PERTARUNGAN TANPA BATAS : DUNIA DI BALIK BATAS 2

PERTARUNGAN TANPA BATAS : DUNIA DI BALIK BATAS 2
jalan keluar


__ADS_3

Askar tidak lagi bisa menahan pertanyaan-pertanyaan yang sudah berputar-putar di atas kepalanya, bahkan Fei sui sue terkejut kenapa Askar sampai mencari tahu tentang Dewa Davendra.


Hanya saja, yang lebih mengejutkan dari Askar bertanya adalah tentang caranya bicara, terlebih lagi sosok itu sendiri adalah salah satu orang paling berpengaruh di jagat raya.


Loe teu yiu, sang penguasa pedang dari alam semesta pedang tanpa tanding, dan juga bagian dari alam semesta kerajaan beladiri, tentu untuk Fei sui sue dia harus menunjukan hormat dihadapannya.


"Askar apa yang kau lakukan, kau menganggu tuan Loe teu yiu, dan kawannya." Ucap Fei sui sue karena takut sang penguasa pedang marah atas kelancangan Askar.


Fei sui sue tidak benar-benar mengenal siapa sosok Loe teu yiu sebenarnya, karena memang selama dia hidup di alam semesta kerajaan beladiri, hanyalah sebuah kisah-kisah hebat dari sang penguasa pedang.


Tapi kini Loe teu yiu muncul di depan mata, dan cukup serius untuk menunjukan tatapan tajam kepada dirinya.


"Nona, apa kau tidak bisa sedikit saja berpikir...." tegasnya ucapan Loe teu yiu kepada Fei sui sue.


Dengan wajah terkejut dan takut, dia segera membungkuk berulang kali untuk memberi hormat.


"Maaf tuan, maaf tuan, aku salah bicara.... Tunggu kenapa aku salah ?." Fei sui sue bingung karena dia tidak merasa salah untuk meminta Askar bersikap sopan.


"Kau harusnya tahu, jika dia .... Makhluk satu ini bukanlah temanku." Tunjuk Loe teu yiu marah untuk sebuah alasan yang tidak jelas.


"Pak tua, aku juga tidak pernah menganggap mu sebagai temanku." Balas satu orang yang sebelumnya saling tertawa bersama, tapi seketika sikapnya berubah.


Fei sui sue tentu menganggap mereka berdua adalah teman, karena di rasa sebuah keakraban yang sangat dekat untuk disebut sebagai musuh.


"Tapi tuan Loe teu yiu aku merasa anda sangat dekat dengan tuan .... Siapa ?." Fei sui sue meminta perkenalan.


"Aku long Wei." Jawabnya dengan santai.


"Ya ... Dengan tuan long Wei." Sejenak Fei sui sue merasa aneh atas nama yang dia sebutkan.


Sedikit berpikir karena dia pernah mendengar nama itu entah dimana, tapi sepintas dia melihat perawakan long Wei yang jelas berbeda dari manusia biasa.


Meski wujud itu menyerupai manusia, tapi tanduk yang tertancap di atas kepala dan rajah hitam penuh simbol di seluruh tubuh long Wei, membuat Fei sui sue sadar.


"Long Wei... Sang... Sang penguasa naga." Suara Fei sui sue acak-acakan, dia terkejut namun juga takut.

__ADS_1


"Ya nona kecil, aku adalah long wei, sang penguasa dari alam semesta naga perkasa." Kembali dia memperkenalkan diri.


Fei sui sue barulah hidup kurang dari seratus tahun, tidak satu kali pun melihat bagaimana rupa sang penguasa naga yang terkenal sebagai rival Loe teu yiu.


Dan kini dua sosok yang terkenal ganas dalam pertarungan tanpa pernah ada satu pun mengalah, menampakan diri secara akrab, meski satu sama lain, saling menolak.


"Sudahlah, untuk apa kalian berdua saling meributkan sesuatu yang tidak penting." Askar jelas tidak perduli dengan mereka.


"Oh, oh, oh, Askar apa yang kau anggap tidak penting itu, bisa menjadi penghinaan untukku." Loe teu yiu mencoba membantah.


"Lantas, atas dasar apa kalian berdua saling bicara dan tertawa bersama." Askar bertanya meski itu tidak penting.


"Ya, karena tempat ini tidak baik untuk kami bertarung, maka kami habiskan waktu dengan makan." Itu yang dijawab oleh Loe teu yiu.


"Baiklah, terserah kakek mau menjawab apa, tapi aku ingin tahu tentang Davendra."


"Hmmmm baik duduk disini, biar aku ceritakan sedikit tentang tindakan Davendra, tapi aku juga tidak bisa menjelaskan secara detail, karena dia sangat tertutup." Loe teu yiu memberi tempat duduk untuk Askar.


Long Wei pun kembali duduk di sebelah Askar, di ikuti oleh Fei sui sue yang masih gemetar karena duduk bersama dua makhluk mengerikan di jagat raya ini.


"Untuk apa, aku disini bukan untuk minum sesuatu."


"Ini akan menjadi cerita yang sangat panjang, jadi mungkin kau akan memesan sebagai teman cerita."


"Teh poci saja." Pinta Askar.


Secangkir teh poci kemudian.....


Loe teu yiu bercerita tentang awal dirinya bertemu dengan Davendra.


"Harusnya kau sudah tahu, jika awal aku bertemu dengan Davendra adalah saat dia meminta untuk aku ikut dengannya."


"Aku tahu itu kau dikalahkan dalam tiga gerakan saja." Long Wei tertawa terbahak-bahak untuk sebuah cerita kekalahan Loe teu yiu.


"Diam kau, kau juga pernah kalah dengan Davendra."

__ADS_1


"Saat itu aku...."


"Sudah jangan mencari alasan, hidup kau sudah banyak beralasan, kalah tetaplah kalah." Loe teu yiu menghentikan long Wei membela diri.


Saat itu...


Davendra meminta kepada Loe teu yiu untuk menyelematkan seseorang di tahun, tanggal, dan jam yang sudah dia tentukan.


Bahwa akan ada seorang lelaki bernama Askar yang membutuhkan bantuan saat melawan seseorang dan terancam tewas.


Itu memang terjadi seperti perkataan Davendra, karena Loe teu yiu sudah banyak melihat keanehan dari cara Davendra yang dia kenal saat pertama kali bertemu. Jadi bukan hal mengejutkan lagi.


Dari cara Davendra bertarung, menggunakan teknik-teknik yang sangat familiar, serta mengetahui bagaimana melawan balik serangan Loe teu yiu dan dikalahkan.


Dan saat itulah Loe teu yiu merasa dekat dengan Davendra, meski pun dia menolak untuk menjadi bawahannya, tapi Loe teu yiu menerima perintah demi membayar kekalahan itu.


"Suatu ketika tanpa sengaja aku melihat bagaimana Davendra berekspresi, dia merasa tertekan, seakan menanggung beban yang sangat besar dan menjadi mimpi buruk sepanjang hidup." Loe teu yiu menggambarkan Davendra.


"Apa yang terjadi...."


"Davendra mengatakan kalau dia telah membunuh dan menghancurkan segala hal yang dia cintai." Jawab Loe teu yiu karena Davendra menceritakan kepadanya.


Askar baru tahu tentang ini, Davendra pun tidak pernah cerita, hanya sedikit isyarat bahwa di masa depan nanti keselamatan jagat raya dan semua orang yang dia cintai tergantung kepada Askar.


Untuk menjaga rahasia dari long Wei, dan Fei sui sue, kakek Loe teu yiu melakukan pembicaraan telepati.


"Karena beban berat itu, Davendra kembali ke masa lalu untuk mengubah masa depan, tapi tidak bisa dia ubah, sampai dia menemukan satu jalan keluar."


"Melangkah ke alam surga untuk menghancurkan roda takdir." Jawab Askar dengan percakapan via telepati.


"Itu benar, dan kau sadar apa yang harus dia lakukan."


"Seluruh kekuatan dari lima dewa awal penciptaan untuk membuka kunci menuju alam surga." Balas Askar masih dengan telepati.


"Lah itu kau tahu..."

__ADS_1


__ADS_2