Useless 8th Prince

Useless 8th Prince
Misi Vesperr dan Catatan Vonda


__ADS_3

“Apakah ada informasi yang agak menarik ketika kalian berada di Curses of Shadow?”


Mendengar ucapan Ciel, Ferdo dan Fito saling memandang dengan tatapan bingung. Setelah beberapa waktu berpikir, si kadal junior berkepala merah membuka mulutnya.


“Itu …”


“Iya?” Ciel tampak agak penasaran.


“Tidak. Aku rasa itu hanya hal membosankan. Kamu tidak akan menyukainya, Guru.”


Sudut bibir Ciel berkedut sebelum memberi perintah.


“Katakan saja.”


“Apakah anda tahu, Guru? Si Gila yang anda bunuh sebelumnya sedang melakukan misi rahasia. Benar kan, Fito?”


“Kamu benar, Ferdo.”


“Misi apa?” tanya Ciel dengan ekspresi serius.


Setelah mengingat cukup lama, kedua saudara kembar itu mengangguk.


“Kalau tidak salah, itu adalah misi untuk mengambil sesuatu dari Si Mumi. Catatan, subjek tertentu … ya, kami tidak tahu namanya. Terakhir … membawa Si Mumi kembali baik hidup atau mati.


Bukankah begitu, Fito?”


“Kamu benar, Ferdo. Si Menyebalkan beberapa kali membicarakan itu.”


“...”


Ciel diam sejenak. Memejamkan mata, pemuda itu mengingat beberapa hal yang dia bawa setelah perang di Wilayah Scarlet Roze. Mengingat ternyata hal-hal yang dia simpan di gudang ternyata dianggap penting oleh Curses of Shadow, Ciel merasa agak tertekan.


Ketua dari Curses of Shadow … kelihatannya dia benar-benar membenciku, kan?


“Apa yang sebenarnya mereka inginkan darri Vonda?” gumam Ciel bingung.


Ferdo dan Fito saling memandang dengan tatapan bingung. Keduanya kemudian mengalihkan pandangannya ke arah Ciel. Mereka berdua kemudian bertanya secara bersamaan.


“Siapa Vonda?”

__ADS_1


Mendengar pertanyaan itu, sudut bibir Ciel berkedut. Dia menatap kedua saudara kembar itu dengan ekspresi agak tertekan. Pemuda itu bahkan menghela napas dalam hati.


Setidaknya kalian harus mengenal mantan rekan kalian sendiri, kan? Ugh … aku tidak tahu harus berkomentar apa.


“Apakah ada yang lain?” tanya Ciel.


“Um …” Ferdo merenung keras. Seolah mengingat sesuatu yang berharga, dia memandang Ciel dengan mata terbelalak. “Aku tahu sesuatu, Guru.”


“Apa itu?”


“Kakek Will … dia berkata bahwa dirinya menemukan telur naga. Mungkinkah dia akan memakannya? Bukankah itu terdengar sangat lezat, Fito?”


“Benar. Telur naga … itu pasti sangat lezat, Ferdo.”


Melihat bagaimana Ferdo dan Fito menyeka air liur di mulut mereka membuat bibir Ciel berkedut. Dia melihat kedua pelahap ini dengan ekspresi tertekan.


Itu telur naga, kan? Bukan wyvern atau semacamnya? Kalian … benar-benar memiliki niat untuk memakan hal semacam itu?


Ciel dan saudara kembar itu berbicara cukup lama. Setelah mendengar beberapa informasi penting dari mulut keduanya, pemuda itu terlihat memiliki ekspresi serakah di wajahnya.


Lupakan Great Sword milik Aragil! Dua pedang Celeval … telur naga miliki Kakek Will … aku menginginkan mereka!


Bukankah menghadapi mereka terlalu berbahaya? Belum lagi ada ketua dan wakilnya … hal itu pasti akan menjadi merepotkan.


Lupakan saja … aku hanya ingin hidup tenang. Memang, benda-benda itu sangat baik, tapi hidup nyaman lebih baik lagi.


Memejamkan matanya, pemuda itu menghela napas panjang dengan ekspresi tertekan.


Sudah kuduga … dunia ini terlalu berbahaya.


...***...


Tiga hari kemudian.


Duduk di ruangan yang Ciel gunakan sebagai laboratorium, pemuda yang membaca tumpukan kertas dan menganalisis lebih dalam tentang kontennya tampak terkejut. Dia kemudian menatap sosok gadis cantik dalam tabung besar berisi cairan nutrisi.


Wanita itu benar-benar sudah gila …


Apa yang Vonda sebut dengan cangkang sebelumnya ternyata bukan hanya cangkang. Selain tubuh baru yang telah dia sempurnakan, wanita itu sebenarnya sedang membuat proyek besar. Hanya saja, Vonda malah membelot dari Curses of Shadow dan melakukan penelitian secara pribadi.

__ADS_1


Tentu saja, Vonda juga masih mengerjakan tugas wajib dari Curses of Shadow. Tugas itu berisi tentang … ksatria buatan.


Bukan golem atau jenis benda sihir lainnya yang mirip boneka, tetapi ‘ksatria buatan’ itu benar-benar hidup. Curses of Shadow berniat untuk membuat pasukan yang berisi dengan orang-orang berbakat dan setia. Tidak memiliki skill ‘Eye of The Lord’ seperti Ciel, mereke memiliki cara lain.


Memodifikasi tubuh anak untuk membuat mereka menjadi ksatria kuat. Menghilangkan pikiran mereka dan membuat mereka menjadi boneka setia yang bisa diperintah kapan saja pada masa berperang.


Memang, para pengikut Curses of Shadow juga setia. Namun mereka memiliki kekuatan terbatas dan sulit diatur. Bisa dibilang, kurang ideal. Apa yang para atasan adalah para ksatria kuat dan 100% patuh.


Banyak dana, waktu, dan tenaga yang dikerahkan oleh Curses of Shadow untuk proyek ini. Setelah mengetahui bahwa dirinya benar-benar menghancurkan apa yang telah organisasi itu coba capai, pemuda itu tersenyum kecut.


Tidak hanya membenciku … orang itu (Ketua dari Curses of Shadow) … dia pasti akan menganggapku sebagai musuh bebuyutan, kan?


Aku tidak tahu siapa kamu, tapi … maaf. Kamu pasti sangat stres karena apa yang aku lakukan secara tidak sengaja.


Jika ketua dari Curses of Shadow tahu bahwa Ciel meminta maaf dengan cara sembrono seperti itu, dia pasti sudah muntah darah. Bukan hanya beberapa Jenderal yang dipilih dan dirawat baik-baik menghilang di tangan Ciel, berbagai rencana yang telah dia susun juga hancur akibat perbuatan pemuda itu.


Ciel kemudian pergi ke lemari untuk mengambil benda yang dia dapat dari tubuh Vonda. Sebuah mutiara keras yang tidak bisa dipecahkan. Menurut catatan penelitian, benda itu disebut Manik Jiwa. Tempat untuk Vonda memindahkan jiwanya.


Tentu saja, wanita itu juga tidak maha kuasa. Menurut penelitiannya, ada beberapa kemungkinan ketika memindahkan jiwa ke dalam cangkang.


Pertama, itu akan berhasil, baik jiwa dan ingatannya akan bisa dipindahkan. Kedua, pemindahan jiwa berhasil, tetapi seluruh ingatannya akan hilan dan kembali seperti bayi. Ketiga, itu akan gagal dan cangkang akan meledak dengan kekuatan yang sangat dahsyat. Terakhir … cangkang akan hidup, tetapi kehilangan pikiran dan akan mengamuk. Menghancurkan segalanya setelah bangun.


Melihat itu membuat Ciel menjadi sangat tertarik. Namun dia tidak tahu, bahwa Vonda juga sudah menyiapkan operasi. Untuk kemungkinan besar keberhasilan, dia juga akan mengekstrak ingatan dalam otaknya dulu dalam bentuk cairan lalu disuntikkan ke dalam cangkang.


Yang berarti … kemungkinan pertama telah disingkirkan.


Setelah Ciel membaca semuanya, pemuda itu mencoba untuk membangkitkan cangkang. Tentu saja, dia memerlukan banyak persiapan.


Tiga hari kembali berlalu.


Di salah satu ruang luas yang telah dipasang banyak lapisan sihir pelindung. Sosok Ciel berdiri di tengah ruangan. Seluruh ruangan sendiri telah ditulis dengan banyak rune aneh.


Ciel memandang sosok gadis kecil yang setelah dia keluarkan dari tabung ternyata terlihat seperti anak berusia sekitar 8 atau 9 tahun. Dia memakaikan gadis kecil itu gaun yang indah. Lagipula, pemuda itu tidak ingin melakukan proses ini ketika gadis kecil itu tidak mengenakan apa-apa.


Di tangan kiri Ciel terlihat sebuah mangkuk kecil yang berisi cairan merah. Dia kemudian mengambil mutiara jiwa yang direndam lalu meletakkannya di dahi gadis itu. Mutiara itu berubah seperti merkuri cair lalu meresap ke dalam kulit gadis kecil itu.


Setelah beberapa waktu menunggu … gadis itu membuka matanya perlahan. Dia memandang Ciel dengan tatapan dingin dan tak acuh. Melihat itu membuat Ciel agak terkejut dan berseru dalam hati.


Apakah aku bergitu beruntung? Keberhasilan?

__ADS_1


>> Bersambung.


__ADS_2