Useless 8th Prince

Useless 8th Prince
Kebenaran Di Balik Topeng


__ADS_3

“Jika kalian ingin bermain-main, aku tidak akan melarang. Hanya saja, jangan terlalu berlebihan dan jaga kesadaran. Aku tidak ingin kalian sampai membocorkan hal-hal penting yang kalian ketahui.


Ciel berkata dengan nada malas, sebelum menyesap anggur dengan ekspresi bosan. Dia sendiri tidak ingin keberadaannya terlalu mengekang orang-orang itu. Lagipula, para tamu yang diundang memang datang untuk melepaskan hasrat mereka. Itu sudah bukan menjadi rahasia di antara para bangsawan di Kekaisaran Black Sun dan Kerajaan yang beraliansi dengannya.


Mendengar ucapan Ciel, kelima orang lainnya saling memandang. Khususnya orang yang datang bersama Zack, mereka tidak terlalu mengenal sifat pemuda di depan mereka. Mungkin saja itu hanya pelecehan, mungkin juga Pangeran itu mengatakan hal nyata. Ketiga orang itu agak bimbang, tetapi suara Zack meyakinkan mereka.


“Kalian boleh pergi. Ingat saja yang dikatakan oleh Pangeran Ciel. Selama tidak melanggar batas, itu tidak masalah.”


Setelah diingatkan oleh Zack, ketiga orang itu akhirnya memberi hormat sebelum pergi. Ferel yang diajak oleh Ciel juga pergi, dia kelihatannya ingin mencicipi sensasi ‘masakan’ lokal. Ferel juga mengajak Savian, ingin temannya itu melepaskan emosi negatif dalam kepalanya dengan cara yang menyenangkan.


Hanya tiga orang yang tersisa di tempat itu. Ciel, Zack, dan Clark.


“Apakah kamu tidak pergi, Zack?” tanya Ciel agak terkejut.


Mendengar pertanyaan itu, Zack menggeleng ringan dengan ekspresi menyesal.


“Hal semacam itu bisa dilakukan lain kali. Meski agak tertekan karena perjalanan panjang, ya … menahan diri sama sekali tidak buruk.


Jika terlalu sering melakukannya, hal itu akan membuat sakit pinggang. Sulit untuk bergerak, apalagi latihan tempur.”


“...”


Sudut bibir Ciel berkedut, dia melihat sahabatnya yang memasang ekspresi pahit dengan tatapan menghina.


Kamu mau pamer? Melakukannya tiga kali sehari seperti makan? Kenapa tidak kamu patahkan saja pinggangmu karena terlalu banyak bertarung di atas ranjang!


Mengabaikan Zack yang pura-pura terlihat pahit padahal membicarakan omong kosong dan berniat sombong, Ciel menatap ke arah Clark.


“Ada apa denganmu, Clark? Berhenti terlihat depresi. Tidak masalah jika kamu ingin melampiaskannya. Aku tidak melarang.”


“Masalahnya bukan itu, Tuanku …” Clark menggeleng ringan dengan ekspresi bijaksana.


“Lalu apa lagi?” Ciel tampak agak tertekan.


“Lihatlah mereka semua, para gadis cantik itu, Tuanku …”

__ADS_1


“Iya? Apa ada yang salah dengan mereka?”


Ciel mengamati sekeliling. Banyak pelayan cantik. Tentu saja, jangan mempertanyakan soal kebersihan. Karena melakukan pekerjaan kotor, tidak bisa dipungkiri kalau mereka cukup kotor.


“Tuanku yang sangat saya hormati …” Clark berkata dengan wajah tenang. “Lihat ke bawah. Di antara mereka … manakah yang memiliki empat kaki indah?”


“...”


Ekspresi Ciel menjadi muram ketika mendengar itu. Kebanyakan pelayan adalah iblis pada umumnya. Beberapa dari mereka cukup langka, seperti Dark Elf dan Succubus. Namun, ras dengan penampilan separuh iblis separuh hewan seperti Lamia, Centaur, dan lainnya jelas tidak ada.


Banyak bangsawan yang jijik terhadap ras semacam itu. Jadi, memang Istana tamu tidak menyiapkan hal semacam itu.


Huh …. tahan amarahmu, Ciel … tahan amarahmu. Itu salahmu sendiri karena mencoba berbicara dengan orang gila.


Setelah menenangkan pikirannya, Ciel menghela napas pendek lalu bangkit dari kursinya.


“Aku akan-”


Pyarr!!!


Melihat ke arah sumber suara, mereka melihat dua bangsawan yang berdiri berhadapan. Di antara mereka berdua, terlihat sosok gadis Succubus dengan paras cantik.


Yang membuatnya menarik adalah, kedua sosok itu bukan hanya bangsawan, tetapi Pangeran dari Kerajaan yang berbeda.


“Saya akan memberi anda satu set armor, lepaskan saja. Anda boleh memakainya besok, Pangeran Silevran.”


Seorang pemuda tampan memiliki rambut berwarna hitam kebiruan, iris yang berwarna biru gelap. Dia juga memiliki tubuh ramping dan tampak elegan. Pemuda itu berkata kepada sosok di depannya dengan nada sedikit menghina.


Lawan bicaranya adalah sosok pemuda tampan dengan rambut berwarna merah maroon dan iris mata hijau gelap. Dia memiliki tubuh lebih tegap, memiliki aura seorang pejuang yang cukup mendominasi.


“Seharusnya sebaliknya. Aku dengar kamu memerlukan uang, aku akan memberikannya. Sebagai gantinya, lepaskan saja. Aku akan memberikannya kepadamu besok, Pangeran Elyas.”


Keduanya sama-sama Pangeran. Sebagai seorang Pangeran, mereka tidak suka memakai ‘barang bekas’. belum lagi di depan bangsawan-bangsawan dari Kerajaan lain. Mereka tidak ingin kehilangan wajah.


Setelah mendengar kedatangan para Pangeran, Raja sendiri mengirim empat belas gadis cantik yang masih bersih. Ciel sendiri telah diberi sebelumnya, jadi tidak dihitung. Empat belas gadis cantik, satu setiap Pangeran.

__ADS_1


Biasanya, mereka akan memilih sesuai urutan kekuatan. Ciel tentu saja dianggap yang paling kuat di antara tamu. Namun mereka tahu dia telah datang lebih awal dan diberi hadiah. Setelah Ciel, sebagai penghormatan, dua Pangeran lain dari Kekaisaran Black Sun memilih lebih dahulu.


Dari empat belas gadis, ada tiga Succubus cantik. Perlu diketahui, untuk membesarkan Succubus sampai tahap dewasa tetapi masih bersih, itu sangat sulit. Dikatakan, sensasi mencoba ‘pertama kali’ milik mereka adalah kenikmatan tiada tara, yang membuat banyak orang ketagihan.


Empat belas gadis bersih itu adalah ‘pelayan’ baru. Para pangeran yang akan menggunakan mereka untuk pertama kali, kemudian, mengambil atau melepas … itu terserah kepada mereka. Biasanya, untuk menjaga ‘harga diri’, para Pangeran hanya menggunakannya ketika menjadi tamu lalu melepaskannya setelah acara selesai dan kembali ke Kerajaan masing-masing.


Dari sekian banyak pelayan. Mereka yang terlihat begitu cantik dan cukup dihargai biasanya adalah ‘barang’ yang digunakan oleh para Pangeran dalam acara sebelumnya.


Jasper dan Xavier telah mengambil Succubus untuk mereka sendiri. Tersisa satu, dan dua orang itu kelihatannya memperebutkannya. Yang agak mengejutkan, ternyata keduanya keduanya adalah iblis level 3 (akhir). Bisa dianggap berbakat di antara orang-orang seusia mereka.


Pangeran Silevran, atau pemuda yang memiliki nama panjang Silevran Radcliff adalah Pangeran dari Kerajaan Iron Blood. Kerajaan yang lebih fokus terhadap perkembangan pejuang, menghasilkan banyak ksatria hebat.


Pangeran Elyas, atau pemuda yang memiliki nama panjang Elyas Stormwind adalah Pangeran dari Kerajaan Blue Spark. Kerajaan yang lebih fokus terhadap perkembangan sihir, menumbuhkan banyak sosok penyihir hebat.


Tidak seperti Kekaisaran Black Sun yang seimbang di berbagai sisi, kebanyakan Kerjaan memiliki sisi menonjol mereka sendiri. Kerajaan Iron Blood dan Kerajaan Blue Spark memang tidak akur sedari dulu. Meski beraliansi, kedua kerajaan itu memang sering bersaing.


Jelas, mereka ingin saling menentang untuk menunjukkan superioritas mereka.


Kecuali beberapa sosok abnormal seperti Ciel atau Zack, kebanyakan bangsawan tidak memiliki bakat yang terlalu over-power. Tentu saja, mengumpulkan banyak sosok berbakat di sebuah tempat terkecil seperi Ciel lebih mustahil dilakukan dan tidak maksud akal.


Melihat ke arah mereka berdua, Ciel hanya menatap dengan ekspresi tak acuh. Bukan kepada mereka saja, tetapi kepada para bangsawan.


Meski dia sendiri adalah bangsawan, pemuda itu tidak menyukai menyukai sikap bangsawan yang menganggap rakyat biasa sebagai ternak. Menganggap mereka tidak lebih baik daripada binatang.


Seorang perempuan seperti binatang peliharaan yang bisa dibeli, ditukar, atau dibuang. Seorang lelaki seperti seekor lembu untuk membajak sawah atau keledai yang menarik gerobak. Ya, begitulah kebanyakan bangsawan berpikir.


Meski di permukaan mereka ‘menyayangi’ rakyatnya. Sebenarnya, bagi mereka … mungkin para rakyat hanya mesin pencetak uang atau peliharaan lucu untuk memuaskan keinginan.


Di tempat ini, di tempat hanya ada bangsawan ini … topeng ‘kebaikan’ dibuka, semua orang menunjukkan jati diri mereka.


Istana ***** … tempat tanpa aturan yang membuat para bangsawan memperlihatkan sisi binatang mereka.


Ciel mendengus dingin dalam hati.


Memang, dunia ini benar-benar lucu.

__ADS_1


>> Bersambung.


__ADS_2