
Dengan status sebagai lord alam semesta bawah, terpampang jelas sebuah lencana menujukan kedudukan Askar, tentu tempat pelelangan harta yang sangat terkenal di kota Sourina memberikan pelayanan terbaik.
Terlebih lagi, kehadiran penguasa pedang Loe Teu Yiu, cukup mengejutkan semua orang didalam pelelangan, itu menujukan seberapa terkenal kakek tua satu ini.
"Ternyata di alam semesta lain pun, sebuah status memang mengubah cara pandang mereka kepada kita."
"Itu sudah menjadi cara kerja jagat raya."
Tapi memang, nama Loe Teu Yiu dan Varjo de hores memberikan dampak besar bagi pengunjung pelelangan, karena terkumpul begitu banyak orang untuk mengikuti acara.
Hanya orang-orang yang memiliki status besar saja bisa mendapat fasilitas utama sebagai tamu kehormatan.
Askar, Loe Teu Yiu, Su yiu, Rea, Sina dan Omen dibawa oleh pegawai cantik berpakaian minim ke ruangan khusus fasilitas premium, mewah dan beberapa Snack ringan tersedia.
"Nona boleh aku tahu, bagaimana cara untuk ikut memberikan barang agar dilelang di tempat ini." Berkata Askar kepada pegawai balai lelang yang mengantar mereka ke ruangan.
"Tuan berikan saja benda itu kepadaku, berikan nilai harga yang anda inginkan, tapi hasil dari penjualan nanti, sepuluh persen menjadi hak balai lelang." Ucap nona pegawai berbaju sek*si dengan nada menyenangkan.
"Baiklah kalau begitu." Tanpa pikir panjang.
Kilauan cahaya merah terang menyala di telapak tangan Askar, perlahan skill penciptaan material membentuk satu set perlengkapan tempur dengan kualitas tinggi.
Dari baju amor full set atas hingga bawah, pedang panjang dan perisai semua itu setara dengan senjata lord yang nyata.
Mata pegawai wanita yang cantik itu terbuka lebar, dia pun tahu seberapa berharganya senjata lord di seluruh alam semesta.
Memang tidak langka, tapi harga jual dan minat orang untuk mendapatkan perlengkapan senjata lord, menjadi kebutuhan pasar yang paling penting.
Tapi tidak hanya itu, Askar pun memunculkan dua belati, satu tombak, dan tiga kuali hitam untuk membuat ramuan dengan kualitas sama persis seperti senjata lord.
"Kau bisa melelang semua ini satu persatu, atau satu set sekaligus, harga atur saja seperti keinginan panitia, aku hanya ingin mendapat keuntungan dari ini semua." Santai Askar berkata.
Semua senjata itu tidaklah terlalu penting untuk Askar, karena dia bisa menciptakannya dalam jentikan jari. Tapi Askar pun tidak ingin berlebihan, karena orang lain akan memiliki niat jahat jika tahu dia memiliki bermacam senjata kelas lord.
Dibawa semua itu oleh wanita cantik berpakaian se*ksi dengan cincing ruang penyimpanan. Askar merasa yakin tidak akan balai pelelangan ini bermain curang kepadanya, karena dibelakang Askar ada penguasa pedang, Loe Teu Yiu.
"Askar apa kau yakin menjual itu semua." Ucap Kakek loe teu yiu yang terlihat cukup terkejut atas semua barang-barang Askar.
"Apa itu masalah kakek Yiu."
"Ya tidak juga sih, tapi setiap senjata itu sangatlah berharga, cukup sulit untuk orang mendapatkannya, tapi kau dengan mudah menjual itu semua." Balasnya sambil tersenyum lemas.
"Tenang saja, jangan terlalu dipikirkan, jika kakek mau, aku bisa memberikannya satu." Santai Askar berkata.
"Dengan berat hati aku rela menerimanya." Tapi kakek loe teu yiu jelas-jelas inginkan itu.
"Baiklah, nanti aku berikan."
Askar merasa tertarik dengan apa yang ingin varjo de hores dapatkan dalam pelelangan kali ini, sebuah hadiah untuk Silviana.
__ADS_1
Tentu sebagai seorang lord dari alam semesta kerajaan beladiri, bukan barang sembarangan yang ingin dia berikan kepada gadis tercantik hingga membuat iri jagat raya itu.
Tirai pelelangan terbuka, seorang lelaki paruh baya menampakan diri dengan sikap berwibawa dan berwajah tegas.
"Baiklah tuan-tuan dan nyonya-nyonya, kita buka acara lelang ini dengan berbagai macam benda berkualitas, sangat sulit dicari dan tentunya mahal, tapi sebelum itu, aku selaku pemilik tempat pelelangan Kota Sourina, menyambut tiga tamu terhormat, tuan penguasa pedang Loe Teu Yiu, penguasa alam semesta kerajaan beladiri, varjo de hores, dan penguasa baru alam semesta kerajaan bawah, Askar.... Silakan nikmati waktu dan persiapkan uang anda."
Atas ketiga nama terkenal itu, tentu menujukan seberapa terkenal pelelangan kota Sourina di berbagai alam semesta wilayah atas.
Tapi para ahli beladiri dari berbagai belahan kota di alam semesta api mulia pun datang, untuk melihat macam barang yang di miliki oleh pelelangan.
"Baiklah kita mulai dengan sebuah baju tempur full set, lengkap dengan penutup kepala, kaos kaki, ****** *****, sarung tangan dan yang terpenting adalah ini senjata lord." Ucap sang pembawa acara dengan barang awal milik Askar.
"Kita buka harga dengan seratus koin kristal."
Tanpa menunggu lama satu suara datang..." Dua ratus."
Askar terkejut, dia tidak menyangka harga yang di berikan oleh orang tidak dikenal itu benar-benar diatas ekspetasi Askar..."Aku kira senjata lord hanya sekitar sepuluh koin kristal saja."
Dari harga dua kali lipat itu tentu menujukan jika senjata lord memang sangat dicari oleh banyak orang dan tidak ragu-ragu saat suara lain datang.
"Dua ratus lima puluh."
"Dua ratus tujuh puluh."
"Tiga ratus."
"Enam ratus."
Ini sudah enam kali lipat dari harga yang di tawarkan oleh pelelangan, jelas Askar merasakan adanya persaingan di antara semua orang untuk mendapatkan satu set perlengkapan tempur milik Askar.
"Apa ada yang mau menambahnya." Ucap pembawa acara sedikit merayu.
"Tuan-tuan dan nyonya-nyonya, enam ratus adalah harga murah untuk perlengkapan senjata lord seperti ini, bahkan di pasar, satu set baju tempur bisa mencapai harga delapan ratus hingga seribu koin kristal." Jelas sekali dia ahli dalam menghasut.
"Sembilan ratus." Suara itu datang dari Varjo.
"Terimakasih tuan Varjo, apa ada yang berani lebih tinggi."
"Seribu." Askar sendiri lah yang menaikan harga.
Ini cukup beresiko, dimana jika tawaran Askar tidak ada yang berani melawan, maka dia tetap harus membayar biaya sepuluh persen dari seribu koin.
Setiap orang mulai ragu atas harga yang Askar berikan, tapi dia sendiri merasa yakin, varjo de hores memiliki harga diri tinggi sehingga penguasa alam semesta kerajaan beladiri itu tidak ingin orang lain mengalahkannya.
"Dua ribu." Tegas ucapan Varjo.
Tersirat senyuman Askar, dia jelas mendapat seibu delapan ratus koin kristal dari penjualan senjata lord yang dia ciptakan.
Askar tidak ingin beradu keberuntungan, jika Askar kembali memasukan harga dan nyatanya tidak ada yang berani melawan.
__ADS_1
"Apa tidak ada yang berani menaikkan harga ?." Saut pembawa acara dengan santai.
"Dalam hitungan ke tiga, jika tidak ada, maka set baju tempur akan menjadi hak milik tuan penguasa alam semesta kerajaan beladiri."
"Satu..."
"Dua ..."
"Tiga."
Ketukan palu terdengar diatas meja, dan Varjo adalah pembeli set baju tempur milik Askar, paling tidak dia bisa melenyapkan semua senjata itu jika diperlukan.
(note : Daftar alam semesta atas yang baru di ketahui, dari yang terkuat hingga paling lemah dalam daftar sepuluh kasta tertinggi.
-Alam semesta penguasa naga.
-Alam semesta pedang tanpa tanding.
-Alam semesta awal penciptaan.
(Tiga ini adalah kekuatan yang tidak bisa di usik dalam kasta tertinggi)
Alam semesta keabadian.
Alam semesta samudera bintang.
Alam semesta ....
Alam semesta ....
Alam semesta kerajaan beladiri.
Alam semesta dunia beku dan api mulia.
Alam semesta kerajaan suci.
Alam semesta ....
Alam semesta dunia gelap.
Alam semesta kerajaan bawah.
Beberapa masih belum terpikirkan, karena tiga wilayah adalah peringkat mutlak, maka sepuluh kasta tertinggi ada tidak yang belum terjawab... Nyari inspirasi dulu.)
(Hari ini kita up 4 ya kakak, tapi jangan lupa vote ala kadarnya aja, terimakasih.)
__ADS_1