Useless 8th Prince

Useless 8th Prince
Benar-benar Menyesatkan


__ADS_3

Mungkin karena pada awalnya cukup ceroboh dan tidak menganggap orang-orang di sekitarnya, Ciel tidak terlalu memahami situasi. Namun mendengar perdebatan jauh di depannya, ekspresi pemuda itu agak stagnan.


“Kita tidak bisa melakukan ini, Nona Miya. Ada terlalu sedikit orang. Belasan orang itu tidak cukup untuk menjaga caravan besar melewati perbatasan yang berbahaya.” Pria botak dengan luka di kepalanya berkata dengan ekspresi menyesal.


“Tapi kamu berjanji kalau Kelompok Skull Crusher akan menerima tugas ini.” Wanita cantik bernama Miya itu mengerutkan kening. Tampak tidak puas.


“Selain bahaya, upah yang kalian tawarkan terlalu sedikit. Kami melakukan dua kali lipat pekerjaan dengan upah yang sama. Bukankah itu berlebihan, Nona Miya?”


“Aku akan membiacarakan masalah upah dengan Bos. Kalian tidak perlu khawatir.” Miya membujuk orang-orang dalam Kelompok Skull Crusher.


“Bosmu itu … dia tidak akan mau membayar lebih dan menganggapnya sebagai pemborosan.” Pria botak itu menggeleng ringan.


“Itu …” Suara wanita bernama Miya tercekat.


“Apakah ini adalah kelompok perdagangan Silver Snail?”


Suara tenang dan dingin terdengar. Miya dan anggota Skull Crusher menoleh ke sumber suara. Melihat pemuda tampan berambut perak dengan jubah hitam dan seorang ksatria pirang dengan paras tampan membuat mereka terkejut.


“Tuan-tuan, jika ingin membeli atau mengirimkan sesuatu, anda bisa langsung menuju ke kantor.”


“Tidak.” Ciel menggeleng ringan. “Aku hanya ingin bertanya apakah masih ada tempat dalam caravan. Kami ingin pergi menuju Kerajaan Blood Diamond.”


“Bisakah kalian tidak menyela-”


“Diam.”


Pria berkepala botak menegur bawahannya yang mencoba memprovokasi dua orang di depan mereka. Tidak seperti para bawahan yang bodoh, dia tahu seberapa kuat dua orang di depannya. Pemuda dengan level 4 (awal)!


“Bisakah saya bertanya tentang identitas anda, Tuan? Mungkinkah bangsawan dari kota tertentu?”


Melihat si botak yang menyanjung, Miya melihat ke arah dua lelaki tampan yang baru saja datang.


“Kami adalah seorang pengelana. Dan ya … terkadang-kadang menjadi tentara bayaran.” Ciel berkata dengan nada tak acuh.


“Pengelana?” Si botak bergumam. “Bukankah para pengelana seperti tuan-tuan sekalian memiliki tunggangan untuk mempermudah perjalanan?”


Mata Ciel menyipit. Meski memiliki banyak informasi tentang pengelana, informasinya tidak lengkap.


Orang-orang yang menyebut diri mereka sendiri sebagai pengelana adalah para iblis yang berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Menuju hutan dan tempat-tempat berbahaya untuk mencari harta yang berguna bagi mereka. Mereka adalah orang-orang yang mengejar kekuatan.

__ADS_1


“Banyak hal yang telah terjadi. Kami belum berniat membeli tunggangan baru karena kurang cocok. Juga, kami berencana pergi ke Kerajaan Blood Diamond untuk melakukan sesuatu.”


“...”


Pria botak pemimpin Skull Crusher itu mengangguk. Dia menduga apa yang dimaksud sesuatu oleh pemuda di depannya adalah misi. Sebagai seorang tentara bayaran, menanyakan misi tentara bayaran lain yang tidak terlalu dekat dengan mereka dianggap tabu. Jadi dia tidak terus bertanya.


“Apakah itu benar?” Mata Miya bersinar ketika mendengar penjelasan Ciel. “Jika tuan-tuan bergabung, kami dengan senang hati menerima. Kami juga bisa mempekerjakan tuan-tuan untuk melindungi caravan!”


“Harap sopan, Nona Miya!” Si botak mengingatkan wanita yang bersemangat itu. “Tuan-tuan ini adalah pejuang hebat level 4. Saya tidak berpikir bos anda mampu membayar mereka.”


“...” Miya langsung terdiam menatap kedua lelaki tampan itu. “M-Maafkan ketidaksopanan saya, Tuan.”


Ciel mengangkat tangan kanannya untuk membuat wanita itu diam. Dia berkata dengan nada malas dan tak acuh.


“Tidak apa-apa. Kami berdua sudah terbiasa. Jadi, apakah masih ada tempat untuk kami?”


“Ini …” Miya menggigit bibir bawahnya dengan ekspresi masam. “Maafkan saya, Tuan-tuan. Mungkin perjalanan akan ditunda karena beberapa alasan.”


“Apakah itu masalah orang-orang yang melindungi caravan?”


“...”


“Beri kelompok kecil kami bayaran yang sama dengan kelompok Skull Crusher ini. Aku tidak akan keberatan untuk membantu melakukan pekerjaan ini.”


Mendengar ucapan Ciel, beberapa orang memandangnya dengan ekspresi kaget. Meski tidak acuh, mereka tidak menyangka pemuda itu benar-benar mau membantu mengatasi masalah.


“Terima kasih banyak, Tuan! Terima kasih banyak!”


Miya berkata dengan nada penuh syukur dan semangat. Ciel memasang ekspresi bosan dan tidak terlalu memperdulikannya.


“Kamu harus membicarakan ini dengan bosmu terlebih dahulu, kan?”


“Tentu saja saya akan berjanji menyelesaikan ini, Tuan!”


Melihat senyum cerah di wajah Miya membuat Ciel menggeleng ringan. Matanya memancarkan sedikit kilau misterius yang tidak diperhatikan oleh orang-orang di sekitarnya.


...***...


Dua hari kemudian.

__ADS_1


Dalam salah satu gerbong kereta sederhana yang ditarik oleh kuda, terlihat banyak sosok yang menumpang. Mereka semua adalah orang-orang yang mengikuti caravan perdagangan dari Kota Crimson Dust menuju Kerajaan Blood Diamond.


Di antara para penumpang, ada dua sosok yang terlihat berbeda dan lebih mencolok di antara yang lainnya. Mereka bedua tentu saja adalah Ciel dan Ryo. Caravan kelompok Silver Snail mulai berangkat pagi hari dan sekarang sudah sore.


Dalam jadwal, mereka akan berhenti dan berkemah di malam hari karena perjalanan di malam hari terbilang berbahaya untuk sebagian orang. Rute yang mereka lewati adalah jalan utama yang lebih jauh daripada jalan alternatif.


Alasan caravan menggunakan jalan itu tentu karena masalah keselamatan. Meski lebih jauh dan harus memutar, mereka hanya akan melewati daerah aman tanpa Demonic Beast. Kalaupun ada, itu hanya beberapa Demonic Beast level 1 atau 2 yang tidak terlalu berbahaya.


Hal itu membuat Ciel sadar kalau kebanyakan orang lebih normal darinya. Hanya orang-orang kuat atau bangsawan tingkat tinggi yang biasanya menggunakan jalan pintas. Itu karena mereka tidak terlalu memperdulikan Demonic Beast level 3 dan mungkin bisa memukul mundur atau menghabisi Demonic Beast level 4.


Belum sampai satu hari, Ciel mendapat pengalaman baru di dunia ini.


Sebelum senja, tenda-tenda didirikan dan beberapa api unggun mulai dinyalakan. Ciel dan Ryo duduk di dekat salah satunya bersama dengan kelompok Skull Crusher.


“Tunggu daging panggang matang, Tuan Gin … Tuan Xan.” Si kepala botak yang sedang membakar daging dan sayur tersenyum ke arah kedua pemuda itu.


“Kamu juga harus mengisi mulutmu sendiri, Don.” Ciel menggeleng ringan ketika melihat pria paruh baya botak itu.


“Hahaha! Saya merasa cukup senang kali ini. Mengingat ekspresi ketua kelompok perdagangan itu membuatku bahagia.” Don berkata dengan senyum ramah di wajahnya.


Dua hari sebelumnya, Miya yang membawa Ciel dan Ryo mengejutkan pemilik caravan. Menyadari kalau dua lelaki itu tidak mudah diprovokasi, ketua kelompok Silver Snail menggertakkan gigi ketika menerima Ciel dan Ryo untuk bekerja. Bahkan dia membayar lebih banyak daripada kelompok Skull Crusher yang berisi tujuh orang.


Tujuh keping koin emas, dua keping lebih banyak daripada kelompok Skull Crusher.


Melihat beberapa uang receh itu, Ciel merasa cukup rumit. Perjalanan mengawal caravan memakan waktu sekitar 15 hari. Jika pulang pergi, itu berarti satu bulan.


Ciel dan Ryo mendapat 7 koin emas untuk perjalanan mengantar. Sedangkan Skull Crusher mendapat 10 koin emas untuk perjalanan mengantar pergi dan kembali. Jika dibagi untuk tujuh orang masing-masing hanya mendapat satu koin emas dan beberapa keping koin perak.


Bagi Ciel yang biasa melihat peti berisi banyak koin emas dan platinum, itu bisa dianggap receh. Namun bagi kebanyakan warga, satu keping koin emas cukup untuk hidup layak selama sebulan. Mungkin sedikit menabung.


Ciel melihat Don dengan ekspresi rumit. Dia dan Ryo pernah diajak oleh pria botak itu ke rumahnya. Tempat itu sederhana tetapi hangat. Don memiliki seorang istri dan anak laki-laki yang masih kecil. Dia adalah ayah yang baik dan bukan sosok jahat.


Memikirkan kalau dia menganggap Don sebagai penjahat kecil dalam cerita klasik, sudut bibir Ciel berkedut.


Apakah ini yang dinamakan tidak menilai orang dari tampangnya?


Lagipula … siapa yang membuat cerita klasik berlebihan itu? Siapa yang bilang kepala botak dengan wajah sangar itu jahat?


Mereka benar-benar menyesatkan!

__ADS_1


>> Bersambung.


__ADS_2