
Hai dear yang punya F I Z Z 0 kalau berkenan jangan lupa mampir ke novel othor ya. judulnya Merebut Hati Suamimu ya, Thanks. Ingat hanya di F I Z Z 0
Blurb:
Dear hati...
"Mengapa terkadang kau begitu egois? Kau melabuhkan sebuah rasa tanpa mengenal logika, sebut saja kau itu buta. Dan aku harus mengikuti cinta yang buta tanpa mengenal logika, meskipun ini artinya aku harus hanyut dalam cinta terlarang dan sebagai orang ketiga?"
Pertemuan pertama Florencia Celine, 24 tahun, dengan tetangga barunya, Kanaka Rafael Aditama, 25 tahun, ketika dia pindah ke sebuah apartemen, meninggalkan jejak tersendiri di dalam hatinya.
__ADS_1
Flo pun menyadari jika cinta yang dia rasakan adalah sebuah kesalahan, namun terkadang cinta itu memang buta, dan tak mengenal logika, hingga akhirnya dia dan Naka memutuskan menjalin hubungan dibelakang istri dari Naka, Siera Agatha Yasmine.
CUPLIKAN BAB:
POV SIERA
Namaku Siera Agatha Yasmine, sejak kecil aku hidup bagaikan seorang Tuan Putri, sebut saja semua keinginanku harus terpenuhi. Orang tuaku memiliki perusahaan kelapa sawit terbesar di negeri ini, yang saat ini dikelola oleh kakakku, Richard. Jadi, apapun keinginanku selalu dikabulkan oleh kedua orang tuaku.
Selain kekayaan yang kumiliki, aku pun memiliki wajah yang cantik. Jadi, tidak heran kalau sejak kecil aku selalu menganggap diriku sebagai sosok wanita sempurna. Apalagi saat aku menginjak bangku Sekolah Menengah Atas, begitu banyak laki-laki yang menyukaiku. Namun, mungkin mereka cukup sadar dengan status sosial mereka, jadi yang berani mendekatiku hanyalah orang-orang yang sepadan denganku. Dan, diantara semua laki-laki itu, aku hanya tertarik pada seorang laki-laki yang bernama Dion.
Sejak kami berpacaran, jiwa kami yang masih labil dan ingin mencoba hal-hal yang baru membawa kami menjalani gaya berpacaran bebas. Bahkan, aku tak segan memberikan kehormatanku pada Dion, dengan harapan sebagai pengikat agar dia tidak meninggalkan aku. Memang saat itu aku juga begitu tergila-gila pada Dion.
__ADS_1
Tetapi, memang terkadang harapan selalu berbanding terbalik dengan kenyataan. Harapanku untuk terus bersama Dion pun sirna saat hari kelulusan kami, dia memutuskan hubungan kami, dengan alasan pergi melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Saat mendengar kata putus itu terucap, hatiku benar-benar sakit. Detik itu juga, aku pergi meninggalkan Dion yang belum selesai mengucapkan kata-katanya padaku. Berulang kali dia memanggilku, tapi aku mengabaikan panggilan darinya dan memilih pergi. Harga diriku seakan jatuh saat dia dengan mudahnya mengucap kata putus itu. Dion benar-benar telah mengoyak kisah hidupku yang seharusnya selalu terajut sempurna.
Saat itu, berulang kali Dion menghubungiku, namun aku sengaja mengabaikan panggilan darinya. Aku tidak mau memaafkan Dion dengan mudah, setidaknya sampai dia bersujud di depanku, dan merasakan penghinaan seperti apa yang dia lakukan padaku.
Waktu pun bergulir, aku mulai menyadari ada sesuatu yang aneh pada tubuhku. Aku sering kali merasa mual di pagi hari, dan juga mengalami sakit kepala. Dan, yang paling membuatku merasa cemas adalah saat aku menyadari jika aku telah mengalami keterlambatan datang bulan. Aku pun begitu panik. Detik itu juga, aku langsung pergi menuju apotek untuk membeli alat tes kehamilan. Aku memang sengaja membelinya sendiri karena aku tak ingin ada yang tahu.
Setelah melakukan tes dengan alat kehamilan itu, rasanya aku hampir mati rasa, seluruh tubuhku bergetar hingga kehilangan seluruh tenaga saat melihat dua garis merah pada alat tes kehamilan itu. Sejenak, aku pun hanya bisa menangisi kebodohanku. Namun, detik berikutnya aku menyadari jika aku harus memberi tahu Dion. Tetapi, sayangnya aku terlambat. Dion sudah pergi, dengan meninggalkan benih di rahimku. Saat itu, duniaku seakan hancur.
Aku yang merasa frustasi, lalu berusaha mencari berbagai cara menghilangkan benih ini. Dan, akhirnya aku pun berhasil. Sejak saat itu, aku yang merasa hidupku yang sempurna sudah hancur, semakin tak tentu arah. Aku terjerumus dalam pergaulan bebas, ups ralat, termasuk juga sering berhubungan layaknya suami istri dengan siapa saja yang kutemui di party. Satu hal lagi, sebenarnya aku juga berbohong pada ibuku karena aku tidak hanya satu kali saja menghilangkan benih itu. Tapi, emh sebentar kuhitung dulu, satu, dua, tiga, empat. Ya, empat kali aku melakukannya.
Di depan orang tuaku, aku selalu bersikap sebagai gadis yang manis. Namun, tanpa mereka tahu aku adalah seorang gadis liar yang tak pernah bisa lepas dari minuman keras, rokok, dan serbuk putih yang sering kunikmati dengan menggunakan bong yang selalu ada di tasku. Ups, jangan lupakan berhubungan badan dengan teman party yang sering kulakukan. Ya, itulah gambaran masa mudaku yang kelam, hingga aku mulai mengakhiri masa kelamku saat aku mengenal Naka.
__ADS_1
Kanaka Rafael Aditama, sosok yang membuatku jatuh cinta pada pandangan pertama saat aku melihatnya sedang duduk di taman kampus. Berulang kali, aku mencoba menarik perhatiannya, tetapi selalu saja gagal. Aku yang putus asa, lalu berusaha mencari tahu tentang dirinya, dan kebetulan salah seorang temanku yang sering ikut party denganku adalah teman SMA Naka. Dia mengatakan kalau Naka sudah memiliki cinta pertama, yaitu wanita pemilik gantungan kunci yang selalu dia bawa. Meskipun, dia tidak tahu siapa wanita pemilik gantungan kunci itu. Bagiku ini terdengar sangat konyol, tapi aku mencoba mengambil kesempatan dengan informasi yang kudapat itu.
Suatu hari, akhirnya aku memiliki kesempatan untuk mendekati Naka dengan berpura-pura mengatakan kalau akulah pemilik gantungan kunci itu. Meskipun beberapa saat yang lalu aku sempat keceplosan ketika Naka menemukan gantungan kunci yang sama seperti miliknya, padahal gantungan kunci itu kutemukan di lift apartemenku dan aku hanya iseng membawanya masuk ke dalam apartemenku itu. Namun, setelah mendengar jawabanku sepertinya Naka terlihat biasa saja. Dan tidak merasa kecewa aku telah membohonginya di masa lalu. Dia sepertinya juga tidak kecewa jika aku bukanlah cinta pertamanya.