milik gadis pembawa kekuatan dewa kematian ini melingkar di pinggang Askar.
"Apa yang terjadi su yiu ?." Bertanya Askar dengan perubahan sikap yang terjadi kepada Su yiu.
"Kemana saja kau tiga hari ini, aku tidak bisa menemukanmu dimana pun." Jawab Su Yiu yang memanjakan diri.
"Ya untuk beberapa urusan aku sengaja mengasingkan diri, karena kekuatanku meningkat secara besar-besaran." Askar mengatakan apa adanya kepada Su yiu.
Sekilas Askar pun memperhatikan Su yiu, zona persepsi merasakan aura wanita ini menjadi sangat berbeda, semakin kuat dan lebih tebal.
Teknik meditasi gabungan jiwa, memberikan keuntungan tidak hanya kepada Askar, melainkan setiap orang yang berkontribusi dalam kegiatan ini.
"Bagaimana perasaanmu setelah kita melakukannya." Bertanya Askar tanpa basa basi.
Wajah merah merona karena malu saat Askar membahas kejadian di malam itu, tentu ingatan Su yiu mengarah ke hal-hal yang intim.
__ADS_1
"Itu terasa enak." Dengan menahan malu su yiu menjawab.
"Aku tidak menanyakan tentang rasa dari kegiatan yang kita nikmati, tapi hasil setelah kita melakukannya." Askar jelas menggoda Su yiu yang masih polos.
"Kalau itu, ya... Dalam tiga hari aku bisa mendapat peningkatan energi dua tahap dan juga aliran kekuatan aneh yang ada dalam tubuhku pun, semakin lancar." Jawab Su Yiu merasa malu karena salah dalam mengartikan ucapan Askar.
Aura Su yiu menujukan bahwa dirinya berhasil naik dua tingkat sekaligus, kini dia sudah mencapai lord alam guru tahap menengah.
Tapi dengan kekuatan Dewi kematian Lutos, tidak perduli jika lawan adalah seorang lord alam setengah saint, itu masih bisa dia kalahkan.
"Baguslah kalau begitu, jika tidak, maka sebaiknya kita lakukan lagi sampai berhasil." Berkata Askar dengan niat tersembunyi.
"Apa karena itu berhasil, kita tidak akan melakukannya lagi." Su yiu menujukan ekspresi wajah memelas.
"Hmmm apa kau masih mau melakukannya setelah menjerit kesakitan begitu." Askar jelas menggoda Su yiu hingga wajahnya malu sampai ke telinga.
"Jangan ingatkan aku tentang itu."
Tidak ada yang mempermasalahkan tentang kedekatan su yiu dengan Askar, bahkan dari awal, keduanya datang bersama, dan menyatakan bahwa memiliki hubungan khusus.
Ada pun Fei sui sue, dia cukup memperhatikan sikap Karlina, melihat adik seperguruannya itu menyaksikan Su yiu dekat dengan Askar tentu saja ada sedikit rasa kasihan.
"Lina, kenapa kau tidak pergi dan merebut Askar dari adik Su yiu." Fei sui sue berkata dari belakang.
Karlina terkejut saat mendengar Fei sui sue membahas tentang Askar tiba-tiba... "Senior apa yang kau bicarakan ?."
"Jangan anggap aku tidak tahu Lina." Tersirat sebuah senyum penuh makna.
"Aku benar-benar tidak mengerti apa maksud senior." Karlina jelas masih menyembunyikan hubungannya.
"Kau masih berpura-pura tidak memiliki hubungan apa pun dengan Askar ?, Aku bahkan melihat dia keluar dari rumahmu, apa itu tidak bisa membuktikan apa pun ?." Tapi jawaban Fei sui sue membuat Karlina diam.
"Soal itu... Sepertinya aku tidak bisa menyembunyikan ini." Karlina terlihat malu sekaligus bingung untuk menjelaskan kepada Senior Fei.
Secara khusus ini sedikit memalukan ketika harus mengakui tentang perasaan kepada seseorang yang sudah memiliki tunangan.
__ADS_1
Biar pun Askar sudah menjelaskan semuanya, dia merasa tidak nyaman berada di tengah-tengah hubungan antara Askar dan Su yiu.
"Di dalam kehidupan ini, tidak ada hukum yang mengatur jika kita tidak boleh menyukai lelaki yang sudah memiliki pasangan." Merasa bijak Fei sui sue memberi pendapat.
"Itu memang benar, tapi tetap saja, aku butuh waktu untuk menerima kenyataan bahwa Askar memiliki wanita yang lain, sedangkan aku hanya orang luar yang baru saja kenal dan menyukai dia." Itu yang Karlina pikiran.
"Cinta adalah pengorbanan, jika kau tidak bisa menerima maka rebut dia agar jadi milikmu." Fei sui sue memprovokasi Karlina.
Fei sui sue cukup mudah bicara tentang hal itu, karena memang dirinya sangat terkenal mengenai hubungan dengan para lelaki.
"Senior aku tidak sepertimu yang memiliki banyak kekasih lelaki." Bingung Karlina untuk menerima saran dari seniornya itu.
"Jangan salah sangka, aku pun menerima wanita sebagai kekasihku pula." Jawab Fei sui sue dengan melirik Karlina.
Sepak terjang Fei sui sue bagi para murid lelaki di padepokan beladiri pedang semesta, tentu diketahui oleh banyak orang, tapi tidak ada yang mempermasalahkan hal itu.
"Tapi...."
"Jangan ada tapi, lakukan saja, aku wanita cantik sepertimu cukup mudah bersaing dengan anak kecil." Fei sui sue tentu menganggap su yiu begitu, karena memang postur tubuhnya seperti gadis remaja.
Selagi Karlina berbincang-bincang dengan Senior Fei, Askar dan Su yiu berjalan mendekat.
"Nona-nona, apa yang sedang kalian bicarakan." Ucap Askar dengan santai.
"Aku sedang memberi nasihat kepada wanita satu ini bagaimana cara merebutmu dari Su yiu." Fei sui sue jelas sekali menggoda karlina.
"Senior apa yang kau katakan." Terkejut Karlina saat mendengarnya.
Telinga Su Yiu terangkat, dia seperti merasakan sebuah ancaman yang mungkin membahayakan hubungannya dengan Askar.... "Aku tidak akan membiarkan siapa pun merebutnya."
Dengan tegas Su yiu menujukan sikap mengancam, perasaan tidak nyaman untuk Karlina, karena ini membuat dia tidak mau pasrah saja melepaskan Askar.
Tapi Askar hanya tersenyum, dia tidak merasa bersalah dalam posisinya sekarang, bahkan segera saja tangan Askar menarik tubuh Karlina untuk masuk dalam pelukannya.
"Aku tidak akan direbut, atau pun melepaskan kalian berdua, karena kalian adalah milikku, dengan begini berdua lebih baik." Ucap Askar tanpa ragu sedikit pun.
__ADS_1
"Askar sepertinya kau dan aku cocok untuk beberapa hal." Berkata Fei sui sue sembari melihat tindakan Askar kepada dua wanita itu.