PERTARUNGAN TANPA BATAS : DUNIA DI BALIK BATAS 2

PERTARUNGAN TANPA BATAS : DUNIA DI BALIK BATAS 2
pemberi semangat


__ADS_3

Semua pasukan sudah berkumpul atas komando Sirjo yang memang membawahi jutaan pasukan sebagai komandan dari alam semesta kerajaan beladiri.


Di tempat lain dengan bahtera super besar yang termewah diantara ribuan bahtera, adalah tempat khusus kelas VIP untuk dua penguasa Suzong dan Varjo de hores.


Sedangkan untuk Askar dia membawa seratus orang di sebuah bahtera sendiri, ini memang keinginan yang diajukan oleh Askar dimana satu serangan gabungan dari mereka tidak boleh diganggu oleh pasukan lain.


Meski pun itu hanya sebuah siasat, agar Askar lepas dari pengawasan Varjo atau pun Suzong, terbang di garis belakang mengikuti komando dari Sirjo yang ada di barisan depan.


Terbang melewati atmosfer planet kerajaan beladiri dalam kecepatan sedang, dan terus beranjak hingga masuk kedalam lubang hitam yang tertuju langsung ke alam semesta kerajaan suci.


Askar berdiri memastikan semua pasukannya hadir, tapi satu wanita yang jelas tidak masuk dalam barisan adalah Fei sui sue, karena secara khusus Askar hanya membawanya untuk sekedar memenuhi pasukan.


"Ikuti perintah ku." Tegas suara Askar menggema di telinga semua orang.


Mata merah menyala menyajikan aura abnormal yang berasal dari kekuatan Dewi kematian, Lutos, pengendalian jiwa pun secara otomatis aktif saat Askar membuka sedikit energi kematian.


Kompak semua orang segera membungkuk memberi hormat kepada Askar, tidak ada yang bisa membantahnya, termasuk Le Wei dan Dal mantilo, mereka berdua sudah dikendalikan oleh Askar pula.


"Kalian semua akan mempertaruhkan nyawa untukku, gunakan semua kekuatan kalian." Perintah Askar adalah hal mutlak.


"Baik tuanku." Dengan serentak semua orang menjawab.


Fei sui sue memang sudah diberitahu tentang tujuan Askar nanti, alasan kenapa dia ada disini, atau pun segala sesuatu mengenai perubahan sikap dari semua pasukan.


Hanya saja tidak dengan kekuatan Dewi kematian Lutos dan kekuatan dewa yang lain, karena itu masih sebuah rahasia dan tidak boleh ada satu orang pun tahu.


Sebilah pedang Askar keluarkan, cahaya putih keperakan menunjukan aura agung yang melebihi kelas senjata lord itu sendiri.


Tapi yang membuat Fei sui sue terkejut, adalah dua aura aneh mulai berpusat ke tubuh Askar, membentuk zirah hitam keemasan, menunjukan diri dalam bentuk transformasi hukum kegelapan dan cahaya, golden darkness.


Fei sui sue memang sadar bahwa ada yang disembunyikan oleh Askar selama ini, karena saat dirinya menampakan diri dalam wujud berbeda, tingkat kekuatan beranjak naik secara signifikan.

__ADS_1


Seorang lord alam awal keabadian.


Itu adalah efek penambahan dari mode transformasi, tapi belum juga Askar menggunakan skill pemangsa, saat gerbang ke enam Raja penguasa di aktifkan, secara langsung akan membawa Askar menuju lord alam keabadian tertinggi tahap awal.


Dalam kasus gerbang ke tujuh, Re masih mengunci kekuatan skill pemangsanya, terlalu berbahaya, bahkan untuk tingkat dewa sejati seperti saat dirinya menjadi Asyura.


Gerbang ke tujuh : Penguasa mulia....


Memiliki pengaruh besar terhadap tubuh Asyura, tanpa bisa Askar menahan energi gerbang ke tujuh, kematian adalah pasti untuk Askar dapat.


Perjalanan tiga ribu lebih bahtera angkasa dari dua pasukan alam semesta, sudah terlihat jalan mereka untuk keluar, tapi sebelum itu.


"Semua lakukan sekarang." Perintah Askar dengan acungan pedang dewa pemangsa manusia ke atas .


Askar sudah memberi perintah kepada pasukan khusus yang dia kendalikan untuk memulai merapalkan mantra gabungan energi.


Jika sebelumnya tubuh Askar harus bekerja keras, dalam wujud golden darkness ini, terasa begitu ringan, keajaiban hidup jelas menyetabilkan kekuatan gabungan dari semua orang di dalam tubuh.


Konsentrasi energi super tinggi, tergabung menjadi satu titik serangan dan itu semua berkumpul dalam tubuh Askar. Hingga Satu cahaya ungu dilepaskan lurus kemudian melebar, lintasan energi tersebar di dalam ruangan lubang hitam.


*******


Tepat di sisi luar lubang hitam yang menjadi perbatasan langsung antara alam semesta kerajaan suci dan kerajaan beladiri sudah terkumpul banyak bahtera angkasa.


Mereka semua itu adalah para pasukan dari tiga alam semesta yang berusaha membantu kerajaan suci dalam melawan Varjo dan Suzong.


Walau sebenarnya, kehadiran mereka secara khusus diminta oleh Askar, dan tentunya mereka melakukan apa pun yang dia inginkan.


"Tuan Sam terimakasih sudah datang kemari."


"Jangan berterimakasih kepadaku ratu Azela, jika bukan karena Askar yang meminta aku sendiri merasa ragu untuk mencari masalah dengan Varjo, dan juga Suzong." Balas Sam yang tentunya hadir sebagai sosok pemimpin pasukan tempur dari alam semesta kerajaan bawah.

__ADS_1


"Tapi hanya dengan anda kemari kami merasa tertolong." Azela tidak menunjukan perasaan enggan untuk sekedar memberi hormat kepada Sam.


"Mungkin aku dan semua pasukan ku tidak memiliki banyak membantu, tapi jika sekedar memberi semangat, aku akan melakukan yang terbaik." Balas Sam dengan nada meyakinkan.


"Tidak begitu juga ... Jika kau hanya memberi semangat untuk kami, bagaimana cara kami bisa menang." Azela merasa pusing mendengar jawaban dari Sam.


"Baiklah, tapi lawan yang akan kita hadapi sangatlah kuat, sekedar Varjo saja sudah bisa menghancurkan pasukan ku, apa lagi dengan adanya Suzong, kami benar-benar tidak akan mampu melawan." Lemas Sam mengatakan isi pikirannya dengan posisi mereka sekarang.


Tapi di sisi lain .....


Klan Phoenix yang datang membawa orang-orang dari klan lain jelas memberi bantuan besar, kehadiran mereka sama kuatnya dengan alam semesta kerajaan beladiri.


Meski dalam jumlah pasukan, klan Phoenix yang tergabung dengan klan lain di alam semesta api mulia, hanya mencakup seperenambelas total prajurit milik Varjo dan Suzong.


Ada pun alam semesta dunia hujan, mereka hampir sama seperti pasukan milik Sam, tidak terlalu kuat meski dianggapnya sebagai pelengkap saja di pertempuran kali ini.


Dan secara khusus yang menjadi satu-satunya andalan mereka.... Tentu menjadi perhatian bagi semua orang, karena dia sudah berdiri di barisan paling depan bersama semua penguasa lain.


"Kenapa ada seekor kucing di tempat ini, cepat kau usir sebelum mengganggu kita.


"Dia dibawa oleh ratu Azela kemari."


"Aku baru tahu jika ratu Azela memelihara kucing."


Dan semua yang di bicarakan oleh mereka semua pun didengarkan oleh omen, tentu kucing belang-belang oren putih itu kesal sendiri dari komentar-komentar itu.


"Nona Azela apa bisa kau singkirkan mereka, seenaknya sendiri membicarakan ku, apa mereka pikir aku hanya kucing biasa." Berkata Omen dengan emosi.


"Sudahlah tuan Omen, jika kita mengusir mereka pasukan kita akan kurang." Azela mencoba memahami perasaan Omen, tapi dia pun tidak ingin melepaskan pasukannya pergi.


Azela sudah mempersiapkan segalanya, dan saat sebuah cahaya ungu keluar dari dalam lubang hitam, ledakan kuat bergemuruh di angkasa.

__ADS_1


Hingga ada ribuan puing-puing bahtera angkasa keluar, berhamburan terbang ke segala arah, meski pun ada yang berhasil selamat, dan masih terbilang sangat banyak, tapi atas serangan itu, 30 % pasukan Varjo telah tewas.


__ADS_2