
“Seharusnya anda mengetahui alasan kenapa kami sampai seperti ini, Pangeran Luciel.”
Seperti yang diucapkan oleh Meira, kelompok Blue Moon yang terkenal terbentuk karena sebuah alasan yang jelas. Itu adalah penindasan. Benar, alasan singkat tetapi tidak bisa dianggap sebagai masalah sepele.
Kelompok Blue Moon sendiri belum terbentuk terlalu lama. Menurut pemahaman Ciel, terbentuknya Blue Moon adalah tepat ketika Marquis Lawyer tumbang.
Menurut rumor yang beredar, pemimpin kelompok itu dulunya adalah salah satu dari budak Marquis Lawyer. Yang membuat lebih menarik, semua anggota Blue Moon adalah perempuan dari ras Dark Elf. Hampir seluruh anggota awalnya adalah seorang budak atau pelacur.
Karena kecantikan Dark Elf, mereka telah menjadi target untuk para bangsawan atau saudagar kaya. Mereka menjadi target buruan dan dijual secara ilegal dengan harga tinggi di pasar gelap.
Ciel menganggap lucu salah satu sifat para Dark Elf. Mereka tinggal jauh di dalam hutan-hutan dan tersembunyi dari ras lainnya. Mereka menganggap diri mereka suci dan berbeda. Namun bagi Ciel, mereka sama sekali tidak memiliki hati suci … hanya sebuah kesombongan.
Alasan Ciel mengatakan itu karena sebuah fakta yang jelas. Jika Dark Elf perempuan (mayoritas dari ras itu perempuan) memilih menikahi lelaki dari ras lain, mereka diusir dari desa dan tidak boleh kembali. Selain itu, yang lebih parah, jika mereka (para perempuan Dark Elf) diculik pemburu lalu dijual dan dijadikan budak, apabila mereka bisa lolos dan kembali ke desa … mereka tidak akan diterima karena sudah di cap sebagai ‘kotor’ atau ‘najis’.
Sungguh ras munafik yang luar biasa …
Pikir Ciel sambil mencibir dalam hati. Ciel langsung berkata dengan blak-blakan.
“Apakah ada manfaat untukku? Daripada pasukan revolusi atau assassin, kalian lebih mirip pencuri kecil di depan mataku
Seorang pemimpin level 4, beberapa komandan dan pejuang elit level 3, sisanya level 2. Mungkin ada level 1?
Kalian bisa dianggap kriminal di wilayahku. Beberapa anggota mungkin juga kriminal yang datang dari wilayah Marquis lain. Bukankah kalian terlalu naif ketika menganggapku sebagai tempat menginap yang begitu nyaman?
Mungkin kalian berpikir, ‘Jika berada di bawah Pangeran Luciel, pengejaran para bangsawan kecil atau saudagar itu akan dihentikan. Lagipula … mereka masih tinggal di wilayah kekuasaan Pangeran Luciel. Bahkan jika semua saudari Dark Elf di wilayah ini dibebaskan dan berada di bawah Pangeran, tidak akan ada orang yang akan keberatan.’
Kalian tidak akan berpikir dengan naif seperti itu, kan?”
Mendengar seluruh perkataan Ciel, keempat Dark Elf itu mengepalkan tangan mereka. Ekspresi tidak berdaya terlihat di wajah mereka. Mereka, seluruh anggota Blue Moon memang pernah berpikir demikian.
Apalagi ketika mendengar Ciel akan mulai merekrut banyak prajurit, mereka mulai bahagia dan merasa sebuah cahaya di depan mata. Dengan usaha keras, menunggu cukup lama, mereka akhirnya bisa menghubungi Elena yang sesekali keluar dari Kota Black Lily untuk memeriksa keadaan sekitar.
“Mungkin saja aku akan menangkap lalu menyiksa kalian. Kemudian aku akan mendapat informasi tentang tempat persembunyian kalian.
__ADS_1
Pada akhirnya, aku bisa menangkap seluruh anggota Blue Moon yang naif. Setelah memilih yang aku suka, aku akan mengembalikan sisa kepada pemilik mereka. Dengan begitu … aku akan dianggap pemimpin yang sangat BAIK.”
Setelah mengatakan itu, Ciel menjentikkan jarinya. Keempat wanita itu langsung tidak bisa bergerak karena dikunci oleh sihir gravitasi. Melihat ekspresi pucat dan marah di wajah mereka, Ciel tampak tidak peduli.
“T-Tuan …”
“Sebaiknya kamu diam, Elena.” Ciel melirik Elena dengan ekspresi dingin. “Aku menghargaimu dan mau membantumu karena kamu adalah milikku. Tentu saja, itu juga kamu beruntung karena tidak kalah taruhan. Apakah menurutmu … aku juga akan memperlakukan mereka dengan cara yang sama? Orang yang bahkan tidak aku kenal?”
“T-Tapi anda memperlakukan ras Heteromorphic dengan baik. Kenapa? Apa yang salah dengan kami, para Dark Elf?” Elena bertanya dengan ekspresi sedih.
“Itu karena baik kamu atau para ras Heteromorphic adalah miliknya. Bukankah itu benar, Pangeran Luciel?”
Sebuah suara terdengar dari hutan tidak jauh dari Ciel dan lainnya berdiri. Beberapa siluet muncul dari pohon. Mereka juga berjumlah empat orang. Bedanya, dua diantaranya adalah iblis level 4 dan sisanya iblis level 3.
“Aku pikir kalian tidak akan keluar. Bukankah kalian takut akan aku tangkap?” Ciel bertanya dengan senyum misterius di wajahnya.
“Menurut saya, alasan kenapa anda mengatakan itu karena mengetahui kami ada di sini. Bukankah itu benar, Pangeran Luciel?”
“Kamu terlalu banyak berpikir.” Ciel tidak menyetujui atau menyangkal perkataan wanita berjubah itu.
“Ketua, kamu-”
“Tolong jangan menyela,” ucap sang ketua yang melihat ke arah bawahannya.
“Apa kalian tidak takut ditangkap?” tanya Ciel dengan senyum misterius.
“Tentu saja saya tidak takut. Saya sendiri sudah mengalami kehidupan sebagai budak, disiksa dan dihina bertahun-tahun … apakah ada yang perlu saya takutkan?”
“Bagaimana dengan anggota Blue Moon yang lain? Aku rasa mereka tidak terlihat siap seperti dirimu.”
“Saya sudah memberi perintah. Jika kami tidak memberi kabar dalam 24 jam, Blue Moon dibubarkan dan saya menyuruh mereka berpencar, menyebar, lalu memulai kehidupan baru mereka.”
“Pintar.”
__ADS_1
“Anda terlalu memuji, Pangeran.”
“Kalau begitu, jelaskan tentang kelompok Blue Moon sebelum aku memikirkannya. Juga …” Ciel tiba-tiba menghilang dari tempatnya dan muncul di depan ketua kelompok Blue Moon. “Seharusnya kamu harus sopan dan menunjukkan wajah kepada tuan barumu, kan?”
Setelah setiap kata terucap, Ciel langsung membuka tudung jubah hitam ketua kelompok Blue Moon. Wajah seorang wanita dewasa di awal usia tiga puluhan terungkap. Terlihat sangat cantik dan menawan. Kulitnya terlihat putih, iris mata biru ditambah bulu mata yang lentik dan panjang, rambut hitam bergelombang juga menambah pesonanya.
Ekspresinya begitu tenang. Tidak takut atau panik ketika Ciel muncul di depannya. Wanita itu malah tersenyum lembut. Tanpa ragu dia malah mulai menjelaskan.
“Satu ketua level 4. Dia memimpin 20 Dark Elf. Dengan 5 di antaranya level 3, sisanya level 2.
Empat komandan, satu level 4 dan tiga level 3. Setiap komandan memimpin 15 Dark Elf, semuanya level 2.
Dua wanita dewasa yang merupakan level 2 tanpa kemampuan bertarung. Sisanya 6 gadis kecil yang belum belajar bertarung.
Jadi semuanya berjumlah 93 Dark Elf dalam kelompok Blue Moon. Semuanya juga perempuan.”
“Cukup banyak?” Ciel memiringkan kepalanya dengan takjub.
Meski wilayahnya cukup luas, Dark Elf sendiri bisa dianggap langka. Belum lagi hampir seluruh anggotanya bisa bertarung. Jika bisa dikembangkan … itu pasti bukan kerugian.
“Bagaimana, Pangeran Luciel? Apakah anda tertarik untuk ‘memiliki’ kami semua?” ucap wanita itu dengan senyum mempesona.
Sebagai jawaban, Ciel balik tersenyum.
“Kalau begitu biarkan aku kembali bertanya. Kalian semua, 93 orang tanpa mengecualikan anak kecil.
Maukah kalian bertaruh dan menandatangi kontrak budak? Bersiap menyambut hidup bahagia atau putus asa hanya karena ucapan dari lidah Pangeran ini?”
“Bahkan anak kecil?” gumam ketua kelompok Blue Moon dengan ekspresi tidak percaya.
“Kamu sudah menebak tindakanku. Menjadi patuh atau pergi? Aku tidak mau menyimpan resiko atau variabel kecil yang mungkin mengganggu.”
Meski terlihat tenang, punggung wanita cantik itu basah oleh keringat dingin. Melihat senyum misterius Ciel, dia mengerti …
__ADS_1
Keputusannya mungkin membawa para Dark Elf terbang ke langit atau jatuh ke jurang yang dalam.
>> Bersambung.