
Tanpa banyak basa-basi, Askar turun dengan membawa Su Yiu yang pijakannya mulai tidak stabil, jika terlalu lama dibiarkan maka wanita ini bisa semaput di tempat.
Sebuah ruang khusus perawatan sudah disediakan oleh padepokan untuk mengobati pada petarung yang terluka.
Askar sudah mengalirkan keajaiban hidup demi menyetabilkan kondisi Su Yiu, terlebih lagi, dia tidak mengalami luka berat saat melawan Jariko.
"Askar aku bisa mendapatkan ini." Su yiu tersenyum cerah dan menujukan sekantong koin kristal ungu yang dia menangkan dari Jariko.
"Kau hebat, simpanlah untukmu sendiri." Askar tidak berminat mengambil apa yang Su yiu dapatkan.
"Aku tidak tahu harus bagaimana menghabiskan semua ini."
"Lebih baik jangan kau habiskan, aku yakin itu akan berguna untukmu nanti." Ucap Askar dengan tersenyum cerah.
"Baiklah." Kembali su yiu menyimpannya.
Setelah menyimpan koin yang su yiu dapatkan, tatapan wanita cantik ini berubah menjadi lebih sayu, dia tentu memikirkan saat pertarungan dengan Jariko.
Bagaimana pun, ada banyak hal yang tidak bisa Su Yiu katakan secara langsung, tapi Askar bisa merasakan jika dia tidak menganggap bahwa semua ini adalah mudah.
"Hanya melawan dua orang itu saja, aku kehabisan energi seperti ini, aku tidak ingin menjadi beban untukmu di masa depan." Berkata Su yiu dengan wajah lemas.
"Hei Su yiu, kau berhasil mengalahkan orang-orang yang berada di tingkat jauh lebih tinggi, itu adalah pencapaian luar biasa dan kau masih menganggap sebagai beban, aku tidak mengerti dengan cara berpikirmu." Balas Askar sembari mencubit pipinya.
Setelah bermacam hal terlewati, hubungan antara Askar dan Su yiu menujukan keakraban yang lebih intim, bahkan perasaan keduanya pun sudah memahami satu sama lain.
Terlebih sekarang, mereka berdua saling menjaga masing-masing, hubungan itu mulai berlanjut ke tahap yang lebih dekat.
"Tapi aku harus menjadi lebih kuat lagi, karena aku yakin, musuh-musuh lain tidak akan semudah itu kita kalahkan." Su yiu menujukan tekad lain.
"Baiklah, jadi apa yang kau inginkan adalah bertambah kuat." Balas Askar mengangguk paham.
"Tentu saja, karena aku pun tidak ingin tertinggal darimu Askar." Su yiu memiliki alasan sendiri.
__ADS_1
Askar merasa paham atas ucapan dari Su yiu, gadis ini jelas memiliki keinginan keras yang berlaku sebagai tujuan untuknya terus berkembang.
Dengan membelai lembut di rambut hitam yang terurai, membersihkan setiap keringat di dahi su yiu, dia tidak menolak apa pun seperti keinginan Askar.
"Padahal kau tidak perlu turun tangan sendiri, sebagai tunanganmu dan lelakimu, aku akan membantu apa pun yang terjadi." Askar mencoba bicara tentang tanggung jawab.
"Kakek, ingin aku berkembang menjadi lebih kuat, jika aku berlindung balik tubuhmu, maka semua ini percuma." Penjelasan Su yiu ada benarnya.
Loe Teu Yiu sendiri yang mengirimkan Su yiu ke padepokan pedang semesta bukan untuk menemani askar, atau pun bertamasya karena tidak ada kerjaan.
Dan nyatanya, Loe Teu Yiu mau tidak mau harus membiarkan gadis yang dianggap sebagai cucunya sendiri mendapat pengalaman baru.
"Baiklah, jika kau ingin, aku bisa membuat perkembangan energimu semakin kuat." Askar mengetahui satu Solusi.
"Katakan padaku Askar bagaimana caranya." Bersemangat Su yiu untuk hal ini.
"Soal itu.... aku harus membuka semua titik aliran energi yang ada di tubuhmu, termasuk untuk bagian-bagian khusus seperti yang dibawah itu." Askar memberi penjelasan.
Askar merujuk kepada teknik meditasi gabungan jiwa, ada banyak keuntungan yang mereka berdua dapat saat melakukan kegiatan itu.
"Ayo kita lakukan sekarang." Secara langsung wanita polos ini menarik celananya sendiri turun.
Askar terkejut, dia tidak habis pikir, jika su yiu berniat melakukan apa pun demi tujuannya tercapai.
"Jangan disini nona muda, apa kau ingin orang lain melihatmu saat melakukan hal-hal khusus di tempat umum." Ucap Askar yang menggelengkan kepalanya.
"Hal-hal khusus seperti apa." Bertanya su yiu dengan penasaran.
Askar pun berbisik, dimana wajah putih cerah menjadi merah padam, biar pun Su yiu cukup polos untuk macam-macam hal, tapi dia masihlah seorang wanita dan tahu dengan pembicaraan Askar.
"Aku tidak pernah melakukanya." Merah wajah Su Yiu berkata dengan malu-malu.
"Karena itu, kita harus mencari waktu yang tepat untuk hal ini." Askar tersenyum sendiri melihat sikap yang dia tunjukan.
__ADS_1
*******
Di sisi lain, lebih tepatnya di atas arena pertandingan.
Lelaki dewasa dengan wajah kasar, walau tersenyum pun tetap mengerikan, berdiri dikelilingi oleh empat sosok petarung dari perguruan lain.
Payou harus menanggung apa yang di ucapkan sendiri dengan penuh kesombongan, mengataka semua petarung selain Askar dan Su yiu adalah sampah.
Tentu dalam hal ini ada empat orang yang berasal dari padepokan teratai hitam dan akademi tujuh pedang ingin membungkam mulut Payou.
Soal kejahatan lelaki yang bertindak dalam pekerjaan sebagai seorang murid istana beladiri dan pengawal pribadi Jariko, bukanlah sosok sederhana.
Usianya sekitar lima ratus tahun, tapi kekuatan yang dia miliki adalah lord alam saint suci tahap menengah, dari tingkat itu sendiri, Payou menyamai para guru pengajar.
Dan mengukur kemampuan beladiri payou, dia adalah monster, seorang yang sudah melangkah ke tingkat para master senjata.
"Jika kalian menyerang ku bersama-sama, itu sama saja main keroyok, tidak bisa aku terima." Tegas ucapan payou dengan rencana mereka.
"Sebelumnya, kau menganggap jika kami yang ada di sini adalah sampah, kalau begitu tidak akan jadi masalah bukan untukmu melawan lebih dari satu sampah." Begitu yang dia jawab atas perkataan Payou.
"Kau berbeda, jika harus dipisah kau itu sampah yang sudah busuk dan berlendir, aku sendiri tidak mungkin mendaur ulang orang sepertimu." Payou masih bisa bercanda untuk membela diri.
Wasit pun tidak membiarkan pertarungan satu lawan satu, berganti menjadi tawuran, walau semua ini terjadi karena ucapan Payou sendiri.
Tapi hina menghina dalam pertarungan adalah hal wajar, sehingga tiga orang lain dipaksa turun untuk pertandingan selanjutnya.
"Payou dari generasi kita, namamu memang sangat terkenal, bukan berarti kau tidak terkalahkan, karena aku... Ajimo adalah orang yang akan kau hadapi." Dia adalah yang terbaik di akademi tujuh pedang.
"Bicara apa kau, aku sendiri tidak pernah mendengar namamu itu, jadi jangan harap bisa mengalahkan ku." Payou masih bisa menyombongkan diri atas kekuatan yang dia miliki.
"Tertawalah Payou, selagi kau bisa."
Ajimo sudah siap dengan dua pedang yang dia ambil, begitu juga dengan Payou, dan satu gerakan mereka ambil.
__ADS_1
Dua kekuatan setingkat lord alam saint suci tahap awal pun saling bertarung, benturan energi saling beradu.,