Useless 8th Prince

Useless 8th Prince
Dalam Pintu Tertutup


__ADS_3

Melihat tumpukan koin emas dan platinum, Ciel menelan saliva.


Ini bukan waktunya memikirkan harga diri! Dengan ini … membuat tiga resimen khusus dalam bayangan bukan tidak mungkin! Meski bukan ribuan … ratusan orang jelas masih bisa!


Ciel tidak ingin menjadi sombong dan mengucapkan kata-kata seperti ‘tidak membutuhkannya’, ‘ambil saja kembali’, atau semacamnya. Menurut pemuda itu, hanya orang bodoh yang menolak uang hanya karena masalah sepele.


Jika orang ingin membeli kekasih, menyuap, atau hal-hal sejenisnya … Ciel pasti langsung menolak. Namun baginya, setumpuk koin emas dan platinum itu adalah permintaan maaf ayahnya. Sebagai putra, dia harus berpikiran terbuka.


Benar! Ini bukan uang kotor! Ini adalah permintaan ayah!


Ciel melakukan self hypnotis. Bagi seorang petani, puluhan koin emas berarti rumah nyaman dan ladang luas untuk dikelola. Menolak tumpukan koin emas dan platinum itu … mubazir!


Pada saat Ciel mendekati setumpuk koin emas dan platinum, Ratu Lilith menghentikannya lalu menggeleng ringan.


“Belum selesai.”


“Belum selesai???” Ciel memiringkan kepala dengan ekspresi bingung.


“Benar. Masih ada hadiah lain,” ucap Ratu Lilith yang mengambil kotak hitam kecil dari balik bajunya.


Ketika membuka kotak hitam, ada dua cincin berwarna hitam legam. Yang satu memiliki ornamen emas dan bertatahkan batu amethys kecil. Yang lainnya memiliki ornamen perak dan bertatahkan batu safir kecil. Dua cincin itu indah, tetapi tidak mencolok. Cukup sederhana, tetapi begitu elegan.


“I-Ini …” Ciel menjadi gugup.


“Benar. Kedua cincin ini adalah cincin dimensi.” Ratu Lilith mengangguk dengan tatapan rumit.


“Aku … aku boleh mengambil salah satunya?” tanya Ciel.


“Tidak.” Ratu Lilith menggelengkan kepala.


Lalu kenapa kamu memamerkan itu kepadaku, Bu! Jangan mempermainkan hati murni ini!

__ADS_1


Ciel menggerutu dalam hati, dia tampak tidak puas.


“Semuanya untukmu.” Ratu Lilith berkata singkat.


“Se-Semuanya …” Ciel langsung bersemangat dan mengambil kotak kecil dari tangan ibunya.


“Itu dari Ayah dan Maria.”


“Ugh!” Mendengar ucapan ibunya, Ciel merasa kotak kecil di tangannya menjadi begitu berat.


Orang yang disebut ‘Ayah’ oleh ibunya tentu adalah mertua Ratu Lilith sekaligus kakek Ciel, Kaisar Kekaisaran Black Sun sebelumnya. Monster tua … iblis level 8 yang mengurung diri dalam kediamannya. Karena ada sebuah peraturan, iblis level itu tidak boleh ikut campur dengan urusan dunia kecuali dalam kasus khusus.


Sedangkan orang yang bernama ‘Maria’ adalah adik Kaisar Julius, satu-satunya wanita dari 3 anak kakek Ciel. Memiliki bakat mengerikan dan bahkan lebih berbahaya daripada ayahnya sendiri. Namun … Ciel sangat akrab dengan wanita itu.


“Tante … Maksudku Kak Maria, apakah dia tidak datang menemuiku, Bu?”


Seperti yang dikatakan Ciel, Maria adalah adik ayahnya sekaligus gurunya. Wanita itu memaksa Ciel memanggilnya kakak, tetapi memiliki bakat mengajar yang bagus. Ciel yang cerdas dengan mudah mempelajari konsep sihir dan menganggapnya menarik untuk dibaca. Pemuda itu telah diracuni sejak kecil.


Jika teman lainnya membaca dongeng putri dan pangeran sebelum tidur. Saat kecil, Ciel mempelajari konsep sihir dasar yang dia anggap ajaib dan keren. Tanpa sadar, itu telah menjadi kebiasaan.


Maria juga satu-satunya orang di luar kontrak jiwa yang mengetahui kalau Ciel adalah iblis level 6 yang sangat berbahaya. Tentu saja, Ciel masih menyembunyikan tiga bakat bawaannya karena itu rahasia terbesarnya.


Sebagai gantinya, Ciel berkata kalau dirinya memiliki skill bawaan ‘Elemental Lord’, ‘Sihir Gravitasi’, dan ‘Predator’.


Elemental Lord dan Predator bisa dikatakan skill bawaan yang sangat kuat, tetapi masih satu atau dua level di bawah skill asli milik Ciel. Alasan pemuda itu mengatakan demikian karena … Maria juga memiliki skill bawaan Elemental Lord. Skill yang membuat pemiliknya memiliki afinitas dengan segala sihir elemen dari api, air, angin, tanah, kegelapan, dan sebagainya.


Mungkin karena merasa mereka cukup sama, Maria memperlakukan Ciel dengan sangat baik. Bahkan lebih baik dari kedua orang tua kandungnya.


“Maria … dia berada dalam latihan pintu tertutup.” Ratu Lilith berkata dengan nada masam. Dia merasa kurang nyaman, adik ipar yang beberapa tahun lebih muda bahkan sudah melampauinya terlalu jauh.


“Kak Maria … Dia benar-benar hendak menembus level 7?” Sudut bibir Ciel berkedut ketika mengatakannya.

__ADS_1


Sial! Guru akan segera menyusul bahkan mungkin melewati kekuatan ayah! Wanita itu benar-benar mengerikan.


Pikir Ciel ketika membayangkan sosok cantik dalam benaknya.


Sosok cantik, cerdas, dan kuat. Seorang Abyssal Angel yang menjadi idaman para lelaki. Namun sayangnya, dia menolak untuk menikah.


Sebenarnya banyak pangeran dari kerajaan atau kekaisaran lain mencoba melamar, tetapi ditolak mentah-mentah. Maria selalu berkata, tidak ingin memiliki lelaki yang lebih lemah darinya dan tidak ingin menikahi yang lebih tua.


Sebagai gantinya, dia akan menerima tantangan dari lelaki seusianya. Jika menang, orang itu boleh membawanya pulang sebagai istri. Jika kalah, sudah ada kontrak yang menyatakan bahwa itu adalah duel kematian. Dengan kata lain … dibunuh.


Tentu saja, karena ada kontrak duel, kerajaan atau kekaisaran tidak bisa ikut campur dalam pertandingan sakral semacam itu.


Meski banyak yang takut, masih ada beberapa orang yang mencoba menantangnya dengan membulatkan tekad. Hasilnya sangat jelas. Sembilan penantang … sembilan iblis dikirim ke ketiadaan.


Mulai hari itu Maria mulai mendapat julukan baru … ‘The Princess of Nine Hell’.


“Benar. Cepat atau lambat dia akan melampaui ayahmu.”


Mendengar perkataan ibunya yang jujur, Ciel merasakan bahaya. Dalam dunia iblis yang luas, dia tidak berani sombong. Meski memiliki bakat bawaan yang kuat, di dunia ini, bukan hanya dirinya yang memiliki bakat bawaan yang kuat.


Bahkan jika tidak memiliki bakat bawaan yang absurd sepertinya, banyak rubah tua yang sudah memupuk pengalaman bertahun-tahun lebih awal dibandingkan dengan dirinya. Ciel masih merasa terlalu kecil untuk berjalan-jalan dengan kepala terangkat seolah adalah yang terkuat di dunia.


“Maria memang bakat yang luar biasa. Namun ibu juga yakin, kamu tidak akan kalah darinya.” Ratu Lilith menyemangati Ciel.


Itu tidak meyakinkan!


Ciel berseru dalam hati. Dia diam-diam merasa beruntung karena Maria bukan musuh dan bahkan sangat baik untuk merawatnya sejak kecil. Dia kemudian melihat dua cincin dan merasa yakin kalau cincin hitam dengan ornamen emas bertatahkan amethys kecil itu dari Maria. Lagipula, dua warna itu mirip dengan warna matanya.


Lupakan soal itu! Tidak mungkin ini cincin kosong, kan?


Mari kita lihat isinya!

__ADS_1


Pikir Ciel dengan ekspresi bersemangat.


>> Bersambung.


__ADS_2