
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
prok.
prok.
prok.
para awak media yang ada di sana langsung bertepuk tangan dengan sangat nyaring.mereka seakan bahagia melihat tingkat kepercayaan diri. yang di miliki oleh Adelle.
persidangan di jalankan dengan sangat lancar,Adelle berdiri sebagai saksi sekaligus korban.
pada akhir nya Jhon di dakwa dengan dua pasal sekaligus.yaitu perbuatan tidak menyenangkan dan juga pelecahan.tentu orang yang paling tersenyum puas atas dakwaan yang di beri kan oleh hakim.
pagi hari nya.
di tengah-tengah aktivitas nya tidur,eindre terbangun karena suara muntahan dari dalam kamar.
seperti nya Adelle sedang muntah-muntah.
“sayang kau baik-baik saja?kenapa kau muntah-muntah?.”tanya eindre berhamburan ke dalam kamar mandi.
“aku baik-baik saja hanya sedikit mual,jangan khawatir.”jawab Adelle lemah.
“apa sudah baikan? kau mau minum sesuatu?teh atau susu?akan ku buat kan kalau kau mau.”tawar eindre.
baru saja hendak menjawab,Adelle kembali muntah-muntah.sekarang bahkan lebih parah,terasa perut nya benar-benar di kocok.
“sayang!!!.”eindre memekik nyaring melihat sang istri lirih di lantai karena lemas.
dengan cepat eindre menggendong tubuh mungil sang istri menaruh nya di kasur,sementara dia berlari turun ke bawah untuk membuat kan nya segelas susu dan membawakan beberapa buah-buahan.
“ada yang bisa saya bantu tuan?.”tanya Lily yang baru tiba dengan Nafa khawatir.
“cih!tidak usah khawatir!dia adalah istri eindre bukan istri mu untuk apa kau khawatir hah?!.”james langsung berceloteh kesal.
“diam lah tuan!bagaimana pun nona Adelle sudah saya anggap sebagai sahabat saya sendiri.bagaimama bisa saya tidak khawatir.”
“seharus nya kau jangan khawatir aku saja biasa.”sewot James.
Brak.
“diam!!!.”
__ADS_1
Di tengah-tengah perdebatan hebat yang terjadi antara James dan juga lily.tiba-tiba eindre langsung menggebrak set kitchen,dengan suara yang mulai menggelegar nyaring.
“apa kalian mau ku nikahkan saja?mau ku seret kalian ke gereja untuk menikah kan kalian!.”tanya eindre tidak suka.
“tidak mau.”
“tidak mau!.”
Pekik James dan Lily bergantian.
“aku tidak suka laki-laki seperti nya!."
“aku lebih tidak suka dengan perempuan seperti mu!perempuan kurang ajar yang benar-benar memuakan nya!.”
“aku lebih tidak tertarik dengan mu!.”
“aku yang lebih tidak tertarik dengan mu!!!.”
“astaga bisa kalian diam!Adelle sekarang sedang pingsan!dia lemas karena muntah.dan di sini aku harus menghadapi pertengkaran kalian berdua yang benar-benar menjengkelkan.”bentak eindre lagi.
Punya anak buah kerja nya menyusahkan saja.
Batin eindre geleng-geleng.kesal juga melihat Lily dan juga James, yang seharus nya membantu nya justru malah sibuk berdebat.
“apa?!.”
“nona apa anda baik-baik saja?.”tanya Lily khawatir.
“adelle apa ada masalah dengan kandungan mu?.”tanya eindre.
“nona,mau Lily ambil kan sesuatu?.”
“jangan sungkan Adelle,aku adalah sahabat karib dari suami mu.bilang saja kau mau apa?.”tanya eindre pelan.
Adelle yang mendengar hanya menghela nafas beberapa kali,ia tampak memijat ujung pelipis nya.sebagai reaksi Adelle hanya menggeleng kan kepala nya.
“kenapa kau tidak percaya pada kami Adelle?kami benar-benar akan menjaga mu.”tawar James pelan.
diam,Adelle masih tetap belum berbicara apapun.perut nya masih terasa cukup kram.
“apa masih sakit?mana nya yang sakit sayang?ayo bangun dulu aku sudah membawakan mu teh hangat.kau belum sarapan juga kan?aku membawakan mu roti selai kacang,kau bilang kau suka kacang.”
eindre berjalan masuk ke dalam kamar nya,membawakan nampan berisi teh hangat dan juga roti kacang beserta beberapa macam buah yang susah di potong dadu.
“kenapa kalian ke sini?.Adelle sedang sakit.bukan nya di tolong kalian malah sibuk ngobrol.”tegur eindre.
__ADS_1
“sayang,duduk ya aku bantu.”eindre bergerak hendak membantu Adelle duduk.
tapi baru saja bergerak,Adelle menahan tangan nya.
“aku tidak bisa duduk eindre,perut ku keram.”ringis nya pelan.
“keram astaga,kau harus minum sayang.”gumam eindre khawatir.
“biar saya yang menyuapi nona adelle minum tuan,tuan cukup menyanggah kepala nya saja.”titah Lily.
eindre mengangguk kan kepala nya,meletak kan kepala Adelle pada paha nya yang sudah di lapisi oleh bantal.
sementara Lily sang bodyguard,memilih untuk menyuapi Adelle teh,sesuap demi sesuap.
sembari menarik nafas cukup panjang,Adelle sebisa mungkin tetap tenang supaya perut nya tidak lagi keram.
setelah habis setengah gelas teh,Adelle baru merasa kondisi perut nya baik kan dan tidak lagi terasa kencang.
“bagaimana?sudah mau duduk?.”tanya eindre pelan.
“iya, pelan-pelan saja.”jawab Adelle.
“tentu saja.”
Adelle menegak kan tubuh nya pelan,sebisa mungkin ia terlihat baik-baik saja.
“ayo makan dulu,kenapa kau seperti ini?.”tanya eindre.
“ada apa?.”tanya Adelle pelan.
“kau sangat lemah sayang pada hal sebelum nya kau tidak terlihat selemah ini.apa kita harus ke rumah sakit sekarang?.aku sangat khawatir dengan kondisi mu Adelle?.”tawar eindre khawatir.
kenapa mereka semua mengkhawatirkan kondisi ku pada hal aku kan baik-baik saja.hanya kondisi ku yang benar-benar lemah.
Adelle mengelus pelan perut rata nya,bukan hanya eindre yang khawatir dengan kondisi nya Adelle sendiri khawatir dengan kondisi nya.
“aku baik-baik saja eindre jangan khawatir.aku hanya sedikit lemah saja,mungkin karena kelelahan.kasus kemarin kan benar-benar menyita tenaga ku,setelah istirahat sebentar aku pasti akan baik-baik saja.”
jawab Adelle menenangkan.dia langsung menghadiahi kecupan singkat di bibir tipis milik eindre.
“apa kau melakukan nya dengan sengaja?apa kau melakukan ini untuk menutupi kekhawatiran ku?.aku adalah suami mu Adelle,kalau kau kesakitan.kau bisa bilang pada ku,aku akan melakukan yang terbaik untuk mu.”gumam eindre mengecup pelan punggung tangan milik Adelle.
“aku baik-baik saja eindre,nama nya ibu hamil lelah itu biasa saja.jangan khawatir,aku kan baru hamil pertama.”jawab Adelle pelan.
“james!apa aku bisa mengundur schedule?tarik semua jadwal yang mengharuskan ku untuk keluar kota.aku ingin menjaga Adelle di sebelah ku.”titah eindre tidak ingin di tolak.
__ADS_1
kau adalah prioritas ku dan akan tetap menjadi prioritas ku,selama nya.
# like komen and vote ya readers kesayangan author bidadari ayah love you so much.