Salah Kamar

Salah Kamar
carry.


__ADS_3

Adelle terdiam,terutama saat di hadapan nya sudah tersedia sebuah kotak perhiasan.


kotak perhiasan dari merek yang cukup terkenal yaitu Tiffany and co.


hah?.


Adelle memandang bingung ke arah eindre,yang di tatap hanya tersenyum canggung.


“kau bilang kau mencintai putri ku eindre, bagaimana bisa ini terjadi hah?!.”


Daddy Adelle langsung berceramah panjang lebar,bertanya pada eindre yang hanya terdiam.memang benar,rasa nya ia benar-benar malu


dia bilang dia yang sangat mencintai Adelle.tapi pada kenyataan nya,dia belum memberikan hadiah apapun untuk Adelle padahal seharus nya orang yang paling pertama memberinya hadiah adalah eindre.


“daddy mertua,jangan seperti ini.kau membuat ku sungkan saja.”adelle berujar tidak enak.


walaupun berasal dari keluarga yang kaya dan juga berkecukupan.tetap saja sungkan rasa nya kalau harus menerima hadiah barang-barang mewah terutama dari sosok yang sudah di anggap ayah nya sendiri.


“kenapa sayang?apa kau tidak suka dengan hadiah yang di berikan oleh Daddy?apa kau sungguh-sungguh mau di belikan sebuah pesawat jet?.”


“tidak Daddy no,thank you untuk semua tawaran nya tapi Adelle tidak mau apa-apa.doa dari kalian saja cukup."


***


“apa kau kira aku tidak punya uang lagi?atau jangan-jangan kau berfikir bahwa aku sangat miskin sampai-sampai aku tidak mampu membiayai kebutuhan mu sehari-hari?.”


hari ini tepat setelah tiga hari peringatan kehamilan Almera,lagi dan lagi terjadi sebuah masalah hebat.karena Adelle tetap Keukeh ingin bekerja padahal harta yang dimiliki oleh eindre sangat banyak dia tidak mungkin tiba-tiba miskin hanya karena membiarkan istri nya menganggur.


“kau kenapa sih?aku kan sudah bilang akan tetap bekerja bahkan setelah kita menikah.sekarang kenapa kau berubah?.”


“itu dulu Adelle saat kau belum hamil,apa sekarang kau tetap akan egois dengan bekerja.aps kau tuli dan tidak mendengar perkataan dokter kandungan mu itu masih sangat muda dan lemah,salah sedikit saja kau bisa keguguran!.”


Adelle yang sedang berbaring di ranjang langsung menatap kesal ke depan.lebih tepat nya menatap kesal ke arah sang suami yang sudah berani melarang nya.


“apa kau tau di bandingkan kelelahan stres adalah pemicu utama dari keguguran,aku tidak akan keguguran hanya karena bekerja eindre.pekerjaan ku juga bukan lah pekerjaan berat kau tau kan?tugas ku hanya memotret saja.”rengek Adelle.


“tapi tetap saja itu yang dinama kan dengan bekerja.kabar kehamilan mu sudah sampai ke telinga penggemar,mereka bisa mencap ku sebagai suami tidak bertanggung jawab nanti.”

__ADS_1


“eindre,aku suka pekerjaan ku.andai kau tau semua nya adalah mimpi ku,menjadi fotografer terkenal adalah mimpi ku, please jangan buat aku berhenti bermimpi.”


gumam Adelle pelan,ia bahkan menundukkan pandangan nya,seakan bukan hanya merasa sedih tapu juga hancur.


“love!."eindre berjongkok,menggenggam lembut tangan Adelle.


“apa kau fikir aku mempunyai pilihan lain?.”tanya Eindre.


“alu hanya tidak kau kau kelelahan hanya itu saja,tidak ada yang lain love.”bujuk eindre lagi.


diam, Adelle belum berkata apapun.dia hanya menatap tajam ke depan,masih kesal dengan alasan yang di beri kan oleh Eindre.


“sayang,aku sangat mencintaimu dan menyayangi calon anak kita.aku hanya mau yang terbaik untuk kalian,tidak lebih.”bujuk eindre.


“akh tetap mau bekerja eindre,semua itu adalah mimpi ku.”lirih Adelle pelan.


“aku tau aku tidak meminta mu untuk berhenti dari semua mimpi mu.aku hanya meminta mu untuk break,sebentar saja.karena aku tidak mau kalian kenapa-kenapa.”


eindre berusaha memberikan sang istri pengertian dengan lembut.buksn bermaksud untuk mengekang hidup Adelle dengan segala peraturan yang ia buat,eindre hanya ingin Adelle baik-baik saja.


“tapi kau tetap mengekang ku!apa itu yang kau bilang mencintai ku?.”tanys Adelle lirih.


“aku tau aku salah,aku minta maaf pada mu.tapi jangan seperti ini ya?semua akan baik-baik saja.hanya sembilan bulan,itu sangat singkat.kau bisa mengejar mimpi mu lagi nanti.”


Adelle masih diam,dia menatap tajam ke arah eindre.sekuay apapun dia membujuk nya rasa nya Eindre tetap tidak akan merubah keputusan nya.


“aku sangat ingin bekerja hanya itu mimpi ku sekarang eindre.”jawab Adelle sedih.


“sebentar sayang,hanya sebentar ya?.”bujuk eindre.


“apa aku punya pilihan lain?kau kan memang egois.”


eindre mendesah kasar karena tampak nya Adelle benar-benar marah, terbukti dari ibu hamil itu yang membanting pintu kamar dengan keras.


“aku tidak punya pilihan lain lagi.”gumsm eindre.


Adelle benar-benar marah sekarang,selama eindre pergi keluar untuk bekerja dia hanya mengurung diri di dalam kamar tanpa keluar.

__ADS_1


untuk masalah makan dan sebagainya pembantu akan membawakan nya sesuai dengan perintah Adelle.


mungkin jika perempuan lain yang ada di posisi Adelle mereka pasti senang karena bisa menjadi ratu tapi tidak dengan Adelle yang justru kesal karena tidak boleh melakukan aktivitas apapun.


bagi Adelle orang paling berlebihan di muka bumi ini hanya satu yaitu eindre suami posesif nya.


***


“kau bertengkar lagi dengan istri mu?.”


saat akan melakukan pemotretan,tidak lupa James bertanya.


“biasa lah ibu hamil marah-marah terus.”jawab eindre tanpa beban.


“eindre!!!.”


eindre menoleh menatap kesal ke arah carry yang berani-berani nya datang menemui nya secara pribadi.


“mau apa?kalau kau kesini hanya untuk bertemu dengan ku, sebaik nya kau pergi nona carry,aku sangat sibuk.”jawab eindre kesal.


“aku hanya meminta mu untuk melepaskan Jhon dia tidak bersalah yang salah adalah Adelle yang berusaha untuk menggodanya.”kesal carry.


“apa kau sedang bermain drama Nona carry?kau sadar sedang bicara dengan siapa?.kakak ipar mu sendiri, bagaimana bisa kau seperti ini hah?.”


eindre bangkit dari duduk nya,menatap tajam ke depan.pertanda dia benar-benar kesal sekarang, bagaimana tidak kesal semua di tuduhkan oleh carry.


“adelke memang menyukai Jhon ku sejak awal.”


“ah seperti nya ada yang harus di ralat nona,Jhon yang menyukai istri ku tapi kau merenggut nya begitu saja dan tiba-tiba dia melecehkan nya apa kau fikir aku ada diam saja?.”tanya eindre kesal.


“ein...”


“diam?sebelum aku juga menjebloskan mu ke penjara!.”


potong eindre cepat,dia tidak peduli sudah menjadi tontonan orang sekarang.bagi nya yang penting hanya membungkam carry.


#like komen and vote ya.....

__ADS_1


__ADS_2