
Untuk waktu yang lama setelah pertempuran panjang melawan Su yiu, beranjak Askar dengan perlahan dari atas ranjang.
Aroma lelaki yang cukup kental, ranjang basah dan pakaian berserakan di semua sudut ruangan menjadi sisa-sisa pertarungan mereka berdua.
Su yiu memang terlalu lelah, hingga lelap dia memasuki alam mimpi, hanya tertutupi selimut tipis yang Askar sempatkan sebelum pergi.
Tapi belum sempat dia mengenakan celana itu, pintu kamar terbuka, dan wanita yang menjadi teman satu rumah hanya diam di tempat ketika tahu bahwa sosok lelaki sudah berdiri tanpa malu.
Bagaimana pun juga, pemandangan yang teman A lihat sangatlah mengejutkan, terlebih lagi saat dia tahu jika Su Yiu masih berbaring diatas ranjang.
"Nona maaf, apa kau bisa menutup pintunya, aku mau berganti pakaian." Santai saja Askar berbicara kepada wanita yang melongo melihat sekitar.
Saat dia tahu apa yang terjadi, wajah merah karena malu membuatnya gugup, dengan cepat pula dia menutup pintu karena sosok Askar jelas terlihat di depan mata.
"Dasar wanita, apa dia tidak punya malu." Gumam Askar sendiri, padahal dia juga menujukan jelas benda berharga tanpa niat untuk menutupinya.
Selesai membenahi diri, Askar dengan santai berjalan keluar, wanita yang masuk tanpa permisi, masih berdiri diam di depan pintu.
Wajah bingung, dan ekspresi rumit setelah menyaksikan apa yang terjadi, membuat dia kesulitan untuk berpikir.
"Nona, aku sudah selesai, silakan jika anda memiliki keperluan." Ucap Askar yang asal saja lewat untuk pergi.
"Kenapa kau santai sekali, habis kumpul kebo di tempat orang lain, tanpa permisi pula." Teriak teman A itu saat baru menyadari tentang kehadiran Askar di sini.
"Bagaimana mungkin aku permisi kepadamu, kalau kau nanti mau ikut gimana ?, Bisa repot aku." Asal saja Askar menyimpulkan isi pikirannya.
Tanpa ragu teman wanita A pun menjawab.... "Siapa juga yang ingin melakukan ini bersama-sama."
"Hmmm jadi kalau sendirian kau mau ?." Itu yang Askar katakan.
"Darimana datangnya isi pikiranmu itu." Teman A merasa bingung untuk Askar.
Karena tidak ada waktu untuk dia berlama-lama menanggapi perbincangan dengan wanita teman Su yiu satu ini, Askar segera bergegas pergi.
Untuk beberapa alasan dia tidak ingin ada orang lain yang melihat saat dirinya keluar dari rumah Su yiu, tentu saja masalah akan datang.
__ADS_1
"Maaf nona aku harus pergi, karena sebentar lagi para murid wanita lain akan mulai beraktivitas." Ucap Askar yang secara ajaib lenyap dari hadapan teman A.
Tapi tidak berselang lama setelah lenyapnya sosok Askar, pintu kamar Su yiu terbuka, wanita tanpa busana, hanya selembar selimut yang menutupi aset pribadi pun keluar.
Su yiu dengan wajah berantakan, antara sadar atau tidak, dia mencari-cari ke sekitar ruangan.
"Aku seperti mendengar suara Askar tadi." Ucapnya dalam keadaan bingung.
"Dia baru saja pergi."
"Oh begitu." Dengan santainya Su yiu membalas perkataan Teman A.
Tapi melihat seberapa berantakan penampilan dari kawannya ini, teman A merasa tidak nyaman sendiri. Sedangkan Su yiu bersikap santai seakan tidak menyadari apa yang di katakan olehnya.
"Su yiu, apa kau tidak bisa berpakaian terlebih dahulu."
"Sejak kapan aku begini." Berkata Su yiu yang baru saja menyadari bahwa dirinya tidak menggunakan apa pun.
*******
Aliran energi enam warna berbeda, dari merah, emas, hitam, biru dongker, ungu, dan kini abu-abu gelap yang menjadi kekuatan dewa kematian itu sendiri, berputar-putar di sekitar tubuh Askar.
Sebuah perubahan besar terjadi dalam tubuh Askar, teknik meditasi gabungan jiwa dengan Su yiu membawa satu tingkat secara instan sebagai lord alam setengah saint suci tahap menengah.
Dan kini kekuatan kematian pun Askar dapatkan, ini jelas keberuntungan yang sangat besar, ketika dia mengingat seberapa berharga kekuatan milik Lutos.
Walau pun Askar tidak bisa menggunakan kekuatan ini terlalu sering, dimana energi yang di butuhkan dalam kemampuan mengubah realitas terlalu banyak.
Askar jelas terkejut, bagaimana Su yiu bisa bertahan dengan kekuatan yang menguras energi sebegitu mengerikan ini.
Jika bukan karena ketahanan jantung ilahi, semua kekuatan yang menumpuk dalam satu tubuh Askar ini sangatlah berbahaya dan mungkin menghancurkan dirinya sendiri.
"Re pindai kekuatan kematian yang baru aku dapat."
"Jawab : pemindaian telah di mulai."
__ADS_1
Saat re sudah mendapatkan segala informasi tentang kekuatan dewa kematian, dia pun menjabarkan kepada Askar.
Bahwa ... Ada lima kemampuan yang bisa Askar gunakan, pertama adalah mengubah realitas, mengendalikan jiwa, pebawa kematian, persimpangan akhirat, dan samsara.
(Dalam kepercayaan agama Hindu, samsara adalah kelahiran kembali, atau hidup yang terus berulang tanpa akhir.)
Kekuatan terakhir samsara itu adalah satu kemampuan yang di gunakan oleh Davendra untuk membuat Asyura berenkarnasi dalam kelahiran baru sebagai Askar.
Jelas hanya dengan semua itu, Lutos menjadi yang terkuat diantara para dewa awal penciptaan lain, segala macam serangan hampir mustahil untuk melukai dirinya.
Askar semakin dalam memasuki alam bawah sadar, tiga sosok makhluk yang secara khusus mendiami jiwa Askar pun menampakan diri.
Naga hitam, Garuda emas dan singa merah, ketiganya dengan tangguh berdiri mengelilingi Askar yang memiliki alasan untuk berada di tempat ini.
"Jadi ?." Ucap naga hitam yang bertanya dengan singkat.
"Jadi apa ?." Askar balas dengan bertanya balik.
"Alasan untuk kau datang ke alam bawah sadar." Itu yang Naga hitam pertanyakan.
"Ah aku ingin mencoba kembali untuk mengendalikan kekuatan kaisar akhir zaman yang tersisa." Jawab Askar.
"Aku tidak yakin untuk hal ini." Naga hitam dirasa kurang percaya untuk tujuan Askar.
Askar memang tidak berharap lebih, jika awal dia menyerap kekuatan kaisar akhir zaman dengan bantuan As sa'ah itu sendiri.
Dan tersisa separuh energi yang tersimpan dalam jiwa Askar, dengan bantuan dari ketiga makhluk pemangsa, mereka menyegel agar tidak berdampak buruk.
Saat alam bawah sadar berpindah ruang, sebuah bola energi ungu gelap masih menujukan gejolak yang tidak stabil terkurung dalam segel kubus.
"Askar berhati-hatilah, kekuatan ini tidak stabil, jika kau merasakan keanehan, segera berhenti." Naga hitam pun memberi peringatan kepada Askar.
Ketiga makhluk mengambil posisi untuk membuka segel, dan saat satu sisi terbuka, Askar beranjak mendekat hingga satu tangan dia sentuh ke permukaan energi.
Seperti sengatan listrik jutaan volt memasuki tubuh, seketika sirkuit energi pun terisi penuh oleh energi abnormal yang dirasakan seperti akan membuatnya hancur.
__ADS_1
Dengan kekuatan sebagai lord alam setengah saint, masih belum mampu untuk menerima sisa kekuatan dari makhluk yang akan menghancurkan jagat raya ini.