
“eindre!!!.”
Adelle semakin menelusup kan wajah nya dalam lengan kekar eindre,saat para awak media tanpa basa-basi menyerbu datang.
“nona Adelle apa anda benar-benar mengalami pelecehan?.”
“apa ini hanya untuk meningkat kan pamor seorang eindre?.”
“apa ini benar-benar telah anda rencanakan?.”
“apa anda mengalami pelecehan dari saudara ipar anda?mohon tanggapan nya nona Adelle?.”
“yang sedang anda lawan adalah suami dari sepupu anda sendiri?.apa anda benar-benar siap bertarung dengan keluarga sendiri?.”
“nona Adelle apa jangan-jangan kepergian anda ke luar negri hanya untuk pengalihan isu? seakan-akan semua ini benar-benar terjadi.”
Diam.
Ratusan pertanyaan yang di layang kan oleh awak media,tidak satu pun dari itu yang di jawab oleh adelle.perempuan cantik itu sibuk memperbaiki masker dan juga semakin menempel di bahu kekar eindre,menahan jepretan serta serangan pertanyaan dari awak media.
tidak peduli mau seliar apapun spekualasi yang berkembang di awak media.
bagi Adelle itu semua tidak penting.
eindre,dia memilih diam dan tidak berkomentar walau hanya sebentar.dia memilih untuk fokus berjalan membelah kerumunan awak media.supaya mereka bisa masuk ke bandara dengan aman dan terkendali.
dengan bantuan petugas keamanan yang langsung terjun ke lokasi akhir nya dengan tenang eindre dan Adelle menerobos masuk.
“ini semua karena mu.”desis Adelle tidak terima.
“bagaimana bisa ini salah ku sayang?.aku kan tidak tau mereka akan datang dan mencegat kita seperti tadi.”
“tapi ini semua salah mu,bukan nya sudah ku bilang honeymoon itu hanya alibi.kenapa kau langsung berkata iya,dan memesan tiket?.”adelle mendelik kesal.
“memang nya kenapa?toh semua sama saja kan.kita pergi honeymoon atau tidak?tidak ada yang salah.”dengan sangat santai eindre berujar,tidak lupa ia mengulas senyum sangat tipis seakan membuat nya bahagia.
“kau ini!.”
__ADS_1
Adelle mendelik sebal,ternyata eindre benar-benar menjengkelkan.
“ada apa love?jangan merasa sedih.semua nya akan berjalan dengan mudah,kalau kita mau berusaha.”
diam,Adelle sama sekali tidak ingin memperpanjang perdebatan,sekarang saja sudah menjengkelkan bagaimana nanti.
penerbangan ke turki berjalan lumayan lama,mereka bahkan harus tidur di pesawat saat hari sudah menunjuk kan malam.
hingga tiba lah di negeri yang di kenal Sebagai negeri sejuta kebab ini.
Di jemput oleh seorang kenalan eindre,mereka langsung di antar kan menuju ke hotel.
“ahh rasa nya sudah lama sekali aku tidak datang ke sini.”gumam eindre sangat pelan.
“kau pernah kesini?.”
“pernah love.”
“untuk apa?.”
Sembari menata pakaian ke lemari yang tersedia di dalam kamar hotel,Adelle bertanya.
“konser,kau tau kan aku sering melakukan konser di berbagai negara.dan Turki adalah salah satu nya,aku sangat suka Turki karena itu demi konser aku bisa tinggal di turki hampir dua bulan.”jawab eindre.
“kenapa kau sangat suka Turki?.”
Adelle bertanya bingung.
“cinta ku berawal dan berakhir di sini.”
Kedua tangan Adelle mengepal pelan.mata nya menajam,di ikuti rahang nya yang mengeras.
Dia benar-benar marah, karena eindre membahas tentang cinta yang bermula dan berakhir di sini.apa maksud nya sebenar nya.
Dan yang membuat Adelle semakin meradang adalah tatapan mata penuh kesenduan di tambah juga kaca-kaca yang menghiasi netra Eindre.
***
__ADS_1
Khalimah Nurinda.
di sebuah makam dengan tulisan bahasa Arab.
makam muslim terbesar di Istanbul,karena menyesuaikan dengan adat dan budaya orang Turki,Adelle berpakaian cukup tertutup.
memakai kemeja lengan panjang berwarna hitam di tambah juga dengan sebuah rok panjang,dan juga selendang berwarna hitam yang di Sampir kan di atas rambut berwarna abu-abu milik nya.
aku akan mengajak mu bertemu dengan cinta pertama ku,jangan cemburu ya love.kau tetap milik ku dalam masa depan ini,dia hanya masa lalu ku yang tidak akan pernah datang kembali.ku saran kan kau berpakaian tertutup,dan gunakan selendang orang turki selalu melakukan itu.
kata-kata yang di layang kan oleh eindre sebelum mereka datang kemakam ini.
aku sudah tau bahwa aku datang ke sini.
eindre berjongkok di depan makam,kedua tangan nya secara perlahan mengelus pelan batu Nisan itu.
hai khalimah,aku datang berkunjung.kali ini aku tidak datang sendiri,aku bersama dengan perempuan yang kelak aku akan datang bersama dengan anak-anak ku.dia adalah pilihan ku,orang yang akan berada di sebelah ku.maaf, maaf karena aku tidak bisa menepati janji ku untuk setia,tapi aku sudah menepati janji ku yang terakhir,untuk bahagia.aku sudah bahagia sekarang,aku memiliki wanita yang akan menjaga ku.khalimah aku minta izin,mungkin setelah ini aku akan menghapus nama mu seutuh nya dalam hati ku.aku tidak mau Adelle salah faham,walau pun kau sudah tiada.aku tetap tidak akan menyimpan kenangan mu lagi, beristirahat lah dalam damai khalimah,semoga Tuhan selalu melindungi mu.
batin eindre.
khalimah perempuan yang paling pertama mengajari tentang cinta pada nya.
perempuan yang berhasil membuat sosok eindre yang di kagumi ribuan perempuan,bertekuk lutut di bawah nya.
sekalipun perbedaan agama dan budaya membentang luas,tapi tekad kuat kedua insan ini membuat keluarga tidak punya pilihan selain mengatakan iya.
tapi sayang nya, Tuhan belum mentakdirkan.baru saja selesai lamaran, khalimah harus di vonis terkena kanker otak stadium akhir.
karena khalimah hanya seorang gadis alim,dengan jilbab lebar yang menutupi rambut nya dan besar di panti asuhan.mau tidak mau,eindre yang merawat dan membiayai kebutuhan pengobatan sang kekasih.
nyata nya sekalipun telah berjuang di Singapura untuk menjalani pengobatan,takdir berkata lain.Setelah berjuang selama dua Minggu menjalani berbagai pengobatan, khalimah menghembuskan nafas terakhir nya di rumah sakit khusus kanker yang ada di daerah Singapura.
“dia kekasih mu?.”adelle yang sejak tadi diam buka suara.
“dia lebih berarti dari kata kekasih,dia adalah separuh jiwa ku yang pulang karena Tuhan tidak mentakdirkan kami bersama.”jawab eindre sendu.
“I now,terlihat dari kata mu.dia bukan hanya berharga,tapi sangat berharga bagi mu.”sindir Adelle kesal.
__ADS_1
aku iri pada mu,kenangan my membuat ku khawatir.
# like komen and vote ya.