Useless 8th Prince

Useless 8th Prince
Permintaan Untuk Kembali


__ADS_3

Duduk di kursi belajar dalam kamarnya, ekspresi Ciel terlihat serius.


Pada pagi hari setelah bangun tidur, Ciel melihat kalau Zepth benar-benar kembali datang ke kamarnya. Jelas, makhluk itu tidak akan datang tanpa adanya situasi darurat.


Benar saja. Kali ini Zepth tidak membawa hadiah, tetapi mengantar sebuah surat. Anehnya, surat itu memiliki segel kekaisaran yang berarti ditulis sendiri oleh Kaisar Julius.


Biasanya, guru Ciel tidak akan pernah mau menanggapi permintaan kakaknya, Kaisar Julius. Namun kali ini sang guru benar-benar menyetujui permintaan kaisar. Jelas ada yang aneh dengan itu.


Setelah membaca seluruh surat, Ciel duduk termenung. Ada kabar yang cukup mengejutkan dirinya. Baru kemarin lusa, ada kejadian serangan di East Duchy. Sekali lagi, targetnya adalah seorang Count.


Karena East Duchy lebih kuat daripada South Duchy, Curses of Shadow mengirim 2 jenderal dan belasan iblis level 4. Untuk jenderal sendiri, bukan Aragil yang datang, tetapi sosok yang bernama Celeval dan Vesperr.


Seperti Aragil yang sekarang, Vesperr adalah iblis level 6 (awal). Sedangkan Celeval, orang itu masih iblis level 6 (akhir).


Apa yang membuat Ciel terkejut adalah kejadian yang terjadi ketika serangan. Duke Timur dan pasukannya datang tepat waktu, tetapi masih tidak bisa menyelamatkan Count dan keluarganya.


Sementara Vesperr yang disebut assassin gila dan para iblis level 4 melakukan pembantaian, Celeval benar-benar mencegat Duke Timur dan pasukan elitnya yang memiliki rata-rata iblis level 3.


Lebih dari seribu iblis level 3 dan Duke Timur yanga ada di level 6 (menengah) dihentikan oleh Celeval. Bukan hanya dihentikan, mereka terluka parah tetapi Celeval tidak menghabisi mereka.


Apa yang orang itu katakan adalah, ‘aku tidak menerima perintah untuk menghabisi kalian.’


Itu berarti, jika Celeval mendapat perintah, Duke Timur mungkin sudah dihabisi. Memikirkannya saja membuat Ciel menghirup napas dingin.


Celeval itu … dari segi bakat bawaan, seharusnya lebih rendah dibandingkan denganku. Akan tetapi, aku merasa … dia memiliki kemampuan bertarung yang luar biasa.


Memikirkan itu membuat Ciel tersenyum pahit. Dia terlalu percaya diri. Jika bertemu dengan orang itu, pemuda itu tahu … dia tidak boleh menahan diri.


Selain laporan penting tentang Curses of Shadow, yang lebih penting adalah perintah Kaisar Julius. Pria itu menyuruh Ciel untuk pulang. Statusnya di Istana Kekaisaran juga akan diangkat lebih tinggi. Banyak juga kelebihan lain.


Hal itu yang membuat Ciel termenung. Sebenarnya, itu adalah pilihan yang paling aman untuknya. Dia bisa kembali ke istana bersama para bawahannya yang paling setia. Kemudian, pemuda itu bisa kembali hidup dengan nyaman di bawah perlindungan ayah dan kakeknya.


Akan tetapi, Ciel memikirkan wilayah yang dia kuasai ini. Pemuda itu telah mengerahkan banyak tenaga dan usaha selama lebih dari satu tahun. Jika kembali ke istana, berarti dia akan meninggalkan semuanya.


Memang, dia mungkin bisa memperebutkan gelar Putra Mahkota dan menjadi kaisar berikutnya. Hanya saja, Ciel merasa kalau hal semacam itu bukan yang diinginkan oleh dirinya.

__ADS_1


Jika kembali ke istana, dia akan lebih aman dan nyaman … tetapi membuang usahanya selama satu tahun lebih.


Jika tidak kembali ke istana, dia akan berada dalam situasi rumit … banyak musuh yang mengintai dan mencoba melawannya.


“Sial! Jika menginginkan aku kembali … kenapa sejak awal kamu harus mengirimku pergi, Ayah?” gumam Ciel dengan ekspresi tertekan.


Karena Zepth masih menunggu jawaban Ciel, makhluk itu masih berada dalam kamar untuk menikmati biji-bijian kualitas terbaik.


Ciel kemudian membuat balasan dan memberikannya kepada Zepth. Melihat makhluk itu menghilang, dia baru menyadari sesuatu.


“Bukankah Zepth cukup cerdas? Bisakah dia mengajariku untuk menggunakan sihir ruang?” gumam Ciel sambil melihat mangkuk kecil wadah biji-bijian yang kosong. “Lupakan. Kita bisa memikirkan itu lain kali.”


Ciel segera turun untuk makan sarapan bersama. Meski dirinya agak terlambat, ketiga wanita masih menunggunya. Mereka tidak banyak bertanya dan memilih untuk diam. Tidak ingin memperburuk suasana hati Ciel yang kelihatannya sedang tidak baik.


Setelah sarapan, Ciel langsung membawa Elena dan memanggil Isabella untuk ikut bersamanya. Keduanya agak terkejut, tetapi akhirnya mengikuti dengan patuh.


Masuk ke dalam kamar dan menguncinya, Ciel kemudian menyuruh kedua wanita untuk duduk di atas ranjang. Keduanya saling memandang dengan ekspresi terkejut, tetapi sama sekali tidak menolak. Mereka bahkan terlihat malu-malu.


Bukannya mengikuti keduanya menuju ranjang, Ciel malah berjalan menuju jendela. Dia berdiri di dekat jendela sambil memandang pemandangan luar.


“Aku mendapat kabar buruk. Curses of Shadow menyerang East Duchy. Dalam pertempuran, Duke Timur kalah dan terluka.”


“Wilayah Blackfield tidak aman. Ayah memintaku untuk kembali. Meski harus kehilangan wilayah, keamananku lebih terjamin di istana.”


“...”


“Akan tetapi aku menolak untuk kembali. Aku tidak ingin semua usahaku sia-sia. Aku ingin merubah Wilayan Blackfield menjadi makmur dan seaman Royal Capital!” ucap Ciel penuh tekad. Pemuda itu berbalik dan menatap kedua wanita. “Karena itu, aku memerlukan bantuan kalian.”


Menatap Ciel yang terlihat berbeda, Elena dan Isabella yang duduk di tepi ranjang berdiri lalu membungkuk dan menjawab bersamaan.


“Sudah tugas kami untuk membantu anda, Tuanku.”


“Kalau begitu, Elena … Isabella … aku memiliki tugas penting untuk kalian. Menurut dugaanku, Curses of Shadow hanya akan membuat gerakan cukup besar sekali dalam satu musim. Kemungkinan besar karena pertarungan atau penyerangan berlarut-larut akan berdampak buruk kepada mereka.


Jadi misi kalian sebagai orang yang memimpin tiga divisi utama dan tiga divisi bayangan adalah membuat para prajurit menjadi lebih kuat sebelum musim panas tiba.

__ADS_1


Aku tidak tahu daerah mana yang akan mereka serang. Untuk amannya, lebih baik kita mempersiapkan diri dan tidak lengah.”


“...”


“Untuk tiga divisi utama, karena kurangnya sumber daya yang mereka terima. Aku ingin setiap orang yang menerima sumber daya ada di level 2 (akhir). Sedangkan yang tidak mendapat sumber daya, aku ingin mereka naik ke level 2 (menengah).


Untuk tiga divisi bayangan. Aku mengeluarkan banyak uang untuk mereka. Jadi, aku ingin semua anggota minimal menjadi iblis level 3 sebelum musim panas.”


“Sesuai perintah anda, Tuan!”


Melihat kedua wanita sekaligus pemimpin dari para ksatria yang tegas dan taat, Ciel mengangguk puas.


Untuk urusan perekonomian, semuanya berjalan dengan lancar. Sedangkan urusan militer, Ciel benar-benar ingin segera memperkuat dan membuat wilayahnya menjadi lebih aman.


Memandang langit biru di luar jendela, Ciel menghela napas panjang.


Menjadi pemimpin wilayah yang baik ternyata begitu melelahkan.


...***...


Di Istana Utara.


Memegang surat di tangannya, wajah Ratu Lilith terlihat begitu buruk.


“Bocah ini …”


“Tenanglah. Bukankah itu berarti dia sudah dewasa? Luciel benar-benar sudah mandiri, kan?” Kaisar Julius menghibur istrinya yang terlihat marah.


“Hanya karena memiliki bakat yang sedikit bagus, benar-benar mulai memberontak huh?”


“...”


Kaisar Julius hanya diam dengan ekspresi tenang, percaya dengan kekuatan putranya. Hanya saja, dia juga agak tidak senang dengan balasan Ciel.


Melihat kertas yang dilempar ke atas meja oleh Ratu Lilith, Kaisar Julius menghela napas panjang. Di atas kertas, ada jawaban singkat dari Ciel.

__ADS_1


‘Terlalu banyak aturan yang menyebalkan, aku tidak ingin pulang.’


>> Bersambung.


__ADS_2