Useless 8th Prince

Useless 8th Prince
Produk Gagal


__ADS_3

“Pangeran Luciel …”


“...”


Tidak menanggapi ucapan Marcus, Ciel melihat sosok jibah hitam berkerudung dengan saksama. Dia kemudian berkata dengan santai.


“Kamu mengenal Aragil?”


Merasakan tatapan Ciel, sosok berjubah itu langsung balik menatap. Melihat sosok tampan Ciel, orang itu tertegun di tempatnya.


“T-Tentu saja saya mengenalnya, Pangeran Luciel. Meski terlihat seperti ini, saya juga masih satu dari 13 Jenderal dari Curses of Shadow.”


“Kamu … salah satu Jenderal?”


Ciel jelas bisa melihat kekuatan lawannya. Di matanya, orang itu jelas iblis level 4 (akhir). Iblis tingkat menengah yang gagal menembus menjadi iblis tingkat tinggi. Menurut Ciel dan standar organisasi Curses of Shadow, tidak mungkin orang sepertinya menjadi jenderal.


“Meski terlihat lemah, saya memiliki bakat yang luar biasa dalam Alkemis. Lihat seribu pasukan di belakang saya? Mereka semua adalah produk jadi dari penelitian.


Dibandingkan dengan pelatihan yang lama, prajurit level 2 (akhir) seperti mereka bagus untuk berperang. Jika anda ingin, saya bisa mengabdi kepada anda dan membuat banyak prajurit yang lebih kuat. Saya yakin itu!”


“...”


Mendengar orang yang mengakui kalau dirinya adalah seorang Alkemis hebat, Ciel menunduk diam. Memejamkan matanya sebentar, dia mengingat sosok ‘rusak’ yang belum lama ini dia dan pasukannya musnahkan.


“Jadi itu kamu …” gumam Ciel.


“Benar, Tuanku! Jika anda bisa mengambilkan cangkang baru untuk saya, saya juga bersedia melayani dan menghangatkan ranjang anda.” Sosok itu berkata dengan nada bersemangat.


“Cangkang baru? Maksudmu …” Marcus langsung menoleh dan menatap Jenderal dari Curses of Shadow dengan tatapan marah. “Kamu bilang benda itu adalah senjata pemusnah, tetapi sekarang kamu-”


“Jangan konyol, Marcus. Itu memang senjata pemusnah, tetapi … itu juga cangkakng baru untukku.”


Melihat Marcus hendak menyerangnya, sosok itu langsung melompat mundur sambil memberi isyarat. Para prajurit langsung buatan langsung mengeliling dan melindunginya. Kira-kira dua ratus di antaranya adalah iblis level 3 (awal).

__ADS_1


Marcus yang melihat pasukan buatan yang seharusnya setia kepadanya dikendalikan langsung marah. Meski dia adalah iblis level 5 (menengah), dia tidak seperti Ciel yang bisa mengeluarkan sihir skala besar karena dirinya memiliki mana yang terbatas dan memang belum menguasainya.


Belum lagi, karena perjalanan selama pelarian, Marcus dan orang-orangnya kehilangan banyak energi. Mereka benar-benar kelelahan. Melawan seribu prajurit, mereka jelas dalam pihak yang dirugikan.


Setelah beberapa waktu, kelompok itu berpisah. Marcus bersama dengan seluruh anggota Keluarga Bathory. Sementara itu si master Alkemis bersama dengan seribu pasukan buatannya.


Melihat itu semua, Ciel sama sekali tidak merubah ekspresinya.


“Siapa namamu?”


“Nama saya Vonda, Tuan.”


Sosok berjubah langsung melihat ke arah Ciel dan berkata dengan penuh semangat.


“Jika anda ingin, sebagai awalan, biarkan saya menangkap Keluarga Bathory sebagai persembahan untuk anda, Tuanku.”


“Vonda, kah?” Ciel mengelus dagu dengan tatapan tak acuh. “Ya … siapapun itu, kamu tidak bisa menjadi salah satu bawahanku. Apalagi menghangatkan ranjangku.”


Melihat ekspresi Ciel yang begitu tak acuh, dia merasa terhina. Vonda merasa … Ciel sedang melihatnya dan menganggapnya sebagai lelucon.


“Apakah kamu mendengar Aragil mengatakan sesuatu yang buruk tentangku? Itu pasti karena wajahku, kan? Kamu pasti merasa jijik dengan wajahku, kan!”


Vonda berteriak sambil merobek kerudungnya sendiri.


Ketika wajahnya terungkap, bukan hanya Ciel, bahkan seluruh anggota Keluarga Bathory sedikit mundur. Wajah Vonda, wanita itu benar-benar mirip zombie. Botak, kulit hijau keriput, mata tampak aneh, dan gigi tidak beraturan.


Jika hanya itu, bukan apa-apa. Kepalanya itu terdiri dari beberapa kulit berbeda yang dipotong dan dijahit menjadi satu. Selain menjijikkan, itu terlihat aneh dan mengerikan.


Vonda kemudian berteriak keras.


“Aku menjadi seperti ini karena eksperimen. Anda harus percaya, Pangeran Luciel! Orang yang tidak berbakat seperti saya … memaksa untuk menerobos menjadi iblis level tinggi dengan segala cara. Seperti inilah hasilnya! Anda tidak mengerti penderitaan orang tidak berbakat seperti saya!”


“...” Ciel masih diam.

__ADS_1


“Sial! SIAL! SIAL!” Vonda menggaruk kulit wajahnya sampai berdarah. “Bukankah itu hanya cangkang! Aku telah meneliti dan membuat cangkang yang baru. Cangkang yang begitu indah sampai-sampai membuat anda pasti terpesona! Selama anda-”


“Cukup.” Ciel tidak tahan lagi. “Ya. Memang aku menghargai kecantikan. Namun dibandingkan kecantikan, ada sesuatu yang lebih berarti … itu adalah kebaikan hati dan rasa cinta.”


“Kebaikan hati? Rasa CINTA? HAHAHAHA!!!” Vonda tiba-tiba tertawa gila. “SIALAN! Anda sangat munafik, Pangeran Luciel. Cinta tanpa memandang wajah? Itu hanya omong kosong! Itu omong kosong belaka! Kalian para lelaki itu hanya memiliki mulut manis dan-”


Sebelum Vonda menyelesaikan ucapannya, ditemani suara letupan, kepalanya meledak.


Semua orang melihat sosok Ciel yang menggunakan sihir dengan ekspresi tak acuh. Kemudian mereka melihat mayat Vonda yang tidak memiliki kepala. Keluarga Bathory langsung merasa lutut mereka lemas.


Ciel tidak mengatakan apa-apa, tetapi melihat mayat Vonda. Meski melihat kepala wanita aneh itu meletup, dia masih merasakan vitalitas kuat dalam tubuhnya. Benar saja … beberapa detik kemudian, mayat tanpa kepala itu kembali berdiri.


Vonda yang tidak memiliki kepala tiba-tiba merobek kain di perutnya. Memperlihatkan mulut besar penuh dengan taring. Di sekitarnya, tampak otot-otot aneh yang terus menggeliat.


“Anda benar-benar kejam, Pangeran Luciel.”


Bukan suara serak yang tidak diketahui apakah itu laki-laki atau perempuan. Sekarang, sebuah suara wanita yang manis dan centil keluar dari mulut mengerikan itu. Mendengar sambil melihat sosok yang berbicara, para penonton merinding.


“Anda tidak bisa membunuh saya, Pangeran Luciel. Bagaimana kalau memikirkannya lagi? Jika anda mau, saya benar-benar akan menjadi pelayan setia. Setelah berganti cangkang, saya akan menemani anda selamanya. Ya, selama-”


Tiga tombak api hitam menembus perut dan dada Vonda. Memaku tubuh itu ke tanah sampai berhenti berbicara. Namun … Ciel masih merasakan vitalitas kuat. Sebelum dirinya kembali menyerang dengan sihir. Hal aneh terjadi di depan matanya.


Dari tubuh Vonda, muncul gumpalan daging yang membentuk seperti tentakel gurita lalu menembus tubuh salah satu prajurit modifikasi. Prajurit yang sekatar itu bahkan tidak berteriak ketika diseret mendekat ke mayat Vonda.


Mayat Vonda kemudian membuka mulut besar lalu mulai mengunyah hidup-hidup seorang prajurit modifikasi. Tujuh tentakel lain muncul dan menembus tubuh prajurit. Mayat Vonda kemudian memakan delapan prajurit hidup-hidup. Hal yang cukup mengerikan ketika dipandang.


Melihat pemandangan seperti itu, Ciel sama sekali tidak mengerutkan kening. Sepuluh, dua puluh, tiga puluh … seratus. Tepat seratus parjurit dikonsumsi, mayat Vonda kembali berdiri dan menjadi ‘utuh’.


Ya … ada tangan, kaki, tubuh, dan bahkan kepala. Meski itu semua berwujud aneh seolah gumpalan daging lembek yang dengan paksa dipadatkan. Ciel sama sekali tidak menyerang dan terus mengamati tubuh Vonda yang aneh. Itu karena, menurut Ciel …


Kemampuan Vonda itu seperti produk gagal dari skill “Devour’ miliknya.


>> Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2