PERTARUNGAN TANPA BATAS : DUNIA DI BALIK BATAS 2

PERTARUNGAN TANPA BATAS : DUNIA DI BALIK BATAS 2
dunia di balik batas


__ADS_3

Alam dunia asal....


Dua ratus ribu tahun silam, dunia ini diciptakan oleh dewa pemangsa dan dewa-dewa lain untuk membentuk sebuah kehidupan yang saling menerima tanpa memandang ras.


Meski tujuan sebenarnya adalah menyelamatkan kehidupan dari bencana besar yang akan terjadi oleh kaisar akhir zaman, hanya saja sedikit harapan agar semua ras saling menerima satu sama lain.


Tapi semua tidak berjalan lancar begitu saja, karena di awal rencana, hubungan antara macam-macam ras dari berbagai wilayah di jagat raya, saling berkecamuk, dan membanggakan diri mereka sendiri.


Peperangan terus berlanjut, dan masing-masing dari keduabelas ras menunjuk satu penguasa sebagai perwakilan.


Salah satunya adalah zilogia, dia menguasai ras manusia dari balik bayang-bayang dan menjaga mereka semua ketika para manusia mendapat masalah besar.


Waktu yang terus berlanjut membawa seluruh ras di alam dunia asal ke siklus hidup baru, semua terlihat jauh lebih baik, karena saat ini kedua dimensi mulai membuka diri untuk saling membagi keuntungan masing-masing pihak.


Seperti perdagangan mineral, batu kristal energi atau sumber daya lain yang dilakukan oleh ras iblis dari empat wilayah kepada ras manusia.


Atau pun bidang wisata dimana keindahan alam di dimensi Noir sendiri memang sangat menakjubkan dan belum terkontaminasi polusi.


Meski belum sepenuhnya di terima oleh seluruh pihak manusia atau ras iblis di dimensi Noir, dendam lama tentu tidak akan hilang begitu saja dari hati mereka.


Kebencian ras iblis kepada manusia, atau kebencian ras manusia kepada ras iblis, semua itu adalah alasan kenapa masih banyak dari mereka menolak berdamai.


Tapi disinilah cerita tentang kehidupan dua dimensi saling berhubungan, istana zilogia.


Pria paruh baya yang masih tampak muda itu duduk di meja bundar, bersama dengan perwakilan para penguasa ras dari kedua dimensi untuk mengadakan pertemuan.


Dia adalah zilogia, sang penguasa ras manusia untuk membicarakan tentang kelangsungan hidup baru yang telah di jalani sekarang oleh mereka.


"Jadi tuan Alves, bagaimana kondisi para pemberontak yang mencoba menghalangi rencana kita." Bertanya zilogia untuk pertemuan ini.


"Ya... Dari beberapa hari terakhir, ada tiga tempat perdagangan yang diserang oleh pemberontak." Jawab alves memberi laporan kepada zilogia.

__ADS_1


"Dan dari wilayah kerajaan iblis, kami sudah menangkap beberapa iblis yang berusaha membentuk pasukan penyerangan." Salah satu iblis yang diutus oleh zetoa sadesma pun melapor untuk pantauan di wilayah dimensi noir.


"Tapi untuk sekarang ini, kita sudah mendapat banyak respon positif, terhadap perdamaian dengan ras iblis." Alves pun menambahkan sebuah berita menyenangkan.


Zilogia mempercayakan kepada alves sebagai perwakilan dari ras manusia untuk saling berhubungan dengan dimensi Noir, karena sejak awal posisinya sebagai ketua pertahanan internasional PBB memiliki pengaruh besar.


Dan tentu semua percaya apa yang dikatakan oleh Alves, karena dia pun benar-benar menunjukan diri sebagai pelindung manusia.


"Itu terdengar bagus, setelah dua tahun rencana ini di lakukan, kita bisa melihat, bahwa ada banyak orang yang menginginkan kedamaian." Zilogia pun mengangguk paham untuk rencana mereka.


"Setelah itu ....." Berlanjut Alves membicarakan segala hal yang berkaitan dalam pertemuan ini.


Setelah semua selesai dan para perwakilan ras pergi, Zilogia masih duduk diam di bangkunya.


Tidak ada yang benar-benar dia lakukan untuk semua itu, hanya sebagai pengawas dan mencoba bersikap bijak saat terjadi masalah.


Sedangkan Alves yang tidak beranjak pergi, mulai mendekat ke hadapan zilogia, tentu banyak hal terjadi sehingga mereka berdua cukup dekat, terlebih lagi, Alves adalah pengagum sosok zilogia yang melegenda.


Nama besar zilogia sudah ada sejak jaman kerajaan masa lampau, puluhan ribu tahun dan masih menjadi sejarah bagi peradaban ras manusia.


"Tidak, tidak sekali pun, tapi aku sedikit mengerti kenapa dia tidak memberi kabar."


"Tapi harusnya dia sesekali mengirimkan surat kepada anda."


"Aku tidak yakin jika di alam semesta atas ada kantor pos, lagian di sini tidak memiliki alamat."


"Ya itu ada benarnya juga."


Alves menjadi salah satu orang yang cukup dekat dengan Askar untuk sekedar bercerita tentang tujuannya dan beberapa rahasia kecil mengenai takdir sebagai penguasa ras manusia di dimensi mortal.


Tapi lebih dari itu, karena tujuan antara Askar dan Alves terbilang mirip, yaitu menciptakan sebuah peradaban dimana tidak akan ada perang lagi, menjadikan Askar mau berteman dengan lelaki ini.

__ADS_1


Askar memberi kontribusi besar untuk mengatasi banyak masalah yang ada di kedua dimensi, jelas kerjasama mereka adalah saling menguntungkan satu sama lain.


Selain itu karena Askar juga ingin berhubungan langsung dengan pemerintah dunia, Askar tentu menjadikan alves sebagai penghubung dirinya.


"Aku tidak pernah menyangka sedikit pun, bahwa dunia ini akan berubah karena satu orang saja." Gumam alves yang mengakui bahwa Askar sudah berjuang demi mencapai sebuah kedamaian.


"Bukan, itu tidak benar, apa yang bisa dilakukan Askar jika dia hanya sendiri." Jawabnya.


"Paling tidak karena kehadiran Askar itulah kita bisa melihat masa depan yang lebih baik." Balas pula Alves dengan tersenyum.


"Masa depan kah ..." Gumam Zilogia dengan berat.


Dia tahu apa yang akan terjadi di masa depan nanti, dimana bencana besar akan datang dalam 14 tahun, dan mungkin tidak akan ada masa depan bagi mereka semua.


Tapi seketika mereka berdua sedang membicarakan Askar, sebuah energi terpusat di satu titik dan membentuk lingkaran sebagai gerbang dimensi.


Satu sosok berjubah muncul dari balik gerbang dimensi, melangkah maju dan membuka jubah yang menutupi wajahnya, siapa yang terlihat dihadapan mereka tentu memberi kejutan besar.


"Askar ?." Ucap alves menyebut nama itu, namun ada pertanyaan dengan sedikit perasaan ragu.


Meski dilihat dengan jelas bahwa lelaki yang tiba-tiba saja datang adalah Askar, tapi ada ketidaknyamanan bagi Alves ketika melihat sorot mata kosong di ekspresi datar Askar.


Dan nyatanya zilogia merasakan keganjilan itu, dia menyadari bahwa siapa yang dia lihat sekarang bukanlah Askar, melainkan Davendra.


Tanpa berkata apa pun kepada zilogia, atau sekedar menjawab panggilan dari Alves, sosok Davendra yang sedang menunjukan diri sebagai Askar segera menepuk kedua tangannya.


Seketika itu juga gemuruh besar datang dari atas langit, sebuah simbol prasasti terbentuk dan menyebar ke segala penjuru cakrawala sebagai bentuk pembukaan dari jalan menuju dimensi lain.


Sebuah tempat yang bernama Dunia di balik batas , dimensi Falsus.


Tapi apa yang Alves temui kemudian, jika ada gerbang dimensi terbuka kembali, dimana satu sosok keluar dan itu adalah Askar.

__ADS_1


"Askar ?.... Dia juga Askar, apa yang sebenarnya terjadi." Tentu Alves tidak bisa memahami kenapa ada dua Askar di tempat ini.


(note : malam Minggu dan Minggu pagi kita tidak up dulu, tapi di lanjut Minggu malam jam 8 kita up lagi terimakasih.)


__ADS_2