PERTARUNGAN TANPA BATAS : DUNIA DI BALIK BATAS 2

PERTARUNGAN TANPA BATAS : DUNIA DI BALIK BATAS 2
masih rapat


__ADS_3

(Diharapkan untuk membaca saat malam hari, karena segala sesuatu yang tidak diharapkan, adalah tanggung jawab sendiri.)


Askar menujukan senyum, dan kemudian tertawa saat mendengarkan setiap perkataan dari Su yiu, karena dalam beberapa hari dia mendengar hal yang sama.


Pertama Karlina dia merasa bahwa Askar tidak benar-benar serius untuk menjalin hubungan dengan dirinya, hanya sebuah alasan karena Karlina masih harus membayar taruhan.


Sedangkan Su Yiu, dia pun merasa ragu, tentang bagaimana Askar melihatnya, apa ini adalah perasaan khusus dua orang yang saling mencintai, atau sekedar menjalankan tugas yang diberikan oleh Davendra.


Keduanya sama-sama ingin memastikan bagaimana Askar menanggapi isi hati mereka, bukan dengan alasan lain, tapi sebagai seorang wanita dalam hubungan serius.


"Kenapa kau tertawa Askar, apa ini terdengar lucu bagimu." Su yiu tidak menyukai cara Askar.


"Tidak, tentu saja aku tidak menganggap jika perkataanmu itu lucu, yang aku tertawakan adalah diriku sendiri." Askar menjawab.


"Kenapa ?."


"Aku terlalu sibuk mengurusi pertarungan melawan Varjo de hores atau rencana menyelamatkan Silviana, sedangkan dihadapan ku ada seorang wanita yang begitu cantik untuk aku dapatkan." Itu yang Askar katakan saat memahami kesalahannya.


Mendengar perkataan Askar, wajah Su Yiu menjadi merah merona, tapi saat berusaha memalingkan wajah, tangan Askar menghentikannya.


Pandangan mata mereka saling bertemu, Su yiu bingung, dia baru pertama kali berada di posisi sekarang, Askar tidak membiarkan dirinya pergi, atau mencoba melawan.


Semakin dekat, hingga dua bibir saling bertemu, terasa gugup, bingung dan tidak tahu harus berbuat apa, Su yiu memejamkan mata sembari mengikuti keinginan lidah Askar yang masuk kedalam mulut.


"Hei apa perlu kita mulai membuka kekuatanmu su yiu." Bisik Askar ke telinga Su Yiu secara pelan.


"Aku tidak berpengalaman dengan hal ini." Ucap Su yiu yang tahu apa tujuan Askar.


"Tidak apa-apa, biar aku yang melakukan semua itu, dan kau hanya perlu mengikuti semua gerakanku nanti." Jawab pula Askar dengan senyum cerah penuh makna.


Su yiu mengangguk perlahan, dia tidak menolak apa yang Askar inginkan, bahkan tanpa dia sadari, gerakan cepat tangan Askar sudah merogoh masuk ke dalam pakaian tipis miliknya.


Apa yang Askar temukan adalah sebuah daging empuk tidak lebih besar dari genggaman tangannya, tapi tetap saja dirasakan sensasi menyenangkan saat bermain-main dengan tubuh Su yiu.

__ADS_1


Su Yiu sangat sensitif, ketika jari jemari Askar menggelitik di setiap bagian-bagian aset pribadi yang tidak pernah di sentuh oleh siapa pun.


Ya ... Ini pertama kalinya bagi Su Yiu merasakan sesuatu yang aneh untuk dijelaskan, terlebih lagi Askar tidak berniat sedikit pun memberi jeda bagi Su Yiu bernafas lega.


"Askar, Askar, aku merasakan ada yang aneh, ada yang mau keluar, berhenti... Berhenti." Berteriak Su yiu sembari berusaha mendorong tangan Askar.


Tapi Askar tidak menuruti keinginan Su Yiu, bahkan semakin ganas jari jemari di tangan Askar bermain-main hingga membuat dirinya kacau.


Su yiu mengerang panjang, tubuh langsing itu menggigil, kemudian kejang-kejang, tangan mencengkram erat Askar seperti berniat mematahkan tulangnya.


"Kau terlalu bersemangat Su Yiu, sampai membuat ranjang ini basah semua." Ucap Askar dengan sedikit menggoda.


"Kau ...." Ucap Su yiu.


Mata Su Yiu melihat tajam, dia kesal ingin memukul Askar karena perbuatannya, tapi seakan semua energi yang dia miliki menjadi kacau, perasaan lemas dan Askar tidak membiarkan dirinya bergerak.


"Aku baru akan memulainya ini." Tersirat sebuah senyum penuh makna dari wajah Askar.


Tanpa ragu Askar menarik celana Su yiu dan memperlihatkan sebuah bagian belah dua yang masih rapat tanpa celah.


Dan Askar membukanya tanpa ragu, hingga pusaka legendaris yang mampu menghancurkan segala pertahanan seorang wanita.


Dimana satu serangan datang, memaksa masuk dalam lubang sempit yang sangat luar biasa, darah mengalir, rasa perih dan Su yiu semakin kacau balau.


*******


Saat Su yiu tidak sadarkan diri setelah pertarungan panjang dengan askar, teknik meditasi gabungan jiwa pun Askar lepaskan untuk menyerap dan memberikan energi masing-masing pihak.


Secara ajaib perubahan besar terjadi dalam tubuh Askar dan Su yiu, dimana setiap bagian yang sebelumnya tertutup dan menghambat laju energi.


Tapi dengan berlangsungnya meditasi gabungan jiwa, energi Askar memasuki tubuh Su yiu dan membuka paksa setiap titik untuk memaksimalkan potensi aliran energi.


Lonjakan besar membuat Su yiu tidak mampu mengendalikan energi abnormal yang sebelumnya stabil menjadi bergejolak.

__ADS_1


Ini adalah kekuatan dewi kematian Lutos, Askar yang mencoba menyeimbangkan diri dengan cara mengalirkan energinya dalam jumlah besar memasuki tubuh Su yiu.


Bukan tanpa alasan, karena saat kekuatan dewi kematian lepas kendali, itu akan meniadakan energi original milik Su yiu, dan kemungkinan terburuk adalah secara penuh, aura dewi kematian akan keluar.


Jika ada orang yang mengetahui tentang sosok Su yiu sebagai pembawa takdir Dewi lutos maka bisa dipastikan dia akan menjadi incaran banyak orang, termasuk Varjo de hores.


"Ini tidak baik, kekuatan Dewi kematian terlalu besar, jika begini aku sendiri pun akan di lenyapkan." Gumam Askar yang memang merasakan perubahan di tubuhnya.


Skill pemangsa gerbang ke lima murka penguasa.


Askar tidak menahan diri untuk melepaskan kekuatan Asyura, aliran dua kekuatan saling bertemu, ini jelas menjadi pertarungan antara energi kematian dan energi pemangsa.


Tapi siapa sangka, tubuh Askar dan Su yiu mulai tertutupi lapisan hitam kemerahan, dan terbentuklah sebuah bola energi yang mengurung keduanya bersama.


*******


Askar membuka mata di sebuah tempat yang berbeda, tanah-tanah kering dan gersang, asap kegelapan dan tumpukan mayat menyisakan kerangka.


Ini seperti tempat yang hancur karena sebuah peperangan dan tidak ada satu kehidupan pun tampak di pandangan mata Askar.


Hingga Askar berjalan, sebuah suara pun terdengar... "Asyura jagat raya tempat kita hidup sudahlah rusak, jadi untuk apa kau membela mereka."


Suara itu mengenal dengan baik tentang sosok Askar sebagai Asyura, jika bukan karena ingatan tentang masa lalu, para dewa awal penciptaan


Tapi saat dirinya berbalik, sosok yang baru saja bicara itu kini lenyap seketika, Askar tahu siapa dia, karena hanya satu kemungkinan untuk mampu membawa dirinya masuk ke dunia alam bawah sadar.


"Lutos, aku tahu jika semua yang terjadi memang karena kesalahan para manusia, tapi aku hanya tidak ingin perjuangan kita, para dewa awal penciptaan hanya menjadi tragedi, dan dilupakan begitu saja." Berkata Askar yang harus menjawab pertanyaan dari Lutos itu.


Askar tetap mencari, hingga satu sosok wanita yang jelas adalah Su yiu datang mendekat, walau ada satu perbedaannya, mata hitam wanita ini sangat gelap dan dalam.


Semakin dekat hingga tangan Lutos menyentuh pipi Askar...."Ingatlah suamiku siapa yang telah membuat aku terbunuh."


"Aku tidak akan melupakannya Lutos." Jawab Askar karena semua memang memiliki alasan.

__ADS_1


Para manusia yang tidak tahu apa pun, menjadi duri dalam daging, dan meracuni jagat raya dengan ketamakan, hingga Lutos tahu, bahwa selama ini dirinya hanya bertarung untuk melindungi sosok penghianat.


__ADS_2