
Jelas ini bukan sekedar aroma dari ekstrak bunga Jasmine merah biasa, karena efek yang di timbulkan terlalu kuat untuk mempengaruhi libido seseorang saat menciumnya.
"Si.... al." Keras Askar berusaha mengendalikan diri.
"Kau tahu Askar, aku mendapatkan parfum ini benar-benar sangat mahal, tapi memang hasilnya pun memuaskan, karena seorang lord alam saint suci tidak mampu lepas dari efek perang*sang yang dikeluarkan." Ucap Fei sui sue menjelaskan.
Semua perbincangan bersama Fei sui sue itu adalah caranya untuk mengulur waktu sehingga efek menjadi semakin menyerap ke dalam tubuh Askar.
Jika sejak awal dirinya tahu, tentu Askar masih bisa membersihkan dalam tubuh dari dengan mudah menggunakan keajaiban hidup, tapi kali ini hasratnya seperti enggan mengikuti perintah.
Hati Askar menolak untuk melawan, dan hanya terpaku dengan sosok Fei sui sue yang sudah bersiap diri saat melepaskan setiap helai baju di tubuhnya.
Efek perang*sang ini sangat kuat, Askar ingin menggunakan keajaiban hidup, tapi entah kenapa pikiran hanya tertuju kepada Fei sui sue.
Dan tanpa ragu sedikit pun tangan lembut wanita ini mulai mengeluarkan senjata tajam yang tersimpan dibalik celana Askar dengan berani.
"Aku tidak menyangka, jika kau tidak hanya memiliki kekuatan yang besar, tapi juga sesuatu lain yang juga besar." Bisik Fei sui sue menggoda Askar.
Dia menujukan senyum yang terlihat bingung, seakan tidak percaya karena digenggaman tangan itu jauh lebih besar dari dugaannya.
Menempatkan posisi duduk diatas pangkuan Askar, mengukur jarak arah serangan yang tepat ke sebuah lubang mulus terawat.
Perlahan namun pasti, ekspresi wajah Fei sui sue tergambar rumit, mulut yang terbuka dan perasaan sesak, setelah menelan separuh senjata Askar, hingga membuatnya hampir kehabisan nafas.
Kedua tangan Askar mencengkram lengan Fei sui sue, sekarang dirinya tidak berniat menahan diri lagi, jika memang wanita ini menginginkan sesuatu yang dia miliki.
Maka biar dia merasakan sendiri kemampuan untuk mengatasi serangan Askar saat dalam posisi on.
Dengan kuat Askar menarik tubuh Fei sui sue hingga menelan habis senjatanya secara paksa, terbayang bagaimana rasa sakit ketika harus mengunyah apa yang tidak bisa di telan.
Askar mengikuti keinginan dari hasratnya, ditambah efek perangsang yang kuat itu, Askar jelas tidak ragu menghabisi Fei sui sue karena dia sendiri sudah membuatnya seperti ini.
__ADS_1
Hampir Fei sui sue kehilangan kesadaran hanya karena satu serangan Askar, walau seluruh tubuhnya lemas dan rasa sesak luar biasa di bagian bawah.
Berulang kali, dengan ganas dan membabi buta, Askar tidak memberi satu kesempatan pun untuk Fei sui sue berhenti bergerak.
Jelas kejadian ini di luar dugaannya, karena banyak lelaki yang sudah dia naiki tapi tidak ada satu dari mereka mampu membuat dirinya tidak berdaya.
"Aku tidak boleh pingsan karena hal ini." Tegas ucapan Fei sui sue.
Fei sui sue menguatkan konsentrasi untuk menggunakan teknik meditasi gabungan jiwa yang kini dia alirkan demi menyerap energi Askar.
Secara ganas energi Askar pun mengalir deras melalui bagian bawah yang terhubung langsung kedalam aset pribadi milik Fei sui sue.
Dengan pengalaman Fei sui sue yang sudah ratusan lelaki dia gunakan, penyerapan energi dari tubuh Askar pun sangatlah mudah.
Energi Fei sui sue semakin meningkat, dalam beberapa nafas setelah menyatukan diri dengan Askar, satu tahap kekuatan dia dapatkan, seorang lord saint suci tahap menengah.
"Ini terasa sangat hebat, aku tidak salah memilihmu Askar." Ucap Fei sui sue kegirangan dengan jumlah energi yanh dia salah.
Semakin banyak semakin kuat pula cengkraman aset pribadi Fei sui sue dalam menarik kekuatan dari senjata Askar itu.
Teknik meditasi gabungan jiwa.
Sinkronisasi terjadi antara dua tubuh yang saling menyatu, aliran energi kini berbalik arah dan perlahan masuk kedalam kembali ke tubuh Askar.
Fei sui sue jelas bingung, karena dirinya baru saja menerima sejumlah kekuatan sedemikian besar, harus lenyap tanpa sisa.
Itu juga membawa kekuatan milik Fei sui sue untuk meningkatkan kekuatan Askar secara instan, tanpa perlu menunggu lama, suara Re pun terdengar.
'Lapor : pengisian jumlah energi untuk peningkatan telah tercapai, lord alam saint suci tahap menengah akan meningkat menjadi lord alam saint suci tahap akhir.'
Tubuh Askar mulai menujukan perubahan besar, dimana cahaya merah menyelimuti mereka berdua yang saling terhubung.
__ADS_1
Fei sui sue terkejut, sepanjang perjalanan dia menggunakan teknik meditasi gabungan jiwa, baru pertama kali menyaksikan sinkronisasi antara dua pengguna secara bersamaan.
Tapi setelah ledakan cahaya itu terjadi, kesadaran Fei sui sue pun lenyap untuk beberapa saat.
Askar berhasil mengendalikan dirinya kembali, dilihat sosok Fei sui sue yang bersandar di hadapannya tanpa ada lagi perlawanan.
Mengangkat tubuh wanita satu ini tanpa ragu, dan meletakan dirinya diatas ranjang, saat itu juga mata Fei sui sue pun terbuka.
Seluruh tubuhnya lemas, dan dirasakan kesakitan yang tidak pernah dia alami dibagian bawah hingga kesulitan bergerak.
"Apa yang terjadi." Lirih suara Fei sui sue bertanya.
Askar masih berdiri dengan senjata kokoh yang tidak goyah walau badai menerjang, mengarahkan pandangan kepada Fei sui sue yang baru saja sadar.
"Kau terlalu meremehkan aku nona Fei." Ucap Askar dengan tatapan serius.
"Aku tidak..." Fei sui sue mencoba membantah.
"Dengan cara yang kau anggap bisa membuatku takluk, tapi kau merasakan balasannya." Askar menujukan senyum mengejek karena rencana Fei sui sue itu gagal.
Awalnya Fei sui sue menginginkan semua energi Askar tanpa perlu saling membagi, dengan begitu keuntungan yang dirinya dapat akan lebih banyak.
Sayangnya energi Askar jelas berbeda, biar pun masih memberikan peningkatan kepada Fei sui sue tapi Askar juga mengambil energinya sampai habis.
"Nona, aku anggap kejadian kali ini kita sama-sama saling menguntungkan, tapi jangan pernah katakan semua yang terjadi kepada siapa pun." Berkata Askar dengan sebuah ancaman.
Askar membenahi semua pakaian yang dilepaskan oleh Fei sui sue, dan mulai beranjak pergi meninggalkannya dalam kondisi masih lemas.
"Askar tunggu, biar aku meminta maaf." Entah apa yang dipikirkan dari cara Fei sui sue bicara kepada Askar.
"Tidak perlu kau meminta maaf, aku mendapat keuntungan darimu, dan kau pun mendapatkan keuntungan dariku, jadi aku harap kau lupakan semua." Tegas jawaban Askar tanpa perduli dengan ucapan wanita satu ini.
__ADS_1
Tanpa perlu menunggu Fei sui sue menjelaskan hal lain, Askar bergegas pergi dari ruangan itu, karena dia sendiri masih memiliki dua wanita di dalam kamar.
Mereka adalah orang tersedia melakukan apa pun, daripada memikirkan wanita yang hanya menginginkan keuntungan darinya.