
Askar tahu, jika tidak akan ada kesempatan lagi saat dirinya pergi ke alam semesta atas dan dunia ini di serang oleh makhluk yang jauh lebih kuat.
Terlebih lagi Suras man dan Sirjo mengetahui tentang keberadaan dunia kecil ini, tentu mereka bisa kembali lagi kapan pun.
Dalam wujud iblis sebagai sosok yang di kenal sebagai raja As kar dari tanah Utara, Askar merencanakan satu hal dimana untuk mencegah kejadian ini terulang kembali.
"Zetoa apa yang kau sadari dengan keadaan ini." Bertanya Askar secara serius.
"Ya aku sadar, jika mereka tidak benar-benar ingin melakukan hubungan baik, bagi iblis Suras kami hanya sekedar pion untuk dirinya mencapai tujuan, biarpun kami mati itu bukan masalah bagi mereka." Dijawab Zetoa dengan menundukkan kepalanya.
"Itu benar, jadi apa yang kau inginkan, jika suatu hari nanti kejadian ini akan datang lagi, apa kau hanya akan diam ketika ada kekuatan lain menjadikanmu sebagai pion." Perkataan Raja iblis as kar memojokkan Zetoa sadesma agar tidak memiliki pilihan lain.
Sehingga dia akan mau menuruti perintah Askar, seharusnya Zetoa pun memiliki tujuan sendiri tanpa ada campur tangan dari kekuatan luar.
"Aku tidak mau, aku dari ras iblis dimensi Noir adalah tuan tanah di wilayah selatan ini, tentu kekuasaan kami adalah milik kami, bukan makhluk lain." Berkata Zetoa yang tentunya memikirkan kekuasaan miliknya.
"Karena itu, saat ini aku meminta bantuanmu, Zetoa." Berkata Askar memberikan pernyataan agar dia bisa mendapatkan hubungan antar sesama iblis yang menguasai wilayah di dimensi Noir.
"Apa itu.."
"Aku ingin menciptakan segel yang menahan kekuatan luar akan masuk kedalam dunia kita." Berkata Askar dengan menerangkan tujuan.
"Mungkinkah ini berhasil." Bertanya Zetoa karena dia tidak bisa membayangkan seberapa besar segel yang akan Raja iblis as kar ciptakan.
"Aku bisa pastikan berhasil, tapi ini memerlukan kristal energi yang sangat, sangat, sangat banyak." Balas Askar dengan serius.
"Kenapa kata 'sangatnya' banyak amat." Tapi Zetoa sadesma merasa tidak nyaman dengan jumlah yang mungkin dia bayangkan.
"Karena memang ini tidaklah murah." Singkat saja Askar menjawab.
Askar memikirkan cara seperti yang dewa pemangsa gunakan untuk menutupi dimensi falsus, karena dia memiliki ingatan Asyura, tentu Askar bisa menggunakan jenis yang sama.
Terlebih lagi, batu segel dunia di balik batas tidak diperlukan oleh Askar, karena saat ini dia sudah bisa pulang pergi menggunakan gerbang dimensi untuk masuk ke dalam dimensi falsus.
__ADS_1
"Seberapa banyak ?." Bertanya Zetoa sedikit ragu-ragu.
"lima puluh ribu ton kristal energi kualitas terbaik." Lima jari terpampang di depan wajah Zetoa.
"Se.... Lima puluh ribu ton kristal energi." Zetoa mengulanginya kembali.
"Kualitas terbaik, jangan lupa." Tegas Askar mengulangi kalimat yang penting.
Dengan jumlah yang sangat banyak itu, hampir mustahil untuk di miliki oleh kerajaan iblis Zetoa sadesma, Askar pun yakin dengan empat kerajaan iblis menggabungkan semua harta mereka, itu hanya berkisar 5.000 ton kristal energi kualitas terbaik.
"Bukankah itu sangat banyak, bahkan harta kerajaan tanah Selatan ini hanya 1.000 ton saja." Ucap Zetoa yang tersenyum masam.
Memang benar itu bukan nominal kecil, karena jika dikonversi lagi, mencari batu sebanyak 50.000, sama saja dengan membunuh 50.000 monster tingkat sanit.
"Kalau begitu kita cari, dan kita kumpulan semua penguasa ras untuk ikut dalam rencana ini." Berkata Askar dengan tersenyum penuh rencana.
"Aku tidak yakin jika mereka mau menyerahkan kristal energi kualitas terbaik secara cuma-cuma." Balas Zetoa merasa pusing sendiri memikirkan jumlah yang raja iblis As kar berikan.
"Ya aku pun bisa membayangkan bagaimana ekspresi mereka saat mendengar permintaan kita, tapi ini demi kebaikan seluruh makhluk di dimensi Noir." As kar tidak menolak anggapan Zetoa mengenai rencananya.
Tapi bagaimana dengan dimensi mortal, biar pun antara kedua dunia saling terhubung, kehancuran dimensi Noir tidak berpengaruh apa pun terhadap wilayah dimensi mortal.
Jika Askar meminta mungkin mereka akan memberikan, tapi tidak dalam jumlah yang sesuai dengan target.
"Tapi ada satu tempat yang mungkin menyimpan kristal energi kualitas terbaik sebanyak itu." Ucap Zetoa dengan hasil pemikirannya.
"Dimana ?."
"Tanah neraka." Singkat jawaban namun terasa enggan untuk Zetoa sadesma katakan.
Kristal energi tidak hanya berasal dari dalam tubuh monster, tapi juga pertambangan, tentu tempat seperti tanah neraka adalah lokasi dengan hasil mineral terbanyak.
Ya Askar memang menyadari jika ditanah neraka memiliki banyak sekali pertambangan yang menyimpan kristal energi.
__ADS_1
Karena itu satu-satunya cara menutupi kekurangan dalam jumlah kristal adalah mendapatkannya dari tanah neraka.
"Kalau begitu, kita kirimkan sebanyak mungkin pasukan untuk mencari kristal energi di tanah neraka." Ucap As kar dengan mudah.
"Tapi disana ada..."
"Sauron yang kau maksudkan ?." Langsung saja di jawab oleh Askar.
"Itu dia masalahnya." Zetoa tidak menutupi rasa bingung atas ras unknown yang menang menyusahkan itu.
"Biar aku yang mengurusnya." Santai Askar menawarkan diri.
Batu segel dunia di balik batas memang bisa diterapkan sebagai pembangkit energi untuk menciptakan sebuah lingkaran prasasti.
Tapi energi yang diperlukan tidaklah sedikit, karena itu demi membuka gerbang dimensi falsus, batu relik segel dunia di balik batas membutuhkan waktu berpuluh-puluh tahun demi mengisi energi.
Hanya saja Askar tidak bisa menunggu sampai batu segel terisi kembali, karena bisa saja satu bulan kemudian, Suras datang bersama kekuatan yang lebih besar lagi.
"Aku akan kembali ke kerajaanku dan mempersiapkan segala sesuatu untuk bertemu dengan penguasa ras lain membicarakan hal ini." Berkata raja iblis As kar yang jelas akan berusaha keras.
"Baiklah kalau begitu, aku pun akan mencoba melakukan yang terbaik." Zetoa sadesma hanya bisa mengikuti keinginan As kar.
Raja iblis As kar berjalan untuk pergi dari ruangan Zetoa sadesma dan kembali untuk menemui Else.
"Tunggu tuan As kar." Zetoa mengehentikan langkah Askar.
"Ada apa lagi Zetoa." Bertanya Askar.
"Terimakasih atas bantuanmu hari ini, aku tidak tahu, jika anda tidak menghancurkan serangan terakhir dari Suras man itu." Dengan malu-malu Zetoa sadesma mengatakan isi hatinya walau tidak terdengar meyakinkan.
"Tidak apa-apa, aku pun akan kerepotan jika dunia ini sampai hancur."
Biar pun Zetoa hanya bersikap wajar untuk menghargai bantuan Askar, tapi mendengar sosok raja iblis yang terkenal kejam itu berterimakasih, Askar merasa tidak nyaman sendiri.
__ADS_1
"Dan juga, aku mungkin akan mencoba untuk beraliansi dengan kerajaan iblis tanah Utara." Berkata Zetoa untuk hal lain.
"Itu terdengar bagus, dan aku sangat menantikannya." Jawab Askar yang secara perlahan melangkah untuk mencapai tujuan dari atas kedamaian semua ras.