
“T-Tapi Tuan … Orang seperti saya benar-benar tidak mengerti bagaimana cara mengajar. Bagaimana mungkin saya bisa pergi ke Kota Blackrock?”
Asterious yang berlutut di depan Ciel tampak bingung.
Sementara itu, Ciel yang melihat ekspresi Asterious hanya bisa menghela napas panjang. Dia kemudian menjelaskan.
“Bukankah kamu ingin menjadi Minotaur terkuat sepanjang sejarah? Menjadi terkuat bukan hanya tentang otot. Apakah kamu mengerti?”
“Saya tidak mengerti, Tuan!” seru Asterious tanpa malu sedikit pun.
Sudut bibir Ciel berkedut. Meski sudah mengenal Asterious dan mengerti kalau itu adalah jenis otot tanpa otak. Ciel juga tidak menyangka kalau sampai separah ini.
“Kalau begitu aku akan mempermudahnya. Coba kamu bayangkan.
Kamu telah menjadi iblis level 5 … tidak! Bahkan telah menjadi level 6 dan dikenal di seluruh daratan. Pada saat itu, semua iblis akan berhenti memandang rendah para Minotaur atau mungkin ras Heteromorph lain.
Kamu … menjadi seorang legenda dari ras Heteromorph.”
“Aku … seorang legenda?” Asterious bergumam. Membayangkan hal itu, matanya menjadi lebih cerah.
“Benar! Kamu seorang pejuang yang legendaris! Namun itu hanya dirimu.
Kemudian bayangkan. Kamu mulai tua, melemah, dan kemudian mati. Dalam tahun-tahun awal dirimu mati, tidak akan banyak yang berubah, tetapi …
Bagaimana dalam ribuan tahun berikutnya? Tidak ada lagi pejuang kuat dalam sukumu! Semua ceritamu hanya diucap sebagai penyemangat atau baling banter tertulis dalam buku. Akhirnya … bukankah mereka semua hanya akan kembali menjadi budak?” tanya Ciel.
“Kembali menjadi budak …” Membayangkan masa depan yang seperti itu, Asterious tampak tidak mau. “Tidak!”
“Mau atau tidak, itu yang akan terjadi jika kamu terlalu egois.”
“Bagaimana … bagaimana cara mencegah hal seperti itu terjadi, Tuanku?!” Asterious bertanya dengan panik.
“Mudah. Itu adalah warisan.” Ciel menjawab dengan ekspresi tenang dan santai.
“Warisan???” Asterious memiringkan kepala dengan ekspresi bingung.
“Benar! Warisan.” Ciel mengangguk. “Bukan hanya berupa senjata atau benda berharga lainnya, tatapi ilmu! Kamu membimbing para Minotaur dan ras Heteromorph lain. Setelah mereka menjadi lebih kuat, mereka akan membimbing junior. Hal itu akan terjadi terus menerus. Bukan hanya ras Heteromorph tidak akan menjadi budak. Masa depan keturunan mereka mungkin bahkan akan lebih baik. Kamu mengerti sekarang?”
__ADS_1
“...” Asterious merenung cukup lama. Ekspresinya yang serius berubah menjadi lebih cerah. Menyadari apa yang dimaksud Ciel, dia mengangguk. “Jadi seperti itu!”
“Bagus kalau kamu mengerti.” Ciel tersenyum
“Masalahnya, saya benar-benar tidak mengerti bagaimana cara mengajar, Tuan!” seru Asterious dengan ekspresi tidak berdaya.
“Aku akan mengirimmu bersama dengan Kun. Dia memiliki banyak pengalaman dalam pelatihan ksatria. Dia akan mengurus semuanya. Yang perlu kamu lakukan adalah terus berlatih, berbagi cerita kepada Minotaur dan Heteromorph lainnya sembari menyemangati mereka.” Ciel menjelaskan dengan santai.
“Hanya seperti itu???” Asterious melongo. Wajah bantengnya terlihat konyol.
“Ya. Hanya seperti itu.”
“Saya sangat setuju, Tuan!”
“Kalau begitu segera temui Kun, aku sudah memberitahu soal masalah ini kepadanya. Kamu juga harus berkemas karena harus berangkat besok.”
“Sesuai perintah anda, Tuanku!!!” seru Asterious dengan ekspresi serius.
Ciel mengangguk sebelum berkata, “Kamu boleh pergi sekarang.”
Si Bathory sialan itu mulai bergerak. Aku benar-benar harus segera menyelesaikan rencanaku.
Tok! Tok! Tok!
Mendengar ketukan pintu, CIel segera berkata, “Masuk.”
“Para pemuda telah berkumpul, Tuanku. Seperti yang anda perintahkan … semua peserta berusia 15 sampai 19 tahun. Tidak ada yang berusia lebih dari 20 tahun.”
Camellia yang masuk ke dalam ruangan segera melapor. Mendengar laporannya, Ciel mengangguk.
“Kamu sudah meminta mereka mendaftar sesuai tiga divisi baru yang terbentuk, kan?”
“Semua telah diumumkan dan mereka juga sudah mengerti tugas dari divisi itu, Tuan.”
Ciel sekali lagi mengangguk. Dia tersenyum sebelum berkata, “Jika tebakanku benar, kebanyakan dari mereka pasti mendaftar dalam divisi Guardian, kan?”
“Benar, Tuan.”
__ADS_1
Ciel menggeleng ringan. Hal itu sudah bisa dia prediksi. Lagipula, seorang ksatria dari divisi Guardian paling hanya bertugas untuk berpatroli di kota atau desa yang ditunjuk. Kecuali dalam perang untuk melindungi kota atau desa, mereka bisa dibilang lebih nyaman karena tugasnya lebih mudah.
Dalam divisi Striker atau penyerang, tugas mereka lebih berat karena harus terjun paling depan di medan perang. Sedangkan di hati-hari biasa, mereka akan dilatih keras, ditugaskan untuk membasmi Demonic Beast atau bandit.
Sedangkan divisi Watcher, Ciel tidak menyebarkannya dan akan merekrut mereka secara pribadi karena akan menjadi bodoh jika orang-orang tahu dirinya membuat divisi mata-mata dan pengawasan secara terbuka. Tentu saja, dia berniat menggunakan ‘Eye of The Lord’ untuk memilih orang-orang yang memiliki bakat cocok.
Sedangkan tiga divisi bayangan. Ciel akan memilih yang terbaik dari para pendaftar. Mereka akan ditawari kontrak khusus. Jika setuju, mereka akan dianggap ‘gagal’ di permukaan, tetapi langsung ditarik ke dalam divisi bayangan yang memiliki keuntungan lebih banyak.
Lagipula … tiga divisi bayangan bisa dibilang cikal bakal para prajurit elit di bawah Ciel.
“Seperti yang aku bilang sebelumnya, uji level mereka semua. Usia 15 sampai 16, level 1 (akhir) langsung lulus. Usia 17 sampai 18, level 2 (awal) langsung lulus. Usia 19, level 2 (menengah) langsung lulus.
Prioritaskan untuk usia 15 dan 16 tahun. Semakin muda, semakin muda membudidayakannya karena memiliki lebih banyak waktu untuk membentuk mereka.” Ciel segera memerintahkan.
“Apakah ada pesanan lain, Tuan?” tanya Camellia.
“Untuk sisa orang dari dua divisi yang kurang serta perekrutan para Watcher, aku akan turun tangan sendiri. Untuk sekarang … uji mereka semua sesuai yang aku ucapkan tadi.
Bagi yang lolos secara langsung. Biarkan mereka menandatangani kontrak servant. Jika tidak ingin atau menawar, keluarkan saja. Kami tidak memerlukan ksatria yang tidak patuh.”
“Sesuai perintah anda, Tuan!”
Melihat Camellia pergi dari ruangan, Ciel mengembuskan napas panjang. Dia terlihat lelah.
Setelah perekrutan selesai … akan ada pelatihan di bulan ke-3 musim panas. Aku berharap mereka bisa berkembang secepat mungkin.
Pikir Ciel ketika merasakan krisis dari wilayah Bathory. Dia merasa dikejar oleh waktu. Tidak ada waktu untuk bermain-main. Jika dirinya lengah, pemuda itu takut Marquis Bathory akan menghisap darahnya sampai kering.
Uang dari ayah, aku akan gunakan untuk membesarkan tiga divisi bayangan.
Uang dari hasil panen musim semi sebelumnya, sebagian besar akan digunakan untuk membesarkan para ksatria baru dan itu tidak cukup. Kemungkinan, sebagia besar uang dari panen musim panas yang akan datang juga akan digunakan untuk melatih mereka.
Ciel mengacak-acak rambutnya sendiri dengan ekspresi muram. Dia tidak bisa tidak mengeluh dalam hati.
Sial! Bangsawan lain memiliki banyak waktu untuk melatih pasukan. Sementara aku … sialan! Satu atau dua bulan jelas sangat kurang!
>> Bersambung.
__ADS_1