PERTARUNGAN TANPA BATAS : DUNIA DI BALIK BATAS 2

PERTARUNGAN TANPA BATAS : DUNIA DI BALIK BATAS 2
satu langkah terakhir


__ADS_3

Jatuhnya Resya memang membuat semua orang terkejut, bukan karena dia tidak mampu mencapai langkah ke seribu, tapi karena sosok Askar yang menapaki anak tangga jauh lebih tinggi.


Siapa pun tahu tentang Resya, dia adalah putri dari dua orang yang tidak bisa dianggap remeh, ayahnya Varjo de hores penguasa alam semesta kerajaan beladiri, hanya dengan ini saja sudah membuktikan bahwa bakat milik Resya diturunkan secara langsung.


Selain itu ibunya juga adalah Tisumi, sebagai salah satu guru besar di padepokan beladiri pedang semesta, menjadi satu kehadiran luar biasa yang tidak kalah saing dengan Varjo.


Kolaborasi dari dua orang hebat ini menjadikan Resya de hores sebagai salah satu jenius dengan potensi paling menjanjikan untuk menyamai prestasi Loe Teu Yiu.


Resya masih sangat muda, dia barulah 28 tahun, namun dengan tingkat kekuatan sebagai lord alam setengah saint tahap akhir, sudah memperlihatkan jika masa depannya sangat cerah, bahkan menyilaukan semua orang.


Tapi sayangnya lawan kali ini adalah Askar, sungguh berakhir menyedihkan, karena dia yang berusaha keras melampaui batas, sedangkan Askar memiliki potensi diatas siapa pun.


"Sudah bisa aku melihatnya, jika lelaki itu, Askar, dia adalah orang yang mungkin mampu menyaingi sang penguasa pedang secara langsung." Ucap Tisumi tanpa meragukan keyakinannya kepada Askar.


"Kau terlalu memikirkan orang lain, bagaimana dengan putrimu sendiri." Gorongo merasa aneh atas pikiran Tisumi.


"Resya ?, Dia yang memaksa dirinya sendiri untuk melawan batas kemampuan, jadi segala resiko ditanggungnya sendiri." Jawab Tisumi yang merasa tidak khawatir atas kondisi Resya.


Terlebih lagi, menara puncak semesta tidak memberikan efek kerusakan apa pun terhadap tubuh, hanya mungkin berakibat fatal, jika dari ketinggian menara mereka jatuh hingga ke bawah.


Bagi Resya itu tidaklah penting, andai terjadi pun, dia hanya mengalami luka lecet atau patah tulang yang bisa diregenerasi secara cepat.


"Gorongo, apa kau tidak merasa aneh dengan Askar." Ucap Tisumi sembari memperhatikan ke atas.


"Aneh seperti apa yang kau maksudkan." Gorongo gagal paham atas pikiran Tisumi.


"Apa kau tidak merasa aneh, jika sampai di langkah ke 960 dia masih berjalan santai seperti tidak terjadi apa pun." Itu memang yang dipikirkan olehnya.


"Apa yang membuatmu berpikiran seperti itu, jika memang dia memiliki potensi besar, tentu bukan jadi masalah." Gorongo dengan mudahnya menjawab.


"Memang benar, tapi saat aku menyaksikan tuan Loe Teu Yiu, di langkah 950 ke atas, dia benar-benar berjuang keras." Tisumi menyaksikan sendiri saat Loe Teu Yiu menapaki menara puncak semesta.


"Aku tahu itu... Hmmm aku hanya beranggapan jika ini menjadi bukti bahwa Askar mungkin mencapai tingkat diatas lord." Gorongo menjawab dengan keraguan.

__ADS_1


Dimana hampir mustahil manusia melampaui batas seorang lord, bahkan Loe Teu Yiu yang menjadi bakat terbaik dikalangan manusia, berakhir di tingkat lord keabadian tertinggi tahap akhir.


Dan hanya orang-orang yang memiliki ikatan dalam kekuatan para dewa awal penciptaan saja mampu mencapai tingkatan sebagai dewa.


Wajoi dengan mata terikat kain sudah bisa menggambarkan segala kejadian dalam indera ke enam, tapi seketika dia mengangkat penutup matanya.


Mata biru bercahaya terbuka, dimana dia mengarahkan pandangan kepada Askar, ini menjadi sebuah kejutan untuk Wajoi.


"Dia bukan manusia biasa, dia memiliki kekuatan tersembunyi didalam tubuhnya." Ucap Wajoi dan menutup kembali matanya.


Gorongo sadar apa yang dilakukan oleh Wajoi, mata itu adalah kekuatan ilahi untuk melihat segalanya, absolute eyes.


"Jika kau yang mengatakannya, aku tidak lagi meragukan apa pun, bahwa tuan Loe Teu Yiu menemukan bakat yang sangat istimewa." Balas Gorongo atas ucapan Wajoi.


*******


Tepat di atas sana, Askar sedang berdiskusi dengan Karlina untuk satu tujuan yang tersembunyi dari balik senyuman Askar.


"Apa kau yakin Askar." Karlina sedikit ragu-ragu.


"Apa kau meragukanku." Balik Askar bertanya.


Karlina mengangguk, bagi dirinya, tidak pernah dia temui orang yang rela, secara sadar dan masih memiliki akal waras, melepaskan seribu koin kristal demi dirinya.


Bahkan jika itu seorang saudagar kaya, para bangsawan kota, apa lagi penguasa alam semesta, seribu koin kristal energi itu adalah harga yang sangat mahal.


"Jika kau lebih ingin, mengambil taruhan koin itu dengan tanganmu sendiri tidak masalah." Santai saja Askar memberikan pendapat.


"Apa itu mungkin." Bertanya Karlina dengan tersenyum lemas.


Tapi Askar memberikan jawaban dengan satu tindakan, dimana dia berdiri disamping Karlina, menatapnya dengan tersenyum, kemudian melangkahkan kaki satu anak tangga diatas Karlina.


"Lihat Kan ?, Apa kau bisa melangkah lebih." Ucap Askar menujukan perbandingan untuk Karlina ketahui.

__ADS_1


"Jadi ini mustahil, tapi apa kau yakin." Bertanya kembali Karlina.


Askar mengarahkan pandangan semakin dekat, ditatapnya langsung dengan tajam ke mata Karlina, satu tangan menyentuh pipi mulus tanpa cacat dan tersenyum kepadanya.


"Selama kau mau mengikutiku, berada di sampingku dan melakukan apa yang aku mau, seribu koin adalah murah untuk mendapatkanmu, Lina." Secara tegas Askar ucapkan nama wanita satu ini tanpa embel-embel status.


"Baiklah Askar, aku akan melakukan apa pun yang kau mau." Ucap Karlina dengan satu pilihan pasti.


"Itu pilihan yang baik, aku sangat menantikan waktu bersamamu." Balas Askar yang mengelus kepala Karlina dengan perlahan.


Tidak ada penolakan, Karlina menerima keinginan Askar, bahkan jika dia harus meminta sesuatu yang khusus, Karlina harus mau melakukan itu.


Kini Karlina berjalan turun, semua orang yang menyaksikan dari bawah terkejut tanpa terkecuali, seorang Karlina dengan bakat luar biasa pun dilewati oleh Askar.


Memang benar jika Karlina sudah melampaui batas dua langkah yang menjadi akhir kemampuannya, tapi Askar, lelaki sebagai murid baru mengalahkan Karlina dengan mudah.


Askar melihat ke atas, dan sosok Su yiu masih berjalan dengan perhatian fokus di puncak menara, dia tidak terhentikan, hanya fokus untuk memejamkan koin kristal energi yang menjadi taruhan.


Berlari Askar cepat menaiki anak tangga mengejar Su Yiu, perasaan tidak nyaman dan efek menara pun sudah dirasakan oleh mereka berdua.


Askar berhasil mengejar di langkah ke 998, tepat dua anak tangga tersisa untuk membawa mereka menuju hasil tidak pernah di dapatkan oleh siapa pun.


Hingga di satu langkah terakhir, su yiu dan Askar berhenti secara bersamaan, sebuah tekanan luar biasa besar menahan gerakan mereka berdua tanpa mampu melawan.


Ini menjadi batas akhir dari semua langkah yang pernah didapatkan oleh Loe Teu Yiu, secara pribadi Askar tahu, bahwa di batas terakhir itu adalah langkah perhitungan potensi bagi siapa pun yang layak menjadi seorang dewa.


Tapi di luar dugaan bahwa Askar dan Su yiu masih merasakan efek tekanan dimana tubuh tidak bisa bergerak, seakan sebuah planet berada di atas kepala mereka.


Sebuah ujian yang bahkan tidak mampu di lewati oleh sang penguasa pedang Loe Teu Yiu, tapi ini adalah tentang potensi.


Kakek tua itu tidak memiliki satu faktor yang membawa dia melampaui tingkat lord, sedangkan Askar dan Su yiu membawa kekuatan takdir dari dewa awal penciptaan.


Seharusnya antara Askar atau pun Su yiu akan mampu meletakkan satu langkah terakhir di seribu anak tangga, dan menjadi orang pertama dalam sejarah menara puncak semesta.

__ADS_1


__ADS_2