
Di Kota Scarlet Roze, tempat kekuasaan Marquis Bathory, terlihat pasukan Marquis Bathory yang dipukul mundur.
Bukan karena pasukan Marquis Bathory lemah, tetapi karena musuh mereka terlalu banyak. Kota Scarlet Roze dikepung oleh ratusan ribu prajurit yang dipimpin oleh Duke Raevern beserta beberapa bangsawan lain. Hal yang bena-benar membuat tekanan berat terhadap Marcus Bathory.
Dalam ruang keluarga Kastil Scarlet Roze.
Seorang pemuda tampan berambut perak yang disisir rapi ke belakang berlutut di lantai. Mata merahnya yang tampak seperti rubi sedikit bergetar ketika melirik sosok yang duduk di depannya.
Selain pemuda itu, banyak orang yang berada di ruangan tersebut. Semua orang memiliki ciri khas yang sama. Rambut perak, kulit putih pucat, mata merah seperti rubi, dan telinga yang cukup lancip. Ya … mereka semua adalah Vampir.
Karena Vampir menyukai keindahan, terkadang mereka merubah penampilan dengan mewarnai rambut, memakai riasan atau perhiasan. Namun, rambut perak dan mata merah, itu adalah perwujudan dan ciri khas mereka.
“Saya tahu kalau Mark salah, Sayang. Namun tidak perlu bagi anda-”
“Diam!”
Sosok yang terlihat cukup muda, tampak sangat tampan memelototi wanita yang berbicara untuk pemuda yang berlutut di depannya. Orang itu adalah Marcus Bathory yang kerap dipanggil Marquis Bathory. Dalam pertemuan ini, semua keluarga memakai pakaian perang mereka dan menghapus semua riasan tidak berguna.
Pemuda yang berada di depan Marcus adalah putra satu-satunya Marquis Bathory, Mark Bathory. Tentu saja, sebagai seorang ayah, Marcus tidak memarahi Mark tanpa alasan yang jelas. Namun, putranya telah membuat kesalahan yang fatal.
“Itu semua salah putri dari Keluarga Roschild, Mark sama sekali-”
“AKU BILANG DIAM!” Marcus memelototi istrinya dengan ekspresi tidak senang. “Sekali lagi kamu berbicara, aku akan memotong lidahmu!”
“...”
Mendengar ucapan kejam suaminya, istri Marcus itu langsung diam. Wanita itu tahu betapa kejamnya suaminya. Jika orang itu bilang akan memotong, dia akan memotong.
“Sial! Kenapa aku memiliki putra yang begitu bodoh.” Marcus mengetuk pegangan kursi dengan jarinya. Ekspresinya begitu muram. Dia terus bergumam, “Keluarga Roschild …”
Keluarga Roschild, sebuah keluarga dengan gelar bangsawan Count. Sebuah keluarga bangsawan yang menjadi satu dari delapan bawahan Marquis Bathory. Marcus sangat marah terhadap mereka karena orang-orang itu telah menjebak putranya dan membocorkan rahasia.
__ADS_1
Selain dua keluarga bangsawan bergelar Viscount yang mengetahui apa yang dilakukan oleh Keluarga Bathory, enam keluarga bangsawan lain di bawahnya sama sekali tidak mengerti. Mereka memang setia terhadap Marquis, tetapi keenam keluarga tentu saja lebih takut dan lebih setia terhadap Kekaisaran Black Sun.
Mark Bathory, terkenal karena suka bermain dengan wanita cantik. Putri dari Count Roschild mendekati Mark dan mengungkapkan ketertarikan. Karena terkenal dan mendapat gelar gadis tercantik di wilayah Marquis Bathory, tentu saja Mark dengan senang hati mendekatinya.
Setelah menjadi lebih dekat dan akrab dalam satu bulan lebih, pada saat meminum anggur, gadis itu sengaja mengungkapkan ketertarikannya terhadap ‘’ilmu medis’ karena dirinya tidak memiliki bakat yang bagus. Gadis itu berfantasi kalau dirinya bisa lebih kuat.
Mark yang sudah mabuk saat itu menjadi bersemangat. Dia mulai membeberkan kalau Keluarga Bathory memliki sebuah eksperimen tertentu untuk membuat iblis menjadi lebih kuat. Pemuda itu bahkan menyombongkan diri bahwa selama gadis itu mau menjadi kekasihnya, setelah eksperimen selesai, dia akan membuat gadis itu menjadi lebih kuat tanpa harus mementingkan bakat.
Setelah kejadian itu, sang gadis melaporkannya kepada ayahnya, Count Roschild. Count Roschild sendiri mau melakukan hal semacam itu karena diperintah oleh Duke Raevern. Duke Raevern berkata, selama dia menemukan bukti kuat Marquis Bathory melakukan pemberontakan, dia akan mengangkat Count Roschild sebagai Marquis berikutnya.
Tentu saja, dari bangsawan kelas menengah menjadi bangsawan kelas tinggi, Count Roschild sangat bersemangat untuk menemukan banyak bukti. Selain itu, dia bahkan telah mengajak tiga Viscount yang tidak terlalu dekat dengan Marquis Bathory untuk mendukungnya. Sedangkan dua Count lain, dia tidak berniat membeberkan berita penting karena keduanya bisa menjadi saingan untuk mendapat gelar Marquis berikutnya.
Setelah bukti terkumpul dan dilaporkan kepada Duke Raevern, orang itu benar-benar marah ketika melihat Marquis bathory berkhianat dan malah bersekutu dengan organisasi Curses of Shadow yang begitu berbahaya. Dia segera mengumpulkan enam bangsawan di bawahnya dan mengajak Ciel untuk mengepung Marquis Bathory.
Dalam serangan, para bangsawan dari South Duchy mendapat bantuan dari Count Roschild dan tiga sekutunya untuk memasuki wilayah Marquis Bathory. Karena tertangkap basah belum terlalu siap, Marquis Bathory yang diserang dari segala arah mendapat tekanan yang kuat.
Satu per satu daerah ditaklukkan oleh Aliansi Bangsawan South Duchy dan pada akhirnya tersisa Kota Scarlet Roze. Marquis Bathory yang merupakan iblis level 5 (menengah) tentu bukan tandingan Duke Raevern yang merupakan iblis level 6 (awal).
Pada akhirnya, mantan Marquis sebelumnya, ayah Marcus yang merupakan tiang Keluarga Bathory, satu-satunya iblis level 6 (awal) memimpin pasukan untuk menghadang Duke Raevern dan para bangsawan.
Meski sudah membawa tentara modifikasi (hasil eksperimen) yang lebih kuat daripada pasukan iblis biasa, Marquis Bathory masih saja terpojok. Pada akhirnya, dia menyuruh seluruh Keluarga Bathory yang tersisa untuk berkumpul.
Tentu saja, kebanyakan dari anggota keluarga sangat tidak puas karena mereka terancam mati. Hal itu disebabkan oleh putra Marcus, yang membuat Marcus menjadi semakin tertekan.
“Kelihatannya kamu memang tidak pantas menjadi Kepala Keluarga Bathory, Marcus.”
Marcus langsung menoleh ke sumber suara. Di sana ada pria paruh baya yang merupakan kakak Marcus sendiri. Hanya saja, karena bakatnya cukup buruk, dia gagal menjadi kepala keluarga.
“...”
Marcus tidak mengatakan apa-apa. Dia langsung berdiri dari kursinya lalu menghampiri kakaknya.
__ADS_1
“Apa yang kamu coba lakukan, Marc-”
Sebelum lelaki itu menyelesaikan ucapannya, Marcus langsung memenggal kepalanya. Setelah itu, dia berjalan kembali tanpa ekspresi dan berdiri di depan putranya.
“Ayah, putra ini tahu kalau sudah melakukan kesalahan-”
Pedang perak kembali berayun, kepala Mark langsung terputus dari tubuhnya lalu berguling-guling di lantai. Kepala yang belum sepenuhnya kehilangan kesadaran menatap ayahnya dengan mata terbelalak. Tidak percaya kalau ayahnya sendiri yang membunuhnya.
“Pengkhianat keluarga telah diatasi. Dengan ini, seharusnya tidak ada masalah … kan?” tanya Marcus dengan ekspresi muram.
Seluruh anggota Keluarga Bathory saling memandang dengan ekspresi kaget. Mereka semua menggelengkan kepala, tidak berniat untuk membantah Marcus yang telah kehilangan kesabarannya.
Tok! Tok! Tok!
“Masuk!” ucap Marcus dengan suara dingin.
Pintu terbuka, sosok berjubah hitam memasuki ruangan. Tidak diketahui jenis kelaminnya, orang itu terlihat sangat tertutup dan misterius. Ya … dia adalah master Alkemis dari organisasi Curses of Shadow yang selama ini membantu Marcus dalam eksperimen.
“Tidak bagus, Tuan. Eksperimen benar-benar sudah pada tahap akhir. Tidak mungkin dipindahkan. Jika dipaksa, itu jelas akan menjadi kegagalan. Apakah tidak mungkin-”
“Cukup!” Marcus berkata dengan ekspresi kesal. “Kalian, Curses of Shadow sendiri tahu situasinya! Tidak mungkin untuk tetap bertahan di sini terlalu lama. Bukankah kamu juga salah satu Jenderal? Kenapa kamu tidak memiliki kekuatan seperti Jenderal lain!”
Master Alkemis itu mengepalkan tangannya. Menggeleng ringan, dia menjawab, “Alasan saya menjadi Jenderal jelas karena kemampuan Alkemis saya. Anda sudah jelas dengan itu. Pasukan anda … lupakan.”
“Bagaimana dengan bala bantuan?” tanya Marcus.
“Saya tidak mendengar kabar.” Master Alkemis itu sekali lagi menggelengkan kepala.
“Sampah!” Marcus tampak marah.
Marcus sudah dalam keadaan terdesak. Memikirkan serangan dari empat arah dan hampir tidak mungkin untuk menang jika melawan, dia akhirnya membuat keputusan.
__ADS_1
“Kemasi dan bawa apa yang bisa dibawa. Masukkan ke dalam cincin dan tas ruang. Kita akan mundur melewati jalan rahasia!”
>> Bersambung.