
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
“sayang....”
Adelle yang sedang tertidur di brankar langsung membuka mata nya.
“ada apa?.”tanya nya lemah.
“aku ada urusan di Jepang,untuk dua hari.”
“kau mau meninggalkan aku lagi?apa kau lupa aku sekarang sedang hamil besar?.”tanya Adelle dengan sangat lirih,mata nya menatap sendu ke depan.tepat nya ke eindre.
“bukan begitu maksud ku sayang,tapi ini sangat penting.ini adalah tugas terakhir ku,setelah itu aku akan cuti.karena harus menemani mu melahirkan,tidak lama hanya dua hari dalam dua hari aku sudah kembali ke sini dan kita akan menyambut kehadiran baby sama-sama.”jawab eindre pelan,tangan nya menggenggam lembut tangan Adelle.
“kau tidak mencintai ku lagi?dan kau sudah punya istri lain kan di luar sana?.”tuduh Adelle tidak terima.
__ADS_1
siapa yang akan terima jika ada di posisi Adelle,dia harus menghadapi kehamilan nya seorang diri.tanpa kehadiran eindre di sebelah nya,semua aktivitas nya si bantu oleh Lily.
bahkan di detik-detik terakhir,hanya kedua mertua nya yang datang bukan eindre yang menemani nya.
“kau meragukan cinta ku Adelle?.aku benar-benar sangat sibuk sekarang,ini adalah saat nya bagi ku untuk mengumpulkan uang.sebelum aku cuti supaya kita bisa merawat anak-anak bersama.membiar kan mereka tumbuh di bawah pengasuhan ku langsung,tapi apa ini kau malah menuduh ku yang tidak-tidak!aku tidak terima!.”
brak.
eindre langsung membanting pintu ruang rawat Adelle karena kesal dengan semua tuduhan yang di beri kan oleh sang sahabat kepada nya.
“ada Daddy bersama mu sayang, semua akan berjalan dengan baik-baik saja.”
“dad,kapan orang tua Adelle akan datang? Ini semakin cepat,Adelle tidak bisa diam saja.adelle merindukan mereka Daddy?.”
“sabar sayang,mereka akan datang saat hari persalinan.”
“dad,I really feel alone, Eindre, whose status is my husband, is not with me." Jawab Adelle lirih.
__ADS_1
Daddy Eindre yang mendengar hanya tersenyum pedih,beliau juga sedih sekaligus bingung.
Eindre benar-benar sibuk,dia tidak memiliki waktu sama sekali untuk menemani Adelle,dia berjuang sendirian.
“sayang,Daddy menyayangi mu.kau akan baik-baik saja.”jawab Daddy eindre lembut.
“dad,jika terjadi sesuatu pada ku bisa kah Daddy berjanji satu hal?.”pinta Adelle.
“sayang,no jangan bilang seperti itu...”
“anggap permintaan yang ku beri kan ini sangat egois dan mementingkan diri ku sendiri dad, tapi aku benar-benar menginginkan ini....”
“sayang,no mommy ada di sini.jangan berkata bahwa kau seakan-akan akan pergi dari dunia ini...”mommy eindre berujar sedih,mata nya mulai berair.
Adelle mendongak dengan mata yang terus berair,kedua tangan nya mengusap pelan perut besar nya.
Karena kondisi nya yang lemah,mau tidak mau Adelle harus di rawat di rumah sakit dengan selang infus yang menancap di punggung tangan nya di tambah lagi dengan seorang suster pribadi yang membantu nya.
__ADS_1
sayang tumbuh lah dengan baik.
# like komen and vote ya readers kesayangan author bidadari ayah love you so much.