Useless 8th Prince

Useless 8th Prince
Dragonborn


__ADS_3

Ciel melihat sosok di depannya. Terlihat seperti manusia yang berdiri dengan dua kaki, tetapi memiliki sisik di sekujur tubuh serta dan kepala berbentuk kadal dengan tanduk. Seluruh tubuhnya dipenuhi dengan otot dan juga memiliki kuku tajam. Selain itu, ada dua sayap seperti kelelawar dan ekor panjang di belakang tubuhnya.


Melihat sosok yang dilengkapi dengan armor kulit sambil membawa tombak di punggungnya dan membawa beberapa ikan besar di tangannya, Ciel mengerjap. Dia tidak menyangka melihat sosok yang langka di desa terpencil seperti ini.


“Kamu akhirnya kembali, Clark.” Suara Zod terdengar dari belakang Ciel.


Karena Ciel tidak ingin diantar keluar dari hutan, para Centaur mengantarnya sampai ke pintu desa mereka.


“Aku kembali, Kakak.” Dragonborn yang bernama Clark itu mengangguk sambil berkata sopan.


Kakak???


Mendengar bagaimana Clark memanggil Zod, sudut bibir Ciel bergerak-gerak. Dia bingung harus berkomentar bagaimana.


“Perkenalkan, Pangeran Luciel, ini adik saya … Clark.” Zod segera memperkenalkan.


“Pangeran Luciel? Apakah yang akan membantu kita, Kak?” Clark memiringkan kepalanya ketika menatap Ciel. “Begitu pendek?”


Memang, dibanding Centaur yang setengah tubuhnya kuda, Dragonborn yang lebih dari dua meter, atau Minotaur seperti Asterious … Ciel memang pendek. Namun di antara para iblis seusianya, dia sudah dianggap cukup tinggi. Pemuda itu masih bisa berkembang sampai usia lebih dari 20 tahun.


Mendengar ucapan jujur Clark, sudut bibir Ciel berkedut.


“Minta maaf kepada Pangeran Luciel, Clark! Jangan lihat dari penampilannya. Memang para iblis tidak sebesar atau setinggi kita, akan tetapi mereka memiliki kekuatan luar biasa.”


“Maafkan saya, Pangeran Luciel.” Clark menggaruk belakang kepalanya dengan malu. Dia benar-benar bertindak seperti adik penurut.


“Clark adalah Lizardmen bermutasi, jadi tolong maklumi dia jika agak berpikiran dangkal, Pangeran Luciel.” Zod segera meminta maaf untuk adiknya.


Lizadmen? Dengan tubuh berotot besar? Juga sayap-sayap itu?


Sial! Aku merasa IQ yang aku miliki turun seketika ketika berbicara dengan mereka.


Meski Lizardmen sedikit mirip dengan Dragonborn, ras Lizardmen agak pendek, kalaupun memiliki otot, tubuh mereka ramping. Belum lagi … para Lizardmen tidak mungkin memiliki sayap.


“Tidak apa-apa.” Ciel berkata santai. “Clark, kan? Apakah dia benar-benar adikmu?”

__ADS_1


“Hehehe.” Zod menggaruk belakang kepalanya. “Clark memang adik saya. Dia ditemukan oleh ayah ketika masih sangat kecil. Dia diadopsi dan menjadi adik saya. Ya … meski banyak orang yang tidak menyukainya.”


Kalimat terakhir diucapkan pelan, tetapi Ciel masih mendengarnya. Setelah melihat Clark, Ciel mengangguk. Meski Clark memiliki level yang sama dengan kepala suku yaitu level 4 (awal), karena dia bukan ras Centaur, orang-orang dalam suku tidak menganggapnya sebagai salah satu dari mereka.


Hal semacam itu sudah biasa dalam lingkungan. Bahkan, di dunia modern Ciel hidup sebelumnya, jika kamu sedikit berbeda dari oang-orang di sekitar lingkungan, kamu akan dikucilkan. Padahal … mereka sama-sama manusia.


“Bagaimana dengan keadaan ayah, Kak?” tanya Clark yang khawatir.


“Ayah baik-baik saja sekarang. Berkat potion pemberian Pangeran Luciel, racunnya sudah membaik. Beliau akan sembuh setelah beberapa hari.”


“Benarkah itu?” Clark langsung menoleh ke arah Ciel dengan ekspresi takjub. Membungkuk empat puluh lima derajat, dia berseru, “Terima kasih banyak, Pangeran Luciel!”


Mendengar ucapan terima kasih yang begitu tulus, Ciel merasa agak bersalah. Dia sebenarnya memiliki potion yang sangat efektif untuk menyembuhkan kepala suku. Hanya saja, sebagai pebisnis, pemuda itu benar-benar memberi kepala suku 10 potion tingkat menengah yang bisa menyembuhkan dan memulihkan setelah lima hari dikonsumsi, sehari dua kali.


Sial! Aku jadi merasa begitu kikir.


Ciel tersenyum pahit. Dia kemudian menggeleng ringan sambil berkata, “Sudah tugasku melindungi warga yang ada di bawahku.”


“Warga?” Clark tampak bingung.


“Hati-hati dalam perjalanan, Pangeran Luciel.” Zod berkata dengan tulus.


Sosok Ciel pun berangsur-angsur menjauh dan menghilang ke dalam hutan.


...***...


Sampai ke desa, Ciel terkejut melihat para warga yang panik.


Setelah melihat dirinya kembali, Theo yang menangis benar-benar berlari ke arahnya. Bukan hanya Theo, Shana, Zenara dan para ksatria tampak khawatir dan takut karena dia tiba-tiba menghilang.


“Yang penting aku sudah kembali dengan selamat, kan?”


Ciel yang sudah dalam tempat tinggal sementara dan duduk di sofa menatap Theo yang masih menangis.


“Hiks! Hiks! T-Tapi … tapi saya benar-benar takut sesuatu yang buruk terjadi dengan anda, Tuan.” Theo berusaha mengusap air mata yang terus mengalir.

__ADS_1


“Apakah anda yakin … Theo benar-benar bukan putra anda, Tuan?”


Mendengar pertanyaan Shana, Ciel yang sedang meminum teh langsung tersedak. Dia langsung memandang Shana dengan penuh peringatan, membuat wanita itu terdiam.


“Ngomong-ngomong … kamu tidak ingin bertemu dengan suku Centaur, Zenara? Bukankah kalian adalah ras yang sama dan seharusnya lebih akrab?”


“Tidak, Tuan. Saya lahir di luar suku. Ibu saya seorang budak, mungkin nenek saya juga. Jadi saya tidak memiliki rasa kepemilikan terhadap suku seperti Centaur pada umumnya.” Zenara berkata dengan suara tenang.


“Itu …” Ciel terdiam, tidak bisa berkata-kata.


Melihat sosok Zenara dengan baik, dia menghela napas panjang. Kulit putih halus, wajah cantik, iris biru seperti lautan, dan rambut pirang bergelombang dengan telinga seperti kuda yang tampak agak lucu. Ditambah dengan dadanya yang mengembang lebih dari kekasih-kekasih Ciel, seandainya saja bagian bawah bukan wujud seperti kuda putih tetapi kaki panjang dan halus … Ciel pasti akan lebih puas.


Sungguh sia-sia.


Pikir Ciel sambil menggeleng ringan. Dia tahu alasan kenapa Zenara, ibu, atau bahkan nenek dijadikan budak dan dijual. Itu jelas karena mereka terlihat cantik. Untuk pemilik hobi khusus, mereka pasti sangat menarik. Hanya saja, Ciel tidak memiliki hobi khusus semacam itu.


“Tidak apa-apa, Tuanku. Saya sudah terbiasa dengan kehidupan budak. Saya bahkan merasa beruntung terlahir seperti ini dan akhirnya menjadi bawahan anda.”


Memang benar, semakin cantik budak, para penjual akan merawatnya dengan baik dan memastikannya tetap bersih agar terjual dengan harga tinggi. Meski tidak seperti budak iblis biasa, ras semi-heteromorph yang memiliki bagian tubuh seperti wanita cantik masih populer.


Ya … ini dunia yang berisikan iblis. Untuk mereka, mungkin ini normal.


Pikir Ciel diam-diam. Sebagai seorang dari dunia modern, dia jelas merasa agak aneh. Namun dia tidak terlalu terkejut. Lagipula, sebelumnya dia melihat kerbau yang jatuh cinta dengan ular air.


Setelah menghabiskan sore untuk bersantai, Ciel segera mengumpulkan seluruh anak buahnya termasuk para ksatria setelah makan malam. Melihat pasukan yang berbaris, Ciel mengangguk ringan.


“Karena sumber masalah sudah ditemukan, kita akan membereskannya. Besok pagi kita berangkat. Aku secara pribadi membawa kalian untuk dinilai, jadi … jangan kecewakan aku!”


“Sesuai perintah anda, Tuan!”


Melihat para ksatria yang memiliki tatapan membara, Ciel mengangkat sudut bibirnya dengan puas. Dia tidak sabar menunggu besok.


Menunggu untuk melawan makhluk yang membuat masalah di lingkaran luar hutan.


>> Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2